Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Drawing
Design

Terapi Seni: Cara Menggambar Mandala

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called Art Therapy.
Art Therapy: What It Is and How It May Help You
Art Therapy: How to Draw a Stick-Figure Comic

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Irsyad Rafsadie (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Komposisi geometrik pelik berbasis lingkaran, yang dikenal dengan mandala, memiliki makna spiritual yang mendalam dalam agama Hindu dan Buddha. Ia mencerminkan seluruh alam semesta, dan dapat berguna untuk latihan atau untuk meditasi. Belakangan ini, ide dasar dari menggambar pola radial juga diadopsi oleh dunia Barat, sebagai alat terapi atau sekadar relaksasi.

Menggambar mandala (atau yang umumnya dianggap mandala dalam peradaban Barat) tampak berat dan sulit pada awalnya, tetapi sebenarnya sebaliknya. Tampilan rumit mandala muncul dari suatu ritme, yang mengubah sedikit upaya ke dalam hasil yang menakjubkan. Melakukan hal yang sama berulang kali, dan terus bergerak maju, sangat menenangkan dan membuatmu tetap sadar. Kamu dapat membaca lebih lanjut tentang menggambar sebagai terapi dalam pengantar seri ini:

Kamu dapat mengikuti langkah saya secara langsung, menggunakan teknik yang sama untuk menggambar mandala, atau hanya membaca untuk belajar tentang menggambar mandala saja.

Yang Akan Kamu Perlukan

Seperti kebanyakan aktivitas terapi seni personal, kamu tidak memerlukan peralatan seni profesional. Kamu bahkan bisa mendapatkan alat-alatnya di supermarket!

  • selembar kertas (kertas fotokopi pun bisa)
  • pensil
  • jangka
  • penggaris
  • busur derajat
  • fineliner/spidol tipis/pulpen pigmen (warna apa saja yang disuka)
  • spidol tebal (opsional)

Kamu dapat menggambar mandala dengan pensil saja, kalau mau, tetapi dengan spidol polanya akan lebih bersih dan lebih jelas. Pensil punya semacam ketidakpastian; kamu tidak tahu kapan garisnya selesai. Dengan spidol, kamu punya semacam stabilitas, dan garis-garisnya tampak lebih kentara.

basic drawing supplies mandala

Ada satu hal lagi yang kamu perlukan untuk menggambar mandala: pola pikir yang sesuai. Kamu bisa menganggapnya gambar biasa, dengan suatu tujuan di pikiran, tetapi kamu bisa lebih dari sekedar puas atas karya seni yang indah jika kamu melakukannya dengan benar. Anggaplah ini sesi meditasi. Duduklah dengan nyaman, tenang atau dengan musik yang enak, dan fokuslah pada satu kegiatan ini.

Jangan memikirkan bagaimana hasil akhirnya, atau bagaimana reaksi orang ketika melihatnya. Jangan risaukan dirimu, dan jangan menganggapnya seperti ujian atas kemampuanmu atau harga dirimu. Biarkan ritmenya membawamu mengelilingi setiap lingkaran, dan biarkan mandala itu menjadi duniamu untuk saat ini. Tidak ada yang baik atau buruk—hanya ritme, garis, dan kontras.

Jangan hukum dirimu ketika keliru; itu wajar terjadi. Abaikan atau jadikan itu bagian dari ritme, ia jadi bukan suatu kesalahan dan jadi bagian dari pola yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Ini mandalamu—tak ada yang peduli seperti apa bentuknya, dan kamu juga tak perlu mempedulikan mereka.

Biarkan dirimu menjadi kreatif. Jangan ragu untuk menggambar sesuatu yang eksperimental, hanya karena khawatir hasilnya tidak akan terlihat bagus. Tidak perlu malu menggambar mandala. Bagaimanapun kamu melakukannya, bagaimanapun kelihatannya, itu bagus, karena kamu sudah membuatnya. Mandala yang bagus tidak akan membuat dunia lebih baik, begitu pun yang "jelek" tidak akan membuat hidupmu lebih buruk.

Jadi duduklah, dan tarik nafas. Tersenyumlah dan ungkapkanlah jiwamu. Buatlah mandala ini milikmu, tanpa terikat dengan apa pun di luar sana, dan rasakan seberapa besar kegembiraanmu dari kegiatan sederhana ini. Jadikan kata-kata David Mamet ini sebagai motto untuk sesi ini:

Seni adalah ekspresi kegembiraan dan kekaguman. Ia bukan upaya untuk mempertontonkan kebaikan dan prestasi kepada khalayak, melainkan ungkapan semangat tanpa pamrih. Efeknya tak perlu kita ketahui. Ia tidak dalam kendali kita. Hanya niat saja yang ada dalam kendali kita.

1. Cara Merancang Mandala

Langkah 1

Kamu dapat menggambar mandala tanpa rancangan, tapi ada dua kelemahannya:

  • Kamu akan terus bolak-balik memakai pena dan jangka, yang akan membuyarkan fokus.
  • Risiko kehilangan ritme tinggi.

Jika kamu terlebih dulu menggambar rancangan mandala, kamu dapat fokus menggambar tanpa perlu merisaukan ritmenya. Kamu hanya perlu mengikutinya saja dan polanya akan muncul dengan ajaib!

Ambil jangka dan letakkan di tengah kertas. Gambarlah lingkaran kecil, lalu yang lebih besar, dan yang lainnya, dengan ragam jarak di antaranya. Aturannya di sini hanya membuat lingkaran konsentris.

concentric circles mandala plan

Langkah 2

Ambil penggaris dan gambarlah garis horizontal di tengah (kiat: letakkan penggaris agak lebih rendah agar ada ruang untuk pensil).

mandala horizontal line plan
mandala horizontal line across

Langkah 3

Ambil busur derajat dan letakkan di sepanjang garis, mengarah langsung ke pusat. Buat tanda di setiap 30 derajat: pada 30, 60, 90, 120, dan 150. Kita akan dapat 12 bagian. Kamu bisa mengurangi atau menambahnya, kalau mau—tidak ada aturan untuk itu!

mandala sections protractor

Langkah 4

Ambil penggaris lagi dan tarik garis antara pusat dan setiap tanda, di seluruh rancangan. Lagi-lagi, beri sedikit ruang untuk garis di atas penggaris.

mandala how to draw sections
mandala sections plan

2. Cara Menggambar Pusat Mandala

Langkah 1

Oke, mari kita mulai dari pusat. Kita perlu mengisi lingkaran terkecil dengan semacam pola berulang. Apa yang mudah diulang, di ruang kecil ini dan dengan garis acuan yang kamu punya di sana? Saya menggambar kelopak bunga kecil yang mengisi seluruh bagian.

mandala center fill

Langkah 2

Ulangi elemen itu sampai kamu mengisi seluruh lingkaran. Perlahan dan ikuti acuan—tidak perlu terburu-buru! Fokus pada gerakan tanganmu, pada goresan alat gambarmu, dan hanya pikirkan apa yang kamu gambar saat ini. Bagaimana nanti saja!

mandala fill whole center

Langkah 3

Hitamkan lingkaran agar polanya tertutupi batas yang jelas.

mandala first row filled

Langkah 4

Kita beranjak ke lingkaran lain. Melanjutkan tema bunga tadi, kita bisa menggambar kelopak yang lebih menarik. Gambarlah salah satu sisinya...

mandala petal one side

... lalu salin semuanya di sekitar lingkaran.

mandala petal side copied

Langkah 5

Sekarang gambarlah sisi lain kelopaknya.

mandala second side petal
mandala full flower

Langkah 6

Kamu bisa membuat batas lingkaran lagi sebelum ke lingkaran berikutnya. Di sini kita coba trik lain: kamu tidak harus mengikuti garis rancangan secara kaku—kamu dapat menambahkannya! Misalnya, kamu dapat membagi dua setiap bagian untuk membuat ritme lain.

mandala cut section in half
mandala new rhythm

Langkah 7

Kita buat daun di atasnya.

mandala leaf outline
mandala leaves row
mandala leaf details
mandala all leaves detailed

Langkah 8

Tidak setiap lingkaran harus ditutup dengan garis luar. Kamu bisa beranjak ke lingkaran lain dan membuat pola baru dari baris sebelumnya.

mandala new pattern

mandala new pattern on old row

Langkah 9

Terlalu simpel? Isi bentuknya dengan bentuk lain!

mandala detailed shape
mandala detailed shape done
mandala more details
mandala full flower with details

Langkah 10

Lingkaran hitam dapat mengisi ruang dengan cantik dan menambahkan kontras yang menarik.

mandala dark circle
mandala dark circles fill

Langkah 11

Masih terlalu kosong? Kamu bisa menambahkan hal lain. Sesederhana dan seaneh apa pun suatu bagian, ia akan menjadi pola yang indah berkat ritme. Jadi jangan takut bereksperimen!

mandala weird details
mandala experimental details

Langkah 12

Batas antara satu baris dan baris lainnya tidak perlu gelap dan membosankan. Kamu bisa membuatnya lebih detail, jika ada cukup ruang.

mandala detailed boundary
mandala detailed border

Langkah 13

Jika pola baru menjadi sangat rinci, pola sebelumnya mungkin akan jadi tampak kosong, tetapi kamu selalu bisa kembali untuk menambahkan lebih banyak detail!

mandala adding more details
mandala old part more detailed
mandala center fixed
mandala more details in center
mandala little dots
mandala little dots in flower
mandala tiny details
mandala tiny details done

3. Cara Menggambar Bagian Luar Mandala

Langkah 1

Tidak ada aturan baku untuk ukuran mandala—kamu bisa buat sejauh yang kamu mau! Tapi, semakin jauh dari pusat, semakin besar setiap bagiannya. Jadi akan bagus jika membaginya menjadi lebih banyak bagian, misalnya tiga sepertiga—pokoknya yang mudah kamu ukur.

mandala divide in thirds
mandala more sections by division
mandala simple boundary

Langkah 2

Kamu dapat membuat pola yang menarik dengan menggunakan kontras. Kalau kamu punya, pena yang lebih tebal akan berguna di sini, tetapi mengisi bagian kecil dengan pena tipis juga bisa sangat menenangkan—kecuali kamu terburu-buru!

mandala fill whole section
mandala whole sections filled

Langkah 3

Kita isi ruang kosongnya dengan beberapa garis.

mandala empty space fixed
mandala empty space filled
mandala arch details
mandala arches added

Langkah 4

Kali ini kita coba bentuk yang berbeda. Kamu dapat mengambil garis acuan dari baris sebelumnya.

mandala triangle top
mandala all triangles
mandala inner triangle detail
mandala triangle ornament

Langkah 5

Segitiga lagi!

mandala more triangles
mandala triangle decoration

Langkah 6

Saat menggambar batas lingkaran besar, kamu akan mudah membuat kesalahan. Kesalahan kecil tidak begitu terlihat dalam kerumitan mandala, tetapi kalau mau, kamu selalu bisa memperbaikinya dengan garis yang lebih tebal.

mandala mistake
mandala how to fix mistake

Langkah 7

Tambahkan lebih banyak kontras.

mandala contrast pretty
mandala contrast important
mandala contrast ornament
mandala add contrast
mandala how to add dark

Langkah 8

Ada banyak ruang di sini yang bisa diisi! Mari kita lakukan dengan cepat.

mandala simple lines
mandala filled simply
mandala simple decoration
mandala simple decor finished

Langkah 9

Siapkan baris lain.

mandala another row start
mandala another row finish
mandala another row boundary

Langkah 10

Apa lagi yang bisa kita gambar, yang belum kita gambar tadi?

mandala cross triangle
mandala cross triangles finished

Langkah 11

Kontras dengan baris di bawahnya mendorong kita untuk menggelapkan bagian ini juga.

mandala contrast triangles
mandala filled triangles

4. Cara Menyelesaikan Mandala

Langkah 1

Mandala rampung ketika kamu ingin menyudahinya, tetapi lebih bagus menyelesaikannya dengan cara khusus. Mari kita kembali ke bagian besar dan buat kembali kelopak-kelopak dari bagian awal.

mandala big petal
mandala big petals one side
mandala big petals second side
mandala full big flower

Langkah 2

Agar ia menjadi bagian dari pola, dan bukan hanya sebatas ruang kosong yang sangat besar, beri kelopak ini garis tebal. Pena yang lebih tebal bisa berguna di sini.

mandala thick frame petals
mandala dark petals

Langkah 3

Satu baris lagi akan membuat ruangnya tidak terlalu tampak kosong.

mandala how to make less space
mandala empty space filled

Langkah 4

Mungkin sudah waktunya menambahkan beberapa titik? Sejauh ini kita belum menambahkannya.

mandala more dots
mandala more dots added

Langkah 5

Saya lihat baris di bawahnya masih cukup kosong, hampir menyatu dengan baris di atasnya. Mari kita perbaiki.

mandala consistency
mandala how to keep consistent

Langkah 6

Kelopak lagi! Agar tampak besar, saya menggabungkan dua baris sekaligus.

mandala huge petals
mandala huge petals sketched
mandala close petal
mandala huge petals finished

Langkah 7

Kita beri bingkai yang bersih kali ini.

mandala clean frame petal
mandala petals with clean frame

Langkah 8

Tambahkan pola sederhana untuk mengisi ruang kosong:

mandala simple pattern inside
mandala simple pattern fill

Langkah 9

Agar mandalanya lebih terbuka, kita dapat tambahkan beberapa elemen di luar. Misalnya, tambahkan lingkaran ke setiap kelopak.

mandala attach circle
mandala small circles attached

Langkah 10

Isi agar kontrasnya lebih baik.

mandala fill the circle
mandala circles filled

Langkah 11

Setiap lingkaran bisa diperluas dengan tambahan lingkaran, agar perhatian ditarik ke luar, sebagai penyeimbang bagian dalam yang sangat detail.

mandala open
mandala outside more interesting

Langkah 12

Tidak setiap batas harus berbentuk garis penutup. Agar tetap terbuka, buatlah dengan lingkaran.

mandala circle boundary
mandala circles row

Langkah 13

Akhirnya, lihatlah mandalanya secara keseluruhan dan apakah kamu ingin menambahkan sesuatu.

mandala finished

Indah!

Lihatlah mandalamu sekali lagi. Lihatlah sebagaimana adanya, jangan yang bukan-bukan. Jangan membandingkannya dengan sesuatu di pikiranmu, gambaran yang "seharusnya". Lagi pula, tujuanmu adalah menggambar mandala, dan kamu sudah melakukannya, artinya kamu berhasil!

Ada tradisi dalam Buddhisme Tibet untuk membuat mandala pasir lalu dihancurkan dalam upacara setelah selesai. Ini melambangkan kefanaan hidup kita—sekeras apa pun usaha kita, apa pun yang kita capai, ujungnya tetap sama bagi semua orang. Kamu dapat mencobanya dengan menghancurkan mandalamu, untuk mengingatkanmu bahwa yang penting adalah prosesnya, bukan hasil akhirnya. Perjalanan itulah yang penting, bukan tujuannya. Dan dengan begitu, lebih mudah untuk menikmati proses kreasi tanpa merisaukan hasil akhirnya.

Dan jika menggambar mandala membuatmu tertarik menggambar lebih banyak, kamu mungkin menyukai tutorial sederhana ini:

Kamu juga mungkin tertarik dengan tutorial terkait mandala lainnya:

how to draw mandala step by step
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.