1. Design & Illustration
  2. Text Effects

Cara Membuat Efek Teks Retro 'Saved by Bell' Dalam Adobe Photoshop

by
Read Time:10 minsLanguages:
This post is part of a series called Retro Text Effect Tutorials.
How to Create a Grunge Retro Text Effect in Adobe Photoshop
How to Create a 3D, Glowing, Retro Text Effect in Adobe Photoshop

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Diana Mufi Pratiwi (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Seni judul komedi situasi tahun 80-an dan 90-an yang tebal, penuh warna, dan sibuk tentunya merangkum tren desain sebuah era. Itu merupakan campuran yang aneh akan nostalgia, kerendahan diri, dan banyaknya kesenangan pada waktu yang sama. Menambahkan sensasi layar TV tua, dan judul tersebut pasti akan berada pada tingkat kesenangan yang lainnya!

Tutorial ini akan menunjukkan kamu cara menggunakan tools dan pengaturan 3D dalam Photoshop, bentuk, dan filter, untuk membuat efek teks retro 80-an/90-an yang terinspirasi dari seni judul komedi situasi. Mari kita mulai!

Efek teks ini terinspirasi oleh banyak Layer Styles yang tersedia di GraphicRiver.

Aset-Aset Tutorial

Aset-aset di bawah digunakan selama pembuatan tutorial ini:

1. Cara Menyesuaikan Pengaturan Grid

Langkah 1

Pilih Edit > Preferences > Guides, Grid & Slices, dan ubah Gridline Every menjadi 50 Pixels dan Subdivisions menjadi 5.

Guides Grid SlicesGuides Grid SlicesGuides Grid Slices

Langkah 2

Buat sebuah 700 x 300px New Document, dan pilih View > Show > Grid.

Show the GridShow the GridShow the Grid

2. Cara Membuat Sebuah Bentuk Zigzag Sederhana

Langkah 1

Pilih Pen Tool, dan pilih option Shape dalam bar Options. Klik sekali untuk menambahkan anchor points seperti yang ditunjukkan di bawah untuk membuat sebuah bentuk petir zigzag.

Create the ZigZag ShapeCreate the ZigZag ShapeCreate the ZigZag Shape

Langkah 2

Setelah membuat bentuk, pastikan Fill Color adalah Black dan Background diisi dengan White.

Pilih Edit > Define Brush Preset, dan ubah nama menjadi ZigZag Shape.

Define Brush PresetDefine Brush PresetDefine Brush Preset

3. Cara Membuat Tekstur Latar Belakang

Langkah 1

Buat sebuah 1000 x 800px New Document, dan atur Foreground Color menjadi #87568e dan Background Color menjadi #38124d.

Duplicate layer Background, namai ulang salinan menjadi BG Texture, dan Fill itu dengan Background Color.

Klik kanan BG Texture dan pilih Convert to Smart Object.

Create the Background Texture LayerCreate the Background Texture LayerCreate the Background Texture Layer

Langkah 2

Pilih Filter > Filter Gallery > Texture > Grain, dan gunakan pengaturan berikut:

  • Intensity: 40
  • Contrast: 50
  • Grain Type: Stippled
Grain FilterGrain FilterGrain Filter

Langkah 3

Klik icon New effect layer di sudut kanan bawah jendela Filter Gallery, pilih Artistic > Poster Edges, dan gunakan pengaturan berikut:

  • Edge Thickness: 1
  • Edge Intensity: 0
  • Posterization: 1
Poster Edges FilterPoster Edges FilterPoster Edges Filter

Langkah 4

Tambahkan New effect layer lainnya, pilih Sketch > Photocopy, dan gunakan pengaturan berikut:

  • Detail: 7
  • Darkness: 10

Klik OK.

Photocopy FilterPhotocopy FilterPhotocopy Filter

4. Cara Membuat Layer Teks

Langkah 1

Buat teks All Caps, tiap baris dalam layer terpisah, dengan menggunakan font Go Long untuk baris pertama, Fontdiner Swanky untuk baris kedua, dan SansBlack untuk baris ketiga.

Gunakan Size font yang kamu suka untuk tiap baris. Di sini, nilai Size yang digunakan adalah 130 pt untuk baris pertama, 75 pt untuk baris kedua, dan 150 pt untuk baris ketiga.

Create the Text LayersCreate the Text LayersCreate the Text Layers

Langkah 2

Kamu juga bisa mengubah nilai Tracking seperlunya, khususnya untuk baris kedua, untuk memisahkan karakter dan mendapatkan 3D mesh yang lebih bersih. Nilai Tracking yang digunakan untuk baris kedua di sini adalah 50.

Tracking ValuesTracking ValuesTracking Values

5. Cara Membuat Layer 3D

Langkah 1

Untuk tiap layer teks yang kamu punya, pilih itu dan pilih 3D > New 3D Extrusion dari Selected Layer.

New 3D Extrusion from Selected LayerNew 3D Extrusion from Selected LayerNew 3D Extrusion from Selected Layer

Langkah 2

Pilih semua layer 3D dan pilih 3D > Merge 3D Layers.

Merge 3D LayersMerge 3D LayersMerge 3D Layers

6. Cara Berkerja Dengan 3D Scene

Langkah 1

Untuk mengakses pengaturan dan properti 3D mesh, kamu akan perlu membuka dua panel: panel 3D dan Properties (keduanya ditemukan pada menu Window).

Panel 3D memiliki semua komponen 3D, dan ketika kamu mengklik nama salah satunya, kamu akan bisa mengakses pengaturannya dalam panel Properties. Jadi pastikan untuk selalu memilih tab elemen yang ingin kamu modifikasi dalam panel 3D sebelum kamu mengubah pengaturan dalam panel Properties.

3D and Properties Panels3D and Properties Panels3D and Properties Panels

Langkah 2

Jika kamu memilih Move Tool, kamu akan menemukan set 3D Modes untuk itu di sebelah kanan bar Options.

Ketika kamu memilih salah satu dari ini, kamu lalu bisa mengklik dan tarik untuk melakukan perubahan (pada elemen terpilih dalam panel 3D).

Gunakan mode tersebut untuk mengubah Current View ke dalam sudut yang kamu suka.

Move Tool 3D ModesMove Tool 3D ModesMove Tool 3D Modes

Langkah 3

Pilih all 3D mesh tabs dalam panel 3D, klik icon menu panel 3D, dan pilih Move Object to Ground Plane.

Move Object to Ground PlaneMove Object to Ground PlaneMove Object to Ground Plane

7. Cara Menyesuaikan Pengaturan 3D Mesh

Langkah 1

Pilih first 3D mesh tab dalam panel 3D, dan ubah Extrusion Depth dalam panel Properties menjadi 12 px.

Extrusion DepthExtrusion DepthExtrusion Depth

Langkah 2

Pilih tab 3D mesh kedua dan ubah Extrusion Depth menjadi 10 px.

Extrusion DepthExtrusion DepthExtrusion Depth

Langkah 3

Pilih tab 3D mesh ketiga dan ubah Extrusion Depth menjadi 17 px.

Kamu bisa menggunakan nilai Extrusion Depth lainnya atau mengubahnya kapanpun kamu suka, karena hasilnya mungkin berbeda tergantung pada teks yang kamu punya dan sudut kamera akhir yang ingin kamu gunakan.

Extrusion DepthExtrusion DepthExtrusion Depth

8. Cara Menyesuaikan Pengaturan 3D Cap

Langkah 1

Pilih tab 3D mesh pertama, dan klik icon Cap di bagian atas panel Properties.

Ubah nilai Bevel Width menjadi 5, Contour menjadi Half Round, Inflate Angle menjadi 20, dan Strength menjadi 2.

Cap SettingsCap SettingsCap Settings

Langkah 2

Pilih tab 3D mesh kedua dan ketiga, klik icon Cap, dan ubah Inflate Angle menjadi 90 dan Strength menjadi 2.

Sekali lagi, kamu bisa menggunakan nilai lainnya yang kamu kira lebih cocok pada teks kamu.

Cap SettingsCap SettingsCap Settings

9. Cara Membuat 3D Material Sederhana

Langkah 1

Pilih tab Material 3D mesh pertama, dan gunakan nilai material berikut dalam panel Properties (nilai warna yang digunakan dalam RGB):

  • Diffuse: 74, 173, 207
  • Specular: 169, 169, 169
  • Shine: 90%
First 3D Mesh Material SettingsFirst 3D Mesh Material SettingsFirst 3D Mesh Material Settings

Langkah 2

Pilih tab Material 3D mesh kedua, dan gunakan nilai material berikut:

  • Diffuse: 222, 177, 228
  • Specular: 169, 169, 169
  • Shine: 90%
Second 3D Mesh Material SettingsSecond 3D Mesh Material SettingsSecond 3D Mesh Material Settings

Langkah 3

Pilih tab Material 3D mesh ketiga, dan gunakan nilai material berikut:

  • Diffuse: 229, 230, 137
  • Specular: 169, 169, 169
  • Shine: 90%
Third 3D Mesh Material SettingsThird 3D Mesh Material SettingsThird 3D Mesh Material Settings

10. Cara Menyesuaikan Pencahayaan 3D Scene

Langkah 1

Pilih tab Infinite Light 1, ubah Intensity menjadi 70%, dan pastikan bahwa Shadow Softness diatur menjadi 0%.

Infinite Light 1 SettingsInfinite Light 1 SettingsInfinite Light 1 Settings

Langkah 2

Gunakan Move Tool untuk memindahkan cahaya agar mendapatkan hasil yang kamu suka, atau kamu bisa klik icon Coordinates di bagian atas panel Properties dan gunakan nilai numerik.

Move the Infinite LightMove the Infinite LightMove the Infinite Light

Langkah 3

Klik tab Environment, dan ubah Ground Plane Shadows Opacity menjadi 0%.

Shadows OpacityShadows OpacityShadows Opacity

11. Cara Menyesuaikan Pengaturan Rendering 3D Scene

Langkah 1

Pilih semua tab 3D mesh, dan hilangkan centang pada kotak Cast Shadows dalam panel Properties.

Ini akan memastikan bahwa mesh tidak menampilkan bayangan, yang akan membantu membuat efek yang lebih datar.

Uncheck the Cast Shadows BoxUncheck the Cast Shadows BoxUncheck the Cast Shadows Box

Langkah 2

Klik tab Scene, dan ubah Surface Style menjadi Cartoon. Ini juga akan membantu membuat efek retro yang rata.

Cartoon StyleCartoon StyleCartoon Style

12. Cara Mengubah dan Memindahkan 3D Mesh

Langkah 1

Untuk tiap tab 3D yang kamu punya, pilih itu dan pilih 3D > Split Extrusion.

Ini akan memisahkan huruf-huruf dan meletakkan mereka dalam sebuah Group.

Split ExtrusionSplit ExtrusionSplit Extrusion

Langkah 2

Berikutnya, kamu perlu memilih dan mengedit beberapa huruf secara acak, untuk membuat efek yang lebih dinamis.

Pilih Move Tool, dan gunakan 3D Axis untuk mengubah dan/atau memindahkan mesh huruf yang dipilih.

Panah di ujung sumbu memindahkan mesh, bagian di bawahnya digunakan untuk rotasi, dan kubus digunakan untuk perubahan ukuran. Kubus di bagian tengah digunakan untuk mengubah ukuran obyek secara seragam. Yang perlu kamu lakukan adalah mengklik dan tarik bagian yang ingin kamu ubah.

3D Axis3D Axis3D Axis

Langkah 3

Kamu juga bisa mengklik tab Current View, dan pilih dari preset berbeda yang tersedia dalam menu View dalam panel Properties untuk membantu kamu membuat perubahan yang lebih baik.

View PresetsView PresetsView Presets

Langkah 4

Pilih sudut kamera akhir, pastikan bahwa semuanya tampak baik, dan buat penyesuaian akhir yang diperlukan.

Final Camera ViewFinal Camera ViewFinal Camera View

Langkah 5

Pilih 3D > Render 3D Layer. Rendering hendaklah memakan waktu beberapa detik karena itu merupakan style Cartoon.

Setelah rendering selesai, klik kanan layer 3D dan pilih Convert to Smart Object.

Render 3D LayerRender 3D LayerRender 3D Layer

13. Cara Menyesuaikan Pengaturan Brush Tip

Langkah 1

Pilih Brush Tool, dan buka panel Brush.

Pilih ZigZag Shape tip, dan gunakan pengaturan di bawah untuk tab Brush Tip Shape dan Shape Dynamics.

Pengaturan ini akan membantumu mendapatkan bentuk brush yang dinamis tiap kali kamu menambahkan brush.

Brush SettingsBrush SettingsBrush Settings

Langkah 2

Atur Foreground Color menjadi #c6960e, buat New Layer di atas layer BG Texture, dan beri nama ZigZag.

Klik sekali di atas area berbeda untuk menambahkan bentuk di balik teks.

Add the ZigZag BrusnAdd the ZigZag BrusnAdd the ZigZag Brusn

14. Cara Membuat Layer Smart Object Filter

Langkah 1

Buat sebuah New Layer di atas semua layer, beri nama Filters 1, dan tekan tombol Shift-Option-Command-E untuk membuat sebuah stempel dari semua layer yang kamu punya.

Klik kanan layer Filters 1 dan pilih Convert to Smart Object.

Filters 1 LayerFilters 1 LayerFilters 1 Layer

Langkah 2

Duplicate layer Filters 1, namai ulang salinan menjadi Filters 2, pilih kedua layer Filter, dan ubah nilai Opacity menjadi 50%.

Filters 2 LayerFilters 2 LayerFilters 2 Layer

Langkah 3

Sembunyikan layer Filters 2 dengan mengklik icon mata di sebelahnya, dan pilih layer Filters 1.

Work with the Filter LayersWork with the Filter LayersWork with the Filter Layers

15. Cara Menerapkan Filter Tekstur Noise

Langkah 1

Pilih Filter > Filter Gallery > Artistic > Poster Edges, dan gunakan pengaturan berikut:

  • Edge Thickness: 0
  • Edge Intensity: 0
  • Posterization: 2
Poster Edges FilterPoster Edges FilterPoster Edges Filter

Langkah 2

Tambahkan layer efek baru, pilih Brush Strokes > Spatter, dan gunakan pengaturan berikut:

  • Spray Radius: 1
  • Smoothness: 15

Klik OK.

Spatter FilterSpatter FilterSpatter Filter

Langkah 3

Pilih Filter > Blur > Shape Blur, ubah Radius menjadi 5, dan gunakan Flower 5.

Shape BlurShape BlurShape Blur

Langkah 4

Pilih Filter > Distort > ZigZag, ubah Amount menjadi 1, Ridges menjadi 5, dan Style menjadi Pond Ripples.

ZigZag FilterZigZag FilterZigZag Filter

Langkah 5

Pilih Filter > Noise > Add Noise, ubah Amount menjadi 5 dan Distribution menjadi Gaussian.

Add NoiseAdd NoiseAdd Noise

16. Cara Membuat Efek Layar TV Tua

Langkah 1

Tampilkan layer Filters 2, dan terapkan filter dan nilai Filter Gallery yang sama seperti untuk layer Filters 1 di dalam langkah sebelumnya.

Filter Gallery SettingsFilter Gallery SettingsFilter Gallery Settings

Langkah 2

Pilih Filter > Pixelate > Pointillize, dan ubah Cell Size menjadi 3.

Pointillize FilterPointillize FilterPointillize Filter

Langkah 3

Perluas daftar filter layer Filters 2, dan dobel klik Pointillize pada icon Blending Options.

Double click Blending OptionsDouble click Blending OptionsDouble click Blending Options

Langkah 4

Ubah Opacity menjadi 35% dan klik OK.

Change the OpacityChange the OpacityChange the Opacity

Langkah 5

Pilih Filter > Blur > Shape Blur, ubah Radius menjadi 5, dan gunakan Flower 5.

Add a Shape BlurAdd a Shape BlurAdd a Shape Blur

Langkah 6

Pilih Filter > Distort > ZigZag dan ubah Amount menjadi 1, Ridges menjadi 5, dan Style menjadi Pond Ripples.

Add a ZigZag FilterAdd a ZigZag FilterAdd a ZigZag Filter

Langkah 7

Pilih Filter > Noise > Add Noise dan ubah Amount menjadi 5 dan Distribution menjadi Gaussian.

Add NoiseAdd NoiseAdd Noise

Langkah 8

Dobel klik icon Blending Options pada filter Add Noise, dan ubah Opacity menjadi 50%.

Blending Options Opacity SettingsBlending Options Opacity SettingsBlending Options Opacity Settings

Langkah 9

Pilih Filter > Pixelate > Mezzotint dan atur Type menjadi Short Strokes.

Add a Mizzotint FilterAdd a Mizzotint FilterAdd a Mizzotint Filter

Langkah 10

Dobel klik icon Blending Options pada filter Mezzotint, dan ubah Opacity menjadi 7%.

Adjust the Blending OptionsAdjust the Blending OptionsAdjust the Blending Options

17. Cara Menyesuaikan Vibransi

Langkah 1

Command-klik thumbnail layer 3D untuk memuat seleksi.

Load a SelectionLoad a SelectionLoad a Selection

Langkah 2

Klik icon Create new fill or adjustment layer di bagian bawah panel Layers dan pilih Vibrance.

Ubah Vibrance menjadi 50 dan Saturation menjadi -5.

Vibrance SettingsVibrance SettingsVibrance Settings

Selamat! Kamu Telah Selesai

Di dalam tutorial ini, kita membuat beberapa layer teks, mengubahnya menjadi 3D mesh, dan menyesuaikan pengaturannya. Kemudian, kita mengerjakan pengaturan material, pencahayaan, dan render untuk 3D scene, dan melakukan rendering dalam sebuah gaya kartun.

Setelah itu, kita menggunakan banyak filter berbeda untuk mendapatkan efek layar TV retro. Terakhir, kita menambahkan adjustment layer akhir untuk menyelesaikan efek.

Silahkan meninggalkan komentar, saran, dan hasil di bawah.

How to Create a Saved By the Bell Text Effect in PhotoshopHow to Create a Saved By the Bell Text Effect in PhotoshopHow to Create a Saved By the Bell Text Effect in Photoshop
One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads