Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
  1. Design & Illustration
  2. Watercolor

Cara Membuat Realistis Watercolor Photoshop Brushes dari Awal

by
Read Time:7 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Anggun Cornelis (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Dalam tutorial ini, kita akan membuat kuas cat air yang realistis untuk Photoshop dari kertas yang sudah di-scan menggunakan stroke cat air dan pencuci.

Saya membuat Creative Masking Kit dengan lebih dari 100 kuas dengan cara yang sama untuk portofolio GraphicRiver saya.

httpsgraphicrivernetitemcreative-masking-kit19310647httpsgraphicrivernetitemcreative-masking-kit19310647httpsgraphicrivernetitemcreative-masking-kit19310647

Aset Tutorial

Kamu akan memerlukan sebagaimana di bawah ini untuk menyelesaikan tutorial ini:

  • selembar kertas cat air
  • kuas ukuran menengah
  • botol kecil dengan air
  • set cat air
  • scanner yang memiliki kemampuan untuk memindai kertas ukuran A4

1. Cara Membuat Stroke pada Kertas Cat Air

Langkah 1

Siapkan kuas, kertas dan cat, dan kemudian tuangkan air ke dalam botol tersebut.

Preparing instrumentsPreparing instrumentsPreparing instruments

Langkah 2

Tempatkan sedikit  air di atas kertas dengan sikat kamu.

Creating water wash on the paperCreating water wash on the paperCreating water wash on the paper

Langkah 3

Mulai menambahkan cat air di atas kertas menggunakan ujung kuas kamu.

Adding paints to waterAdding paints to waterAdding paints to water

Langkah 4

Terus tambahkan cat sampai stroke kamu terlihat seperti gambar di bawah ini.

Finishing first brushFinishing first brushFinishing first brush

Langkah 5

Sekarang mari kita membuat stroke cat air kedua. Gambar stroke panjang dengan satu gerakan horisontal.

Creating second watercolor strokeCreating second watercolor strokeCreating second watercolor stroke

Langkah 6

Untuk membuat yang terakhir, gunakan gerakan tajam dengan memegang ujung kuas.

Creating the last watercolor brushCreating the last watercolor brushCreating the last watercolor brush

Langkah 7

Sekarang kita perlu menunggu beberapa saat sampai semua kering.

Drying watercolor brushesDrying watercolor brushesDrying watercolor brushes

2. Bagaimana Cara Men-scan Kertas

Langkah 1

Kita perlu menyiapkan kaca scanner untuk menghindari noda atau unsur-unsur yang tidak diinginkan di kuas kamu. Kamu dapat menggunakan penghapus basah untuk membersihkan kaca.

Preparing scanner glassPreparing scanner glassPreparing scanner glass

Langkah 2

Setelah kamu membersihkan kaca scanner, letakkan kertas kamu dalam scanner.

Putting paper into the scannerPutting paper into the scannerPutting paper into the scanner

Langkah 3

Atur pengaturan berikut dalam preferensi scanner: ukuran kertas A4, 300 dpi. Kemudian mulai pemindaian. Warna kertas scan kita dapat berbeda dari warna stroke, tetapi jauh lebih penting bagi kita untuk mempertahankan strukturnya.

Scanning the paperScanning the paperScanning the paper

3. Bagaimana Cara Membuat Stroke pada Kertas Cat Air

Langkah 1

Gunakan Control-N untuk membuat dokumen baru dan gunakan pengaturan berikut: 1500 x 1000 px; 300 dpi.

Creating new documentCreating new documentCreating new document

Langkah 2

Pergi ke File > Place dan letakkan kertas kamu yang sudah di-scan di dokumen.

Placing the scanned documentPlacing the scanned documentPlacing the scanned document

Langkah 3

Ubah ukuran kertas kamu yang sudah di-scan ke pinggir dokumen, jadi salah satu sikat akan ditempatkan di tengah, dan klik Enter.

Resizing the paperResizing the paperResizing the paper

Langkah 4

Pilih layer kamu dan gunakan kombinasi tombol Shift-Control-Alt-B dan atur pengaturan berikut: Reds: 40%; Yellows: 60%; Greens: 40%; Cyans: -25%; Blues: -25%; Magentas: 80%.

Adding blackwhite effect to the layerAdding blackwhite effect to the layerAdding blackwhite effect to the layer

Langkah 5

Pergi ke Image > Adjustments > Brightness/Contrast dan gunakan pengaturan berikut: Brightness: 35; Contrast: 25.

Changing brightnesscontrast of the layerChanging brightnesscontrast of the layerChanging brightnesscontrast of the layer

Langkah 6

Klik kanan pada layer dan kemudian pilih Duplicate Layer.

Creating Duplicate of the layerCreating Duplicate of the layerCreating Duplicate of the layer

Langkah 7

Buat dua duplikat kamu menggunakan klik kanan > duplicate

Creating Duplicates of the layerCreating Duplicates of the layerCreating Duplicates of the layer

Langkah 8

Buat semua layer scan seperti tidak terlihat kecuali yang pertama.

Making layers invisibleMaking layers invisibleMaking layers invisible

Langkah 9

Pilih layer pertama kamu, pergi ke Select > Color Range, dan klik pada daerah putih pada gambar kamu. Klik OK.

Selecting colorsSelecting colorsSelecting colors

Langkah 10

Sekarang latar belakang putih gambar kamu yang terpilih. Hapus menggunakan tombol Delete.

Deleting background of your layerDeleting background of your layerDeleting background of your layer

Langkah 11

Kemudian klik pada setiap bagian dari dokumen kamu untuk Deselect pemilihan sebelumnya dan pilih stroke kamu menggunakan Lasso Tool.

Selection your brushSelection your brushSelection your brush

Langkah 12

Pergi ke Edit > Define Brush Preset, pilih nama apapun yang kamu ingin gunakan untuk kuas kamu , dan tekan tombol OK.

Creating first brushCreating first brushCreating first brush

Langkah 13

Kuas pertama kita hampir siap untuk digunakan. Pilih Brush Instrument dan kemudian pilih stoke cat air kamu. Setelah itu, tekan ikon Brush Settings.

Opening brush settingsOpening brush settingsOpening brush settings

Langkah 14

Letakan tanda pada Shape Dynamics, Color Dynamics dan Transfer.

Setting parameters of the brushSetting parameters of the brushSetting parameters of the brush

Langkah 15

Pergi ke panel Shape Dynamics dan atur Size Jitter ke 90% dan Angle Jitter ke 50%.

Setting size and angle jittersSetting size and angle jittersSetting size and angle jitters

Langkah 16

Pergi ke Transfer panel dan atur Opacity Jitter ke 25%.

Setting opacity JitterSetting opacity JitterSetting opacity Jitter

Sekarang kuas kita akan menciptakan bias basah tampak realistis:

Langkah 17

Sekarang kita perlu memotong dari stroke kedua dari latar belakang seperti yang kita lakukan sebelumnya, dan setelah itu pergi ke Edit > Define Brush Preset dan buat Watercolor Brush 02.

Creating Watercolor Brush 02Creating Watercolor Brush 02Creating Watercolor Brush 02

Langkah 18

Buka pengaturan kuas dan pergi ke Dual Brush dan kemudian pilih kuas pertama kamu. Atur Mode menjadi Multiplay; Size menjadi 450 px; Spacing menjadi 72%.

Setting parameters for second brushSetting parameters for second brushSetting parameters for second brush

Dengan cara ini, kita dapat menggabungkan kuas dan menambahkan goresan grunge untuk tekstur kuas kita.

Langkah 19

Sekarang kita perlu memotong dari stroke kedua dari latar belakang seperti yang kita lakukan sebelumnya dan setelah itu pergi ke Edit > Define Brush Preset dan buat Watercolor Brush 03.

Creating third brushCreating third brushCreating third brush

Langkah 20

Buka pengaturan kuas dan pergi ke Shape Dynamics, dan atur Size Jitter menjadi 100% dan Angle Jitter menjadi 75%.

Setting size and angle jitters parametersSetting size and angle jitters parametersSetting size and angle jitters parameters

Dengan pengaturan kuas ini, kita dapat membuat percikan tinta.

Pekerjaan mengagumkan, kamu sekarang sudah selesai!

Menggunakan metode ini, kita dapat membuat berbagai jenis kuas cat air untuk Photoshop menggunakan scanner, kertas cat air dan cat.

Saya harap kamu menikmati tutorial ini! Jangan ragu untuk menghubungi saya untuk bantuan dengan tutorial. Kamu juga dapat memeriksa Creative Masking Kit saya dalam portofolio saya pada GraphicRiver.

httpsgraphicrivernetitemcreative-masking-kit19310647httpsgraphicrivernetitemcreative-masking-kit19310647httpsgraphicrivernetitemcreative-masking-kit19310647
One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads