1. Design & Illustration
  2. Arabic Calligraphy

Kaligrafi Bahasa Arab Kreatif: Square Kufic

by
Read Time:21 minsLanguages:
This post is part of a series called Arabic Calligraphy for Beginners.
Creative Arabic Calligraphy: Proportions and Spacing
Creative Arabic Calligraphy: Kashida, Ta'jîm, and Tashkîl

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sittiana Ana (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Square Kufic (kufi mrabba'), terkadang diketahui sebagai bannâ'i ("masonry script "), merupakan gaya Kufik tertentu yang memungkinkan kita membuat komposisi dengan menggunakan bentuk dasar huruf-huruf. Square Kufic (singkatan SK) adalah gaya penulisan Arab yang paling sederhana, dan prekursor yang menarik untuk seni piksel, meskipun pada awalnya ia terbuat dari batu bata dan ubin dan digunakan dalam arsitektur dengan skala yang besar.

Gaya ini sama sekali tidak berkaitan dengan keterbacaan: pesan, kata tetap ada di sana, dan dengan memandangnya saja, kita akan menerima keberkahan. Kecakapan menulis dan membaca mungkin terbatas di masa lalu, tapi keindahan selalu dapat diakses oleh semua orang, dan ini merupakan keindahan pola yang penting. Dalam bentuknya yang paling sederhana, SK itu bersifat cermat, dan keindahannya diperoleh dari kemurniannya; tapi ia cocok untuk orang yang pintar, bahkan variasi lucu hanya dapat ditangkap oleh kreativitas seseorang. Lebih dari pada praktik kaligrafi lainnya, menciptakan SK sama halnya dengan menyelesaikan teka-teki, ia memberi daya tarik khusus untuk pemecah masalah.

Pilihan contoh berikut ini memberi gambaran tentang kemungkinan yang diberikan oleh gaya ini.

Panel from the Topkapi scrollPanel from the Topkapi scrollPanel from the Topkapi scroll
Panel dari gulungan Topkapi, menunjukkan grid yang mendasari desain.
Mosque-shaped compositionMosque-shaped compositionMosque-shaped composition
Komposisi berbentuk masjid, Turki.
The first verse of the Quran composed in the shape of the name MuhammadThe first verse of the Quran composed in the shape of the name MuhammadThe first verse of the Quran composed in the shape of the name Muhammad
Ayat pertama Al Qur'an yang disusun dalam bentuk nama Muhammad, di Square Kufic.
Composition with an overlapping effectComposition with an overlapping effectComposition with an overlapping effect
Komposisi dengan efek tumpang tindih.
Combination of calligraphy and geometryCombination of calligraphy and geometryCombination of calligraphy and geometry
Kombinasi kaligrafi dan geometri
The minaret of the Royal Mosque in IspahanThe minaret of the Royal Mosque in IspahanThe minaret of the Royal Mosque in Ispahan
Menara masjid kerajaan di Ispahan, dan modul dasar yang membuat hiasannya (foto oleh Patrick Ringgenberg)
Clever design where the black and white spaces both spell AllahClever design where the black and white spaces both spell AllahClever design where the black and white spaces both spell Allah
Desain cerdik di mana ruang hitam dan putih keduanya mengeja "Allah"

Dasar Square Kufic

Satu aturan

Square Kufic hanya memiliki satu aturan tegas: tingkat kemiripan mutlak ruang penuh dan ruang kosong. Kita dapat mengamati hal ini dalam desain klasik berikut untuk kata Allah, dimana Alif awal ditempatkan secara horisontal  di sepanjang sisa kata (khas nya SK) sehingga keseluruhannya berbentuk persegi.

The rule of evennessThe rule of evennessThe rule of evenness

Hitam atau putih tidaklah lebih tebal dari pada unit (yang merupakan satu kotak grid). Ini merupakan suatu kemerataan. Bandingkan ini dengan dua kesalahan berikut:

Errors to look out forErrors to look out forErrors to look out for

Di sebelah kiri, terdapat satu blok dari empat ruang kosong, di sebelah kanan, sebuah blok berisi empat ruang penuh. Dengan cara apapun, kemerataan tetap hilang. Dalam komposisi yang lebih besar dan kompleks, kejadian semacam itu akan tampak nyata saat mereka mengacaukan keseluruhan keseimbangan. Ini merupakan salah satu kesalahan besar yang harus diwaspadai saat menulis di SK. Hal ini bisa lebih sulit dilihat daripada pada contoh-contoh ini.

Di bawah ini, misalnya, adalah komposisi awal saya dengan satu kesalahan serius (dan tidak dapat diselesaikan) yang tidak pernah saya ketahui pada saat itu. Bisakah anda menemukannya? (Jawabannya ada di folder download, spot-the-error.png)

Spot the errorSpot the errorSpot the error

Yang aturan ini siratkan untuk proses penciptaan adalah kita harus menemukan cara untuk mengisi semua ruang sehingga warna putih tak beraturan tidak bersisa. Untuk tujuan ini, kebebasan luar biasa berikutpun diambil.

Kebebasan di Square Kufic

Perubahan Arah

Dalam teks Square Kufic, setiap kata bisa menghadap ke arah yang berbeda. Setiap horisontal dan vertikal di grid merupakan garis dasar yang potensial. Tidak hanya ini, tetapi arah dapat mengubah pertengahan kata, seperti yang terlihat di sini dalam terjemahan "Allahu akbar": setelah Kâf di أكبر, garis yang terhubung berputar 90º dan terus ke atas, sehingga dua huruf terakhir berada di garis dasar yang tegak lurus dengan garis asli. Hal ini secara efektif sesuai dengan kalimat menjadi kotak (bentuk yang diinginkan baik karena ia terlihat lengkap, atau karena ia kemudian bisa digunakan sebagai unit ubin). Sebenarnya, perubahan arah ini bahkan bisa berlangsung di tengah huruf, untuk huruf yang lebih rumit seperti Sād atau Sîn.

Change of direction mid-wordChange of direction mid-wordChange of direction mid-word

Berikut adalah komposisi yang jauh lebih kompleks dimana saya telah memberi warna berbeda pada empat orientasi kata yang berbeda (sebaik yang bisa saya lakukan), dan saya telah memutar rotasi mendadak. Apa yang tidak ditunjukkannya adalah arah bacaaan (hanya mungkin bagi orang yang sudah mengetahui ayat itu!), yang berada dalam spiral searah jarum jam dimulai di sudut kanan bawah dan berakhir di tengahnya.

Rotations in a large compositionRotations in a large compositionRotations in a large composition

Penempatan

Dari bagian depan Masjid Kerajaan di Isfahan, komposisi sebagai berikut hanya cukup dibaca untuk mengenali kalimat: "الله هو الذي لا اله الا هو". Dengan mengetahuinya, kami melihat bahwa ketiga Alif yang dilingkari ditempatkan dengan sangat baik, di mana mereka dengan mudah mengisi tempat tersebut, bukan di tempat yang normalnya mereka berada di dalam kata itu.

Liberal placementLiberal placementLiberal placement

Konon, kata-kata itu sendiri diatur secara bebas (selain diputar) sehingga mereka cocok. Huruf-huruf yang terlantar masih berdekatan dengan kata yang menjadi milik mereka, dan kata-kata terlantar dekat dengan kata-kata mereka dahului dan ikuti di dalam kalimat: selama kondisi ini terpenuhi, ketertiban dan arahan dapat dimanipulasi.

Huruf

Huruf masih perlu dihubungkan seperti biasanya, dan mengambil bentuk yang sesuai dengan tempatnya dalam kata, tapi mereka bisa terdistorsi sampai tingkat yang luar biasa guna mengisi ruang.  Bagan berikut menunjukkan beberapa (tidak semua) contoh bentuk yang terdistorsi di luar penggunaan normal huruf.

Letter chart 1Letter chart 1Letter chart 1
Letter chart 2Letter chart 2Letter chart 2

Catatan:

  1. Alif yang terisolasi bisa menumbuhkan bagian kepala atau kaki seperlunya.
  2. Beberapa letterforms tidak lagi berbeda: perbedaan antara ن dan ب, atau ف dan ق, tidak lagi relevan.
  3. Huruf yang biasanya akan diperpanjang, seperti ب atau ط, dapat dikompresi dengan luar biasa. Sebaliknya, huruf yang sempit bisa jauh merenggang.
  4. Ekor atau kepala bisa melipat untuk membuat sebuah huruf menjadi persegi panjang, dan ia bisa diregangkan sesuka hati.
  5. Apa yang biasanya menjadi pilihan rahasia dan opsional ditekankan di sini ke dalam perpanjangan pengisi yang mengubah siluet huruf tersebut.
  6. Hubungan huruf dengan garis dasar tidak lagi penting.
  7. Meski berada dalam posisi akhir atau terisolasi, huruf-huruf ini tidak memiliki ekor yang membuat mereka lebih mudah untuk disesuaikan.
  8. Pergantian huruf tengah.
  9. Ascender di sini telah dipindahkan ke posisi yang tidak konvensional.
  10. Bentuk awal ع di sini bisa juga digunakan dalam posisi medial, di mana ia menjadi berguna karena ia merupakan bentuk persegi panjang yang dapat meregang ke atas.

Titik

Titik-titik diakritik (titik-titik yang membedakan huruf) sering ditinggalkan dalam komposisi SK. Bila disertakan, mereka dapat menambahkan ketertarikan visual, dan ini dapat ditingkatkan dengan memberi mereka warna atau bentuk yang kontras. Seperti huruf dan kata, mereka bisa ditempatkan dengan sejumlah kebebasan.

Panel including dots in the compositionPanel including dots in the compositionPanel including dots in the composition
Panel dari Medersa Bou Inania di Maroko membaca بركة محمد tempat di mana titik-titik diakritik digunakan.

Di sisi lain, menghilangkan titik-titik diakritik berarti membebaskan penggunaan titik-titik filler: mereka sama sekali bukanlah bagian dari skrip, tetapi mereka berfungsi untuk mengisi ruang-ruang ketika hal itu tidak bisa dilakukan,  seperti sudut kiri bawah di terjemahan Rahmân ini.  

Filler dotFiller dotFiller dot

Terkadang tidak jelas apakah titik-titik seperti itu benar-benar menjadi pengisi, atau diakritik yang dimasukkan saat dan jika nyaman -misalnya, apakah titik di atas ini benar-benar milik Nûn yang berada di atas kata? Dalam komposisi kompleks dimana keterbacaan dibuang, mungkin tidak ada gunanya untuk mencoba dan mencari tahu. Saat melakukan penyusunan, berbeda dengan perfeksionisme artistik, secara pribadi saya akan menandai dua aturan praktis:

  • Entah menggunakan titik diakritik secara penuh, atau tidak, dimana titik pengisi dapat digunakan.
  • Titik diakritik dapat dibuat tampak nyata dengan perubahan warna atau bentuk; titik pengisi harus berbaur dengan disain

Pengulangan dan Rotasi

Banyak contoh historis yang pernah kita lihat cenderung sesuai dengan kata atau kalimat dalam kotak, atau setidaknya persegi panjang. Ini bukanlah fitur penting SK, tapi cara mudah menciptakan pola besar (berlawanan dengan penggunaan teks panjang). Persegi memang bisa dilipat, entah dengan pengulangan atau rotasi, atau kombinasi keduanya, tanpa ada masalah-pastikan untuk meninggalkan setengah unit di sekelilingnya. Bila dua lipatan disatukan, ia akan menambah satu unit yang menjaga aturan kemerataan.

Tiling squaresTiling squaresTiling squares

persegi panjang juga bisa dilipat, tapi tidaklah mudah untuk membuat pola yang terbatas dengan mereka. Jika rasio persegi panjang tidak teratur, yang bisa kita lakukan hanyalah mengulanginya dalam satu arah, misalnya sebagai cornice, atau memutar dan merakitnya seperti yang ditunjukkan di bawah ini, guna membuat komposisi persegi. Ingatlah bahwa semakin lama (atau semakin sempit) persegi panjang, semakin besar ruang yang tersisa di tengahnya. Kecuali anda berniat membuat desain di ruang itu, anda benar-benar ingin membuatnya sekecil mungkin.

Tiling random rectanglesTiling random rectanglesTiling random rectangles

Persegi panjang dengan rasio reguler (1: 2, 1: 3, 1: 4 dll) lebih difavoritkan, karena mereka bisa digabungkan ke dalam kotak, yang kemudian dapat diputar dan ubah secara lebih bebas. Sebagai contoh, inilah komposisi kompleks yang dimungkinkan dengan persegi panjang 1: 2.

Tiling a rectangle with a regular ratioTiling a rectangle with a regular ratioTiling a rectangle with a regular ratio

Penting: Jangan lupa untuk menyertakan unit tambahan yang berfungsi di sekitar kata, menurut perhitungan anda! Jika anda menghitung tinggi dan lebar desain terakhir ini, maka itu adalah 11x23; hanya dengan menambahkan unit ekstra anda akan dapatkan 12x24, yang merupakan rasio tepat 1: 2. Ahli kaligrafi yang merancang motif ini sudah berpengalaman dan sadar akan hal ini. Jika dia membuat teks tersebut menjadi rasio 1: 2 sebelum menambahkan ruang sekeliling, maka itu akan benar-benar mengacaukan upaya untuk melipatnya.

Measurements without and with the extra unitMeasurements without and with the extra unitMeasurements without and with the extra unit

Menariknya, inilah komposisi ubin terakhir ini, dan sejenisnya yang berdekatan: keduanya terbuat dari satu kalimat yang telah diputar dan ditambahkan pada kalimat itu guna membentuk persegi panjang.

Rectangles made of mirrored wordsRectangles made of mirrored wordsRectangles made of mirrored words

Ruang yang Sengaja Dibentuk

Saya telah mengatakan di atas bahwa kemerataan adalah aturan dalam SK yang tidak boleh dirusak, karena ia menciptakan penyimpangan yang tidak indah dalam keseluruhan pola. Namun, meninggalkan ruang reguler, sehingga membentuk pola dalam pola, merupakan lenturan yang terampil dari aturan tersebut, karena ia akan meninggalkan ruang pusat besar dimana sesuatu yang berbeda dapat terjadi. Begitulah kasus di bawah ini, di mana para ascender terhubung dengan terampil guna menciptakan pola simpul geometris. Posisi pola diagonal yang kontras dengan teks hanya menambah efek keseluruhan yang mencolok.

Central geometryCentral geometryCentral geometry

Bertindak lebih jauh: grid lainnya

Folder Latihan yang dapat didownload yang menyertai kursus ini berisi template kotak persegi agar anda dapat mencetak dan mengerjakannya. Anda juga akan menemukan kotak segitiga dan sudut yang berbeda dari grid miring, karena prinsip-prinsip Square Kufic dapat diterapkan di grid apapun, termasuk gird yang bengkok!

Grid Miring

Fungsi grid miring sama dengan kotak persegi karena unitnya juga empat sisi- yang berubah adalah sudut di mana kedua rangkaian garis dipasang (jadi unit persegi menjadi bentuk berlian). Hal ini akan menghasilkan efek isometrik, atau perspektif palsu. Misalnya, jika kami desain الله اكبر kami sebelumnya dan menggambarnya pada grid miring, hasilnya tampaknya harus dilihat dalam perspektif. (Alasan perspektif ini "palsu" adalah bahwa garinya sejajar dan tidak akan pernah bertemu dalam titik yang hilang.)

Skewed gridSkewed gridSkewed grid

Dalam desain di bawah ini, arah grid berbeda di masing-masing lengan bintang, yang menghasilkan ilusi optik: kita melihat efek lipat. Perasaan serupa bisa dicapai dengan menggabungkan grid miring dengan grid persegi.

Star combining different skewed gridsStar combining different skewed gridsStar combining different skewed grids

Grid Segitiga

Grid segitiga sedikit berbeda, karena grid ini membutuhkan tiga set garis, set pada 60º ke satu sama lain (unit adalah segitiga sama sisi). Daripada kotak dan persegi panjang, grid ini menyusun komposisi dalam segitiga dan segi enam. Anda bisa melihat grid di balik desain berikut (dan perhatikanlah lewat nama sentralnya, Ali, yang diulang enam kali dalam warna putih dan merah!)

Hexagonal composition using the triangular gridHexagonal composition using the triangular gridHexagonal composition using the triangular grid

Grid segitiga awalnya membingungkan karena kita benar-benar tidak terbiasa bekerja dengan sumbu tiga. Agar terbiasa dengan hal itu, cetaklah Triangular-grid.pdf dan mulailah dengan mengisolasi segitiga tunggal di dalamnya. Anda tidak boleh salah- setiap segitiga yang anda gambar di sepanjang garis grid akan seimbang.

Basic triangular gridBasic triangular gridBasic triangular grid

Jadi, bukan hanya vertikal dan horizontal, kita memiliki tiga arah yang mungkin: condong ke depan, condong ke belakang, dan horizontal. Bagaimana bentuk huruf kita bisa diterjemahkan ke dalam kerangka acuan baru ini?

The three axisThe three axisThe three axis

Inilah aturan praktis (tapi tidak pasti): huruf horisontal masih tetap horizontal, vertikal diwujudkan dengan condong ke depan, dan sudut pandang diwujudkan dengan condong ke belakang.

Letters in the triangular gridLetters in the triangular gridLetters in the triangular grid

Cobalah beberapa kata di segitiga referensi, pastikan untuk mengisinya secara penuh: setara dengan memasang kata ke kotak yang kosong.

Fitting a word in the triangleFitting a word in the triangleFitting a word in the triangle

Lebih banyak Grids

Grid yang bisa diciptakan tidak akan pernah berakhir saat kita mulai merasa nyaman dengan logika SK. Desain di bawah ini, misalnya, berubah mulus dari kotak ke kisi konsentris. Tidak ada metode yang ditetapkan untuk hal itu: calligrapher menggambar lingkaran konsentris berdasarkan kotak persegi (dengan melihat garis putih vertikal dan horizontal, kita dapat mengetahui bagaimana jarak antara lingkaran menjadi sama dengan unit persegi), dan menggunakan pertimbangan visual untuk memperkirakan kapan garis lurus dapat mulai mengikuti kurva. Transisinya begitu halus dan efek keseluruhannya sangat berhasil. 

From square to concentric gridFrom square to concentric gridFrom square to concentric grid

Langkah-demi-Langkah Pembuatan Desain Square Kufic

Inilah panduan untuk membuat desain dari sebuah kalimat. Untuk ini, saya memilih dua baris dari sebuah puisi karya kaligrafi master asal Libanon Samir Sayegh:

قاف اخر الطريق
قاف نهاية العاشق

"[huruf] Qâf adalah akhir dari jalan [tarîq]; Qâf adalah akhir dari kekasih ['âshiq]"

Untuk kejelasan diagram, proses nya digambarkan di Adobe Illustrator, dengan View > Show Grid dan View > Snap to Grid diaktifkan. Bagaimanapun hal ini juga bisa dilakukan dengan cara tradisional: pada kertas gulung. Sebuah grid halus (seperti dalam file terlampir Square-grid.pdf) lebih baik untuk digunakan guna memastikan bahwa desain cocok kertas anda.

Langkah 1: Visualisasi

Hal pertama yang saya lakukan adalah menulis kata atau kalimat dalam karakter persegi, tanpa mencoba  menyelesaikan apapun, hanya untuk melihat apa yang sedang saya kerjakan. Karena kata قاف muncul dua kali, saya mencoba untuk menulisnya dalam dua cara yang berbeda. Saya tidak yakin pada saat ini apakah saya akan menggunakan titik-titik atau tidak.

Process snapshot 1Process snapshot 1Process snapshot 1

yang saya perhatikan adalah kalimat kedua jauh lebih panjang dari yang pertama, dan ia tidak bisa dikompres (tidak ada huruf panjang yang bisa saya urus). Jika saya ingin membuatnya lebih pendek, saya harus memindahkan kelompok huruf ini (dilingkari merah) di atas yang terdahulu, tapi hal itu akan membuatnya bertambah tinggi; atau saya bisa menghilangkan قاف yang kedua (dilingkari hijau). Di sisi lain, ada ط dalam kalimat pertama yang bisa saya renggangkan (dilingkari biru) untuk membuat kalimat itu menjadi lebih panjang. Untuk saat ini, ini semua merupakan kemungkinan yang saya ingat, karena saya tidak memiliki gagasan mengenai hasil yang saya inginkan; saya sedang mengeksplorasi apa yang bisa diberikan oleh dua baris ini.

Langkah 2: Menyelesaikan Ruang (Upaya Pertama)

Selanjutnya, saya melihat apa yang saya bisa modifikasikan di baris pertama untuk agar ruang kosong tersebut terisi.

Process snapshot 2Process snapshot 2Process snapshot 2

Tidak buruk, tapi ط tidak berfungsi. Namun, jika saya menaikkan tingkat keseluruhan satu kuadrat lagi, saya dapat membuat ascender nya membungkuk kembali untuk mengisi ruangan itu, seperti biasa.

Process snapshot 3Process snapshot 3Process snapshot 3

Hal ini benar-benar berhasil: saya telah berhasil membuat sebuah persegi panjang dari kalimat pertama. Namun saya tidak senang dengan ini, karena saya berurusan dengan dua kalimat, dan jika saya mengisolasi mereka berdua sebagai bentuk tertutup seperti ini (yang relatif mudah), maka akan muncul "jahitan" dalam komposisi akhir saya; hal itu akan membuatnya tidak menjadi keseluruhan yang terintegrasi. Jadi saya mundur sedikit dan mengembalikan huruf dalam percobaan ini ke proporsi yang menurut saya baik. Bagian bawah berjalan dengan baik jadi saya menyimpannya. Saya berikan kata قاف warna yang berbeda sehingga saya bisa melihatnya.

Process snapshot 4Process snapshot 4Process snapshot 4

Langkah 3: Upaya Kedua, Secara Berbeda

Hampir beruntung, tapi celah di atas kata-kata cukup bersih dan bisa diisi dengan garis lurus, seperti yang warna pink tunjukkan di bawah ini. Mereka juga mengukur jumlah unit ganjil yang diinginkan karena seperti yang ditunjukkan di sini, garis yang disisipkan dari atas akan menyesuaikan diri dengan rapi dan mematuhi urutan bercelah-terisi-bercelah-terisi. Satu-satunya tempat di mana ada bentrokan adalah di ط, tapi karena saya dapat dengan mudah memperpanjang huruf itu guna memperoleh ruang tambahan yang saya butuhkan, maka pun menjadi tiada.

Process snapshot 5Process snapshot 5Process snapshot 5

Jadi, hanya untuk melihat bagaimana panci itu keluar, saya membawa kedua kalimat saya dan memutarnya 180º, untuk melihat apakah ia bisa sesuai dengan celah yang pertama. Sebagian besar proses di SK sedang mencoba berbagai kemungkinan hingga anda mencapai sesuatu yang dapat anda kerjaka dalam waktu yang efisien karena anda secara instingtif mengabaikan arahan yang akan mengarah pada jalan buntu.

Process snapshot 6Process snapshot 6Process snapshot 6

Saya mewarnai masing-masing kata-kata sehingga saya bisa melihatnya dengan lebih baik, posisikan kalimat teratas sehingga tidak ada yang berbenturan, cobalah mengisi kekosongan dengan titik-titik yang belum saya sebutkan sejauh ini... Masalahnya adalah perbedaan panjang yang saya lihat sebelumnya.

Process snapshot 7Process snapshot 7Process snapshot 7

Langkah 4: Menyelesaikan Disparitas Panjang

Saya sudah tahu bahwa tidak ada yang bisa saya kompres guna mengatasi masalah ini, jadi inilah saatnya untuk mencoba beberapa perubahan arah. Saya memutar kata di ujung kiri untuk melihat apakah hal itu dapat membantu. Hal itu berpotensi, karena mengisi sisa celah tidaklah sulit, dan begitu pula bagi huruf yang dilingkari, yang benar-benar bertahan, saya dapat menukar keduanya dengan bentuk yang akan sejajar dengan sisa baris- itulah mengapa saya mengabaikan mereka sejauh ini.

Sementara itu, saya telah pertimbangkan bahwa akan ada terlalu banyak titik diakritik jika saya memasukkan semua titik (21, tepatnya), jadi saya memutuskan untuk gunakan titik yang sesuai dengan teks spesifik ini: saya hanya akan memasukkan titik-titik milik huruf Qaf ق (yang muncul empat kali), karena dua baris ini merupakan bagian huruf ini. Yang masuk akal di sini, dengan cara ini, saya dapat menikmati ketertarikan visual yang dibawa oleh titik-titik tersebut, sambil membuat Qâf menonjol dalam disain.

Process snapshot 8Process snapshot 8Process snapshot 8

Langkah 5: Mencoba Sesuatu yang Lain

Saat ini, saya punya ide dan mulai mencoba sketsa yang berbeda: bisakah saya menempatkan ق di tengah dengan empat kata puisi lainnya membungkusnya dalam persegi?

Process snapshot 9Process snapshot 9Process snapshot 9

Setelah beberapa bergerak dan modifikasi huruf, saya berhasil membentuk sebuah blok di sekitar Qâf. Ruang kosong yang tersisa dapat diisi oleh dua titik, yang awalnya saya hilangkan. Tapi bentuk ini bukan sebuah persegi, atau persegi panjang yang bagus.

Process snapshot 10Process snapshot 10Process snapshot 10

Untuk membuatnya menjadi persegi, saya harus mengurangi tingginya empat unit sehingga sesuai dengan kotak merah...

Process snapshot 11Process snapshot 11Process snapshot 11

... atau mengurangi tinggi badannya dua dan meningkatkan lebarnya dua, agar sesuai dengan kotak merah lainnya.

Process snapshot 12Process snapshot 12Process snapshot 12

Saya berhasil melakukan ini, tapi hasilnya terus terang tidak menarik. Selain itu, saya harus melakukan beberapa manipulasi ekstri, walaupun hal itu tidak dilarang, tapi ia tidak cocok dengan saya: Tâ' ط, Râ' ر yang dikompres dengan extrim terlihat begitu tinggi seperti Lâm ل, Alif, | tidak dekat dengan tempat di mana seharusnya ia berada, dan dua titik yang tidak akan pernah anda duga ternyata milik Qâf.

Process snapshot 13Process snapshot 13Process snapshot 13

Langkah 6: Kembali ke Rencana Semula

Oleh karena itu, saya membuang ide ini dan kembali ke dua baris yang sesuai. Beberapa modifikasi cukup untuk mengisi kekosongan dan menggabungkan kedua garis menjadi satu persegi panjang.

Process snapshot 14Process snapshot 14Process snapshot 14

Langkah 7: Menyelesaikan Modul untuk Rotasi

Kata di ujung kiri dapat dengan mudah diperbaiki untuk menjadi bagian darinya, seperti di bawah ini...

Process snapshot 15Process snapshot 15Process snapshot 15

... tapi saya memutuskan untuk meninggalkannya. Semakin panjang persegi panjang, semakin besar ruang tengahnya saat ia diputar untuk membentuk persegi, jadi membuang kata tersebut guna membentuk persegi panjang yang lebih pendek akan membuat komposisi akhir yang lebih rapi.

Process snapshot 16Process snapshot 16Process snapshot 16

Langkah 8: Meningkatkan Komposisi

Sekarang saya bawa kembali gagasan saya untuk membuat Qâf, pokok bahasan puisi, berada di pusat dengan cara yang berbeda.  Ruang sentral ini merupakan entitas tersendiri dan bisa beriisikan apapun, bahkan gambar atau gaya kaligrafi yang berbeda. Di sini saya akan tetap berpegang pada SK, tapi saya terlepas dengan skala, jadi saya bisa membuat desain dan kemudian meningkatkan skalanya untuk mengisi ruang. Hanya ruangnya yang berbentuk persegi, jadi sekali lagi, saya mencari sebauah desain yang cocok dengan persegi. Saat Qâf di sebelah kiri tersusun rapi dan berada pada persegi yang sempurna, saya sangat ingin memasukkan titik-titik, jadi saya akan melakukannya pada persegi di sebelah kanan...

Process snapshot 17Process snapshot 17Process snapshot 17

Inilah bagaimana tampilannya setelah dibuat agar sesuai dengan ruang. Saya tidak puas- ia terlihat terlalu menumpuk dalam ukuran ini- jadi saya akan mencoba yang lain.

Process snapshot 18Process snapshot 18Process snapshot 18

Saya memutar desain dan menaikkan skalanya: jauh lebih baik. Terdapat kontras yang baik dalam skala, namun desain utamanya masih kecil dan cukup rumit untuk membuatnya tidak menempel.

Process snapshot 19Process snapshot 19Process snapshot 19

Langkah 9: Warna-warna

Saya menyelesaikannya dengan warna, memilih pola titik dengan warna yang kontras.

Process snapshot 20 finalProcess snapshot 20 finalProcess snapshot 20 final

Ini merupakan sebuah wawasan tentang bagaimana penyusunan di Square Kufic bisa terjadi. Proses kerjanya sangatlah personal dan berkembang secara alami dengan latihan. Yang anda perlukan untuk mulai mengeksplorasi gaya ini adalah grid yang disertakan di sini, pensil dan penghapus - dan kesabaran, karena kegiatan ini memerlukan banyak trial and error di awal. Saya sarankan mulai dengan kata-kata individu di kotak persegi sebelum beralih ke beberapa komposisi kata, grid miring, dan akhirnya grid segitiga!

One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads