Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Drawing Theory
Design

Apa Itu Komposisi, dan Mengapa Itu Sangat Penting dalam Menggambar?

by
Length:LongLanguages:
This post is part of a series called Learn How to Draw.
Cartoon Fundamentals: How to Draw a Cartoon Face Correctly
How to Draw a Rose

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Irsyad Rafsadie (you can also view the original English article)

Menggambar adalah keterampilan yang rumit. Kamu perlu mempelajari hal-hal seperti keterampilan manual, teknik pensil, presisi, perspektif, gestur, anatomi, cahaya dan bayangan... Tetapi sekalipun kamu menguasai semuanya, dan meskipun gambarmu memiliki semua unsur itu, masih ada saja yang mungkin salah. Faktor yang pelik ini disebut komposisi.

Komposisi yang buruk dapat berakibat fatal terhadap karya seni yang apik sekalipun. Namun topik ini kerap terpinggirkan dalam pelajaran menggambar, yang hanya memberikan beberapa contoh komposisi baik dan buruk, dan menyerahkan semuanya pada intuisimu.

Dalam artikel ini saya ingin mengulas komposisi dengan lebih praktis. Sebenarnya apa komposisi itu? Dari apa terbuatnya? Dan, terutama, bagaimana kamu bisa merencanakan komposisi sebelum memulai garis pertama, alih-alih baru melihatnya setelah rampung? Teruslah membaca dan saya akan jawab pertanyaan-pertanyaan ini untukmu!

Apa Itu Komposisi, dan Mengapa Itu Begitu Penting?

Sederhananya, komposisi adalah susunan elemen yang membuat kita melihatnya secara keseluruhan. Setiap karya seni memiliki sejumlah komposisi. Kamu bisa membuatnya secara sadar atau tidak, tapi yang pasti kamu tidak dapat membuat gambar tanpanya.

Dalam arti yang lebih praktis, komposisi adalah hubungan antara elemen-elemen gambar. Dan hubungan inilah, bukan elemennya, yang pertama kali kita perhatikan. Pada saat yang sama, ia sebenarnya tidak terlihat oleh kita. Ia seperti kerangka makhluk hidup—kamu tak bisa melihat tulangnya, tapi tulang itulah yang membuat tubuh tampak seperti itu. Tanpa kerangka tidak akan ada bentuk.

why is composition important in drawing
Kerangka menciptakan bentuk meski tak terlihat oleh kita.

Yang kita lihat adalah bentuk, dan jika kamu hanya menggambar bentuknya saja, gambarmu mungkin akan tidak wajar. Kamu mungkin tanpa sengaja bisa membuat bentuk yang sesuai, tapi dengan menyadari pengaruh kerangka, peluangmu untuk itu akan lebih besar.

Begitu juga dengan komposisi. Kamu bisa menebak-nebak cara menempatkan elemen gambar dan berharap hasilnya bagus, tapi kamu juga bisa mempelajari apa yang membuat karya seni terlihat bagus, dan menggunakan pengetahuan ini untuk membantumu.

Komposisi yang baik adalah soal keseimbangan. Terlalu berlebihan ataupun terlalu kurang juga tidak bagus. Jika gambarmu adalah hidangan, komposisi adalah bumbunya. Selama apa pun kamu di dapur, jika bumbunya tidak tepat usahamu bisa rusak. Tapi apa yang dimaksud "tepat"? Dan apa itu "bumbu" komposisi?

Apa Unsur-unsur Komposisi dalam Menggambar?

Karena komposisi adalah relasi, setidaknya mesti ada dua elemen yang menunjangnya. Hubungan antar-elemen itu dapat didasarkan pada banyak faktor, sehingga begitu rumit. Mari kita ulas satu per satu.

Bingkai (Framing) dan Ruang Negatif

Meskipun komposisi membutuhkan setidaknya dua elemen, komposisi tetap akan terbuat saat kamu menggambar satu elemen. Akan selalu ada hubungan antara satu elemen itu dengan bingkai.

Yang dimaksud "bingkai" di sini bukan hanya bingkai lukisan tradisional yang kaya ornamen. Bingkai di sini adalah batas tepian karya seni. Sekalipun kamu tidak memerhatikannya, bingkai tetap tercipta lewat tepian kertas, atau, jika kamu memfotonya, dan memotongnya.

Dengan kata lain, bingkai adalah perbatasan antara mana bagian karya seni, dan mana yang bukan. Batasan ini menjadi bagian dari komposisi ketika kamu menggambar sesuatu di dalamnya—ini adalah semesta mini dari karya senimu. Ketika kamu memperlihatkan karya senimu kepada seseorang, mata mereka melihat sekeliling bingkai sebagai kesatuan, terlepas di mana pun letak gambarnya.

what is frame in composition
1—karya seni; 2—bukan karya seni

Di sini kita sampai pada soal ruang negatif. Dalam gambar, kita tidak hanya melihat apa yang digambar, tetapi juga apa yang tidak. Area antara gambar dan bingkai bukannya "kosong". Kita melihatnya, meskipun itu tidak dibuat secara sengaja. Dan sekalipun kita mengabaikannya, bagian itu masih menambah makna gambar dan mempengaruhi persepsi kita tentangnya.

positive space vs negative space
Ruang positif vs. ruang negatif—ketika kamu membuat satu ruang, ruang lain otomatis tercipta

Contoh

Di bawah ini, gambarnya kecil dibandingkan dengan area gambarnya. Yang melihat akan menemukan banyak ruang dan karakter. Malah, ruang menjadi pusat perhatian gambar ini! Jika itu yang kamu hendaki, tidak ada yang salah dengan komposisi ini—artinya karakter tak begitu penting, sesuai tujuanmu. Jika tujuanmu bukan itu, dan kamu ingin karakternya menjadi pusat perhatian, maka ini keliru.

too much negative space

Di bawah ini kita situasinya berlawanan. Karakter memenuhi hampir semua ruang, dan alhasil ia pun menjadi ruang. Karakter di sini sebenarnya adalah karya seninya—bukan karakter dari karya seni. Rinciannya kemudian menjadi karakter.

too much positive space

Di gambar ini karakternya tampak seolah mau meninggalkan karya seni. Orang diajak melihat seluruh ruang kosong dan karakternya sendiri tampak tidak begitu menarik. Apakah ini baik atau buruk? Lagi-lagi, tergantung tujuannya.

wrong arrangement of elements

Latihan

Bagaimana agar komposisi ini lebih menarik? Petunjuk: tidak ada solusi tunggal untuk semua hal.

negative space exercise

Kontras

Komposisi umumnya dapat dijelaskan dengan menunjukkan perbandingan antar elemen. Kontras adalah taraf perbedaan antar-elemen. Ini sangat penting, karena kita melihat lewat perbandingan—kita memilah ruang putih dengan garis gelap untuk melihat gambar.

Kontras membuat hal-hal jadi menarik, karena ia menarik perhatian kita. Ia memisahkan dua hal, sehingga kita melihatnya sendiri-sendiri. Gambar di bawah ini punya jumlah elemen yang sama, tapi yang sebelah kanan punya kontras yang lebih tinggi. Komposisi mana yang lebih menarik menurutmu?

low contrast vs high contrast
Kontras tinggi membuatmu bisa menemukan suatu elemen dengan cepat, yang membuatmu lekas tertarik. Kontras rendah menunjukkan hal yang sama dengan lebih lambat, dengan usaha ekstra, namun mengundang reaksi yang lebih lemah.

Ketika kamu melihat gambar, kamu membandingkan berbagai segi elemennya untuk mengelompokkannya secara visual untuk bisa bereaksi lebih cepat. Semakin tinggi kontrasnya, semakin mudah pengelompokannya, dan semakin memuaskan rasanya. Ada banyak karakteristik yang dapat kita gunakan untuk mengukur kontras:

  1. Ukuran (besar vs. kecil)
  2. Bentuk (tajam vs. tumpul, lonjong vs. bundar)
  3. Bayangan (gelap vs. terang)
  4. Corak (merah vs. hijau, biru vs. jingga)
  5. Bahan (mengkilap vs. matte)
  6. Tema (serigala besar vs. bayi, diam vs. gerak)
types of contrast in drawing

Semua karakteristik ini dapat kita gunakan untuk menciptakan kontras dalam komposisi kita. Namun, ada kendala di sini. Kontras perlu keseimbangan agar berhasil. Terlalu banyak hal berbeda akan jadi satu hal—kekacauan. Terlalu sedikit pun akan jadi satu hal juga—keteraturan. Untuk mendapatkan efek alami, kamu perlu menyeimbangkan kekacauan dan keteraturan.

chaos vs balance vs order
1—kekacauan; 2—keseimbangan; 3—keteraturan

Kontras begitu kuat karena mengandung makna evolusioner—kita bisa melihat kepala singa di hamparan alang-alang, atau satu buah merah di antara daun hijau. Kontras menarik perhatian kita pada hal yang penting. Dan begitulah kamu menggunakan kontras dalam komposisi: untuk menarik perhatian pada hal-hal yang penting.

Ini berarti kamu perlu menentukan mana yang penting, dan mana yang hanya jadi latar belakang. Setelahnya, ini hanya soal memberinya karakteristik berlawanan. Tidak perlu semuanya digunakan, atau dibuat berlawanan. Ini semua adalah soal pilihan gaya—realisme tidak suka penekanan berlebihan, tetapi gaya kartun sangat membutuhkannya.

what is chibi style
Gaya chibi menggunakan kontras antara tubuh kecil dan kepala besar untuk membuat karakternya terlihat lucu seperti bayi.

Contoh

Setiap objek ini akan tampak membosankan jika diletakkan secara terpisah. Relasi tercipta ketika mereka diletakkan bersama, dan itulah yang kita lihat—bukan dua objek, tetapi suatu kesan skala.

size contrast

Di bawah ini kesan skala itu jadi hilang. Terlalu banyak kontras akan jadi kacau, menciptakan pola yang berantakan alih-alih suatu adegan.

too much contrast

Tapi kekacauan bisa menjadi latar yang bagus untuk elemen penting yang ingin kita tunjukkan! Jika ia cukup berbeda dari kekacauan, ia akan muncul pertama kali, membuat latarnya tidak signifikan.

too much contrast becomes too little contrast

Latihan

Di antara komposisi ini, mana yang menarik, dan mana yang tidak? Mengapa?

contrast examples

Ritme

Kita sering mengatakan komposisi adalah tentang pengaturan elemen-elemen—posisinya satu sama lain. Tapi apakah ada pengaturan yang benar dan yang salah? Tidak persis begitu, tapi yang pasti—pengaturan tertentu punya arti bagi kita.

Ritme adalah pintasan visual yang diambil otak kita. Jika sejumlah elemen memiliki ritme tertentu, kita tidak perlu melihatnya satu per satu—sederetan pagar adalah pagar, "sekelompok" daun adalah mahkota pohon, dsb. Tapi kita juga menangkap petunjuk yang lebih halus, memisahkan objek alamiah ("yang semestinya") dari yang tidak alamiah ("yang dibuat orang").

Ritme menciptakan jenis kontras berbeda. Dalam gambar ini, bunga kecil menarik perhatian kita bukan hanya karena ia kecil dibandingkan bunga besar, tetapi karena ia melawan ritme. Ia mengubah "sederetan bunga" menjadi "bunga kecil di antara bunga besar".

rhythm in drawing

Tapi ini bukan hanya soal kontras. Ritme membuat kita melihat sesuatu yang tidak betul-betul digambar. Sederetan batu berarti ada yang menempatkannya begitu. "Sekumpulan" daun di atas pohon berarti dari satu tanaman. Elemen yang menuju ke satu arah berarti digerakkan daya yang sama (entah itu karena angin atau karena takut).

Ini memberikan informasi tambahan pada gambar. Dan informasi ini mestinya bukan tak disengaja, karena itu menambah dampak komposisi. Lihat saja: gambar sederhana bertema "ikan berenang" dapat diubah menjadi "melawan arus" hanya dengan melanggar ritme.

how to break the rhythm in composition
Ritme (atau pelanggaran terhadapnya) pasti bukan kebetulan. Ia menandakan sesuatu—jangan sampai makna itu menghalangi pesan yang kamu maksudkan.

Contoh

Ritme pagar yang rusak langsung menarik perhatian kita. Apa yang terjadi? Apakah karena kawanan sapi gila, atau karena traktor petani yang mabuk? Kisah pun bergulir hanya dengan melanggar ritme.

rhythm tells story

Komposisi di bawah ini menonjolkan keteraturan. Ada kontras ukuran di sini, sehingga menarik, tapi kita juga melihat hal lain: ini 100% buatan manusia dan diatur. Semuanya menjadi kacau, tetapi ada yang berusaha mencegahnya.

rhythm makes man made feeling

Situasi di bawah ini mirip, ada pohon yang ditanam seseorang. Komposisinya sederhana, namun ada keindahan dalam ritme yang dapat ditebak ini.

rhythm in nature

Latihan

Apa yang dikisahkan oleh komposisi-komposisi ini?

rhythm exercises

Titik Fokus

Gambarmu bukan hanya sekumpulan garis acak. Gambarmu mestinya punya makna, tapi pesan yang paling memukau pun akan rusak jika terbaca keliru—misalnya, dibaca dari ujung.

Komposisi dapat digunakan untuk mengarahkan orang agar melihat apa yang kita hendaki, sesuai urutan yang kita pilih agar pesannya terpahami dengan seefektif mungkin. Jika kamu mengabaikan ini, kesan pertama orang bisa keliru, dan mereka meninggalkan karya seninya sebelum memahami makna sebenarnya.

Ketika kita melihat gambar, pertama kita mencari hal-hal untuk dilihat. Urutan pencarian ini penting, karena meski perlu sepersekian detik saja untuk melihat semuanya, di alam satu milidetik pun bisa jadi soal hidup dan mati. Kita ingin memastikan elemen terpenting dilihat terlebih dulu.

Ketika merencanakan suatu komposisi, kamu perlu memutuskan apa "elemen terpenting" itu. Lalu kamu dapat menggunakan kontras untuk membuatnya menonjol, dan ritme untuk menciptakan alur bagi peninjau agar melihatnya dalam urutan tertentu.

Contoh

Mari kita lihat contoh sebelumnya sekali lagi. Semua garis mengarahkan kita menuju pusat. Kamu melihat ke sana sebelum kamu melihat jalan atau pepohonan. Apa pun yang kamu letakkan di sana, itu yang akan diperhatikan lebih dulu.

what are foacal points in drawing

Yang di bawah ini lebih halus, karena garis ritme seluruhnya berada di dalam tubuh hewan. Matamu menelusurinya tanpa menemukan titik henti. Ini menambahkan kesan gerak.

focal points lines of motion

Di bawah ini, kontras membuatmu melihat sosok besar lebih dulu. Kemudian, saat mencari informasi lengkap, kamu melihat ke arah sasaran.

focal points what to look at

Latihan

Apa yang pertama kamu perhatikan ketika melihat contoh-contoh ini? Bagaimana matamu bergerak? Mengapa?

focal points exercises

Cara Membuat Komposisi yang Menarik

Kini kamu tahu apa komposisi itu dan bagaimana mencari kekurangannya. Tapi itu tidak membantu jika kamu baru sadar jika terlalu banyak menyisakan ruang negatif setelah gambarnya selesai, atau ritmenya membuat lanskapmu seperti buatan manusia. Karena itu kamu perlu memikirkan komposisi sebelum meletakkan garis pertama.

Tapi bagaimana kamu bisa melakukannya, jika belum yakin apa yang kamu gambar? Rencana cenderung membuat semuanya kaku dan menjemukan, dan spontanitas tidak dapat direncanakan sama sekali. Mari kita lihat cara mengatasinya.

Gambar Thumbnail

Kamu tak perlu membuat gambar rampung untuk menilai komposisinya. Perhatikan bahwa saya tidak menyinggung soal detail di bagian teori. Itu karena detail tak jadi soal dalam komposisi. Detail dilihat sebagai hal terakhir dalam gambar, jauh setelah kita memahami apa yang kita lihat.

Karena itulah kamu tak perlu menyelesaikan gambar untuk melihat dampak yang dihasilkannya. Kamu hanya perlu melihat bingkai, kontras, ritme, dan titik fokusnya. Dan semua ini bisa kamu sketsakan dengan cepat untuk melihat cara kerja unsur-unsurnya!

Kita menyebutnya metode menggambar thumbnail. Thumbnail adalah versi miniatur suatu karya seni yang sering kamu lihat sebelum membuka versi aslinya. Kamu tidak bisa melihat detail di thumbnail, tetapi kamu melihat semua yang paling penting dalam gambar.

what is thumbnail drawing
Tampilan thumbnail menunjukkan gambar apa tanpa benar-benar memberi tahumu. Gambar dari Cara Membuat Manipulasi Foto Bayi Naga Lucu di Adobe Photoshop

Untuk membuat thumbnail, pertama-tama gambarlah satu set bingkai versi miniatur dari bingkai yang kamu hendaki (misalnya, persegi panjang kecil sesuai proporsi kertasmu). Lalu buat sketsa versi yang sangat umum dari gambarmu. Bentuk sederhana, siluet sederhana, bayangan sederhana—itu saja yang kamu perlukan untuk memastikan komposisinya sesuai harapan. Kamu juga bisa bebas bereksperimen tanpa membuang waktu.

how to create thumbnail sketches
Sketsa thumbnail tidak perlu rapi, jadi jangan terlalu lama membuatnya; cukup sketsakan idemu dan nanti saja menilainya.

Kamu bisa belajar lebih lanjut tentang gambar thumbnail di sini:

"Hantu Komposisi"

Sulit untuk menjaga proporsi dan jarak yang tepat ketika menggambar dalam format besar. Untuk memastikan kamu membuat komposisi yang dikehendaki, gambarlah elemen dasarnya terlebih dahulu.

Beginilah caranya: lihat lembar kertas dan putuskan di mana batas luar gambar itu. Buat sketsa dengan sangat ringan. Kemudian sketsa outline elemen-elemen di dalamnya, juga dengan ringan. Kamu akan menghasilkan gambar "hantu"—sesuatu yang begitu halus sehingga hampir tidak terlihat, tetapi mestinya cukup untuk melihat apakah komposisimu sudah benar.

how to plan composition in drawing
Garis-garis ini tidak perlu memerhatikan anatomi—ini hanya bentuk umum yang akan kamu lihat pertama kali ketika gambarnya selesai.

Kaidah Sepertiga (Rule of Thirds)

Kamu mungkin sudah pernah mendengarnya, tetapi saya tidak bisa melewatkan soal kaidah ini dalam artikel tentang komposisi. Ada banyak kaidah yang dapat kamu gunakan dalam topik ini, tapi saya pikir kaidah sepertiga adalah yang paling jelas dan universal.

Untuk mengikuti kaidah ini, bagilah (secara fisik atau mental) gambarmu menjadi tiga bagian horizontal dan tiga bagian vertikal. Titik-titik persinggungan garisnya, menurut kaidah ini, merupakan titik fokus alamiah mata kita. Letakkan elemen terpenting di sana—elemen yang kamu ingin agar dilihat terlebih dahulu oleh orang-orang.

rule of thirds in drawing
Lebih baik lagi jika elemen-elemennya mendekati titik-titik ini, tidak persis di titiknya. Sedikit ketidakpastian membuatnya lebih menarik.

Kaidah ini juga menunjukkan komposisi mana yang harus dihindari. Misalnya, "kaidah separuh" itu cukup intuitif, tetapi komposisinya paling tidak menarik dan malah secara visual membingungkan.

why central composition bad
Komposisi yang sama bisa mudah ditingkatkan hanya dengan menggerakkan titik fokus sedikit ke samping/atas/bawah.

Sampul buku sering memanfaatkan kaidah sepertiga ini. Kamu dapat mempelajari cara membuat sampul di bawah ini dari tutorial kita:

rule of thirds in book covers

Memberi Bobot kepada Elemen-elemen Gambar

Ada banyak faktor yang memengaruhi komposisi. Bagaimana kamu bisa mengelolanya? Kamu dapat menggunakan skala kiasan untuk menimbangnya.

Ada tiga jenis bobot utama dalam komposisi: ruang negatif, ruang positif, dan titik fokus. Ruang positif adalah gambarnya. Ruang negatif adalah area di luar gambar (tidak mesti ruang kosong—bisa jadi hanya langit). Titik fokus adalah bagian yang kamu ingin orang lihat.

positive space negative space and focal points

Komposisi yang menarik didasarkan pada keseimbangan antara ketiga bobot ini. Keseimbangan ini juga memiliki banyak nuansa, semua didasarkan pada elemen kontras. Dalam gambar "linear", kamu sangat memerhatikan ukuran. Jika kamu menggunakan nuansa, bayangan akan lebih penting.

Mari kita lihat cara mengelolanya. Di bawah ini ada satu elemen yang ditempatkan di titik fokus yang dijelaskan oleh kaidah sepertiga. Komposisinya tidak seimbang, karena ini hanya satu elemen kecil dengan ruang kosong yang sangat besar. Ruang positif dan titik fokusnya sama di sini.

too much negative space composition mistake

Penambahan elemen lain yang serupa di titik fokus lainnya tidak akan mengatasi situasi ini, karena itu mengunci pandangan di dalam area pusat yang dijelaskan oleh titik fokus. Karena itu, yang tercipta adalah komposisi pusat yang membosankan.

central composition by too much symmetry

Untuk menyeimbangkan ruang negatif, lebih baik membuatnya sedikit kurang negatif. Pisahkan ruang negatif dan positif di sekitar titik fokus berdasarkan kaidah sepertiga.

balanced composition

Ketika ruang positif melebihi ruang negatif, ruang negatif dapat menjadi titik fokus.

negative space can become positive

Elemen kontras apa pun dapat digunakan untuk menyeimbangkan komposisi. Malah, keseimbangan ini intinya adalah soal mendapatkan jumlah kontras yang tepat. Jadi agar lebih intuitif, pikirkan latar dengan kontras rendah, dan tambahkan sesuatu yang kontras untuk membuat komposisinya lengkap.

balanced composition by broken rhythm
Di sini, keseimbangan diciptakan dengan melanggar ritme.

Perspektif

Komposisi intinya adalah soal hubungan antar elemen, tetapi ada satu elemen di luar bingkai—yaitu peninjau. Jika kamu memasukkannya dalam komposisimu, kamu akan mencapai derajat hubungan yang lebih dalam.

Ketika peninjau melihat gambar, mereka merasa berada di sana—mereka hanya perlu beberapa petunjuk darimu untuk menemukan posisinya. Perspektif dapat membantumu di sini. Triknya adalah menempatkan sesuatu di dekat "kamera" untuk menonjolkan posisinya.

Semakin dekat hal itu dengan kita, semakin besar pula ia. Jadi jika dalam komposisimu ada versi besar dari sesuatu yang biasanya berukuran normal, artinya hal itu dekat dengan peninjau. Hal-hal lainnya jauh dari mereka, sehingga menciptakan kesan kedalaman.

perspective in composition

Perspektif juga dapat meningkatkan komposisi jika kamu menyertakan semacam indikator skala. Yang paling jelas adalah siluet manusia, tapi kamu juga bisa menggunakan hewan atau pohon untuk tujuan ini. Jika kamu melakukannya dengan benar, skala akan menjadi satu elemen tambahan dari komposisimu.

how to add sense of scale in drawing

Menggunakan Cermin

Sekalipun kamu tahu semua hal tentang komposisi, kamu akan mudah jemu jika sudah berjam-jam mengerjakan karya seni yang sama. Kamu mulai menganggapnya "sesuatu yang pernah saya lihat", dan kamu tidak merasakannya seperti orang yang baru melihatnya.

Agar lebih berjarak dan berpandangan segar, kamu perlu mengubah perspektifmu dari waktu ke waktu, agar otakmu menyesuaikan lagi. Dalam seni digital, cara termudah adalah membalik gambar secara horizontal. Dalam seni tradisional, kamu dapat memutar lembar kertas, atau menggunakan cermin. Sering-seringlah melakukan ini agar pandanganmu tetap segar.

why use a mirror in drawing
Tampilan terbalik menjadi komposisi baru agar otakmu bekerja.

Memotong Gambar

Setelah kamu menyelesaikan gambar, jika masih ada yang salah, ada satu hal terakhir yang bisa kamu lakukan. Dengan mengubah bingkainya—ukuran atau proporsinya—kamu bisa mengatur kembali titik fokus dan memperbaiki komposisinya.

Dalam seni digital, kamu bisa menggunakan beberapa jenis pemotong (crop). Dalam seni tradisional, kamu dapat menggunakan pisau, memangkas saat mengambil foto karya seni, atau menggunakan bingkai yang bisa menambahkan ruang negatif, menutupi bagian-bagian yang tidak ingin kamu lihat.

how to crop a picture for good composition
Gambar yang sama dapat berbeda makna tergantung mana yang kamu pangkas.

Memperluas Intuisimu

Teori tetaplah teori, tetapi pada akhirnya semua pengetahuan itu harus menjadi bagian dari intuisimu—sesuatu yang dapat kamu gunakan tanpa berpikir. Untuk memperluas intuisimu, tambahkan satu langkah lagi pada apresiasimu terhadap suatu karya seni. Cobalah pahami mengapa tampilannya bagus, temukan elemen-elemen komposisinya, dan coba tebak keputusan apa yang mesti dambil sang seniman.

Intuisi juga dapat diperluas dengan melihat karya seni yang baik. Dengan begitu kamu akan membandingkan komposisimu dengan semua yang telah kamu lihat, tanpa kamu menyadarinya. Namun, yang paling baik adalah menggabungkan intuisi dengan pengetahuan.

Kesimpulan

Setelah menjelaskan semua aturan ini kepadamu, saya harus tambahkan yang paling penting: dalam seni, tidak ada aturan. Kita menyukai gambar tertentu, komposisi tertentu, dan kita tidak selalu tahu mengapa. Seniman berusaha membuat aturan praktis yang umumnya berguna, tapi pada akhirnya kamu bisa menggambar karya seni yang fantastis justru dengan melanggar semuanya.

Kaidah komposisi bisa membantumu menemukan apa yang salah dengan gambarmu, tapi aturan itu tidak akan memberi tahumu bagaimana persisnya cara membuatnya dengan benar. Bereksperimenlah, bukalah mata, dan berkaryalah dengan hatimu. Jangan takut salah—kamu bisa belajar dari kesalahan juga!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.