Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Text Effects
Design

Cara Membuat Efek Teks 3D Rumbai Bergembung dalam Adobe Photoshop

by
Difficulty:IntermediateLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Anissa Anwar (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Photoshop 3D depth maps adalah cara yang bagus untuk menciptakan bentuk mesh 3D yang unik. Tutorial ini akan menunjukkan kepada Anda cara menggunakan pattern fills, alat-alat 3D dan opsi dan pengaturan adjustment layer untuk membuat mengkilap, efek teks 3D berumbai. Mari kita mulai!

Efek teks ini terinspirasi oleh banyaknya Layer Styles yang tersedia di GraphicRiver.

Aset Tutorial

Aset yang digunakan selama pembuatan dalam tutorial ini sebagai berikut:

1. Cara Membuat Teks Work Path

Langkah 1

Membuat dokumen baru ukuran 1250 x 800 px. Kemudian membuat teks menggunakan font Shintia Script, dan mengatur Size ke 350 pt.

Create the Text

Langkah 2

Klik-kanan layer teks dan memilih Create Work Path.

Create Work Path

Langkah 3

Memilih Direct Selection Tool (A). Pada bilah Options, klik icon Path operations dan memilih Merge Shape Components.

Merge Shape Components

2. Cara Membuat Pola Rumbai

Langkah 1

Memilih Rectangular Marquee Tool, dan membuat selection kecil pada satu tepi teks. Ini akan menjadi unit pola rumbai berulang, sehingga ukuran selection adalah ukuran unit pola rumbai.

Setelah Anda membuat selection, buat layer baru dan beri nama itu Pattern.

Create a Selection

Langkah 2

Memilih Gradient Tool, dan mengatur Warna Foreground dan Warna Background ke Putih dan Hitam.

Kemudian, di bilah Options, memilih gradient fill Foreground to Background, dan klik icon Reflected Gradient.

Klik-drag dari pusat selection untuk salah satu tepi atas atau bawah untuk membuat gradient fill.

Create the Gradient Fill

Langkah 3

Dengan selection masih aktif, menuju ke Edit > Define Pattern, ketik Frill untuk Name, dan klik OK.

Tekan Command-D untuk menghapus selection.

Define Pattern

3. Cara Stroke Path dengan Pola

Langkah 1

Menyembunyikan layer Pattern. Membuat layer baru di bawahnya dan beri nama Frill.

Create a Frill Layer

Langkah 2

Menuju ke Edit > Fill, dan kemudian mengubah Contents ke Pattern.

Memilih pola Frill yang baru saja Anda buat. Dicentang kotak Script, memilih Place Along Path, dan klik OK.

Fill Settings

Langkah 3

Ini akan membuka opsi Place Along Path dan pengaturan.

  • Pattern Scale: 1 (Mengubah ini jika Anda ingin mengubah ukuran rumbai.)
  • Spacing: 0 (Ini memastikan bahwa unit pattern fill tidak tumpang tindih.)
  • Dicentang kotak Adjust spacing to fit.
  • Angle from path: -90 (Ini membuat pattern fill mengikuti arah path tanpa harus diputar.)
  • Distance from path: 0 (ini akan menempatkan fill persis pada path.)
  • Hapus centang pada kotak Alternate patterns untuk menghindari membuat pola di kedua sisi path.
  • Scale progression: 100 (Ini memastikan bahwa fill mempertahankan ukuran yang sama sepanjang stroke.)
  • Hapus centang Skip symbol rotation untuk memastikan bahwa unit pola mengikuti arah path.
  • Color randomness: 0
  • Brightness randomness: 0,5 (Ini akan mengubah kecerahan pola secara acak, yang membuatnya lebih dinamis.)
Place Along Path

Langkah 4

Sekali Anda klik OK, path akan stroke dengan pattern fill.

Command-klik thumbnail layer teks untuk membuat selection.

Stroke and Create a Selection

Langkah 5

Memastikan bahwa layer Frill dipilih, dan kemudian tekan tombol Delete dua kali untuk menyingkirkan work path dan bagian dalam rumbai.

Hapus selection ketika selesai.

Delete the Inner Part

4. Cara Membuat Layer 3D

Langkah 1

Memilih layer teks, beri nama itu Text, dan menuju ke 3D > New 3D Extrusion from Selected Layer.

3D Text Layer

Langkah 2

Memilih layer Frill, dan menuju ke 3D > New Mesh from Layer > Depth Map to > Plane.

Apa yang dilakukan adalah membuat 3D mesh dengan menekan area cahaya ke depan dan area gelap ke dalam.

Frill 3D Layer

Langkah 3

Pilih kedua layer 3D dan menuju ke 3D > Merge 3D Layers.

Merge 3D Layers

5. Cara Bekerja dengan 3D Scene

Langkah 1

Untuk mengakses pengaturan 3D mesh dan properti, Anda harus membuka dua panel: panel 3D dan panel Properties (keduanya ditemukan di bawah menu Window).

Panel 3D memiliki semua komponen 3D scene, dan ketika Anda klik nama salah satu dari mereka, Anda akan dapat mengakses pengaturan di panel Properties. Jadi memastikan untuk selalu memilih tab elemen yang Anda ingin memodifikasi di panel 3D sebelum Anda mengubah pengaturan di panel Properties.

3D and Properties Panels

Langkah 2

Jika Anda memilih Move Tool, Anda akan menemukan satu set 3D Modes di sebelah kanan bilah Options.

Bila Anda memilih salah satu dari mereka, Anda dapat kemudian klik dan drag untuk melakukan perubahan (elemen yang dipilih pada panel 3D).

Menggunakan mode tersebut untuk mengubah Current View ke dalam sudut yang Anda suka.

Move Tool 3D Modes

6. Cara untuk Menyesuaikan Pengaturan 3D Mesh

Langkah 1

Pilih tab mesh Teks 3D di panel 3D, dan kemudian, di panel Properties, mengubah Extrusion Depth ke 5.

Extrusion Depth

Langkah 2

Klik icon Cap di atas panel Properties, dan memilih Front and Back dari menu Sides.

Mengubah Bevel Width ke 1 dan Contour ke Half Round, dan mengubah Inflate Strength ke 15%.

Cap Settings

7. Cara Skala Depth Map Mesh

Langkah 1

Memilih tab 3D mesh Frill, dan memilih Move Tool untuk mendapatkan 3D Axis.

Panah di ujung sumbu memindahkan mesh, bagian di bawah mereka digunakan untuk rotasi, dan kubus digunakan untuk mengubah ukuran. Kubus pada pusat digunakan untuk skala objek dengan beraturan.

Menggunakan kubus Z Scale untuk mengubah ukuran mesh Frill turun sepanjang Z axis.

Scale Down along the Z Axis

Langkah 2

Anda dapat mengatur skala mesh naik atau turun setiap saat sebelum render scene, jadi jangan khawatir tentang mendapatkan ukuran yang sempurna sekarang-hanya skala untuk membuatnya tampak lebih seperti berumbai.

Get the Basic Frill Shape

8. Cara Posisi Kembali 3D Meshes

Langkah 1

Mengubah Current View ke Front dari menu View dalam panel Properties.

Change the Current View

Langkah 2

Apa yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah skala dan memindahkan mesh Text sampai cocok di dalam mesh Frill.

Anda dapat menggunakan 3D Axis untuk itu, atau, untuk hasil yang lebih tepat, Anda dapat memasukkan nilai-nilai numerik di bawah tab Coordinates di panel Properties.

Anda juga dapat klik icon Scale untuk memilih opsi Uniform Scaling jika diperlukan. Hanya memastikan tidak ada yang tumpang tindih atau meninggalkan bidang kosong.

Scale and Reposition the Meshes

Langkah 3

Setelah Anda selesai, pilih kedua tab 3D mesh, dan mengubah X Rotation Angle ke 90.

Change the X Rotation Angle

Langkah 4

Pilih mesh masing-masing secara terpisah, dan kemudian klik icon menu panel 3D dan pilih Move Object to Ground Plane.

Move Object to Ground Plane

Langkah 5

Kembali ke Default pandangan kamera, dan bergerak di sekitarnya untuk memastikan semuanya terlihat baik dari sudut yang berbeda.

Anda mungkin perlu untuk memindahkan mesh Frill sedikit ke atas sehingga berada di pusat mesh Text.

Change the View and Move the Meshes

9. Cara Membuat Material 3D

Langkah 1

Memilih tab Frill Material, klik icon tekstur Diffuse, dan memilih Remove Texture.

Melakukan hal yang sama untuk tekstur Opacity.

Remove the Material Textures

Langkah 2

Pilih semua tab Material yang Anda punya untuk kedua 3D meshes, dan menggunakan pengaturan ini (nilai warna yang digunakan adalah RGB):

  • Diffuse: 81, 173, 13
  • Specular: 232, 223, 186
  • Shine: 85
  • Reflection: 16
Main Material Settings

10. Cara Menambahkan Tekstur Tonjolan

Langkah 1

Memilih tab Text Front Inflation Material. Klik icon folder Bump, dan memilih Load Texture untuk membuka gambar Front Bump Pattern.

Add the Bump Texture

Langkah 2

Klik icon tekstur Bump dan memilih Edit UV Properties.

Edit UV Properties

Langkah 3

Menyesuaikan nilai Tile yang berdasarkan pada berapa banyak lipatan yang Anda ingin memiliki dalam material.

Change the Tile Values

Langkah 4

Menurunkan nilai Bump ke 1, atau Anda dapat menggunakan nilai lainnya yang Anda suka untuk hasil yang lebih intens.

Bump Value

11. Cara Menyimpan Pandangan Kamera

Langkah 1

Memilih pandangan kamera yang Anda suka untuk hasil akhir.

Choose the Final Camera View

Langkah 2

Kemudian, klik tab Current View, dan memilih Save dari menu View.

Save the Camera View

Langkah 3

Ketik nama untuk pandangan dan klik OK.

View Name

Langkah 4

Ini akan menambahkan menyimpan pandangan pada kedua panel 3D dan menu View.

Anda sekarang dapat mengubah pandangan kamera untuk memeriksa bahwa tidak ada masalah dengan meshes atau material, dan kembali dengan mudah pada pandangan akhir yang disimpan setelah itu.

Saved View

12. Cara untuk Menyesuaikan Pencahayaan

Langkah 1

Memilih tab Infinite Light, dan memilih Spot dari menu Type pada panel Properties.

Change the Light Type

Langkah 2

Klik icon Point to Origin untuk memperbaiki arah awal pencahayaan, dan kemudian klik icon Move to View untuk melihatnya dalam pandangan kamera yang Anda punya.

Reset the Light

Langkah 3

Mengubah Intensity ke 10%, Shadow Softness ke 30%, nilai Hotspot ke 26.2, dan Cone ke 47.

Kemudian, dicentang kotak Light Falloff, dan mengubah nilai Inner ke 350 dan Outer ke 1000.

Perlu diingat bahwa Anda dapat memilih nilai lainnya berdasarkan pada hasil yang Anda ingin mencapainya.

Spot Light Settings

Langkah 4

Memindahkan cahaya di sekitar sampai Anda mendapatkan hasil yang Anda suka, menggunakan Move Tool, atau nilai Coordinates.

Move the Spot Light

Langkah 5

Memilih tab Environment, Klik icon tekstur IBL, memilih Replace Texture, dan memuat gambar Lights.

Load the IBL Image

Langkah 6

Mengubah cahaya Intensity ke 60% pada IBL, dan Shadows Opacity ke 50% pada Ground Plane

Environment Light Settings

Langkah 7

Memindahkan gambar sampai Anda mendapatkan hasil yang Anda suka. Ini adalah langkah penting karena tekstur mempengaruhi sedikit pada hasil akhir.

Move the Image

13. Cara Membuat Ground Plane Mesh

Langkah 1

Membuat layer baru di atas layer 3D, beri nama Ground, dan isi dengan warna Putih.

Ground Layer

Langkah 2

Menuju ke 3D > New Mesh from Layer > Postcard.

Convert to a 3D Layer

Langkah 3

Memilih tab Current View, dan memilih layer 3D asli dari menu View pada panel Properties.

Change the Current View

Langkah 4

Menggabungkan layer Ground dengan layer 3D asli. Hal ini penting untuk memiliki layer 3D asli di bawah Ground, karena ketika digabungkan, layer atas mewarisi pencahayaan layer bawah.

Setelah penggabungan layer, mengubah X Rotation Angle ke 90 pada mesh Ground dan memindahkannya ke Ground Plane.

Merge the 3D Layers

Langkah 5

Memindahkan plane sampai ini mengisi scene, dan mengubah ukuran jika diperlukan untuk melakukannya.

Move the Ground Mesh

14. Cara Membuat Material Latar Belakang 3D

Langkah 1

Memilih tab material Ground. Klik icon tekstur DIffuse, dan memilih Replace Texture untuk membuka gambar PlywoodPainted0078.

Replace the Texture

Langkah 2

Klik icon tekstur Diffuse dan memilih Edit Texture.

Edit the Texture

Langkah 3

Ini akan membuka file tekstur.

Klik icon Create new fill or adjustment layer di bagian bawah panel Layers dan memilih Hue/Saturation.

HueSaturation

Langkah 4

Mengubah Hue ke -20, dan Saturation ke -80.

HueSaturation Settings

Langkah 5

Menambahkan adjustment layer Levels, dan mengubah nilai Gamma ke 1.5.

Menyimpan perubahan dan menutup file tekstur untuk kembali ke dokumen 3D.

Levels Settings

Langkah 6

Menghilangkan tekstur Opacity, dan menggunakan pengaturan berikut untuk material Ground:

  • Specular: 199, 199, 199
  • Illumination: 17, 17, 17
  • Shine: 20
Ground Material Settings

Langkah 7

Menyesuaikan UV Properties dari tekstur Diffuse.

Adjust the UV Properties

15. Cara Membuat Normal Maps

Langkah 1

Normal Maps pada dasarnya membantu memalsukan ilusi kedalaman dan detail pada objek 3D dengan menggunakan informasi RGB yang berkaitan dengan sumbu X, Y dan Z dalam ruang 3D.

Untuk membuat satu, klik icon folder Normal di bagian bawah panel Properties, dan memilih Generate Normals from Diffuse.

Generate Normals from Diffuse

Langkah 2

Ini akan membuka kotak Generate Normal Map, dimana Anda dapat menggunakan copy tekstur Diffuse untuk membuat Normal Map.

Memilih Default Lights dari Lighting Preset di atas. Maka Anda dapat memilih Cube Wrap dari menu Object di bagian bawah, karena paling menyerupai Ground Plane.

Setelah itu, Anda dapat klik-drag di area tinjauan untuk memutar objek dan melihat hasil dari sudut yang berbeda.

Mengubah Blur ke 2.5 untuk melembutkan detail, dan Detail Scale ke 20% untuk membuat mereka kurang menonjol.

Bermain-main dengan nilai sampai Anda menyukai hasilnya, dan klik OK.

Generate Normal Map Settings

Langkah 3

Menyesuaikan Normal UV Properties untuk mencocokkan dengan Diffuse.

Jika Anda tidak menyukai hasilnya, Anda dapat menghapus dan regenerasi peta menggunakan nilai yang berbeda.

Adjust the UV Properties

16. Cara Membuat Potongan-Potongan Rumbai 

Langkah 1

Buat layer baru di atas seluruh layer, beri nama Pieces, dan memilih Pen Tool.

Pilih opsi Path di bilah Options, dan mulai membuat work path pendek di sekitar teks.

Klik sekali untuk menambahkan poin, klik-drag untuk membuat kurva, dan tekan terus tombol Command, dan klik di luar path untuk terpisah dari yang Anda akan buat berikutnya.

Create Short Work Paths

Langkah 2

Mengisi work path dengan pola Frill seperti yang Anda lakukan untuk stroke teks. Kemudian mengubahnya ke layer 3D, mengubah pandangan kamera, dan menggabungkan mereka dengan layer 3D asli.

Setelah itu, mengecilkan mereka, dan menerapkan material Frill yang sama untuk mesh mereka.

Add the Pieces to the 3D Scene

17. Cara untuk Merender 3D Scene dan Menyesuaikan Hasil Akhir

Langkah 1

Setelah Anda selesai memodifikasi scene, menuju ke 3D > Render 3D Layer. Merender mungkin memakan waktu yang cukup lama, tetapi Anda dapat menghentikannya setiap saat dengan menekan tombol Esc.

Setelah merender selesai, klik-kanan layer 3D, dan memilih Convert to Smart Object. Hal ini akan mencegah perubahan yang tidak disengaja pada layer 3D.

Render and Convert to Smart Object

Langkah 2

Menambahkan adjustment layer Levels, dan mengubah Shadows ke 20 dan Highlights ke 250 untuk meningkatkan kontras sedikit.

Levels Settingts

Langkah 3

Menambahkan adjustment layer Selective Color dan menggunakan pengaturan ini:

Yellows

  • Cyan: 30
  • Magenta: 20
  • Yellow: 10
  • Black: 9

Greens

  • Cyan: 35
  • Magenta: 10
  • Yellow: 35
  • Black: 5

Whites

  • Black: -30
Selective Color Settings

Langkah 4

Menambahkan layer Gradient, dan menggunakan gradient Transparent to Fill Color, dengan warna #727571 di sebelah kiri dan #181e14 di sebelah kanan.

Mengubah Style ke Radial, dan Scale ke 200.

Setelah itu, mengubah Blend Mode ke Soft Light, dan Opacity ke 25%.

Add a Vignette

Selamat, Anda Sudah Selesai!

Dalam tutorial ini, kita membuat teks dan menggunakannya untuk membuat work path sederhana. Kemudian, kita membuat sebuah pola gradient dan dipenuhi stroke untuk membuat rumbai.

Setelah itu, kita mengubah layer 3D meshes dan bekerja pada pengaturan mereka dan material serta pencahayaan scene dan sudut.

Akhirnya, kita menambahkan ground plane dan lebih potongan rumbai, merender scene, dan menggunakan beberapa adjustment layers untuk menyelesaikan efek.

Silakan merasa bebas untuk meninggalkan komentar, saran, dan hasil di bawah ini.

Final Result
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.