Mengubah sebuah sketsa pensil menjadi karakter ilustrasi yang dinamis dan penuh warna
Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Adya Rosyada Yonas (you can also view the original English article)



tutorial ini pertama kali dipublikasikan pada Februari 2013 sebagai tutorial Premium Tuts+. Dan sekarang tersedia gratis untuk dilihat. Walaupun tutorial ini tidak menggunakan versi terbaru dari Adobe Photoshop, teknik dan prosesnya masih relevan kok.
Mewujudkan sketsa ilustrasi karakter bisa jadi sangat menyenangkan. Walau bagaimana pun memberikan nyawa pada sketsa bisa menjadi tugas yang menantang loh. Dalam tutorial ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan Painting tools pada Photoshop untuk mengubah sketsa pensil menjadi karakter ilustrasi yang dinamis dan penuh warna.
Dalam proses ini, saya akan menunjukkan bagaimana cara memanipulasi sketsa, mengeblok warna sesuai kemauan anda, dan terakhir menambahkan penerangan dan tekstur. Selain itu, dalam tutorial ini juga terdapat video yang akan membimbing anda. Ayo kita mulai!
Modal Tutorial
Modal yang diperlukan dalam tutorial berikut adalah :
1. Siapkan Sketsamu
Langkah 1
Saya selalu menikmati melukis karakter kartun. Ketika saya mendapatkan suatu ide, saya biasanya langsung menggambarnya pada kertas dan melakukan scanning pada sketsa saya.



Langkah 2
Kamu pasti tahu bagaimana rasanya ketika kamu tidak puas dengan sketsa pensilmu. Contohnya, proporsi dari karakter yang tidak benar atau seharusnya bisa menjadi lebih dinamis. Saat kita mengerjakannya secara digital, kita bisa menyelesaikannya dengan mudah dan cepat. Maka dari itu, sketsa membutuhkan beberapa persiapan sebelum kita bisa memulai proses mewarnai. Buka sketsa di Photoshop dan dublikat layernya.



Langkah 3
Gunakan Lasso Tool dan seleksi pada bagian kepalanya. Setelah itu klik kanan > select Inverse > Delete. Karena kita telah mendublikat layer sebelumnya, maka sekarang kita memiliki bagian kepala pada layer yang terpisah.



Langkah 4
Klik kanan > Free Transform.



Langkah 5
Tahan Command/Control dan regangkan kepala sedikit lebih besar. Perhatikan sehingga kepala berada pada posisi yang sama di atas leher seperti sebelumnya.



Langkah 6
Hal yang sama dapat dilakukan pada bagian kaki. Duplikat layer pertama (Sketsa). Seleksi kaki dengan menggunakan Lasso Tool > klik kanan > select Inverse > Delete.



Langkah 7
Klik kanan > Free Transform.



Langkah 8
Pindahkan bidikan ke bagian awal kaki dan putar area yang terseleksi.



Langkah 9
Sekarang jika kita bisa memutar seluruh bagian tubuh, gandakan layer pertama (Sketsa) dan pilih tiga elemen terakhir dengan menggunakan Command/Control.



Setelah itu, klik kanan > Convert to Smart Object.



Langkah 10
Sekarang kita dapat memutar seluruh bagian tubuh: klik kanan > Free Transform...



Dan putar area yang terseleksi.



Langkah 11
Sekarang mari kita memperindah sketsa kita. Untuk melakukan ini, kita menggunakan Clone Stamp Tool seperti yang ditunjukkan.



Langkah 12
Selanjutnya kita ganti kontras pada sketsa, dan untuk ini saya menggunakan pengaturan berikut.



Sekarang sketsa terlihat lebih dapat diakses untuk diwarnai. Simpan dokumen sebagai jpg dan buka kembali di Photoshop. Itu merupakan cara termudah untuk mengubah semua layer dan pengaturan.



Langkah 13
Sebagai tambahan, saya biasanya menggunakan Liquify Tool untuk menyempurnakan sketsa saya. Dalam hal ini saya menggunakan cara tersebut untuk memperkuat senyum dari karakter. Buka file jpg pada Photoshop > klik Filter > Liquify.



Gunakan Forward Warp Tool untuk menyeret.



Langkah 14
Kita sudah menyelesaikan semua persiapan yang dibutuhkan! Sekarang kita bisa memulai dengan proses pewarnaan.



Warnai Sketsamu
Langkah 1
Saya lebih suka bekerja dengan dimensi-dimensi tinggi karena hal tersebut memperbolehkan saya untuk mencetaknya dalam ukuran besar. Maka dari itu, pastikan kamu memiliki resolusi 300 dpi. Klik pada Image > Image Size. Untuk lukisan ini saya menggunakan pengaturan berikut.



Langkah 2
Saya selalu menggandakan layer utama (Sketsa) agar mempunyai alternatif lain jika saya membuat kesalahan. Ubah dari mode Normal ke mode Multiply. Hal ini memungkinkan kamu untuk melukis di bawah sketsa. Perbaiki layer ini dengan sebuah castle.



Langkah 3
Sekarang buatlah layer baru dan letakkan di bawah sketsa (Multiply Layer) dan penuhinya dengan warna dasar. Ini adalah layer background kita.
Setelah itu, dengan hati-hati campurlah palet warna dengan warna dasar yang akan kamu gunakan dalam lukisanmu. Gunakan juga layer terpisah untuk ini. Kemudian kita dapat memilih warna dengan menggunakan Eyedropper Tool. Setelah kamu selesai, perbaiki layer ini dengan castle juga.



Langkah 4
Lalu buatlah sebuah layer baru dan mulai melukis dengan Paintbrush Tool.



Sebagian besar waktu saya gunakan dengan perangkat kuas dari Mike Nash. Dia merupakan seorang seniman hebat dan menyediakan banyak kuas gratis yang fantastis di websitenya.



Langkah 5
Karena kita sudah memilih warna, maka kita hanya butuh memilih warna yang diinginkan dengan Eyedropper Tool. Pada tahap ini, sangatlah penting untuk memilih warna yang tepat karena lukisan ini dibangun berdasarkan warna palet ini.
Jangan memperbesar gambar ketika melukis latar sehingga kamu bisa memiliki pandangan penuh dari itu. Pilihlah warna dasar yang sudah kita rancang dengan Color Picker.



Langkah 6
Coba untuk membayangkan dari arah masuknya cahaya. Dalam hal ini, sumber cahaya datang dari sebelah kiri, sehingga catlah bagian sudut kiri sedikit lebih terang.



Langkah 7
Tips besar: Baliklah gambar secara horizontal dalam jangka waktu yang berbeda sehingga kamu bisa melihat lukisanmu dari sudut pandang baru, dan ini akan membantu kamu untuk menemukan kesalahan yang memungkinkan terjadi.



Sekarang buatlah layer baru untuk karakter.



Langkah 8
Hati-hatilah dalam memenuhi karakter dengan warna dasar menggunakan kuas dasar.



Langkah 9
Setelah itu, klik tombol Lock Transparent Pixels.



Langkah 10
Sekarang kita bisa mengecat beberapa bagian dengan warna yang lebih terang. Tekstur pada custom brush menjadikan lukisan terlihat lebih klasik.



Langkah 11
Hal ini selalu baik untuk dikerjakan dengan beberapa layer karena jika kamu membuat sebuah kesalahan, kamu dapat membenarkannya dengan cepat dan mudah.
Sekarang buatlah layer baru dan targetkan ini untuk layer karakter yang berwarna. Ini memiliki efek yang sama seperti tombol Lock Tranparent Pixels.



Langkah 12
Karakter secara perlahan menjadi hidup. Ingatlah ini baru warna dasar, jadi belum fokus pada detailnya. Cobalah untuk bekerja dengan beberapa sapuan kuas saja.



3. Menambahkan Detail
Langkah 1
Setelah selesai dengan warna dasar kita bisa memulai dengan pengerjaan detail.
Sekarang kita akan mengecat seluruh sketsa kita, maka buatlah sebuah layer baru dan tempatkan di sketsa (Multiply Layer).
Lagi, cobalah untuk bekerja dengan beberapa layer. Jika dokumen terlalu besar, hanya perlu mengubah layer.



Saya selalu memulai dengan highlights, jadi saya dapat membayangkan pengaturan cahaya yang lebih baik.
Tips Cepat: Saya sering melukis arah anak panah kecil pada layer yang terpisah. Hal itu menunjukkan saya dari mana datangnya cahaya dan di mana letak bayangan.



Langkah 2
Sekarang waktunya untuk membalik lagi, jadi kamu bisa melihat lukisanmu dari sudut pandang baru. Cobalah untuk mencetak sketsanya. Bagian kepada adalah fokus dari lukisan, jadi kamu harus paling memperhatikan pada area ini.



Langkah 3
Seperti yang bisa kamu lihat, sebagian besar goresan pensil dari sketsa menghilang di bawah warna. Karena kecerahan tanah, kita bisa melukis beberapa pantulan cahaya pada bagian perut dan lengan karakter.



Langkah 4
Untuk bagian tanah saya menggunakan tekstur dari CGTextures.com.
Muatlah tekstur dalam filemu.



Langkah 5
Ubahlah layer ke Soft Light dan dengan Opacity 73%.



Langkah 6
Pilih Lasso Tool > klik kanan > Free Transform. Kemudian bentangkan ke posisi yang benar.



Langkah 7
Hapus ujung-ujung dari tekstur dengan Erase Tool.



Langkah 8
Setelah itu, buatlah layer baru dan tempatkan untuk tekstur. Sekarang kita bisa melukis pada tekstur.



Langkah 9
Lukisan sudah hampir jadi--hanya kurang pada bagian rambut.



Langkah 10
Untuk bagian rambut kita membutuhkan kuas yang tajam, maka klik Brush Setting pada Shape Dynamics. Saya menggunakan pengaturan berikut.






Langkah 11
Latar belakang terlihat sedikit kosong, jadi saya mulai melukis beberapa gelombang debu pada latar belakang.



Langkah 12
Untuk memberikan sentuhan terakhir, buatlah layer baru dan penuhi dengan warna abu-abu. Kemudian klik Filter > Noise > Add Noise.



Aturlah dengan jumlah 21,27% dan klik OK.



Setelah itu klik pada Filter > Blur > Box Blur dan aturlah radiusnya menjadi 2 px.



Setelah kamu selesai dengan itu, ubahlah layer menjadi Soft Light dan atur Opacity menjadi 54%.



Kerja yang mengagumkan, kamu sekarang sudah selesai!
Ini dia! Saya berharap tutorial ini bermanfaat dan menginspirasi kamu untuk mengembangkan gaya dan karaktermu. Oh, satu tips terakhir: Selamat bersenang-senang!



Real-Time Video
Tutorial ini juga mencakup real-time video untuk menunjukkan bagaimana prosesnya. Videonya sudah diedit lebih lama durasinya namun seharusnya menjadi panduan yang hebat jika kamu memiliki pertanyaan.