Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Brushes

Panduan Singkat: Cara Membuat Brush Pola Pensil dalam Adobe Illustrator

Scroll to top
Read Time: 5 min

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Anissa Anwar (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Dalam langkah-langkah berikut, Anda akan belajar cara membuat brush pola pensil di Adobe Illustrator. Sebagai permulaan Anda akan belajar cara untuk membuat sebuah grid sederhana dan cara membuat bentuk utama menggunakan alat dasar dan bentuk. Berikutnya, Anda akan belajar cara untuk menyimpan dua pola sederhana dan cara membuat brush pola Anda sendiri. Akhirnya, Anda akan belajar cara membuat efek teks sederhana dengan brush ini.

1. Membuat Dokumen Baru dan Menyiapkan Sebuah Grid

Tekan Control-N untuk membuat dokumen baru. Pilih Pixels dari menu drop-down Units, masukkan 600 di kotak width dan 400 di kotak height, dan kemudian klik pada tombol Advanced. Pilih RGB, Screen (72ppi), dan memastikan bahwa kotak Align New Objects to Pixel Grid dicentang sebelum Anda klik OK.

Aktifkan Grid (View > Show Grid) dan Snap to Grid (View > Snap to Grid). Anda akan membutuhkan grid every 5 px, jadi hanya menuju ke Edit > Preferences > Guides > Grid, dan masukkan 5 di kotak Gridline every dan 1 pada kotak Subdivisions. Mencoba untuk tidak berkecil hati dengan semua grid tersebut—grid akan membuat pekerjaan Anda lebih mudah, dan perlu diingat bahwa Anda dapat dengan mudah mengaktifkan atau menonaktifkan dengan menggunakan shortcut Control-" pada keyboard.

Anda juga harus membuka panel Info (Window > Info) untuk live preview dengan ukuran dan posisi bentuk Anda. Jangan lupa untuk mengatur unit pengukuran ke pixel dari Edit > Preferences > Units > General. Semua pilihan ini secara signifikan akan meningkatkan kecepatan kerja Anda.

setup gridsetup gridsetup grid

2. Membuat Bentuk Utama

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan fokus pada Toolbar Anda. Menghilangkan warna dari stroke, dan kemudian pilih fill dan mengatur warna menjadi hitam (R=0 G=0 B=0). Pindah ke artboard Anda dan membuat sebuah persegi panjang 15 x 35 px. Grid dan fitur Snap to Grid harus memudahkan pekerjaan Anda.

black rectangleblack rectangleblack rectangle

Langkah 2

Kembali ke Toolbar Anda dan mengganti fill warna yang ada dengan putih sederhana (R=255 G=255 B=255). Memastikan bahwa Rectangle Tool (M) masih aktif, membuat bentuk 5 x 25 px dan menempatkan seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

white rectanglewhite rectanglewhite rectangle

Langkah 3

Kembali ke Toolbar Anda dan mengganti fill warna yang ada dengan warna hitam sederhana. Memastikan bahwa Rectangle Tool (M) masih aktif, membuat bentuk 5 x 25 px dan menempatkan seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

black rectangleblack rectangleblack rectangle

Langkah 4

Menggunakan Rectangle Tool (M) yang sama, membuat empat kotak 5 px, memastikan bahwa warna fill diatur ke hitam dan kemudian menempatkan mereka persis seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. Sekali lagi, grid dan fitur Snap to Grid akan berguna.

black squaresblack squaresblack squares

Langkah 5

Menggunakan Rectangle Tool (M) yang sama, membuat tiga kotak 5 px. Memastikan bahwa warna fill diatur ke putih dan kemudian menempatkan mereka persis seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

white squareswhite squareswhite squares

Langkah 6

Menggunakan Rectangle Tool (M), buat bentuk 30 x 35 px , menempatkan itu persis seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut, memastikan bahwa hal itu tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance (Window > Appearance).

Mengatur warna fill ke putih dan kemudian pilih stroke yang ada. Membuat jadi hitam dan kemudian klik potongan teks "Stroke" untuk membuka panel fly-out Stroke. Meningkatkan Weight ke 5 px dan kemudian mencentang tombol Align Stroke to Inside.

tip shapetip shapetip shape

Langkah 7

Memastikan bahwa persegi panjang yang dibuat pada langkah sebelumnya tetap dipilih, fokus pada sisi kiri dan memilih Add Anchor Point Tool (+). Klik pada dua anchor point seperti yang ditunjukkan pada gambar pertama.

Memindahkan ke sisi kanan persegi panjang yang sama dan ambil Direct Selection Tool (A). Pilih anchor point atas dan drag ke bawah 15 px dan kemudian pilih anchor point bawah dan drag ke atas 15 px. Pada akhirnya bentuk Anda akan terlihat seperti di gambar kedua.

tip shapetip shapetip shape

Langkah 8

Menggunakan Rectangle Tool (M), buat bentuk 5 x 15 px, menempatkan itu seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut, mengatur warna fill ke hitam, dan memastikan bahwa tidak ada warna pada stroke.

tip shape rectangletip shape rectangletip shape rectangle

3. Membuat Brush Pola Anda

Langkah 1

Pilih tiga persegi panjang yang disorot pada gambar berikut dan hanya drag mereka ke dalam panel Swatches (Window > Swatches) untuk menyimpan mereka sebagai pola sederhana. Klik dua kali pada pola baru ini, beri nama itu "startTile" dan kemudian memastikan bahwa Anda menekan tombol Cancel.

start tile patternstart tile patternstart tile pattern

Langkah 2

Pilih dua bentuk yang disorot pada gambar berikut dan mengubahnya menjadi pola kedua. Klik dua kali pada pola baru ini, beri nama jadi "endTile" dan memastikan bahwa anda menekan tombol Cancel.

end tipe patternend tipe patternend tipe pattern

Langkah 3

Pilih tujuh kotak Anda (disorot dalam gambar berikut), buka panel Brushes (Window > Brushes) dan klik tombol New Brush. Mencentang kotak Pattern Brush dan kemudian klik tombol OK untuk membuka jendela Pattern Brush Options.

Beri nama "Pencil Brush", drag slider Scale sampai 40%, pilih Tints dari menu drop-down Method dan kemudian pindah ke kotak Tile. Buka jendela drop-down Start Tile dan menambahkan pola "startTile" dari daftar itu, dan kemudian buka jendela drop-down End Tile dan menambahkan pola "endTile". Akhirnya, klik OK dan Anda seharusnya menemukan pola brush baru Anda dalam panel Brushes.

pencil pattern brushpencil pattern brushpencil pattern brush

4. Buat Efek Teks Sederhana Menggunakan Brush Pola Anda

Langkah 1

Menonaktifkan Grid (Control- ') dan Snap to Grid (Shift-Control-'). Pilih Type Tool (T), klik pada artboard Anda, dan menambahkan sepotong teks abu-abu. Memastikan bahwa hal itu tetap dipilih dan membuka panel Character.

Menggunakan font Mistral dan atur ukuran ke 170 pt. Pindah ke panel Layers dan mengunci potongan teks untuk memastikan bahwa Anda tidak akan sengaja memilih / memindahkannya.

texttexttext

Langkah 2

Pilih Brush Tool (B), pilih "Pensil Brush" Anda dari panel Brushes dan menggambar huruf pertama. Mencoba untuk menggunakan teks yang terletak di belakang sebagai referensi kasar. Memastikan bahwa path baru ini tetap dipilih, fokus pada panel Appearance, pilih stroke dan hanya mengganti warna yang ada dengan R=28 G=117 B=188.

first pathfirst pathfirst path

Langkah 3

Menggunakan alat dan brush yang sama menggambar sisa path kurang lebih seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. Untuk path merah menggunakan warna ini: R=239 G=65 B=54. Setelah Anda selesai, pindah ke panel Layers dan menyingkirkan potongan teks yang terkunci.

text effecttext effecttext effect

Langkah 4

Pilih semua path yang membentuk teks Anda dan menuju ke Effect > Stylize > Drop Shadow. Memasukkan atribut yang ditunjukkan pada gambar berikut, klik tombol OK dan Anda sudah selesai.

drop shadowdrop shadowdrop shadow

Selamat! Anda Selesai!

Berikut adalah bagaimana seharusnya terlihat. Saya berharap Anda menikmati tutorial ini dan dapat menerapkan teknik ini dalam proyek-proyek masa depan Anda.

finished pencil text effectfinished pencil text effectfinished pencil text effect
Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Design & Illustration tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.