Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Drawing

Cara Menggambar Jamur

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Diana Mufi Pratiwi (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Musim panas hampir tiba, ini merupakan waktu sempurna dalam membuat karya seni terinspirasi dari alam. Di dalam tutorial ini, saya akan menunjukkan kamu cara menggambar jamur dengan tiga jenis berbeda dari awal

Kita akan menggunakan pensil grafit dan liner tinta—alat-alat yang memberikan kemungkinan hampir tanpa batas bagi seniman dalam hal pembuatan sketsa cepat dan ekspresif.

Kita juga akan mengeksplorasi berbagai tekstur organik dan belajar cara menggambarnya tahap demi tahap.

Apa Yang Akan Kamu Butuhkan

  • Sebuah pensil grafit (Saya merekomendasikan penggunaan jenis HB atau B).

  • Sebuah pena kuas – sebuah alat dengan ujung lembut dan fleksibel. Pena kuas saya memiliki label SB; ini berarti “soft brush.”

  • Sebuah liner tinta ukuran medium (ukuran S setara 0.3 mm).

  • Sebuah liner tinta ukuran kecil (ukuran XS setara 0.1 mm).

The art supplies I will be using

1. Cara Menggambar Jamur Payung

Langkah 1

Saya menggambar sebuah garis inti dengan garis pensil tipis dan menandai bagian dasar jamur.

Drawing the core lines

Langkah 2

Saya menambahkan bentuk kasar dari kepala.

Adding the shapes of the caps

Langkah 3

Saya memperhalus kepala dan tangkai, yang membuat garis-garis lebih rata dan lurus.

Refining the shapes of the mushrooms

Langkah 4

Saya menandai rumput di dekat jamur. Saya juga menambahkan sebuah daun pada latar depan untuk membuat komposisi lebih menarik dan seimbang.

Adding the floral elements to the bottom part of the drawing

Langkah 5

Waktunya untuk memberi tinta! Saya membuat garis tepi kontur dengan beragam garis yang indah, dengan menggunakan pena SB.

Creating the contours

Langkah 6

Dengan liner tinta S , saya menggambar elemen yang menonjol pada kepala jamur.

Drawing the small pimples on the caps

Langkah 7

Saya menggambar pembuluh daun dan menambahkan detail pada tangkai jamur, dengan menggunakan liner S.

Drawing the leaf and refining the stems

Langkah 8

Saya menggambar bilah rumput yang terpisah, dengan menggunakan liner tinta S. Detail ini tampak bagus dalam gambar bergaya sketsa.

Drawing the grass blades

Langkah 9

Dengan liner XS, saya menambahkan penggarisan bulat untuk menekankan tampilan tiga dimensi pada obyek.

Adding the rounded hatches to the stams

Langkah 10

Saya juga menambahkan penggarisan bulat pada sisi tangkai, dengan menggunakan liner tinta XS.

Applying the contour hatching

Langkah 11

Saya menandai area gelap di bagian bawah gambar, yang menekankan bayangan pada rumput dengan kelompok garis paralel. Liner XS berkerja dengan sempurna untuk tugas ini.

Accenting the shadows in the grass

Langkah 12

Saya menambahkan more ink strokes to the caps, dengan menggunakan XS liner tinta.

Drawing the cap

Langkah 13

Saya menambahkan garis yang bergerak dari garis inti daun menuju bagian samping, dengan menggunakan liner XS.

Refining the leaf with hatching

Langkah 14

Dengan liner tinta XS, saya menaikkan kontras contrast jamur, menambahkan garis membulat pada bagian samping kepala.

Making the caps more three-dimensional

Langkah 15

Saya menambahkan kelompok garis di bagian bawah gambar, dengan menggunakan liner XS. Trik sederhana ini membuat ilusi utuh; itu tampak seolah kita melihat tekstur umum yang menggambarkan bilah rumput pada latar depan.

Saya juga menambahkan titik-titik kecil pada daun.

Working on the bottom part of the drawing

Langkah 16

Sebagai sentuhan akhir, saya menaikkan kontras pada gambar dan memperkuat bayangan, dengan menggunakan liner S.

Increasing the contrast with hatching

2. Cara Menggambar Jamur Chanterelle

Langkah 1

Dengan pensil grafit, saya menggambar garis inti melengkung. Mereka mengarah pada arah yang sedikit berbeda

Creating the core lines of the mushrooms

Langkah 2

Saya menggambar bentuk jamur. Sebuah jamur chanterelle memiliki tangkai tipis dan kepala yang lebih lebar.

Adding the shapes of the mushrooms

Langkah 3

Saya memperhalus bagian atas jamur, menambahkan detail di bawah kepala dan membuat variasi bentuk kepala.

Refining the caps of the mushrooms

Langkah 4

Saya menandai rumput dan menambahkan dua elemen bunga kecil di bawah jamur.

Adding the floral elements

Langkah 5

Dengan pena SB, saya membuat garis tepi kontur utama gambar.

Creating the contours of the mushrooms

Langkah 6

Dengan liner tinta S, saya menandai detail jamur, menutupi garis pensil sebelumnya.

Adding the details with an ink liner

Langkah 7

Saya menggunakan liner tinta XS untuk menandai kepala jamur yang berbayang.

Creating the shadows under the caps

Langkah 8

Saya mengerjakan bagian tangkai, menambahkan garis bulat dengan liner XS. Tangkai sudah tampak tiga dimensi.

Appliying the contour hatching to the stems

Langkah 9

Saya membuat ilusi rumput pada latar depan gambar. Dengan menggunakan liner tinta XS, saya menggambar garis vertikal yang meniru bilah rumput.

Drawing the grass

Langkah 10

Dengan liner tinta XS, saya menambahkan lebih banyak garis dan titik-titik pada jamur, menekankan area berbayang pada bagian samping obyek dan di bawah kepala.

Sebuah kombinasi garis-garis dan titik-titik membuat sebuah ilusi tekstur organik yang mulus.

Working on the texture of the mushrooms

Langkah 11

Saya menambahkan titik-titik pada bagian atas kepala, dengan menggunakan liner S. Teknik yang simpel namun sederhana ini membantu membuat tekstur velvet yang cantik.

Drawing the upper parts of the caps

Langkah 12

Dengan liner S, saya menaikkan kontras pada gambar, membuat bayangan tampak lebih gelap.

Final touches increasing the contrast

3. Cara Menggambar Jamur Boletus

Langkah 1

Saya menggambar garis inti jamur, dengan menggunakan pensil grafit. Kemudian saya menambahkan bentuk kasar kepala.

Marking the framework of the mushroom

Langkah 2

Saya memperhalus bentuk jamur, membuat garis-garis lebih tidak beraturan dan organik.

Refining the shape

Langkah 3

Saya menandai detail jamur, seperti lubang kecil dan area menonjol. Saya juga menambahkan beberapa dedaunan dan bilah daun.

Adding the details to the mushroom

Langkah 4

Saya membuat garis tepi kontur, dengan menggunakan pena SB.

Creating the contours with the brush pen

Langkah 5

Dengan liner tinta S, saya menutupi garis pensil dan menambahkan detail pada gambar.

Adding the smaller details of the drawing

Langkah 6

Dengan liner tinta XS, saya menambahkan garis membulat pada kepala jamur. Metode penerapan goresan membantu membuat obyek tampak lebih tiga dimensi.

Applying the contour hatching

Langkah 7

Saya menambahkan garis vertikal pada tangkai, dengan menggunakan liner XS.

Working on the stem

Langkah 8

Dengan liner tinta XS, saya menambahkan kelompok garis paralel untuk membuat ilusi rumput yang berada di dalam bayangan jamur.

Creating the grass texture

Langkah 9

Dengan liner S, saya menambahkan titik-titik pada jamur, baik pada kepala dan tangkai. Penambahan titik membuat sebuah efek tekstur organik yang indah.

Adding the dotwork to the texture

Langkah 10

Saya menambahkan garis membulat pada bagian samping jamur, dengan menggunakan liner tinta XS. Obyek menjadi semakin kontras dan realistis.

Adding more hatches to the mushroom

Langkah 11

Saya menambahkan lebih banyak garis tipis yang mengulangi kontur jamur, dengan menggunakan liner tinta XS.

Working on the contrast and three-dimensional look of the boletus

Langkah 12

Saya mengerjakan bagian bawah gambar, dengan menaikkan nilai dan contrast di area berbayang. Liner merupakan alat yang sempurna untuk tugas ini.

Finishing the drawing

Gambarmu Telah Lengkap!

Selamat! Kamu telah membuat tiga karya seni yang menggambarkan jenis jamur yang berbeda. Saya harap kamu menikmati baik proses dan hasilnya.

Saya harap kamu jauh lebih berhasil dalam menggambar dengan tinta dan menangkap pesona unik dari nuansa musim panas!

How to Draw a Mushroom Tutorial
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.