7 days of PS Actions, graphics, templates & fonts - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Drawing

Cara Menggambar Hewan: Ular dan Pola-Pola Mereka

Read Time: 12 mins
This post is part of a series called How to Draw Animals.
How to Draw Animals: Hares and Rabbits
How to Draw Animals: Cows and Other Bovines

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Ular merupakan salah satu hewan yang paling sering digambar, jika bukan hewan yang paling menarik. Mereka dianggap sangat sederhana, tanpa kaki atau otot khusus yang perlu dijelaskan. Hanya ada kepala (tanpa telinga!) dan sebuah ekor panjang—apa yang bisa salah?

Jadi, selamat datang ke awalan sempurna dalam menggambar dunia hewan: panduan untuk menggambar ular! Saya akan menunjukkan kamu cara menggambar baik ular berbisa dan tidak berbisa, dan cara menggambar sisik dan polanya secara realistis. Kita tidak akan fokus hanya pada satu spesies, namun akan melihat teknik-teknik yang kamu perlukan untuk menggambar bagian apapun dari jenis ular apapun. Setelah melalui tutorial ini, kamu hendaklah bisa menggambar sebagian besar jenis ular hampir tanpa kesulitan.

1. Badan Ular

Anatomi Dasar

Mari kita mulai dengan beberapa dasar tentang anatomi ular. Kita cenderung memikirkan ular sebagian besar terdiri dari ekor panjang, namun kenyataannya adalah, sebagian besar badan ular adalah dada yang panjang.

snake basic anatomysnake basic anatomysnake basic anatomy
1—kepala, 2–dada, 3—ekor

Kepercayaan umum bahwa badan ular sebagian besar berasal dari ekor menjadikan penggambaran ular yang salah sepenuhnya. Bahkan sebagai salah satu dari hewan paling sederhana, gambar ular masih menderita pengetahuan yang terlalu menjurus tentang komposisinya. Alih-alih melihat mereka sebagai ekor yang terus meruncing, lebih baik untuk membayangkan mereka sebagai kumpulan manik-manik—yang dibenarkan semakin dekat ke bentuk tulang punggung melengkung yang sebenarnya membentuk badan ular. Manik-manik "leher" sedikit lebih sempit dibandingkan pada "dada", dan kemudian mereka semakin mengecil, namun tidak secara sangat cepat. Secara kontras, jika kamu memikirkan sebuah ular hanya sebagai ekor panjang, kamu akan cenderung meruncingkan keseluruhan panjangnya.

Snake as a tail versus snake as beadsSnake as a tail versus snake as beadsSnake as a tail versus snake as beads
Perbedaan antara meruncingkan badan jika kamu menggambar seekor ular sebagai manik-manik alih-alih hanya sebuah ekor

Panjang dan lebar "leher" dan "dada" tergantung pada spesies. Beberapa tidak akan memiliki leher sama sekali, sementara yang lainnya begitu ramping dan dada tidak bisa dikenali. Jika kamu menggambar ular tanpa berfokus pada spesies, kamu bisa bereksperimen di sini. Ingat—ular tidak perlu selalu ramping sempurna, dan terkadang mereka tampak gemuk dan kikuk!

moving beads in snake bodymoving beads in snake bodymoving beads in snake body
Metode untaian manik-manik memudahkan dalam menggambar ular yang bergerak

Metode "untaian manik-manik" sangat berguna dalam membuat pose 3D. Jika kamu memiliki masalah dengan membayangkan bagian samping, kamu bisa menggunakan kubus alih-alih bola.

3d bead snake body3d bead snake body3d bead snake body
Mengubah manik badan ular menjadi gambar 3D

Kamu bisa membuat 3D dengan sangat mudah dengan menambahkan lebih banyak lingkaran antara membentuk pose tersebut. Dengan cara ini kamu akan mendapatkan sensasi volume, dan bagian samping akan lebih mudah dibuat.

upright snake with bead bodyupright snake with bead bodyupright snake with bead body
full upright snake bodyfull upright snake bodyfull upright snake body
Sebuah badan ular yang tegak lurus dengan lingkaran ekstra untuk memberikan volume pada tubuh

Bagaimana dengan tudung ular yang terkenal, dan sering terlihat pada kobra? Mereka sebenarnya adalah badan ular, diratakan oleh tulang rusuk yang lurus. Itu berarti lebar tudung tergantung pada lebar normal badan, dan tidak bisa selebar keinginanmu.

snake hoodsnake hoodsnake hood
Tudung seekor ular digambar secara proporsional terhadap badannya

Jenis Gerakan

Untuk membuat pose yang masuk akal, kita perlu mengerti bagaimana ular bergerak.

1. Pergerakan Serpentine - gerakan klasik ular. Hewan menggunakan badannya yang kaut untuk mendorong pada kerutan medan (atau hanya menggunakan medan secara keseluruhan, jika itu cukup kasar untuk membuat tahanan).

serpentine movementserpentine movementserpentine movement
Pergerakan Serpentine

2. Gerakan Concertina - gerakan dimana ular melipat dan membuka secara teratur, seperti sebuah concertina atau accordion. Ular menggunakan metode ini ketika memanjat atau melakukan terowongan sempit.

Concertina movementConcertina movementConcertina movement
Gerakan Concertina

3. Gerakan Ulat - gerakan ini berkerja serupa dengan gerakan concertina vertikal. Sedikit concertina horizontal mungkin terjadi selama gerakan ini.

Caterpillar movementCaterpillar movementCaterpillar movement
Gerakan Ulat

4. Gerakan Sayap Samping - metode ini sangat efisien pada permukaan yang licin atau panas (seperti gurun pasir). Ular mendorong dirinya sendiri dengan sebuah gerakan mengayun gulungan terangkat, yang membuat itu bergerak menyamping.

Sidewinging movementSidewinging movementSidewinging movement
Gerakan Sayap Samping

2. Cara Menggambar Kepala Ular

Bentuk

Langkah 1

Saya akan menunjukkan kamu tiga tampilan kepala ular pada saat yang sama: samping (1), depan (2) dan atas (3). Dengan cara ini, kamu akan mampu membandingkan dengan mudah untuk memahami bentuk ini dalam 3D.

Mulai dengan sebuah bola yang rata. Sebagai tambahan pada garis tengah, hendaklah juga ada sebuah garis yang ditempatkan pada sepertiga diameter.

circle for snake headcircle for snake headcircle for snake head
Gambarkan sebuah garis di tengah dan pada 1/3 diameter tinggi lingkaran

Langkah 2

Berikutnya kita perlu menentukan rahang dan pipi. Panah dalam diagram di bawah menunjukkan kamu alur bentuk ini.

Adding cheeks and jaws to the snakeAdding cheeks and jaws to the snakeAdding cheeks and jaws to the snake
Penambahan pipi dan rahang pada ular

Langkah 3

Tambahkan bola lain yang lebih besar di balik bola utama. Dengan cara ini, kita memanjangkan tengkorak dengan benar.

additional head balladditional head balladditional head ball
Tambahkan bola tambahan pada kepala.

Seberapa besar seharusnya bola kedua? Umumnya, ular berbisa memiliki kepala yang lebih berbentuk segitiga, dengan ujung leher yang jelas, sehingga kamu akan menginginkan sebuah bola kedua yang lebih besar. Ular tidak berbisa biasanya memiliki kepala yang lebih sempit sehingga bola kedua hanya perlu sedikit lebih lebar.

second ballsecond ballsecond ball
Variasikan lebar bola kedua tergantung pada jenis ular

Langkah 4

Kamu sekarang bisa dengan mudah membuat garis luar kontur.

adding snake head contoursadding snake head contoursadding snake head contours
Buat garis luar kontur kepala ular

Langkah 5

Mata ditempatkan dekat pada ujung tengkorak yang lebih sempit.

Langkah 6

Sekarang, senyum! Senyum ular—atau mulut—hendaklah lebar dan tampak jelas. Tambahkan lubang hidung kecil yang sesuai.

snake mouthsnake mouthsnake mouth
Tambahkan mulut dan lubang hidung ular

Langkah 7

Dengan semua garis bantu, kamu bisa dengan mudah membuat sketsa kontur lainnya. Jangan lupa tentang lubang kecil antara birbi yang memungkinkan lidah menjulur keluar tanpa membuka mulut!

outlining snake faceoutlining snake faceoutlining snake face
Tambahkan kontur pada sisa bagian kepala ular

Langkah 9

Jika kamu menambahkan tampilan bawah pada ular, gunakan lingkaran tampilan atas untuk membuat bagian bawah, dan lupakan mata dan hidung.

bottom of snake headbottom of snake headbottom of snake head
Bagian bawah kepala ular umumnya menggunakan bentuk yang sama

Sisik

Jika menggambar ulang sisik secara acak tidak membuatmu puas dan kamu ingin mengingat aturan tentang penempatannya, berikut beberapa tipsnya. Perlu diingat bahwa tidak semua ular sama, dan sisik mereka mungkin beragam. Apa yang saya tunjukkan adalah pola umum, khususnya umum untuk spesies tidak berbisa.

Langkah 1

Mari kita mulai dengan garis vertikal utama. Ada satu tepat di bawah mata, dua pada bagian sampingnya, dan tiga lainnya di dekat hidung. (Amati semua tampilan untuk mengerti dengan benar apa yang kamu gambar, sehingga kamu akan mengingatnya lebih mudah).

large scales 1large scales 1large scales 1
Arah umum sisik kepala besar
large scales 2large scales 2large scales 2
Sisik kepala besar, yang digarisi

Langkah 2

Sekarang, mari bergerak horizontal. Gambarkan sebuah garis dari hidung ke mata, lalu bagi itu menjadi empat garis baru. Bagian depan kepala memerlukan beberapa perbaikan. 

horizontal lines 1horizontal lines 1horizontal lines 1
Garis sisik horizontal utama
head horizontal 2head horizontal 2head horizontal 2
Sisik kepala horizontal utama, digarisi

Langkah 3

Sekarang, bagian belakang kepala. Tepat di balik itu baris sisik reguler dimulai.

direction of neck scalesdirection of neck scalesdirection of neck scales
Arah sisik leher
neck scales outlinedneck scales outlinedneck scales outlined
Sisik leher yang digarisi

Langkah 4

Tampilan bawah kepala memerlukan perlakuan berbeda:

bottom scalesbottom scalesbottom scales
Garis luar sisik standar pada bagian bawah kepala ular

Langkah 5

Jika kamu tidak ingin mempelajari semua panah ini dengan serius, berikut skema penuh warna untukmu. Sekali lagi, perlu diingat bahwa setiap ular berbeda dan kamu bisa memodifikasi bentuk ini karenanya.

snake scale color schemesnake scale color schemesnake scale color scheme
1—samping, 2—depan, 3—atas, 4—bawah

Langkah 6

Ular berbisa (dan beberapa ular tidak berbisa—python, khususnya, memiliki itu yang sangat berbeda) bisa memiliki lubang peka panas pada kepala mereka. Kamu bisa menganggap mereka sebagai lubang hidung besar yang terbuat dari sisik. Kamu bisa menemukannya di sekitar hidung, dan dalam baris bibir atas atau bibir bawah (tidak harus berada dimanapun pada saat yang sama, seperti yang ditunjukkan di bawah). Mereka memungkinkan ular melihat suhu (cahaya inframerah) untuk menandai badan hangat mangsanya.

Ular berbisa juga memiliki sisik yang lebih kecil dan sempit pada kepalanya, serupa dengan yang ada pada sisa badannya. Mereka lebih mudah digambar, karena mereka seringkali cukup berantakan. Kamu bisa membuat kepala kurang "mulus", dengan lubang hidung tinggi dan alis yang kuat, untuk menampilkan tampilan ular yang agresif.

heat-sensitive pits on snake headheat-sensitive pits on snake headheat-sensitive pits on snake head
Lubang peka panas pada kepala ular

Mata

Waktunya untuk detail. Umumnya, ular berbisa memiliki pupil terbelah, sementara ular tidak berbisa memiliki pupil bulat. Mata mereka sendiri bulat, namun bisa tampak lebih tajam berkat sebuah sisik "alis". Gunakan itu untuk tampilan yang jahat!

snake eye shapessnake eye shapessnake eye shapes
Mata ular tidak berbisa, berbisa, dan bentuk alis

Mata ular hadir dalam rangkaian warna yang luar biasa. Pada dasarnya apapun yang kamu bisa bayangkan akan tampak baik pada spesies buatanmu, selama kamu berpegang pada bentuk bulit dan pupil yang sesuai. 

snake eye colorssnake eye colorssnake eye colors
Jadilah kreatif dengan warna mata ular kamu

Rahang

Ular memiliki konstruksi rahang yang paling menarik dari hewan manapun (barangkali kecuali belut moray). Mari kita mulai perlahan. Pertama-tama, taring (jika ada) perlu melengkung ke dalam, sehingga ular tidak menggigit dirinya sendiri (ular pada dasarnya tidak kebal terhadap racunnya sendiri!). 

snake teethsnake teethsnake teeth
Pastikan gigi ular kamu mengarah ke dalam

Yang kedua, ada tulang antara rahang atas dan bawah, yang terhubung secara longgar pada keduanya. Itu memberikan rentang gerak yang luar biasa pada rahang. Ular taring yang panjang dan sangat melengkung (seperti viper) mungkin mampu "menarik" mereka—bengkokkan ujung mulut untuk mengarahkannya lebih lurus.

snake jawbonesnake jawbonesnake jawbone
Rahang ular bisa membuka sangat lebar pada titik dimana taring lebih lurus

Namun bukan itu saja: tiap rahang terbagi dua (terhubung oleh sebuah ligamen elastis), dan masing-masing bisa bergerak bebas. Sekarang jelas sekali bagaimana ular bisa menelan mangsa yang jauh lebih besar dari kepala mereka!

snake jaw motionsnake jaw motionsnake jaw motion
Řahang ular memiliki fleksibilitas yang sangat luas

Detail

Mari kita lihat tampilan dekat kepala:

  1. Taring - tajam seperti jarum, seringkali tertutup dengan gusi tebal. Hanya ular berbisa yang memiliki ini!
  2. Saluran racun - venom bergerak dari kelenjarnya langsung melalui sebuah taring berongga. Maka itu bisa dipindahkan ke dalam badan mangsa saat digigit. Beberapa spesies mampu meludahkan racun melalui taringnya.
  3. Celah suara—sebuah lubang yang merupakan bagian dari sistem pernafasan. Itu memungkinkan ular bernafas ketika sedang menelan, dan juga mampu membuat suara desis.
  4. Lidah—itu panjang, ramping (namun tidak gemuk) dan berkilau. Ular menggunakan itu untuk "menjilat" udara, sehingga itu digunakan sebagai indra tambahan. Untuk memproses "rasa", lidah harus menyentuh sebuah organ khusus di dalam mulut, karenanya itu menjulur ke luar dan ke dalam. Ujungnya membelah untuk membuat dua ujung tersendiri, masing-masing menerima sinyal yang sedikit berbeda dari sisinya (sama seperti dua mata). Pose yang ditunjukkan di bawah tidak mungkin, karena lidah menjulur keluar dari sarungnya hanya ketika mulut tertutup.
  5. Pipi—otot-otot kuat ini mengatur gerakan rahang. Gambarkan mereka semestinya, tebal dan padat.
snake head anatomysnake head anatomysnake head anatomy
Tiap bagian pada kepala ular, seperti yang dijelaskan di atas

3. Sisik dan Pola

Sisik adalah dimana kesederhanaan ular berujung. Sekarang seniman berani harus bersabar dan menggambar semua sisik satu-persatu, dan kemudian mewarnai mereka dalam cara yang sama. Tidak, saya tidak akan menunjukkan kamu beberapa metode ajaib untuk menghindari kerja–sebagai gantinya, saya akan menunjukkan kamu agar tidak membuang-buang waktu ini dengan berakhir pada sebuah pola datar.

Struktur Sisik

Kita telah menjelaskan dan membuat sketsa struktur sisik di sekitar kepala. Di atas itu, sisik yang cukup teratur dan terkenal tampil dalam barisan yang berurut rapi. Sisik punggung menutupi semua bagian punggung dan samping, sementara bagian lainnya diambil oleh sisik ventral—plat lebar dan panjang yang menutupi semua perut, paralel terhadap badan. Mereka bisa selebar badan (menutupi lebar seluruh perut) atau lebih pendek. Jika mereka lebih pendek, mereka mungkin tidak tampak dari samping.

snake body and belly scalessnake body and belly scalessnake body and belly scales
1—samping, 2—bawah

Tentu saja, ada tempat dimana perut berujung dan ekor bermula. Itu ditentukan oleh plat anal (dalam bahasa sehari-hari, pantat ular). Berikut hal-hal yang sedikit berbeda antara spesies berbisa (kiri) dan tidak berbisa (kanan):

  • ular berbisa memiliki satu plat anal, dan sisik di bawah ekor berada persis di belakangnya
  • ular tidak berbisa memiliki plat anal yang menggelincir, dan kemudian sisik lainnya terbagi.
snake tail scalessnake tail scalessnake tail scales
1—perut, 2—plat anal, 3—undertail

Menggambar sisik itu sendiri tidaklah sangat sulit, dan kamu mungkin telah melihatnya dalam tutorial mini di bawah. Coret beberapa garis, lalu gambarkan sisik di antaranya—kita semua pernah begitu. Permasalahannya adalah, trik ini memberikan kita sisik yang sangat rata, sehingga kita perlu memodifikasinya.

basic scalesbasic scalesbasic scales
Cara standar untuk saling silang garis dan mengubahnya menjadi sisik

Berikut tahap-tahap yang kamu perlukan untuk membuat kontur sisik pada badan ular dan tampak seperti hidup.

Langkah 1

Triknya adalah sedikit membengkokkan garis awal, pada arah yang berlawanan pada kedua paruhan. Jadi, alih-alih menggambar sebuah garis miring, kamu hanya perlu menggambar sebuah S yang panjang (atau simbol integral), dan lintasi itu dengan pantulan cermin.

snake scales curve 1snake scales curve 1snake scales curve 1
Gambarkan figur S sempit alih-alih garis lurus...
snake scales curve 2snake scales curve 2snake scales curve 2
...lalu coret itu dengan pantulan cermin

Langkah 2

Garis lainnya perlu menyalin bengkokan. Cukup ulangi pola garis melengkung pendek tersebut sepanjang badan ular.

remaining curved linesremaining curved linesremaining curved lines
Lanjutkan pola garis melengkung

Langkah 3

Jika kamu menggambar sisik pada mesh saat ini, kamu akan melihat mereka menjadi lebih kecil ketika mendekat ke tepi, yang memberikan mereka tampilan surut yang seharusnya dimiliki badan ular 3D. Itu saja!

finished curved scalesfinished curved scalesfinished curved scales
Sisik kamu sekarang akan memiliki kurva yang benar

Namun, metode ini menjadi cukup bermasalah ketika membuat kurva pada badan ular. Berikut solusi terhadap masalah ini. Itu mungkin tampak membingungkan pada awalnya, namun coba untuk menggambar itu dan kamu akan melihat cara kerjanya:

  1. Gambarkan panduan dengan metode biasanya pada bagian yang lurus
  2. Gambarkan rangkaian garis paralel antara garis pink dari A dan garis biru dari B
  3. Lakukan yang sama antara garis biru dari A dan garis pink dari B
  4. Jika kamu melakukannya dengan benar, sisik hendaklah sekarang mengikuti kurva. Pengencangan garis di dalam kurva hendaklah tampak natural sekarang.
scale curves on curved bodyscale curves on curved bodyscale curves on curved body
Langkah-langkah untuk membuat sisik tampak benar pada ular yang melengkung

Tekstur

Umumnya, ada dua jenis sisik yang berbeda—mulus (1) dan kasar (bercarik, 2). Sisik mulus berkilau (namun tidak basah) dan biasanya lebih bulat daripada carikan, yang memiliki tampilan kasar dan lebih tajam.

smooth and keeled scalessmooth and keeled scalessmooth and keeled scales
Sisik mulus dan bercarik

Ada jenis khusus sisik bercarik, yang menonjol dan membuatnya tampak runcing.

spikey keeled scalesspikey keeled scalesspikey keeled scales
Sisik yang lebih mulus dan carikan yang tajam

Sisik tidak terhubung satu sama lain, namun hanya pada kulit. Oleh karenanya, ketika kulit meregang (3—ketika menelan mangsa yang besar atau bahkan ketika bergerak), sisik saling menjauh. Beberapa ular yang kurang ramping memiliki sisik yang diletakkan secara ketat pada kepala dan leher (1), dan turun ke badan mereka terjadi sedikit jarak di antaranya (2).

scale placementscale placementscale placement
Jarak yang bervariasi antara sisik ketika ketat (1), agak menyebar (2), dan meregang (3)

Pola

Setelah kamu menyelesaikan permasalahan pada sisik, kamu bisa menambahkan warna pada ular kamu. Pola variasinya tidak memiliki batasan! Meskipun kebanyakan hewan memiliki warna yang suram untuk kamuflase, ular dengan bangga menunjukkan warnanya kepada dunia, menyampaikan betapa berbahayanya mereka—dan mereka tidak pantas diganggu. Kamu bisa menggunakan warna saturasi cerah tanpa menjauh dari realisme.

Berikut pola warna yang berkerja dengan baik.

Polos

Ini bisa menjadi dasar untuk sebuah pola atau hanya pola itu sendiri. Gunakan warna apapun yang kamu inginkan untuk keseluruhan.

plain colorplain colorplain color
Sebuah warna polos dasar bisa berkerja dengan baik

Variasi pola ini adalah untuk memadukan itu secara lembut dengan warna lainnya. Kamu bisa membuat kepala lebih gelap, atau perut lebih terang, apapun yang kamu inginkan.

blended plain colorblended plain colorblended plain color
Padukan dua atau tiga warna secara lembut untuk sebuah warna yang bagus

Cincin

Cincin mengelilingi badan. Mereka bisa berwarna polos atau warna-warnai (strip dengan garis tepi).

snake ringssnake ringssnake rings
Cincin lurus tampak sebagai pita

Crossbands merupakan variasi cintin. Mereka juga mengelilingi badan, namun tanpa melintasi perut.

snake crossbandssnake crossbandssnake crossbands
Crossbands mencakup bermacam warna

Bintik

Ini merupakan tambalan warna kecil pada sisik individual. 

snake specklessnake specklessnake speckles
Bintik memberikan tampilan kamuflase pada ular

Strip

Mereka berada sepanjang badan, lurus dan teratur.

snake stripessnake stripessnake stripes
Strip ada di sepanjang badan

Bercak

Ini bisa sangat tidak teratur, dalam variasi ukuran, yang ditempatkan secara acak sepanjang badan.

snake blotchessnake blotchessnake blotches
Bercak memberikan kamu lebih banyak ruang untuk variasi...

Hampir setiap pola memungkinkan untuk variasi tepi yang kontras untuk ditambahkan ke situ.

blotch boardersblotch boardersblotch boarders
...dengan tepi, bentuk, dan ukuran untuk dimainkan

Belah Ketupat

Ini adalah bercak belah ketupat, yang ditempatkan secara teratur, dengan tepi yang kontras.

snake diamond patternssnake diamond patternssnake diamond patterns
Bentuk belah ketupat pada ular seharusya memiliki ukuran biasa

Sssekian!

Hari ini kita telah belajar bahwa ular tidak semudah itu digambar seperti yang dikira. Hewan cantik ini, begitu sering ditakuti dan dibenci orang, layak mendapatkan rasa cinta! Istirahatlah dari menggambar anak kucing dan anak anjing yang lucu, dan gambarkan ular dari waktu ke waktu. Yang memakan seekor anak anjing.

Semoga beruntung!

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Design & Illustration tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Scroll to top
One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads