1. Design & Illustration
  2. Flowers

Bagaimana Menggambar Anggrek Dengan Pensil Pastel

by
Read Time:6 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Di dalam tutorial ini, saya akan menunjukkan bagaimana menggambar sebuah anggrek. Kita akan menggunakan pensil pastel dan kertas hitam; kombinasi perlengkapan seni yang luar biasa ini menyediakan ruang yang luas untuk bereksperimen.

Anggrek sungguh luar biasa, namun menggambar bunga ini tampaknya menantang. Saya akan menunjukkan sebuah cara mudah untuk menggambar anggrek dari awal.

Tujuan kita adalah membuat sebuah gambar yang cantik, ekspresif dan emosional, dan bersenang-senang menjelajah prinsip dalam membuat sketsa pastel!

Apa Yang Akan Kamu Butuhkan

Pensil pastel dengan warna-warna berbeda:

  • Putih
  • Kuning muda
  • Merah muda cerah
  • Pink
  • Violet tua
  • Biru
  • Hijau muda
  • Hijau medium
  • Hijau tua
  • Coklat
  • Abu-abu
  • Hitam

Dan perlengkapan tambahan:

  • Kertas pastes hitam (halus atau dengan tekstur halus)
  • Sebuah pensil grafit
  • Sebuah penghapus
  • Sebuah peruncing

The art supplies I will be usingThe art supplies I will be usingThe art supplies I will be using

1. Bagaimana Menggambar Anggrek Dengan Pensil Grafit

Langkah 1

Di dalam bagian tutorial ini, saya akan menunjukkan bagaimana menggambar sebuah anggrek dari awal, dengan menggunakan pensil grafit.

Saya menandai bagian tengah bunga dengan sebuah lingkaran kecil dan menambahkan lima garis berbeda untuk bentuk kelopak. Kemudian saya menggambar sebuah garis kurva untuk menandai inti ranting.

Drawing the framework of the twig and the flowerDrawing the framework of the twig and the flowerDrawing the framework of the twig and the flower

Langkah 2

Di bagian tengah bunga, saya menambahkan dua bentuk vertikal yang tampak seperti kelopak pendek.

Adding the first petals of the flowerAdding the first petals of the flowerAdding the first petals of the flower

Langkah 3

Saya menambahkan kelopak bawah pada anggrek; itu juga disebut bibir.

Adding the lower petal of the orchidAdding the lower petal of the orchidAdding the lower petal of the orchid

Langkah 4

Waktunya menambahkan detail. Saya memperhalus struktur tengah anggrek (dikenal sebagai kolom) dan menambahkan dua elemen seperti sulur pada bibir bunga.

Adding the details to the flowerAdding the details to the flowerAdding the details to the flower

Langkah 5

Saya menambahkan dua kelopak besar. Garis-garis tersebut sedikit tidak beraturan; cara menggambar ini membantu menenkankan sifat organik obyek.

Drawing the petalsDrawing the petalsDrawing the petals

Langkah 6

Saya menandai sepal, yang merupakan tiga struktur seperti kelopak dengan ukuran yang rata-ratanya sama.

Drawing the sepalsDrawing the sepalsDrawing the sepals

Langkah 7

Saya memperhalus ranting, membuatnya lebih lebar dan menambahkan bentuk kasar kuncup.

Adding the twig and budsAdding the twig and budsAdding the twig and buds

Langkah 8

Saya membuat garis luar untuk kuncup. Mereka menghadap pada arah yang sedikit berbeda; trik sederhana ini membuat komposisi bunga menjadi lebih menarik.

Refining the shapes of the budsRefining the shapes of the budsRefining the shapes of the buds

Langkah 9

Saya menambahkan sebuah pola lingkaran kecil pada anggrek, dan kemudian menambahkan garis tipis yang menandai arah dari titik pusat pada bunga ke bagian tepi. Bunganya tampak lebih realistis sekarang.

Adding the pattern of the orchidAdding the pattern of the orchidAdding the pattern of the orchid

Langkah 10

Saya membuat sebuah sketsa bernilai, dengan menandai tempat di dalam gambar saya yang dianggap paling gelap: di bawah kelopak atas, di antara detail bunga, dan pada sisi kuncup.

Terkait pada pengerjaan dengan kertas hitam di dalam langkah selanjutnya, tindakan ini menjadi sangat penting. Ketika kita menggambar pada sebuah permukaan yang gelap, kita harus paling memperhatikan area paling cerah dan paling terang pada gambar. Itulah mengapa kita perlu tahu dimana mereka berada sebelumnya.

Creating a value drawingCreating a value drawingCreating a value drawing

2. Bagaimana Menggambar Dengan Pensil Pastel

Langkah 1

Waktunya untuk mencoba tool kita dan mengamati bagaimana pensil pastel dan kertas hitam berkerja bersama-sama.

Saya menggambar garis dan titik kecil. Seperti yang dapat kamu lihat, goresannya tampak tidak rata dan spontan; itu sangat cocok untuk sketsa bunga yang ekspresif.

An example of short hatches made with a pastel pencilAn example of short hatches made with a pastel pencilAn example of short hatches made with a pastel pencil

Langkah 2

Saya menggambar sebuah garis dasar, dengan lebar garis dan kemiringan yang bervariasi pada pensil.

An example of long hatches made with a pastel pencilAn example of long hatches made with a pastel pencilAn example of long hatches made with a pastel pencil

Langkah 3

Saya memiringkan pensil dan menutupi kertas dengan lapisan warna. Cukup rilekskan tanganmu dan buat sebuah garis bersambung dengan gerakan menggosok yang lembut.

Kertas saya memiliki tekstur halus, sehingga hasil dalam menerapkan goresan pensil tampak menarik.

An example of a stroke made with a pastel pencilAn example of a stroke made with a pastel pencilAn example of a stroke made with a pastel pencil

Langkah 4

Saya menggambar beberapa jenis goresan yang telah kita coba dalam langkah sebelumnya dan membuat bayangan dengan jari saya. Warna pensil dan lembar kertas menyatu dengan efek blur.

Kamu juga dapat menggunakan perlengkapan tambahan, seperti shading stump atau hanya sebuah cotton bud biasa. Pilihan sepenuhnya ada padamu.

An example of shading and blending the colorAn example of shading and blending the colorAn example of shading and blending the color

3. Bagaimana Menggambar Ranting Anggrek Dengan Pensil Pastel

Langkah 1

Saya membuat garis tepi kontur pada gambar saya, mencoba untuk membuatnya mirip sketsa pensil yang saya gunakan sebagai referensi. Saya meninggalkan garis yang sangat tipis dengan pensil pastel abu-abu.

Di dalam langkah ini, kamu dapat mengubah beberapa elemen komposisimu jika mau untuk membuat gambar pastelmu sedikit berbeda dari sketsa pensil grafit.

Creating contours with a pastel pencilCreating contours with a pastel pencilCreating contours with a pastel pencil

Langkah 2

Saya menerapkan goresan halus dengan pensil pastel putih pada bunga dan kuncup anggrek. Garis-garisnya bergerak dari pusat bunga menuju tepi kelopaknya.

Drawing with the white pencilDrawing with the white pencilDrawing with the white pencil

Langkah 3

Saya membuat bayangan goresan putih dengan jari saya. Hindari melewati luar kontur bentuk karena itu akan menyebabkan efek yang berantakan.

Shading the white strokesShading the white strokesShading the white strokes

Langkah 4

Saya menambahkan layer garis panjang lainnya, dengan menggunakan pensil putih.

Sekarang kita memiliki dasar untuk menerapkan warna cerah dan membuat pola bunga.

Applying another layer of the white colorApplying another layer of the white colorApplying another layer of the white color

Langkah 5

Saya menambahkan garis dengan pensil pastel merah muda cerah pada bunga dan kuncup.

Drawing with the light rosy colorDrawing with the light rosy colorDrawing with the light rosy color

Langkah 6

Dengan pensil pastel pink, saya menambahkan lebih banyak garis dan titik cerah untuk menampilkan pola bunga.

Adding nuances with the pink pencilAdding nuances with the pink pencilAdding nuances with the pink pencil

Langkah 7

Untuk membuat bunga dan kelopak lebih kontras, saya menambahkan lebih banyak garis dengan warna putih.

Penting untuk mengerjakan gambarmu secara bertahap dan menekan pensil dengan halus karena kertas pastel hanya dapat menampung jumlah pigmen warna yang terbatas.

Increasing the contrast with the white pencilIncreasing the contrast with the white pencilIncreasing the contrast with the white pencil

Langkah 8

Saya menandai ranting dengan pensil pastel coklat. Untuk menjaga keseragaman karya seni saya, saya juga menambahkan goresan coklat pada bagian pusat bunga dan kelopaknya.

Drawing the twig with the brown pencilDrawing the twig with the brown pencilDrawing the twig with the brown pencil

Langkah 9

Saya menambahkan titik dan garis pendek pada ranting dengan pensil hijau tua.

Itu juga merupakan ide yang bagus untuk meninggalkan beberapa garis warna ini di dalam bentuk kuncup.

Adding the dark green color to the drawingAdding the dark green color to the drawingAdding the dark green color to the drawing

Langkah 10

Saya memperbanyak kecerahan anggrek, dengan menggunakan pensil berwarna violet tua.

Garis-garis tersebut bercampur secara visual dengan goresan pink dan merah mudah cerah yang ada, sehingga hasilnya tampak tegas dan penuh warna.

Adding the dark violet drawingAdding the dark violet drawingAdding the dark violet drawing

Langkah 11

Waktunya untuk memvariasikan gambar. Saya menambahkan titik dan garis dengan pensil kuning muda.

Tujuan langkah ini adalah mempersiapkan penekanan dan mempertegas pola bunga.

Adding dots and hatches with the light yellow colorAdding dots and hatches with the light yellow colorAdding dots and hatches with the light yellow color

Langkah 12

Saya menambahkan lebih banyak titik cerah dan berpendar, dengan menerapkan warna hijau muda.

Kamu mungkin menyadari bahwa warna muda pensil pastel tampak lebih dekat pada warna putih ketika kamu menggambar pada permukaan yang gelap.

Applying the light green strokesApplying the light green strokesApplying the light green strokes

Langkah 13

Untuk membuat gambar tampak melayang di udara, saya menambahkan goresan dan garis luar pada kondur dengan pensil biru.

Nuansa warna dingin berkerja dengan baik dalam area berbayang gambar.

Drawing with the blue pencilDrawing with the blue pencilDrawing with the blue pencil

Langkah 14

Dengan menggunakan pensil pastel hitam, saya membuat tepi antara elemen di dalam gambar saya menjadi lebih akurat.

Saya juga memperkuat bayangan di dalam area kuncup bunga, dengan memberikan obyek lebih banyak volumen dan kontras.

Refining the drawing with the black pencilRefining the drawing with the black pencilRefining the drawing with the black pencil

Langkah 15

Saya menggunakan pensil putih sekali lagi untuk menekankan detail, khususnya di dalam bagian pusat anggrek.

Accenting the details with the white pencilAccenting the details with the white pencilAccenting the details with the white pencil

Langkah 16

Saya menambahkan nuasa cerah dengan pensil berwarna hijau medium, sedikit menyentuh kontur bunga dan kuncup.

Detail kecil seperti itu selalu membantu membuat gambar menjadi lebih tegas.

Creating bright details with the green colorCreating bright details with the green colorCreating bright details with the green color

Langkah 17

Saya menambahkan lebih banyak garis dengan pensil merah muda cerah.

Accenting the pattern of the orchid with the light rosy colorAccenting the pattern of the orchid with the light rosy colorAccenting the pattern of the orchid with the light rosy color

Langkah 18

Saya mengevaluasi gambar saya dan lebih menekankan ujung kelopak, dengan menggunakan pensil putih.

Final touches with the white pencilFinal touches with the white pencilFinal touches with the white pencil

Gambarmu Telah Selesai

Selamat—kamu telah membuat sebuah karya seni yang cantik! Saya harap kamu menikmati proses bekerja dengan pensil pastel dan kertas hitam.

Saya berharap kamu jauh lebih sukses dengan teknik menakjubkan ini dan project kreatifmu!

The final resultThe final resultThe final result
One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads