Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Illustration

Cara Membuat Vektor Awan dengan Gradient Mesh Tool

by
Difficulty:IntermediateLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Haikal Kamil (you can also view the original English article)

Buat awan vektor yang impresionistik, yang bisa di-scale tanpa batas dengan Gradient Mesh tool. Mudah untuk memulai, tetapi perlu banyak waktu untuk menguasainya. Ada beberapa cara pendekatan penggunaan Gradient Mesh - yang ini mungkin baru bagi Anda. Ayo mulai!

Preview Gambar Akhir

Di bawah ini adalah gambar akhir yang akan kami garap. Ingin akses ke file Sumber Vector lengkap dan salinan yang dapat diunduh dari setiap tutorial, termasuk yang ini? Bergabunglah dengan Vector Plus hanya dengan $9 sebulan. Anda dapat melihat versi gambar final yang lebih besar di sini.

Step00_Final+Outline

Langkah 1

Mulailah dengan foto, lebih disukai gambar yang Anda ambil sendiri atau yang Anda punya izin untuk menggunakannya. Fotonya harus resolusi mediam atau lebih tinggi. Tempatkan foto dalam dokumen Illustrator Anda (File > Place). Tidak masalah apakah itu tertaut (link) atau tertanam (embed). Buat salinan foto dan letakkan di samping atau di atas aslinya. Kami akan menggunakan ini nanti untuk referensi.

Langkah 2

Dengan foto pertama yang dipilih, pergi ke Object > Create Gradient Mesh, yang akan mengubah foto ini menjadi vektor mesh. Di kotak dialog yang muncul, masukkan jumlah Rows dan Columns yang cukup tinggi. Cobalah membuatnya proporsional dengan aspek rasio foto Anda. Ini adalah grid yang akan kita gunakan untuk membangun awan kita, dan ini akan membutuhkan banyak detail untuk mencapai gambar akhir yang realistis. Pilih Flat sebagai tampilan dan jaga Highlight pada 100%.

Step03_CreateMesh

Langkah 3

Sekarang seharusnya Anda sudah memiliki jaring kasar (rough mesh), ditambah salinan foto untuk referensi. Jika Anda belum melakukannya, ubah warna layer menjadi sesuatu yang lebih mudah dilihat. Saya memilih merah, karena foto saya didominasi biru. Warna default biru muda di illustrator akan mudah hilang.

Step04.1_Arrange
Step04.2_LayerOptions

Langkah 4

Dengan menggunakan foto asli (yang Anda salin sebelumnya) sebagai referensi, mulailah menyesuaikan poin-poin itu dengan Direct Selection tool, memutar handle di sekitar tepi awan untuk menghilangkan bentuk persegi yang jelas. Jika jaring awal terlihat terlalu pixel atau berbentuk kotak, undo dan mulai lagi, kali ini tambahkan lebih banyak baris dan kolom. Kerjakan hal ini di sekitar shape awan, sempurnakan saat Anda melakukannya. Ini hampir seperti proses memahat, di mana Anda pergi dari masse yang general ke detail yang lebih halus.

Step05_StartMesh

Langkah 5

Setiap anchor point memiliki warna yang ditugaskan padanya. Semakin dekat handle ke titik mana pun, semakin dekat warnanya ke titik itu. Pikirkan titik tersebut sebagai pusat gradien radial yang amorf (tidak jelas bentuknya). Jika Anda menarik handle lebih dekat ke titik, ada transisi warna yang lebih tiba-tiba antara titik di sebelahnya.

Anda dapat mengontrol tampilan tepi dengan menggunakan dua titik yang berdekatan bersamaan satu sama lain. menggerakkan dua poin berdekatan akan menghasilkan tepi yang lebih keras. Menyeret handle poin lebih dekat atau menjauh akan menyempurnakan tepi tempat kedua warna bertemu.

Step06_Transitions

Langkah 6

Setelah Anda memiliki bentuk awan yang kasar, saatnya untuk pekerjaan detail. Ini tips yang bagus. Buka panel Navigator (Window > Navigator), dan seret keluar sebesar yang Anda inginkan. Karena Navigator selalu mengapung di atas artboard, Anda dapat memperbesar di mesh Anda, dan mengamati perubahan yang Anda buat di Navigator. Ini menghemat Anda dari keharusan memperbesar (zoom in) dan memperkecil (zoom out) hanya untuk melihat apa yang telah Anda lakukan.

Step07_Screen-Setup
Step07.1_MeshZoom

Langkah 7

Sekarang pekerjaan yang membosankan dimulai. Serius, ini bisa memakan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Benar-benar tidak ada jalan lain jika Anda menginginkan realisme tingkat tinggi dengan Gradient Mesh. Awan adalah hal objek yang tidak mudah. Anda dapat berimprovisasi sedikit dengan bagian tepinya, kontras tepi yang lebih jelas dengan bentuk tipis, dan itu akan tetap terlihat seperti awan. Menggunakan metode panel Navigator, tetap terus menyesuaikan titik-titik mesh.

Di area di mana Anda membutuhkan detail yang lebih baik, tambahkan poin menggunakan Mesh Tool (U). Add Point adalah kekeliruan. Saat Anda menambahkan titik, Anda sebenarnya menambahkan garis baru ke mesh, yang beberapa titiknya dapat disesuaikan secara mandiri. Saat Anda mengklik garis mesh horizontal, garis vertikal baru akan muncul, dan sebaliknya. Garis mesh ini (atau yang lainnya) dapat dihapus dengan menahan tombol Alt sambil mengklik dengan Mesh Tool.

Step08_MeshTool
Step08.1_AddPoints

Langkah 8

Berhati-hatilah untuk tidak menambahkan begitu banyak mesh point yang menghalangi Anda. Jika garis tumpang tindih, atau jika kurva terlalu tajam, ujung-ujungnya akan kikuk dan kasar.

Step09_HardEdges
Step09.1_MessedUp

Kesimpulan

Ini bukanlah kursus menggambar, dan hanya mereka yang memiliki pelatihan dan pengalaman formal akan dapat mencapai hasil yang benar-benar realistis. Seseorang harus membawa kekuatan pengamatan dan penilaian artistik untuk menghadapi subjek yang begitu kompleks. Namun diharapkan, melalui tutorial ini, Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang Gradient Mesh, dan akan terus berlatih! Gambar akhir ada di bawah ini atau Anda dapat melihat versi yang lebih besar dari gambar akhir di sini.

Step00_Final+Outline

Berlangganan Vectortuts+ RSS Feed untuk mendapatkan informasi terbaru tentang tutorial dan artikel vektor.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.