Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Typography
Design

Bagaimana Membuat Sebuah Film Noir- Terinspirasi dari Tipografi Masih dalam Photoshop dan Ilustrator

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sittiana Ana (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Penjahat bayangan, detektif tangguh, wanita misterius- ini adalah material dari film noir (sebuah film yang ber genre film kriminal atau fiksi yang mempunyai karakteristik sinisme, fatalisme, dan ambiguitas moral), film bergenre yang menjadi inspirasi tutorial ini. Film noir, yang paling terkait dengan drama misteri dan kejahatan yang diproduksi pada tahun 1940an, biasanya menampilkan sinematografi yang sangat kontras, hitam-putih, dramatis.

Gaya tipografi yang berbeda juga muncul dari genre ini, terlihat pada kartu judul, atau bingkai yang menampilkan judul film di awal sebuah film. Judul-judul ini dilukis dengan tangan, seringkali dalam gaya tiga dimensi, dan dibuat sedemikian rupa sehingga sering mencerminkan gaya pencahayaan dan bayangan yang digunakan dalam film itu sendiri. Anda dapat melihat beberapa contoh dalam kategori Film Noir dari Koleksi Judul Film.

Seperti Jonathan Howells di Graphic Definer menjelaskan:

"Artis staf studio yang sebagian besar tidak terkontaminasi yang menciptakan komposisi tipografi ini adalah perancang renaisans desain grafis sejati, yang tidak hanya melukis latar belakang yang indah [dan] menciptakan potret bintang, namun dengan cara anonim mereka sendiri, melahirkan tipografi baru yang lucu. Gaya tipoografi bergambar selamanya terkait dengan noir."

Untuk tutorial ini, kami akan membuat kartu judul noir yang terinspirasi dari kartu berjudul di Photoshop dan Illustrator, menggabungkan fotografi klasik, tekstur, dan font digital asli untuk meniru tampilan tipografi yang tampak gelap dan terang dari era noir klasik.

Saya akan membuat sebuah kartu untuk sebuah film yang aktual, And Then There Were None (1945), berdasar novel misteri dari Agatha Christie dengan judul uang sama. Jangan ragu untuk ikut serta, buat tipografi untuk film klasik favorit Anda (atau modern), atau buatlah judul Anda sendiri.

Sebelum memulai, pastikan untuk memeriksa pemilihan font retro dan paket tekstur pada GraphicRiver untuk proyek bergaya vintage Anda sendiri

Apa Yang Anda Akan Butuhkan

Apa yang kamu perlukan Anda ingin mendownload dan / atau menyimpan sumber daya ini sebelum memulai sehingga Anda dapat mengerjakan langkah-langkah tutorial dengan lebih mudah:

1. Bagaimana untuk Mempersiapkan Dokumen Anda di Photoshop

Buka dokumen baru dan set dimensinya menjadi 1000 px dengan 750 px.

new Photoshop document

2. Bagaimana Menggabungkan Foto-Foto ke Adegan Tunggal

Suasana gelap dan tidak menyenangkan adalah kunci tampilan film noir, jadi ada baiknya untuk memilih foto-foto yang membantu Anda untuk mencapai suasana itu. Di dalam film And Then There Were None, film itu diambil  dari pulau perkebunan yang terisolasi dimana delapan orang (tidak ada diantara mereka saling mengenal) diundang oleh kenalan yang kaya untuk menghabiskan akhir pekan mereka di pulau itu. Ketika mereka sampai, tidak hanya pemandu mereka hilang, akan tetapi kejadian misteri lainnya mulai terjadi. Jadi, kita akan bekerja dengan foto-foto yang mengatur pemandangan pulau yang penuh badai.

Langkah 1

Pergi ke File > Place dan cari foto 1. Seret sudut foto untuk membuat lebarnya sama dengan lebar kanvas Anda (pastikan untuk menahan Shift saat Anda melakukannya untuk mempertahankan dimensi foto itu).

placing photo 1

Langkah 2

Pertama, kita perlu merubah foto-foto ini dari berwarna menjadi hitam dan putih. Pilih Adjustments dari panel Anda atau pergi ke  Window > Adjustments untuk menariknya. Pilih Black & White (Pastikan kotak Tint di bagian atas tidak tercentang) dan sesuaikan slide warna sesuai dengan keinginan Anda.

converting photo to black and white

Langkah 3

Tempatkan foto 2 dan sejajarkan dengan tebing di foto pertama. Kita akan menghilangkan langit dan air di gambar ini selanjutnya.

placing photo 2

Dengan foto 2 yang masih dipilih, pergi ke  Layer > Rasterize > Smart Object agar dapat diedit sepenuhnya.

Langkah 4

Perbesar menjadi 100% untuk melihat pekerjaan Anda lebih baik, kemudian pilih Quick Selection Tool (diakses dengan meng klik –tahan pada Magic Wand Tool).  Di dalam toolbar yang muncul di bagian atas layar pastikan semua sampel layer tidak tercentang.

Kemudian,dengan ukuran brush yang cukup kecil (punya saya, saya tetapkan di 8), klik dan seret brush sepanjang rumah dan tebing sampai area itu dikelilingi garis putus-putus berkedip.

quick selection tool

Pergi ke Select > Inverse (dimana akan memilih segala sesuatu di luar area bergaris) dan tekan Delete—Anda akan diitinggalkan dan hanya bersisa rumah dan tebing. Batalkan pilihan semuuanya dengan menekan Control/Command-D.

Langkah 5

Pilih Eraser Tool; kita akan menggunakannya melembutkan dan menyatukan dengan tepi foto kedua. Pilih salah satu brush Soft Mechanical dalam Photoshop (saya mnggunakan ukuran 45 piksel) dan ubah Opacity menjadi 50%. Seret brush sepanjang bagian bawah dan sisi foto yang dipotong untuk membuatnya nampak seperti bagian dari gambar latar belakang pertama. Anda harus mengakhirinya dengan sesuatu seperti ini:

blending with eraser tool

Langkah 6

Langkah terakhir kita untuk menggabungkan foto-foto adalah menambahkan beberapa awan dramatis ke tempat kejadian. Untuk itu, letakkan foto 3 dan perbesar ukurannya sehingga batas tidak lagi terlihat di kanvas Anda. Gunakan Rectangular Marquee Tool untuk memilih atas foto, turun ke garis horison, dan hapus sisanya.  (Pilih > Inverse > Delete).

cropping photo with marquee tool

Langkah 7

Tekan Control/Command-D untuk membatallkan semua pilihan. Sekarang Anda bisa melihat sebbagian gambar yang menjadi dasar, gunakan gambar itu sebagai rujukan untuk mengatur suasana si gambar ketiga. Ulangi langkah ke 2 untuk mengatur warna.

black and white photo adjustment

Langkah 8

Klik kanan pada layer nama di panel Layers dan pilihlah Rasterize Layer, dan kemudian gunakan Eraser Tool lagi untuk melunakkan dan memadukan tepi bawah foto berawan. Mulai dengan menghapus secara tebing yang bersisa di foto (dengan brush (siikat) Anda dengan kegelapan 100%) dan kemudian beralih ke kegelapan 50% untuk melunakkan tepinya.

Untuk pencmpuran lebih jauh dan tampilan yang lebih gelap dan lebih mengeriikan , selesaikanlah dengan membuka Layer > Layer Style > Blending Options dan pilihlah Multiply dari menu Blend Mode drop-down.

blending options

Kolase Foto Akhir Anda harus menyerupai gambar berikut:

photo collage

3. Bagaimana Menambahkan Tekstur di Latar Belakang Gambar

Anda Sekarang setelah kita menyusun gambar latar untuk menentukan lokasi tipografi kita, kita akan menambahkan beberapa tekstur dan bayangan sehingga jenisnya akan semakin menonjol.

Langkah 1

Tekan Command-Option-Shift-E pada Mac atau Control-Alt-Shift-E pada PC untuk menggabungkan semua lapisan yang ada ke dalam satu lapisan baru. Ini melindungi semua pekerjaan layer Anda sehingga Anda dapat kembali dan mengubahnya jika Anda mau, tapi juga menggabungkan semua foto menjadi satu sehingga kami dapat mengatasinya sebagai satu gambar.

Sekarang, dengan layer baru yang dipilih, buka Filter > Texture > Grain dan pilih Vertical dari menu drop-down Grain Type. Tetapkan Intensitas ke 3 dan Kontras ke 5, atau bereksperimen dan sesuaikan dengan keinginan Anda.

applying grain filter

Langkah 2

Tempatkan gambar tekstur dan tarik pegangan atas dan bawah sehingga mengisi keseluruhan kanvas; Itu akan menutupi foto latar belakang untuk saat ini.

Gunakan Blur Tool pada ukuran besar, sekitar 300 px dengan Strength 50%, untuk menghaluskan dan menghilangkan bagian tengah tekstur yang lebih ringan.

Kemudian beralih ke Burn Tool, dengan ukuran sikat sekitar 150, mengatur Range to Midtones dan Exposure menjadi 40% (Protect Tones harus dipilih). Sikat di sekitar tepi gambar ke arah tengah untuk memperpanjang area vignet (atau area gelap dan gelap di sekitar tepinya) sedikit lebih jauh. Anda harus berakhir dengan sesuatu seperti ini:

using blur tool and burn tool

Langkah 3

Tujuan dari tekstur ini adalah untuk menggelapkan seluruh foto sedikit dan menambahkan tampilan yang lebih gelap.  Ini akan membantu tipografi putih kita lebih menonjol. Jadi sebagai sentuhan terakhir, kami akan mengurangi kecerahan dan kontras sebelum kami melapisinya dengan foto kami dengan opsi pencampuran.

Buka panel Adjustment dan pilih Brightness/Contrast. Kurangi Brightness menjadi sekitar -60 dan Kontras sampai sekitar -50. Seperti yang Anda lihat, ini menunjukkan dan menyinari keseluruhan tekstur, itulah yang kita inginkan.

adjusting texture brightness and contrast

Langkah 4

Akhirnya, pergi ke Layer > Layer Style > Blending Options. Pilih Hard Light sebagai Blend Mode.

texture blending options

Dan begitulah: latar belakang gelap dan misterius untuk kartu nama film noir Anda. Sekarang, ke tipografi itu!

4. Cara Membuat Tipografi Gaya Vintage

Ketika merancang untuk referensi era tertentu, salah satu cara terbaik untuk menetapkan jangka waktu secara visual adalah melalui pilihan jenis huruf Anda. Yang saya pilih untuk tutorial ini semuanya didasarkan pada atau disalin dari gaya yang digunakan pada awal hingga pertengahan 1900an.

Beberapa tempat bagus untuk mencari font retro atau vintage gratis adalah kategori Retro dan Historical Font Squirrel (gratis untuk digunakan), 1001 Fonts 'Decade and Yesteryear categories (gratis untuk penggunaan pribadi atau komersial), dan Lost Type Co-Op (gratis/Bayar apa yang Anda inginkan untuk penggunaan pribadi).

Langkah 1

Pertama, kita perlu menempatkan teks kita sebelum menerapkan efek 3D. Ada dua cara untuk mendekati bagian ini:

  1. Jika Anda menggunakan Photoshop CS6 atau CC, Anda dapat menempatkan teks Anda langsung di Photoshop dan menggunakan fungsi 3D Extrusion.
  2. 2. Jika Anda menggunakan versi Photoshop sebelumnya atau hanya ingin bekerja dengan tipe Illustrator seperti yang saya lakukan, Illustrator memiliki perangkat 3D yang mudah digunakan.

Saya akan mendemonstrasikan metode Illustrator sehingga siapapun bisa ikut serta. Untuk memulai, buka dokumen baru di Illustrator dengan ukuran yang sama dengan dokumen Photoshop Anda (1000 x 750 px). Ambil tangkapan layar latar belakang Anda di Photoshop atau simpan sebagai file dan letakkan di dokumen Illustrator Anda-ini hanya untuk referensi dalam menempatkan tipografi.

Langkah 2

Di Illustrator, kunci layer gambar latar belakang Anda dan buat layer baru. Di layer baru, ketik judul film Anda di ruang kosong tempat langit berada. Jika Anda mengikuti dengan desain ini:

Setiap bagian teks terhuyung-huyung melintasi halaman untuk lebih mengisi panjang papan tulis.

placing title in Illustrator

Langkah 3

Jika suka, tambahkan beberapa sentuhan akhir, seperti tanda kutip di sekitar judul. Anda bisa menemukan font yang dilengkapi dengan chunky mark (saya menggunakan Anchor Jack) atau menggambar sendiri dengan Pen Tool.

Anda juga bisa menambahkan beberapa teks di bagian bawah untuk mengimbangi komposisi. Beberapa fitur umum untuk kartu judul adalah nama pengarang jika film didasarkan pada sebuah buku atau cerita pendek, nama studio film atau produser (misalnya A Paramount Pictures Production), atau sebuah pernyataan hak cipta.

typesetting in Illustrator

5. Bagaimana Menambahkan Efek 3D ke Teks Anda di Illustrator

Langkah 1

Pilih semua bagian judul Anda, termasuk tanda petik jika Anda memilikinya. Abaikan teks sekunder untuk saat ini. Buka Effects > 3D > Extrude & Bevel. Di jendela yang muncul, pilih kotak centang Preview di sebelah kanan. Dengan mengklik dan menyeret kubus di tengah jendela, Anda dapat memanipulasi kemiringan dan rotasi dari judul Anda. Anda bisa melihat setting yang saya jalani dengan dibawah ini:

3D extrude effect

Anda juga dapat bereksperimen dengan Extrude Depth, yang memiliki efek terbesar pada bagaimana huruf 3D terlihat: semakin besar jumlahnya, semakin jauh huruf Anda akan terbentang kembali ke angkasa. Aku duduk di kedalaman 38.

Langkah 2

Untuk kontrol yang lebih besar lagi atas penampilan judul Anda, klik tombol More Options di sebelah kanan. Di sana, Anda akan menemukan pilihan untuk menyesuaikan pencahayaan pada objek 3D Anda, yang akan membantu mereka terlihat lebih dramatis dan realistis.

Anda dapat menambahkan lebih banyak sumber cahaya dengan mengklik tombol New Light (opsi tengah di bawah bola) dan mengubah lokasinya dengan menyeret sekitar titik putih di bola, yang mewakili sumber cahaya. Selama Preview dipilih, Anda akan dapat melihat efek dari pengaturan ini pada pekerjaan Anda.

3D text effect

Bersenang-senanglah bereksperimen sampai Anda mendapatkan hasil yang Anda sukai. Anda selalu bisa menutup jendela dan memulai lagi jika keadaan tidak terkendali.

Langkah 3

Gunakan opsi Extrude & Bevel yang sama untuk memberi teks sekunder efek 3D yang lebih halus, lebih mirip bayangan daripada full-on 3D.

3D text shadow

Sebelum meninggalkan Illustrator, salin semua teks Anda dengan menyeret kursor Anda ke sekeliling artboard dan tekan Command/Control-C.

6. Cara Texturize Tipografi Anda di Photoshop

Langkah 1

Beralih ke dokumen Photoshop yang ada. Tekan Command/Control-V untuk menempelkan tipografi Anda, dan di jendela Paste As yang muncul, pilih Smart Object dan tekan OK. Ubah ukuran dan reposisi jika diperlukan.

Langkah 2

Pertama kita ingin melembutkan tipografi sedikit, membuatnya sedikit kurang tajam dan terlihat digital. Dengan layer Vector Smart Object baru yang memiliki teks di dalamnya, tekan Command/Control-J untuk membuat salinannya. Klik semua ke layer salinan dan seretlah ke bawah  teks layer asli Anda.

Buka Filter > Blur > Radial Blur dan set Amount ke 30 and the Blur Method ke  Zoom; tekan OK.

applying radial blur

Langkah 3

Kembali ke panel Layers dan kurangi Opacity dari layer yang kabur menjadi 40%. Proses ini menambahkan kabur sedikit dan efek yang hampir bersinar, mirip dengan kualitas yang Anda lihat di film-film lama.

reducing layer opacity

Langkah 4

Sebagai sentuhan akhir, kami akan menambahkan beberapa tekstur pada tipografi. Tempatkan file tekstur butir film dan ukurkan untuk mengisi keseluruhan kanvas Anda. Sekarang masuk ke Layer > Create Clipping Mask. Ini akan menjepit tekstur ke layer  di bawahnya (lapisan tipografi kami). Ini akan terlihat sedikit lucu sampai kita menerapkan pilihan blending pada langkah selanjutnya.

applying clipping mask to texture

Langkah 5

Buka Layer > Layer Styles > Blending Options. Pilih Overlay sebagai Blend Mode dan kurangi Opacity menjadi 45%. Anda akan melihat tepi huruf-huruf abu-abu sekarang memiliki tekstur yang bagus dan kasar.

texture blending options

Langkah 6

Dengan lapisan tekstur butir film yang masih dipilih, masuk ke Adjustments > Brightness/Contrast dan klik tombol di bagian bawah jendela yang terlihat seperti dua lingkaran yang tumpang tindih. Ini akan menerapkan penyesuaian hanya pada lapisan yang Anda pilih daripada keseluruhan dokumen. Ubah Brightness ke -15 dan Kontras menjadi 35 untuk memberi tekstur lebih kontras.

adjusting texture contrast

Kerja bagus! Ini kartu nama jadi kami:

film noir title card

Dan tampilan tipografi yang dekat:

film noir typography final

Dan Itu adalah Sebuah Bungkus

Saya harap Anda bersenang-senang menjelajahi tipografi klasik dari film noir-dan telah mengambil beberapa teknik bagus untuk melakukan manipulasi foto dasar, tekstur, dan tipografi 3D. Seperti biasa, jangan ragu untuk membagikan bagaimana proyek Anda ternyata atau mengajukan pertanyaan di bagian komentar. Selamat mendesain!

film noir title card display
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.