1. Design & Illustration
  2. Autumn

Bagaimana Membuat Pola Pohon Musim Gugur Dengan Mudah Dalam Adobe Illustrator

by
Read Time:7 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Baru-baru ini saya berpergian ke Dataran Tinggi Skotlandia. Penuh dengan gunung, lembah dan pohon. Di pertengahan musim gugur (autumn) (atau "fall", tergantung istilah di tempatmu), daun-daun berubah...pada kecepatan yang berbeda, warna yang berbeda, dan itu sama sekali cantik. Tutorial ini terinspirasi dari situ.

Dalam tutorial ini, saya akan menunjukkanmu bagaimana membuat sebuah pola pohon musim gugur yang mudah dalam Adobe Illustrator. Itu dibuat dari dua bentuk... lingkaran dan segiempat. Itu bebas dari Pen Tool, dan saya akan menjelaskan semuanya dari pengukuran hingga warna, sehingga ini ideal untuk pemula.

Jika kamu mencari pola vector premium yang sudah jadi, kamu dapat menemukannya di GraphicRiver. Ada beberapa pola musim gugur menakjubkan yang tersedia.

1. Bagaimana Membuat Pohon Dasar

Langkah 1

Mari kita mulai dengan membuat bentuk pohon dasar. Itu dibuat dari dua bentuk: sebuah lingkaran untuk daun, dan segiempat untuk pohon. Bentuk lingkaran menggunakan Ellipse Tool (L). Klik pada kanvas sekali dan kotak pop-up akan muncul. Atur Width ke 60 px dan Height ke 60 px.

Lalu klik pada kanvas dengan Rectangle Tool (M). Dalam kotak pop-up, atur Width ke 8 px dan Height ke 60 px.

Create the two shapesCreate the two shapesCreate the two shapes

Langkah 2

Kamu mungkin menyadari bahwa bentuk itu tidak saling menimpa. Mari kita selaraskan dengan akurat. Kamu dapat melakukan ini dengan menggunakan panel Align. Jika itu tidak muncul, pergi ke Window > Align.

Dengan menggunakan Selection Tool (V), pilih kedua bentuk itu. Lalu, dalam panel Align, klik pada tombol Horizontal Align Center. Ini akan membawa batang ke posisi pusat kumpulan daun dari pohon sederhana kita.

Align the shapesAlign the shapesAlign the shapes

Langkah 3

Jika kamu seperti saya, batangmu tidak dalam posisi vertikal. Ini dapat diubah secara manula, entah menggunakan tombol panah atau dengan memilihnya lalu menggerakkan ke atas atau ke bawah. Jika kamu memilih metode terakhir, maka saya menyarankanmu untuk mengaktifkan Smart Guides (Control-U). Ketika kamu menggunakan ini, itu membiarkanmu untuk memindahkan bentuk, jalur dan titik ke obyek lainnya atau titik pusat. Jadi di sini saya menyeleraskan puncak batang ke posisi tengah pohon.

Secara tidak sengaja menggesernya dari pusat horizontal? Gunakan panel Align lagi dengan Horizontal Align Center untuk memperbaikinya.

Move the trunk into placeMove the trunk into placeMove the trunk into place

2. Bagaimana Membuat Style Pohon Yang Berbeda

Langkah 1

Hutan jarang memiliki pohon yang semua jenisnya sama, jadi dengan pikiran itu, saya akan membuat dua jenis pohon lainnya. Saya melakukan ini dengan memodifikasi lingkaran. Pertama, pilih pohonmu dan Copy (Control-C) dan Paste (Control-V) dua kali.

Saya sekarang memiliki tiga pohon. Yang satu akan saya biarkan apa adanya, dan dua lainnya akan dimodifikasi.

Duplicate the treesDuplicate the treesDuplicate the trees

Langkah 2

Untuk modifikasi pertama, saya akan menggunakan Free Transform Tool (E).

Ketika saya memilih lingkaran, itu akan memiliki kotak transform di sekitarnya. Tarik titik bagian tengah sekitar 30 px. Sekarang saya memiliki sebuah bentuk pohon baru. Simpel!

Stretch the circleStretch the circleStretch the circle

Langkah 3

Untuk modifikasi kedua, saya akan menggunakan Direct Selection Tool (A).

Ini berkerja mirip dengan Selection Tool, namun itu dapat digunakan untuk menyeleksi titik individu atau jalur dalam sebuah shape. Dalam hal ini, saya akan menyeleksi titik paling atas dari pohon ketiga kita. Ketika kamu melakukan ini, handelbar akan muncul di titik yang kamu pilih dan titik pada sisi, seperti yang ditunjukkan di bawah.

Select the top pointSelect the top pointSelect the top point

Lalu, dengan tombol panah pada keyboard, tarik titik ini ke atas untuk membuat bentuk seperti telur. Ini menyelesaikan pohon ketigamu!

Eggy tree anyoneEggy tree anyoneEggy tree anyone

3. Bagaimana Menambahkan Warna Ke Pohon

Langkah 1

Pilih ketiga pohonmu dan Copy (Control-C) dan Paste (Control-V) berurutan. Ini memberikanmu enam pohon untuk mengisinya dengan semua warna musim gugur!

Saya akan menggunakan warna dalam RGB Swatch default dalam Adobe Illustrator. Jika saya tidak memiliki ini, saya akan membuat daftar Hex code untuk kamu gunakan.

Pertama-tama, saya memilih semua bentuk dan mengganti warna stroke ke #534741. Garis tepi hitam terlalu keras untuk komposisi ini.

Kemudian, saya mengisi batang dengan bayangan yang lebih cerah, #998765.

Filling the trunksFilling the trunksFilling the trunks

Langkah 2

Untuk warna daun, saya akan menggunakan spektrum musim gugur lengkap, dari oranye gosong hingga hijau subur. Dari kiri ke kanan, warnanya adalah:

  • #f15a24 / oranye gosong
  • #fbb03b / oranye pucat
  • #fcee21 / kuning
  • #d9e021 / kuning-hijau
  • #8cc63f / hijau muda
  • #39b54a / hijau subur
Add colours to the treesAdd colours to the treesAdd colours to the trees

4. Bagaimana Menyiapkan Bentuk Untuk Pola

Langkah 1

Saya memilih tiap pohon, baik daun dan batang, dan melakukan Group bersama-sama (Control-G). Ini membuatnya mudah dipindahkan ketika nanti kamu menyeleksinya.

Grouping the treesGrouping the treesGrouping the trees

Langkah 2

Saya lalu memindahkan tiga pohon di bawah yang lainnya. Ini membuat ruang default yang lebih kecil untuk dikerjakan ketika kamu menggunakan panel Pattern Options. Ngomong-ngomong...

Moving the treesMoving the treesMoving the trees

5. Bagaimana Menggunakan Mode Pattern Options

Langkah 1

Pilih seluruh enam pohon, lalu pergi ke Object > Pattern > Make. Kamu akan mendapatkan popup menginfokan bahwa polamu akan secara otomatis ditambahkan ke panel Swatches; klik OK.

Kamu akan disajikan dengan panel Pattern Options yang memiliki variasi pengaturan, obyek yang terpilih dan panel Layers dengan hanya obyek yang dipilih.

Mari kita mengubah polanya, oke?

Pattern Options panelPattern Options panelPattern Options panel

Langkah 2

Pertama saya akan menamai pola itu dengan "Autumn Pattern". Saya mengganti Tile Type ke Brick by Column. Saya cenderung menghindari menggunakan pola Grid karena itu tampak terlalu mendasar. Ini tentu saja sebuah preferensi pribadi, dimana saya menemukan pola tersusun lebih menarik, jadi silahkan memilih Tile Type manapun yang kamu suka.

Saya mengganti Overlap ke Bottom in Front secara vertikal. Dengan melakukan ini, batang pohon harus selalu berada di belakang tiap pohon yang overlapping di depan.

Renaming Overlap and Tile TypeRenaming Overlap and Tile TypeRenaming Overlap and Tile Type

Langkah 3

Seperti yang saya katakan dalam tahap sebelumnya, ketika saya mengatur ulang pohon ke dalam dua baris, ruang yang diambil shape menciptakan sebuah ruang default untuk Pattern Options. Ini membantu memberi saya ide seberapa banyak ruang yang saya perlukan untuk mengerjakan pola saya.

Area yang diambil shape ini adalah 202 x 256 px (kamu dapat melihat ini pada dua screenshot sebelumnya). Bagaimana pun juga, ada banyak ruang putih, jadi saya ingin mengisi itu. Jadi apa yang saya lakukan adalah mengurangi Width dan Height sekitar 50 px. Atau karena saya menyukai angka bulat, saya mengatur Width ke 150 px dan Height ke 200 px. Ini memberikan saya ruang yang lebih sempit untuk dikerjakan.

Lalu, dengan Selection Tool (V), gerakkan pohonmu di sekitar untuk membuat pola acak yang kamu sukai.

Reduce the pattern size and move your trees aroundReduce the pattern size and move your trees aroundReduce the pattern size and move your trees around

Langkah 4

Dalam mode Pattern Options, kamu dapat memodifikasi bentuk yang telah kamu punya: apapun dari warna hingga dimensi bentuk, dalam hal ini, Stroke Weight. Saya memilih semua bentuk dan mengganti Stroke Weight ke 2 pt dalam panel Stroke. Ini membantu menenkanmu tampilan kartun / sederhana pada pola.

Changing the stroke weightChanging the stroke weightChanging the stroke weight

Langkah 5

Kamu dapat juga menambahkan dan mengurangi bentuk dalam mode Pattern Options.

Untuk mengisi beberapa ruang putih, saya akan menambahkan titik-titik kecil debu, atau tekstur tanah jika kamu ingin tampilannya lebih cantik. Saya melakukan ini dengan Ellipse Tool (L). Berikan itu warna yang sama dengan garis tepimu (#534741) dan buat dimensi 4 x 4px.

Adding dirtAdding dirtAdding dirt

Langkah 6

Saya lalu menduplikasikan titik / lingkaran ke dalam group tiga dan memposisikannya sepanjang ruang putih dan di sisi tiap batang.

Ketika kamu selesai, klik Done pada bagian atas layar. Ini akan menyimpan polamu.

Adding more dirtAdding more dirtAdding more dirt

6. Bagaimana Menggunakan Pola Yang Baru Dibuat

Jadi kemana perginya polamu? Kamu akan menyadari itu ketika kamu keluar dari mode Pattern Options, kamu kembali ke hanya enam pohon yang kamu buat sebelumnya.

Pola ini akan disimpan secara otomatis dalam panel Swatches. Untuk menggunakannya, atur fill ke polamu dan gambarkan sebuah bentuk. Di situ kamu akan memiliki polamu!

Using your patternUsing your patternUsing your pattern

Keluarkan Latte Labu Pedas Itu, Sekarang Musim Gugur!

Panel Pattern Options adalah salah satu tambahan baru Adobe Illustrator favorit saya. Kesenangan dapat dimainkan dengan pengaturannya, bahkan dengan bentuk dasar. Saya harap saya telah memperkenalkanmu beberapa tool, dan saya senang melihat hasilmu dari latihan ini dalam kolom komentar.

Final patternFinal patternFinal pattern
One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads