Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Adobe InDesign

Cara Membuat Tipografi Kartu Valentine di Adobe InDesign

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sittiana Ana (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Ingin mengesankan seseorang di hari Valentine ini? Kartu yang terinspirasi dari surat yang unik ini memiliki suasana romantis bergaya kuno yang sulit dilewati. Ini adalah tutorial yang baik untuk mengembangkan atau meningkatkan keterampilan desain cetak, bahkan jika anda benar-benar seorang pemula.

Kami akan memakai Adobe InDesign untuk membuat desain kartu, dan kami juga akan melihat cara mengekspor desain sebagai PDF kualitas cetak yang siap dicetak.

Mencari sesuatu yang sedikit lebih sesuai untuk hari Valentine?  Anda bisa mendapatkan berbagai macam template kartu pada Envato Elements dan GraphicRiver.

Bersiap untuk romansa? Ayo!

Apa yang Anda Perlukan untuk Mendesain Kartu Anda

Begitu pula dengan mengakses Adobe InDesign, anda juga perlu mengunduh berkas gambar dan font berikut:

Simpan gambar ke sebuah folder yang dapat ditemukan dengan mudah, dan pasang berkas font ke sistem anda. Setelah selesai, anda siap memulai mendesain kartu Valentine anda.

1. Cara Mengatur Kartu Anda InDesign

Langkah 1

Buka InDesign dan pilih File > New > Document

Biarkan Intent diset ke Print dan hapus centang Facing Pages box. Atur Width halaman ke 5 inci dan Height ke 7 inci

Atur Top dan Bottom Margins ke 1.0625 inci, dan Left and Right Margins to 0.875 inci. Tambahkan Bleed of 0.25 inci ke semua tepi halaman, dan kemudian klik OK

new document
new document

Langkah 2

Bentangkan panel Layers (Window > Layers) dan klik ganda pada titel Layer 1. Ganti nama layer ini dengan Background dan klik OK

Klik tombol Create New Layer di bawah panel dan ganti namanya sebagai Type

Buarlah dua layer baru lagi, layer pertama Details dan layer terakhir Overlay

layers

Kunci semua layer kecuali Background, dan klik layer di atas layer untuk mengaktifkannya.

locked layers

Langkah 3

Perluas panel Swatches (Window > Color > Swatches). Dari sini, anda bisa membuat palet warna contoh CMYK lengkap untuk digunakan di desain anda. 

Pilih New Color Swatch dari menu panel kanan atas yang menurun ke bawah dan buat contoh CMYK berikut, klik Add dan OK each time:

  • Forest Green: C=77 M=45 Y=100 K=48
  • Peppermint: C=63 M=13 Y=39 K=1
  • Orange: C=0 M=66 Y=67 K=0
  • Mustard: C=21 M=24 Y=81 K=5
  • Pink: C=6 M=42 Y=12 K=0
  • Cream: C=0 M=5 Y=27 K=0
  • Ochre: C=13 M=85 Y=87 K=3
  • Purple: C=43 M=95 Y=25 K=16
  • Off-White: C=0 M=0 Y=13 K=0
swatches

Langkah 4

Dengan layer Background yang masih aktif, pilih Rectangle Frame Tool (F) dan tarik ke sepanjang halaman, diperluas hingga tepi halaman di sisi sebelah kiri, dan tepi sisi atas, kanan dan bawah. 

Buka File > Place, arahkan ke paper texture gambar yang telah anda unduh dan klik Open. Biarkan gambar memenuhi keseluruhan bingkai. 

paper texture

Langkah 5

Ganti ke Rectangle Tool (M) dan tarik ke sepanjang halaman, tiru ukuran dan posisi bingkai gambar di bawah. Dari panel Swatches, atur Stroke Color menjadi [None] dan Fill Color menjadi Off-White

off-white

Dengan bentuk persegi panjang yang telah terpilih, buka Object > Effects > Transparency dan turunkan Opacity menjadi 75%, sebelum klik OK

transparency

2. Cara Merencanakan Tipografi pada Kartu Anda

Langkah 1

Kunci layer Background dan buka layer di atasnya, Type

Dengan rulers yang nampak (View > Show Rulers), tarik penunjuk ke bawah dari ruler atas ke posisi Y 2.47 inci, dan kedua menjadi 2.8 inci

Turunkan dua penujuk lagi menjadi 4.2 inci dan 4.53 inci, untuk membuat rangkaian total empat penunjuk. 

guides

Langkah 2

Pilih Type Tool (T) dan tarik ke halaman untuk membuat bingkai teks di sudut kanan atas yang ditandai dengan margin. 

Tulis ‘V’, dan baik itu dari panel Controls berjalan bersamaan bagian atas workspace atau panel Character (Window > Type & Tables > Character), atur Font menjadi Mr Darcy, Ukuran 142 pt

v text

Langkah 3

Buatlah bingkai teks kedua di sisi kanan pertama dan ketik 'A', atur Font menjadi Jacques Francois, Ukuran 137 pt. Tindih baris dasar huruf-hurufnya pada barisan peunjuk utama.

a text

Buat bingkai teks lagi, dengan huruf dan font seperti berikut:

‘L’ in Lovato Light, Ukuran 167 pt.

l text

Pindah ke baris kedua dan atur huruf ‘E’ dengan font Lovato Light, ukuran 162 pt.

e lovato

‘N’ dengan font Mr Darcy, ukuran 160 pt.

n text

‘T’ dengan font Naive Inline, ukuran 136 pt.

t text

Pada baris ketiga, atur ‘I’ dengan font Naive Inline, ukuran 135 pt.

naive inline

‘N’ dengan font Jacques Francois, ukuran 140 pt.

jacques francois

Dan terakhir atur ‘E’ dengan font Brixton Regular, ukuran 145 pt.

brixton font

Langkah 4

Setelah anda puas dengan posisi dan susunan huruf-hurufnya, tarik mouse untuk memilih semua bingkat teks, dan buka Type > Create Outlines

create outlines

Ini akan menciptakan versi teks yang tervektorisasi, yang mana anda bisa mengukur dan menambah efek coretan lebih nyaman. 

vector text

Langkah 5

Terapkan contoh Mustard di Fill and Stroke pada huruf pertama, 'V'. 

mustard color

Perluas panel Stroke (Window > Stroke), dan atur Weight menjadi 1 pt. Pilih Right Slant Hash dari menu menurun Type. Ini akan memberikan sedikit tekstur di tepi huruf, memberi tampilan yang kurang digital. 

stroke

Langkah 6

Selagi bekerja dengan huruf-huruf, terapkan warna yang berbeda-beda dari panel Swatches pada desain anda, begitu pula dengan pengaturan coretan Right Slant Hash yang sama untuk setiap huruf. 

green color
text color
orange

3. Cara Menambah Detail Ekstra pada Desain Tipografi

Langkah 1

Anda bisa menciptakan panah yang saling menyilangkan beberapa huruf pada desain anda, menciptakan efek yang romantis dan bergaya. 

Pilih Line Tool (\) dan tahan Shift, tarik dari kiri ke kanan melewati 'A. Dari panel Stroke atur Weight menjadi 3 pt dan ubah Cap ke Round Cap. Pilih Pink untuk Stroke Color

pink line

Langkah 2

Gunakan Pen Tool (P) untuk menggambar kepala panah kecil di sisi kiri baris, atur Fill menjadi Pink

arrow head

Buatlah garis diagonal kecil menggunakan Pen Tool atau Line Tool ke arah ujung kanan panah. 

pen tool

Copy dan Paste barisnya beberapa kali untuk menciptakan bulu di ujung panah. 

feathers

Pilih semua bulu dan Klik-Kanan > Group, sebelum menyalin dan menempel. Klik-kanan di grup yang sudah tertempel dan pilih Transform > Flip Vertical

flip vertical

Pindahkan ke posisi yang berlawanan dengan bagian bawah tepi panah 

flipped feathers

Langkah 3

Klik-kanan > Group semua elemen panah bersamaan, sebelum menuju ke Object > Effects > Transparency. Atur Mode menjadi Multiply

multiply

Klik Drop Shadow di menu sisi kiri panel. Atur Effect Color (dengan mengklik persegi yang berwarna) menjadi Pink, dan buat bayang-bayang halus dan lembut dengan mengubah opsi di windows sampai anda puas. 

effect color

Klik OK untuk keluar dari window. 

Langkah 4

Edit > Copy, Edit > Paste panah beberapa kali, posisikan salinannya di atas barisan kedua dan ketiga huruf-huruf tersebut seperti yang ditunjukkan di bawah. 

Gunakan panel Swatches untuk mengubah warna elemen yang menghiasi setiap panah. 

swatches panel

Langkah 5

Kunci layer Type dan buka layer di atasnya, Details

Sekarang anda bisa mulai menambah detail aneh di setiap huruf, seperti titik-titik dan baris, untuk menciptakan efek bergaya sirkus. 

Gunakan Ellipse Tool (L) untuk menambah polka dot di bagian atas serif, seperti yang telah saya kerjakan di sini dengan huruf 'V'. 

ellipse tool

Ganti ke Pen Tool (P) untuk menambah baris warna yang besar ke huruf-huruf dengan dasar yang lebih tebal, seperti 'A' di deretan atas. 

pen tool

Gunakan Line Tool (\) dan Ellipse Tool (L) untuk menciptakan garis titik kecil di beberapa huruf yang lebih ramping, seperti 'L'...

line tool

...‘E’ dan ‘T’ di deretan kedua, dan ‘I’ di deretan ketiga. 

lines

Gunakan Pen Tool (P) untuk menciptakan bentuk menyerupai kompas di beberapa huruf yang tersisa, seperti contoh di bawah ini. 

diamond shape
diamond
shape details

Langkah 6

Sebagai sentuhan akhir, kita bisa menambah tekstur hamparan di halamannya, untuk memperhalus tampilan tipografi dan memberi keseluruhan kartu gaya vintage yang lebih banyak. 

Kunci layer Details dan buka layer atas Overlay.

Gunakan Rectangle Frame Tool (F) untuk menciptakan frame gambar di sepanjang halaman, perluaskan hingga hanya tepi halaman di sisi kiri. 

paper overlay

Dengan bingkai gambar yang telah dipilih, buka Object > Effects > Transparency. Pilih Multiply dari menu Mode dan turunkan Opacity menjadi 25%

multiply
text effect

4. Cara Mengembangkan Kartu Anda ke Desain yang Bisa Dicetak

Anda telah menyelesaikan karya seni untuk bagian depan kartu anda—kerja bagus! Untuk mengubahnya ke format yang dapat dicetak, kita sekarang akan lihat bagaimana mengembangkan desain tersebut menjadi kartu yang bisa dilipat dengan bagian luar dan sisi interior.

Langkah 1

Simpan salinan karya anda dengan membuka panel Pages (Window > Pages) dan tarik ikon Page 1 ke tombol Create New Page di bagian bawah panel, gandakan halaman.

Geser ke Page 2 untuk mengerjakan layoutnya. 

Pilih Page Tool (Shift-P) dan klik ke halaman untuk memilihnya. Di bagian atas panel Controls tulis 10 inci untuk Width (‘W:’), untuk menggandakan lebar halaman. 

Buka semua layer, pilih semua elemen yang berada di halaman tersebut dan geser ke atas untuk ditempatkan di sisi kanan halaman, seperti yang ditunjukkan di bawah. 

page tool

Langkah 2

Kunci layer Type and Details layers, dan kemudian tarik mouse ke halaman untuk memilih semua elemen yang berada di layer Background and Overlay

Edit > Copy, Edit > Paste, dan pindahkan salinan di sisi atas halaman. 

overlay layer

Langkah 3

Kembali ke panel Pages dan tarik icon Page 2 ke bawah pada tombol Create New Page untuk menggandakannya. 

Bekerja di Page 3, pilih semua elemen yang berada di layer OverlayDetails and Type, dan hapus semuanya. 

Anda bisa mengurangi Opacity dari persegi panjang berwarna yang berada di layer Background (Object > Effects > Transparency) juga, untuk memberi sedikit lebih banyak tekstur kertas yang ada di bawahnya. 

paper texture

Langkah 4

Di sisi kanan halaman, gunakan Type Tool (T) untuk membuat bingkai teks, dan ketik pesan Valentine anda di bagian dalam kartu. Pastikan ia ditengahkan tepat di sebagian kartu. 

Gunakan variasi font dan warna untuk tampilan yang tidak biasa. 

text inside

Anda juga bisa Copy dan Paste panah dari Page 2 untuk menghiasi pesan anda, menempatkannya di atas dan bawah teks.

arrows
inside of card

Langkah 5

Setelah kartu anda dikembangkan, anda sekarang siap mengekspor karya anda untuk dicetak!

Buka File > Export, dan pilih Adobe PDF (Print) dari menu Format. Beri nama yang bisa diingat pada file tersebut (contoh 'Valentine's Card_for Print'), dan klik Save

Pada window yang terbuka, pilih [Press Quality] dari menu Preset di bagian atas. Di bawah bagian Pages cek Range, dan atur rentang halaman menjadi 2-3

press quality

Klik Marks and Bleeds pada menu sebelah kiri. Cek All Printer’s Marks dan Use Document Bleed Settings, dan klik Export

marks and bleeds
pdf for print

Kesimpulan: Kartu Valentine yang telah Selesai

Kartu anda telah selesai dan siap dicetak. Selamat! Sang penerima kartu akan senang dengan kartu Valentine yang didesain spesial. 

Seperti halnya dengan menciptakan kartu vintage yang bagus, kami juga telah memperoleh keterampilan desain cetak yang berharga disepanjang pelajaran tutorial ini. Anda sekarang mengetahui cara membuat template kartu ucapan di InDesign, cara memformat tipografi ke standar tinggi dan cara menyiapkan karya untuk pencetakan profesional.

Ingin inspirasi kartu Valentine lebih banyak? Anda bisa menemukan berbagai macam pilihan template kartu yang mudah disunting pada Envato Elements dan GraphicRiver.

final card design
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.