Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
  1. Design & Illustration
  2. Global Influences

Bagaimana Membuat Pola Terinspirasi Tradisional Rumania Dalam Adobe Illustrator

by
Read Time:13 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Tutorial hari ini sedikit spesial, karena saya akan menunjukkan bagaimana membuat sesuatu berdasarkan pola dekoratif jahitan tangan dari Rumania.

Tutorial itu sendiri akan bergantung penggunaan Rectangle Tool dalam kolaborasi dengan Pixel Preview Mode untuk membuat sebuah penanda buku khusus, yang nantinya akan kamu cetak dan gunakan.

Tentang Sejarah dan Kebudayaan

Sebelum kita mulai, saya ingin memberitahumu sedikit tentang sejarah karya seni yang akan kita buat ulang.

Sebagai seorang berkebangsaan Rumania, awal-awal tahun hidup saya selalu tertarik ke dalam apa yang disebut sebagai seni kerajinan tangan tradisional.

Ibu saya, seorang desainer pakaian wanita, selalu tertarik pada penggunaan elemen yang terinspirasi dari wilayah yang berbeda dalam negara.

Ayah saya, yang terlahir dari sebuah desa kecil, selalu menginginkan saya melihat bagaimana hidup berputar dan mengalir secara berbeda di pinggiran kota dibandingkan dengan kota besar, jadi dalam misinya dia menunjukkan hal-hal yang menjadi bagian dirinya dalam keluarga: pakaian, karpet dan sendal yang dibuat tangan dan benar-benar berbeda dari apa yang akan kamu pakai hari ini.

Walaupun saya tidak akan membayangkan diri saya memakai item-item seperti itu, saya selalu tertarik pada pola rumit yang dijahit oleh wanita tua ke dalam kain yang dipakai oleh seluruh anggota keluarga, pola-pola yang nantinya menjadi simbol bagi daerah adiministratif Rumania yang berbeda.

Dari sudut pandang historis, arkeologis telah menemukan bagian-bagian seni dekoratif yang berumur lebih dari 6.000 tahun yang lalu, memancarkan cahaya pada apa yang sekarang dianggap sebagai bagian penting dalam hidup, mentalitas, dan kepercayaan orang-orang yang hidup selama periode itu.

Melalui garis-garis ini, masyarakat Rumana telah membuat sebuah seni yang telah diubah hari ini menjadi sebuah elemen turistik yang penting, dengan ribuan orang dari seluruh dunia melewati atau la Dimitrie Gusti's National Village Museum untuk menyaksikan kecantikannya.

Romanian traditional pattern painted eggsRomanian traditional pattern painted eggsRomanian traditional pattern painted eggs

Pola yang telah saya pilih untuk dibuat ulang berasal dari daerah Muscel, berlokasi di wilayah Muntenia, dan paling banyak digunakan dalam abad ke-19. Style yang digunakan dalam wilayah tersebut berdasarkan pada garis lurus yang membentuk motif geometris, dan warna yang lebih gelap dan lebih dingin (hitam, merah, dan nantinya ungu dan hijau).

Layak disebutkan bahwa tergantung pada umur orang yang mengenakan pakaian itu, pola dan warna disesuaikan sehingga indikator sosial ini dapat dicerminkan melalui mereka. Orang yang lebih muda akan memiliki warna yang lebih cerah dan pola yang kurang rumit, sementara tetua akan memakai yang lebih gelap dan lebih rumit.

Segmen yang saya ambil sedikit disesuaikan oleh tangan saya sendiri untuk memberikan sentuhan akhir, dimana saya merasa bahwa pola memerlukan bagian pemisah antara bagian atas dan bawah.

Sekarang saya akan memberikan proses tahap demi tahap dalam membuat ulang pola ini dengan menggunakan beberapa tool dan fungsi dasar dalam Adobe Illustrator.

1. Mempersiapkan Dokumen

Dengan menganggap kamu telah menjalankan Illustrator, buat sebuah Dokumen Baru (File > New) dengan pengaturan sebagai berikut:

  • Number of Artboards: 1
  • Width: 120 px (1.67 in)
  • Height: 600 px (8.33 in)
  • Units: Pixels

Dan dari tab Advanced:

  • Color Mode: CMYK
  • Raster Effects: High (300 ppi)
  • Align New Objects to Pixel Grid: dicentang
setting up a new documentsetting up a new documentsetting up a new document

Wow, tunggu sebentar. Apakah saya baru saja membuat dokumen untuk dicetak dan mengatur Units ke pixels? Yup, saya baru saja melakukan itu. Mengapa, kamu mungkin penasaran? Yah, karena pola yang akan kita buat berdasarkan pada bentuk persegi, yang lebih mudah untuk diposisikan setelah kita memanfaatkan mode Pixel Preview. Juga, saya telah mengubah dimensi Artboard saya dari inches ke px, sehingga jangan khawatir tentang permasalahan perubahan ukuran setelah dicetak.

2. Mempersiapkan Layers

Pergi ke panel Layers dan buat dua layer, beri nama sebagai berikut:

  1. name
  2. pattern
layering our documentlayering our documentlayering our document

3. Membuat Pola

Setelah kita mempersiapkan dokumen dan memberi layer, kita dapat mulai membangun pola sebenarnya.

Langkah 1

Posisikan dirimu pada layer pola, pastikan untuk mengunci yang lainnya, dan buat persegi 4 x 4 yang akan kita warnai dengan merah (#E94849). Dengan menggunakan panel Transform, pilih dan kemudian tempatkan obyek yang baru saja kita buat dengan menggunakan koordinat ini:

  • X: 60 px
  • Y: 524 px
positioning our patterns base elementpositioning our patterns base elementpositioning our patterns base element

Langkah 2

Masuki mode Pixel Preview, dengan pergi ke View > Pixel Preview (Alt-Control-Y), dan kemudian lakukan zoom in pada persegi kecil kita.

Sekarang bagian tersulitnya. Karena pola itu sendiri dibuat dari jumlah persegi kecil yang cukup banyak, kita akan harus membuat baris dasar obyek ini, yang akan kita lakukan copy dan paste, dengan memposisikan tiap duplikat baris lebih dekat ke atas. Seiring kita melakukannya, saya akan memberitahumu tepatnya persegi mana yang perlu kamu hapus untuk mendapatkan pola yang benar.

Jadi pilih persegi original kita, dan buat tujuh salinan ke kiri dan tujuh lainnya ke kanan, dengan menyeret ke kiri atau ke kanan sembari menahan Alt. Setelah kamu memiliki 15 obyek itu, pilih mereka, dan kemudian salin ke Clipboard (Control-C).

creating the base row of elements for the patterncreating the base row of elements for the patterncreating the base row of elements for the pattern

Langkah 3

Sebelum buat membuat baris kedua, kita perlu menghilangkan persegi ketiga dari kiri, dan ketiga dari kanan, dan yang ketujuh dari kedua sisi. Cukup pilih mereka dan tekan Delete.

adjusting the first row of the patternadjusting the first row of the patternadjusting the first row of the pattern

Langkah 4

Buat baris kedua cukup dengan melakukan pasting (Control-V) dan pindahkan ke atas baris pertama.

creating the patterns second row of elementscreating the patterns second row of elementscreating the patterns second row of elements

Langkah 5

Sesuaikan salinan dengan menghapus persegi kedua dan keempat dari tiap sisi, dan tiga di tengah.

adjusting the second row of the patternadjusting the second row of the patternadjusting the second row of the pattern

Langkah 6

Buat baris duplikat ketiga dengan menggunakan proses yang sama dalam pasting dari Clipboard (Control-V), dan kemudian menghilangkan persegi ketiga dan kelima dari tiap sisi.

adjusting the third row of the patternadjusting the third row of the patternadjusting the third row of the pattern

Langkah 7

Untuk baris keempat, hapus persegi keempat dan keenam.

adjusting the fourth row of the patternadjusting the fourth row of the patternadjusting the fourth row of the pattern

Langkah 8

Untuk baris kelima, kita perlu menghilangkan persegi nomor lima dan tujuh.

adjusting the fifth row of the patternadjusting the fifth row of the patternadjusting the fifth row of the pattern

Langkah 9

Pada baris keenam, kita perlu menghapus persegi nomor dua, tiga dan enam dari tiap sisi dan satu di tengah.

adjusting the sixth row of the patternadjusting the sixth row of the patternadjusting the sixth row of the pattern

Langkah 10

Setelah kamu membuat baris ketujuh, hapus persegi ketiga dan ketujuh dari kedua sisi kiri dan kanan.

adjusting the seventh row of the patternadjusting the seventh row of the patternadjusting the seventh row of the pattern

Langkah 11

Seperti yang dapat kamu lihat, pola kita secara perlahan namun pasti membuat bentuk, dengan menciptakan lompatan berulang dalam memposisikan persegi kecil itu. Karena pada titik ini kita memiliki bagian yang lebih besar sehingga kita dapat gunakan untuk menyederhanakan prosesnya, kita cukup akan menyalin (Control-C) semuanya yang telah kita buat hingga titik ini, kemudian paste in place (Control-F), dan kemudian membalikkan obyek secara horizontal (klik kanan > Transform > Reflect > Horizontal), pastikan untuk memindahkannya pada bagian atas baris nomor tujuh (yang terakhir kali kita buat).

duplicating the bottom start section of our patternduplicating the bottom start section of our patternduplicating the bottom start section of our pattern

Langkah 12

Setelah bagian besar pola pertama kita dibuat, kita dapat melakukan group (Control-G) dan kemudian menduplikasikannya dengan menarik sambil menahan tombol Alt, dan memposisikan salinan hanya dengan satu baris (4 px) menuju yang original, sehingga bagian atas baris original berada di bawah baris bawah duplikat (saya telah menandai overlay menggunakan segitiga merah semi transparan).

Kita melakukan ini karena dekorasi tengah pada pola berbentuk persegi, yang memaksa kita melapisi salinan agar pas.

duplicating the base section of the patternduplicating the base section of the patternduplicating the base section of the pattern

Langkah 13

Setelah membuat bagian bawah pola kita, pilih dan lakukan group elemennya (Control-G) dan kemudian buat salinan (Control-C > Control-F) dan posisikan menuju bagian atas Artboard kita menggunakan koordinat berikut:

positioning the top section of our patternpositioning the top section of our patternpositioning the top section of our pattern

Ilustrasimu harusnya tampak seperti berikut.

basic pattern lookbasic pattern lookbasic pattern look

Langkah 14

Karena bagian atas pola kita lebih panjang daripada bagian bawah, kita perlu mengulang trik yang sama dalam menduplikasikan sembari menahan Alt, dan kemudian menekan Control-D (mengulang) sekali untuk membuat dua salinan lagi (saya telah mewarnai salinan dalam bayangan sedikit lebih gelap sehingga kamu dapat melihatnya lebih baik).

creating the taller top section patterncreating the taller top section patterncreating the taller top section pattern

Kamu seharusnya sekarang memiliki sesuatu seperti ini.

pattern almost finishedpattern almost finishedpattern almost finished

Langkah 15

Setelah kita membuat pola, kita perlu menambahkan beberapa sentuhan akhir sehingga itu tampak lebih atraktif. Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengurus pola strip sisi.

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M) buat sebuah persegi lebih kecil ukuran 2 x 2 px, warnai itu menggunakan cat merah yang sama (#E94849) dan posisikan itu pada sisi kiri bawah bagian pola bawah, pada jarak 4 px.

creating the base element for the side patterncreating the base element for the side patterncreating the base element for the side pattern

Langkah 16

Buat persegi 2 x 2 px lainnya, dan posisikan itu menuju bagian kanan atas bentuk yang telah dibuat sebelumnya.

creating the second element for the side patterncreating the second element for the side patterncreating the second element for the side pattern

Langkah 17

Buat persegi yang lebih besar 4 x 2 px, sejajarkan itu dengan sisi kiri bawah persegi bawah yang lebih kecil menggunakan panel Align.

positioning the third element of the side patternpositioning the third element of the side patternpositioning the third element of the side pattern

Langkah 18

Sesuaikan bentuk yang telah dibuat sebelumnya dengan melakukan dobel klik pada itu untuk memasuki Isolation Mode (klik kanan > Isolate Selected Path), dan dengan menggunakan Direct Selection Tool (A) pilih anchor point sisi kanan, dengan memindahkan mereka ke atas sebesar 2 px.

Jika kamu mematikan Pixel Preview kamu harusnya memiliki sesuatu seperti ini.

basic preview of the side pattern elementbasic preview of the side pattern elementbasic preview of the side pattern element

Tip singkat: coba untuk terbiasa masuk dan keluar mode Pixel Preview (Alt-Control-Y) dimana itu membantumu mendesain dengan akurasi yang lebih tinggi, seperti yang kamu dapat lihat dengan tepat apa yang diisi pada ruang itu.

Langkah 19

Lakukan group pada tiga obyek yang dibuat sebelumnya, dan kemudian buat sebuah salinan dan posisikan itu menuju bagian atas tengah pada pola yang lebih besar.

positioning the two elements for the side pattern blendpositioning the two elements for the side pattern blendpositioning the two elements for the side pattern blend

Langkah 20

Pilih elemen atas dan bawah, dan kemudian buat sebuah campuran antara keduanya untuk mengisi ruang kosong dengan pergi ke Object > Blend > Blend Options. Di sini kamu akan melihat sebuah pop-up yang menanyakan jenis Blend apa yang ingin kamu buat. Kita perlu mengaturnya ke Specified Steps dan masukkan 23 di dalam kotak input nilai.

setting up the blend for the side patternsetting up the blend for the side patternsetting up the blend for the side pattern

Tip singkat: Jika kamu tidak pernah berkerja dengan blend, kamu hendaknya tahu bahwa setelah kamu mengatur Blend Options kamu perlu pergi ke menu Object > Blend sekali lagi dan memilih Make agar blend itu terbentuk.

side pattern finished using blend toolside pattern finished using blend toolside pattern finished using blend tool

Langkah 21

Karena paduan itu pada dasarnya adalah sebuah garis, kita perlu memperluasnya dengan memilih dan kemudian pergi ke Object > Expand dan mencentang baik Object dan Fill di dalam kotak pop-up.

Tahap ini bukanlah keharusan namun lebih seperti preferensi pribadi, karena saya selalu lebih suka mendapatkan semua elemen diatur sebagai obyek.

expanding the side pattern blendexpanding the side pattern blendexpanding the side pattern blend

Langkah 22

Salin pola pada sisi kiri ke kanan bagian tengah pola yang lebih besar dan posisikan itu pada jarak yang sama yaitu 2 px.

positioning the right side patternpositioning the right side patternpositioning the right side pattern

Langkah 23

Selesaikan bagian bawah pola kita dengan menambahkan dua garis 4 x 100 px pada tiap sisi pola zigzag, dan posisikan mereka 2 px dari situ.

bottom pattern section finishedbottom pattern section finishedbottom pattern section finished

Langkah 24

Salin elemen bawah sisi pola zigzag dan buat dua salinan, yang akan kita sejajarkan dengan sisi bawah dan atas dekorasi yang lebih panjang.

positioning the blend elements for the top section side patternpositioning the blend elements for the top section side patternpositioning the blend elements for the top section side pattern

Langkah 25

Pilih obyek atas dan bawah dan kemudian buat Blend lainnya, namun kali ini gunakan 71 untuk Specified Steps. Buat paduan, perluas itu dan kemudian buat duplikat dan posisikan itu pada sisi kanan pusat pola.

top pattern section wide side patternstop pattern section wide side patternstop pattern section wide side patterns

Langkah 26

Tambahkan dua garis 4 x 292 px pada tiap sisi sehingga desain kita tetap menampilkan kesinambungan.

patterns finishedpatterns finishedpatterns finished

Langkah 27

Melihat pola kita selesai, kita perlu menambahkan bagian atas, tengah dan bawah pada itu. Masuk ke mode Pixel Preview, dan dengan menggunakan Rectangle Tool (M) buat sebuah obyek 92 x 4 px dan posisikan itu menuju bagian atas pola kita, pada jarak 4 px menggunakan panel Align.

positioning the first element of the top section delimiterpositioning the first element of the top section delimiterpositioning the first element of the top section delimiter

Langkah 28

Tambahkan obyek yang sedikit lebih kecil ukuran 84 x 2 px, dan posisikan itu 2 px dari yang sebelumnya.

positioning the second element of the top section delimiterpositioning the second element of the top section delimiterpositioning the second element of the top section delimiter

Langkah 29

Buat sebuah pola diamond dengan menggambar delapan persegi kecil ukuran 4 x 4 px, yang akan kita putar pada sudut 45° (pilih > klik kanan > Transform > Rotate > 45), dan kemudian lakukan group ke dalam bagian kiri dan kanan, dengan memposisikan elemen dalam pada jarak 2 px dari satu ke lainnya. Tambahkan persegi ukuran 8 x 8 px, putar itu dalam cara yang sama dengan persegi yang lebih kecil, dan kemudian tempatkan di tengah baik secara horizontal dan vertikal dengan dua group. Pilih semua sembilan obyek diamond, dan pastikan untuk membuat jarak 2 px dari garis terdekat di bawahnya.

positioning the diamond shaped objectspositioning the diamond shaped objectspositioning the diamond shaped objects

Tip singkat: kamu mungkin telah menyadari bahwa setelah kamu memasuki mode Pixel Preview, obyek yang diputar tampak kabur. Itu karena anchor point tidak menempel pada pixel grid lagi dikarenakan proses rotasi. Untuk memperbaiki ini, cukup pisahkan mereka, dan dengan menggunakan Direct Selection Tool (A) pilih dan pindahkan tiap anchor ke perpotongan grid terdekat.

adjusting the diamond shaped objectsadjusting the diamond shaped objectsadjusting the diamond shaped objects

Langkah 30

Pilih dua garis bawah di bawah pola diamond, dan salin mereka (Control-C) dan kemudian paste di tempat (Control-F). Pastikan untuk memindahkan duplikat menuju bagian atas bentuk diamond, pantulkan secara horizontal (klik kanan > Reflect > Horizontal). Setelah kamu melakukan ini, pilih garis atas dan bawah dan pola dalam diamond dan lakukan group pada semuanya (Control-G).

top section delimiter finishedtop section delimiter finishedtop section delimiter finished

Langkah 31

Buat salinan obyek yang telah dilakukan grouping sebelumnya (Control-C > Control-F) dan posisikan itu di bawah bagian pola pada jarak 4 px.

positioning the bottom section delimiterpositioning the bottom section delimiterpositioning the bottom section delimiter

Langkah 32

Pindahkan menuju bagian tengah yang tetap berada di antara dua bagian pola dekoratif kita, dan buat dua segiempat 92 x 2 px, posisikan mereka 4 px dari bagian pola atas dan bawah.

positioning the smaller name delimiterspositioning the smaller name delimiterspositioning the smaller name delimiters

Langkah 33

Tambahkan dua segiempat lainnya ukuran 92 x 4 px, dan posisikan masing-masing 2 px dari yang telah dibuat sebelumnya.

positioning the taller name delimiterspositioning the taller name delimiterspositioning the taller name delimiters

Langkah 34

Dengan menggunakan Direct Selection Tool (A), pilih dan salin (Control-C) obyek berbentuk diamond ukuran besar, ratakan salinan ke kiri dan lainnya ke kanan segmen garis yang baru saja kita buat, untuk memastikan mereka berada di tengah baik secara horizontal dan vertikal.

positioning the diamond shaped objects onto the name zonepositioning the diamond shaped objects onto the name zonepositioning the diamond shaped objects onto the name zone

Pada titik ini ilustrasi kita hampir selesai. Yang perlu kita lakukan adalah menambahkan nama (namamu sendiri) dengan menggunakan font yang khusus kita pilih, dan kita bisa melanjutkan.

illustration without name appliedillustration without name appliedillustration without name applied

4. Menambahkan Sentuhan Tambahan Pada Penanda Buku Tradisional Kita

Karena project berada di sekitar membuat sesuatu yang pribadi yang setiap dari kamu dapat gunakan sebagai alat praktek, langkah terakhir proses kita melibatkan menempatkan namamu pada bagian muka penanda buku. Saya telah secara hati-hati memilih font khusus yang perlu kamu download dan instal untuk menyelesaikan project kecil ini.

Nama font-nya adalah ArhaicRegular dan itu dapat  didownload dari dafont.com.

Dengan mengasumsikan kamu telah memuat font ke dalam mesinmu, buka layer nama, dan dengan menggunakan Type Tool (T) klik dimanapun dan mulai menulis. Ketik namamu sendiri, dan kemudian ganti font ke ArhaicRegular, atur Font Size ke 14 pt. Pilih teks dan kemudian ratakan ke tengah menggunakan pilihan panel atas Paragraph, ubah warna ke #6B6B6B.

Terakhir, posisikan teks di antara group dua baris (yang dengan obyek berbentuk diamond pada tiap sisi).

type settingstype settingstype settings

Cetak!

Itu saja! Jika kamu mengikuti tutorial ini tahap demi tahap, kamu harusnya sekarang memiliki penanda buku unik siap untuk dicetak. Kamu juga telah mempelajari sesuatu tentang asal mula seni dekoratif Rumania, dan proses yang dilibatkan dalam membuat ulang itu menggunakan Adobe Illustrator.

One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads