Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Fan Art

Cara Membuat Set Alat Tulis Untuk Sekolah Xavier Untuk Anak Muda Berbakat

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:
This post is part of a series called X-Men Week.
How to Create the X-Men Character Gambit in Adobe Illustrator
How to Use Adobe Fuse to Create a Superhero Reference

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Professor X tidak menulis suratnya menggunakan alat tulis tua. Tutorial ini akan menunjukkan kamu cara membuat sebuah set alat tulis yang cocok untuk pemimpin X-Men, dan akan mengajari kamu cara membawa tampilan desain datar modern pada kepala surat dan kartu nama untuk Sekolah Xavier Untuk Anak Muda Berbakat.

Untuk tutorial ini, yang cocok bagi para pemula, kamu akan memerlukan akses ke Adobe InDesign, Adobe Illustrator, dan Adobe Photoshop.

Sedang mencari set alat tulis yang mudah diedit? Telusuri kumpulan besar template cetak yang sedang tren di Envato Market.

Siap memulai? Bagus, ayo kita lakukan!

1. Membuat Logo Sekolah

Logo X-Men sangat ikonik, namun bagian ‘X’ dalam garis tepi lingkaran telah terlihat memiliki banyak penafsiran ulang di dalam komik dan film. Di sini, kita akan membuat sebuah versi logo yang memiliki tampilan datar yang sedang tren, dengan sedikit tekstur bergaya vintage yang akan tampak bagus pada alat cetakan alat tulis.

Langkah 1

Buka Adobe Illustrator.

Fitur utama dari logo yang ikonik ini adalah huruf ‘X’ dengan proporsi sempurna. Sebuah ‘X’ yang simetris sempurna ternyata sulit ditemukan; namun saya telah mendapatkan pilihan yang nyaris sempurna di dalam jenis huruf Intro, yang memiliki kemiripan dengan jenis huruf grafis bergaya Futura.

Download dan install Intro dan kembali ke dokumen Illustrator.

Pilih Type Tool (T), buat sebuah frame teks baru dan ketikkan ‘X’ dalam huruf besar. Atur Font menjadi Intro dan Font Color menjadi Black.

intro font

Dengan memilih teks, pilih Type > Create Outlines, untuk mengubah X menjadi bentuk vector yang bisa diedit.

create outlines

Langkah 2

Pilih Scissors Tool (C) dan potong bentuk ‘X’ pada dua titik tengahnya, di sisi kiri dan kanan bentuk, untuk membuat bentuk yang terbelah dua.

cut shape

Hapus separuh bawah bentuk supaya hanya meninggalkan bentuk ‘v’ atas.

deleted shape

Edit > Copy bentuk yang tersisa ini dan Edit > Paste.

Control-Klik (Mac) atau Klik Kanan (Windows) > Transform > Reflect untuk membalikkan hasil tempelan bentuk ‘v’ untuk membuat bentuk ‘v’ terbalik.

pasted shape

Posisikan hasil tempelan bentuk di bawah aslinya, untuk membuat sebuah bentuk ‘X’ utuh lagi. Dengan melakukan ini, kamu telah memastikan bahwa ‘X’ simetrs sempurna.

Pilih kedua bagian bentuk ‘X’ dan pilih Object > Path > Join untuk menggabungkan dua bagian tersebut secara bersama.

paths joined
vector x

Langkah 3

Pilih Ellipse Tool (L) dan, dengan menahan Shift, tarik ke bagian lain pada artboard. Atur Fill Color menjadi Black.

circle

Posisikan bentuk ‘X’ di atas lingkaran, yang membuat itu sepenuhnya di tengah, dan memungkinkan tepi ‘X’ sedikit melewati tepi lingkaran, seperti yang ditunjukkan di bawah. Sesuaikan Fill Color ‘X’ menjadi White.

shape and circle

Langkah 4

Dengan memilih kedua lingkaran dan ‘X’, pilih Window > Pathfinder. Dari seleksi icon Pathfinders, pilih Trim.

pathfinder trim

Sekarang kamu telah memotong ‘X’, yang meninggalkan hanya bentuk hitam di bawah.

finished vector

Ini akan menjadi logo dasar kita, yang sekarang bisa kita tambahkan tekstur dengan menggunakan Photoshop...

Langkah 5

File > Save As dokumen Illustrator sebagai file AI dan sembunyikan Illustrator. Buka Adobe Photoshop dan buat dokumen baru. File > Place file vector AI ke dalam kanvas.

Untuk membuat sebuah logo versi tekstur bergaya mesin cetak, kita perlu membawakan sebuah gambar tekstur. Gambar arang retak atau beton retak akan tampak bagus. Coba gambar arang atau beton retak ini dari Envato Market.

File > Place gambar tekstur pilihanmu ke dalam layer baru di dalam dokumen Photoshop.

Dengan memilih layer tekstur, tekan Command-Shift-U untuk Desaturate layer warna.

Tambahkan layer Levels Adjustment (dapat diakses dari bagian bawah panel Layers), dan mainkan posisi slider.

levels

Coba untuk meningkatkan jumlah hitam dan putih, yang membuat lebih banyak elemen keras di dalam texture.

texture image

Langkah 6

Pilih layer logo AI, dan tambahkan Layer Mask.

Lalu pilih layer tekstur dan tekan Command-A pada keyboard untuk memilih semua dalam layer, lalu tekan Command-C untuk Copy.

Matikan visibilitas layer tekstur dan kemudian Alt-Klik icon thumbnail Layer Mask. Kamu sekarang bisa mengedit konten Layer Mask.

Tekan Command-V untuk Paste tekstur.

layer mask

Keluar dari Layer Mask dengan mengklik dimana pun dalam panel Layers Photoshop.

Logo kamu mungkin akan tampak sangat pucat, karena semua bagian hitam pada tekstur dirender sebagai buram. Kamu bisa membalikkan efek untuk membuat itu lebih gelap.

pale texture

Untuk melakukan ini, pilih Window > Properties. Dari panel Properties, dan dengan memilih Layer Mask, klik tombol Invert di bagian kanan bawah panel.

properties invert
texture effect

Langkah 7

Untuk membuat efek sedikit lebih gelap, buat duplikat layer logo asli dengan menariknya ke tombol Create New Layer di bagian bawah panel Layers.

create new layer

Pertama-tama pilih File > Save As dan simpan file sebagai Photoshop (psd).

Lalu pilih File > Save As lagi, dan pilih Photoshop EPS dari pilihan Format. Pastikan gambar disimpan dengan latar belakang transparan. Atur nama file menjadi ‘Final Logo_Texture.eps’.

Langkah 8

Kembali ke file logo Illustrator, dan pilih logo versi vector asli. Copy dan Paste ke dalam dokumen Illustrator baru.

Tambahkan swatch CMYK baru ke panel Swatches (Window > Swatches), dengan nilai C=17 M=100 Y=96 K=7.

Sesuaikan Fill Color logo dari Black menjadi swatch Red.

vector in red

Simpan dokumen sebagai file AI baru, dengan ‘Red’ sebagai tambahan di dalam nama file.

Langkah 9

Buka jendela Explorer (Windows) atau Finder (Mac) dan arahkan ke file Photoshop (psd) yang kamu simpan dalam Langkah 7, di atas.

Salin dan buat duplikat file di dalam folder yang sama. Namai ulang file dengan ‘Red’ di dalam nama file.

Buka file psd baru dalam Photoshop.

Klik kanan (Windows) atau Control-Klik (Mac) pada tiap salinan file logo AI di dalam panel Layers, dan pilih Replace Contents. Pilih file logo AI red dan ganti.

finished red logo

File > Save As gambar tekstur sebagai file Photoshop EPS, dengan latar belakang transparan, dan beri nama file ‘Final Logo_Texture_Red.eps’.

2. Membuat Template Kepala Surat

Langkah 1

Untuk saat ini, tinggalkan Photoshop dan Illustrator. Buka Adobe InDesign.

Pilih File > New > Document.

Atur Intent menjadi Print dan Number of Pages menjadi 6. Matikan pilihan Facing Pages.

Pilih Letter dari menu drop-down Page Size (yang setara 215.9 mm x 279.4 mm). Atur Margins menjadi 13 mm pada semua sisi, dan tambahkan Bleed sebesar 3 mm pada semua tepi halaman.

new document window

Klik OK untuk membuat dokumen baru.

new document

Langkah 2

Tampilkan panel Layers (Window > Layers) dan dobel klik pada nama default Layer 1. Namai ulang Paper Texture.

Lalu klik pada tombol Create New Layer di panel bawah. Namai ulang layer baru ini Paper Background.

Buat dua layer baru tambahan, bernama Watermark dan, di bagian atas tumpukan, Content.

content layer

Kunci semua layer kecuali layer bawah, Paper Texture.

paper texture layer

3. Mendesain Kepala Surat

Langkah 1

Download gambar tekstur kertas, seperti yang satu ini dari Envato Market. Saya memilih untuk terlebih dahulu sedikit mencerahkan gambar dalam Photoshop untuk membuatnya tampak sedikit kurang abu-abu, namun ini sepenuhnya pilihan.

Di dalam dokumen InDesign, dan tetap pada Page 1, pilih Rectangle Frame Tool (F) dan tarik ke halaman untuk membuat sebuah frame yang melebar sepanjang keseluruhan halaman, hingga tepi bleed.

Pilih File > Place dan pilih gambar tekstur kertas. Klik pada tombol Fill Frame Proportionally di bagian atas panel Controls untuk mengisi frame dengan gambar.

paper texture

Langkah 2

Kembali ke panel Layers dan kunci layer Paper Texture. Buka kunci layer berikutnya, Paper Background.

paper background layer

Buka panel Swatches (Window > Color > Swatches) dan klik pada tombol New Swatch. Dobel klik pada swatch baru untuk membuka jendela Swatch Options.

Beri nama swatch Cream dan atur Type menjadi Process dan Mode menjadi CMYK. Geser slider menjadi C=4 M=5 Y=6 K=0. Klik OK.

cream swatch

Langkah 3

Pilih Rectangle Tool (M) dan tarik pada halaman untuk membuat sebuah bentuk dengan ukuran yang sama seperti persegi panjang yang ada pada layer di bawah.

Atur Fill Color menjadi Cream.

cream rectangle

Lalu pilih Object > Effects > Transparency dan atur Mode menjadi Multiply. Kurangi Opacity menjadi 95%, untuk membawa melalui tekstur gambar kertas di bawah.

multiply
paper texture brought through

Langkah 4

Kunci layer Paper Background dan buka kunci layer Watermark.

Pilih Rectangle Frame Tool (F) dan tarik pada halaman untuk membuat frame bujur sangkar besar. Pilih File > Place dan pilih file ‘Final Logo_Texture.eps’, yaitu versi hitam dari logo tekstur. Posisikan gambar secara baik di dalam frame.

placed logo in black

Dengan memilih frame, pilih Object > Effects > Transparency dan atur Mode menjadi Multiply. Kurangi Opacity menjadi 3% untuk membuat sebuah efek watermark.

multiply
finished watermark

Langkah 5

Kembali ke panel Layers dan kunci layer Watermark dan buka kunci layer atas, Content.

content layer

Buat sebuah swatch CMYK Process dari panel Swatches, beri nama Red dan atur nilainya menjadi C=17 M=10 Y=96 K=7. Klik OK.

red swatch

Pilih Rectangle Tool (M) dan tarik ke bawah halaman untuk membuat persegi panjang yang melampaui sepanjang halaman, hingga menuju atas bleed, dan ke bawah hingga ke bleed bagian bawah, seperti yang ditunjukkan di bawah. Atur Fill Color menjadi Red.

red rectangle

Langkah 6

Perbesar ke dalam bagian atas Page 1 dan kemudian pilih Rectangle Frame Tool (F). Buat sebuah frame bujur sangkar kecil di tengah bagian atas halaman, dekat ke margin atas.

File > Place file ‘Final Logo_Texture_Red.eps.

logo in red

Pindah ke pasteboard di sebelah halaman dan pilih Type Tool (T). Tarik ke halaman untuk membuat frame teks. Ketik ‘Xavier’s School untuk Gifted Youngsters’.

Letakkan kursor di bagian awal kalimat dan atur Font menjadi Futura Std, Light, Size 9 pt. Dari panel Glyphs (Window > Type & Tables > Glyphs), masukkan sebuah bullet glyph.

futura std

Soroti teks tersisa dan atur Font menjadi BankGothic, Bold, Size 11.5 pt.

Soroti semua teks dan atur Color menjadi Red dan text menjadi Align Center.

bank gothic

Langkah 7

Pindah kembali ke halaman, dan ke logo merah di atas.

Pilih Ellipse Tool (L) dan, dengan menahan Shift, tarik untuk membuat sebuah lingkaran dengan diameter 35.4 mm. Posisikan secara tengah terhadap bagian atas logo merah.

circle

Lalu hapus Stroke atau Fill Color dari lingkaran dengan memilih [None] dari panel Swatches.

Arahkan kembali ke frame teks (dibuat dalam Langkah 6, di atas), dan soroti dan Edit > Copy teks.

Pilih Type on a Path Tool (Shift-T) dan klik pada lingkaran di sekitar logo untuk mengubah itu menjadi sebuah jalur tulisan. Edit > Paste teks pada jalur. Putar frame hingga bullet point berada di bagian tengah bawah lingkaran.

type on a path

Langkah 8

Pindah ke bagian bawah halaman, dan gunakan Type Tool (T) untuk membuat beberapa frame teks di atas persegi panjang merah.

Di sini kamu bisa mengetikkan alamat untuk Sekolah Xavier—1407 Graymalkin Lane, Salem Center, Westchester County, New York—dengan menempatkan tiap baris alamat dalam sebuah frame teks baru.

Atur teks menjadi Bank Gothic Bold, 8 pt, dan tambahkan set bullet dalam Futura Std antar tiap bagian teks.

typography

Buat sebuah swatch CMYK baru, C=16 M=11 Y=14 K=20, dan namai Grey. Atur teks dan bullet dalam Grey.

grey swatch

Kepala surat telah selesai—kerja fantastis!

finished letterhead

Mengapa tidak menggunakan Page 2 pada dokumen InDesign untuk membuat duplikat artwork kepala surat (buka kunci semua layer sebelum menyalin dan Edit > Paste in Place). Balikkan warna, dengan menggunakan Red untuk warna Paper Background, dan mengubah logo atas menjadi versi hitam.

reversed color

Kerja menakjubkan. Sekarang kamu bisa terus membaca untuk mengetahui cara membuat kartu nama yang serasi...

4. Membuat Sebuah Kartu Nama Yang Serasi

Langkah 1

Dengan tetap berada dalam dokumen InDesign, turun ke Page 3.

Pilih Page Tool (Shift-P) dan klik pada Page 3 untuk memilih itu. Dari bagian atas panel Controls, sesuaikan Page Size menjadi US Business Card (88.9 mm Width, 50.8 mm Height).

us business card size

Kembali ke Page 1 dokumen, kunci semua layer kecuali layer Paper Texture dan Paper Background, dan kemudian Edit > Copy semua konten yang berada pada layer ini.

Kembali ke Page 3 dan Edit > Paste. Ubah ukuran persegi panjang agar pas dengan dimensi kartu nama.

pasted texture

Sesuaikan Fill Color persegi panjang Paper Background menjadi Red, dan pastikan pengaturan transparency diatur menjadi Multiply, 95%.

transparency

Langkah 2

File > Place file ‘Final Logo_Texture.eps’ di dalam sebuah frame terbuat dari Rectangle Frame Tool (F) di tengah halaman.

logo

Langkah 3

Turun ke Page 4 pada dokumen InDesign dan gunakan Page Tool (Shift-P) untuk mengubah ukuran lagi halaman menjadi ukuran US Business Card.

page tool

Copy konten Paper Texture dan Paper Background dari Page 3 dan Edit > Paste in Place pada Page 4.

Sesuaikan Fill Color persegi panjang atas menjadi Cream.

cream swatch

Langkah 4

Tambahkan teks pada kartu nama dengan menggunakan Type Tool (T) untuk membuat seri frame teks ke sisi kiri kartu.

Letakan nama (‘Prof. Charles Xavier’) di bagian atas, dalam occupation dan school name [Black], (‘Principal’; ‘Xavier’s School For Gifted Youngsters’) berikutnya, dalam Red, dan terakhir letakkan alamat (‘1407 Graymalkin Lane, Salem Center, Westchester County, New York’) di bawah, dalam Grey.

Atur semua teks menjadi Bank Gothic Bold.

bank gothic bold

Langkah 5

Simpan dokumen InDesign, sembuyikan jendelanya, dan kembali ke Adobe Illustrator. Buat sebuah dokumen baru.

Gunakan Arc Tool untuk membuat sebuah garis diagonal yang sedikit melengkung dari kiri atas ke kanan bawah.

arc tool

Copy dan Paste garis sebanyak dua kali untuk membuat tiga ‘cakar’ khas Wolverine.

pasted lines

Dari menu Brush Definition di atas panel Controls, buka menu Brush Libraries dan pilih Artistic > Artistic_ChalkCharcoalPencil.

Dengan garis dipilih sesuaikan Brush Definition menjadi Charcoal Smooth, dan atur Stroke Weight menjadi 4 pt.

Pilih ketiga garis dan Edit > Copy.

brush definition

Langkah 6

Kembali ke dokumen InDesign, dan ke Page 4 dan Edit > Paste.

Ubah ukuran grafis cakar, posisikan pada sisi kanan halaman, dan atur warna menjadi Red.

pasted graphic
finished reverse

Langkah 7

Kerja bagus—kartu nama X-Men telah selesai, dan itu tampak menakjubkan!

Kamu bisa menggunakan Page 5 dan 6 pada dokumen untuk membuat versi kebalikan dari kartu ini, dengan menduplikasi artwork dari Pages 3 dan 4, dan kemudian membalikkan warna.

red card front
red card reverse

5. Export Alat Tulis Untuk Dicetak

Artwork alat tulis telah selesai. Kamu sekarang siap untuk mengekspornya, siap untuk cetakan profesional.

Langkah 1

Pilih File > Export dan pilih Adobe PDF (Print) dari menu drop-down Format. Beri nama PDF ‘Letterhead Artwork’ dan klik Save.

Di dalam jendela yang terbuka, pilih Press Quality dari menu Adobe PDF Preset. Atur Page Range menjadi 1-2, agar artwork kepala surat diekspor kali ini.

press quality

Dari pilihan Marks and Bleeds, centang pada All Printer’s Marks dan Use Document Bleed Settings.

marks and bleeds

Klik Export.

Langkah 2

Untuk mengekspor artwork kartu nama, ulangi proses di atas, namun kali ini sesuaikan nama file menjadi ‘Business Card Artwork’ dan ubah Page Range menjadi 3-6.

pdf finished

Kesimpulan

Kami tahu bahwa Professor X akan menyukai penggunaan set alat tulis barunya—kerja bagus!

Di dalam tutorial ini kita telah membahas berbagai teknik dan keahlian yang bisa kamu terapkan pada project desain cetak lainnya. Kamu sekarang tahu cara:

  • Membuat logo vector dalam Illustrator dan menambahkan tekstur modern dalam Photoshop
  • Mempersiapkan sebuah template InDesign untuk kepala surat
  • Membuat sebuah desain kepala surat dalam watermark lengkap dengan tekstur kertas, warna, logo dan tipografi
  • Mengubah ukuran dokumen InDesign siap untuk desain kartu nama
  • Mendesain sebuah kartu nama modern dan sederhana dengan tipografi stylish dan grafis vector keren

Ingin menemukan lebih banyak set alat tulis keren? Jelajahi kumpulan besar template desain cetak stylish di Envato Market.

final product
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.