Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Icon Design
Design

Cara Membuat Paket Icon Bertema Musim Semi di Adobe Illustrator

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Biyan Pasau (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Dalam tutorial hari ini kita akan melihat proses pembuatan paket ikon bertema musim semi. Kami akan mengikuti pendekatan langkah-demi-langkah untuk mempelajari cara membuat setiap item menggunakan beberapa bentuk dan alat geometris dasar yang mungkin sudah biasa Anda gunakan.

Dan sebelum kita mulai, jangan lupa Anda bisa memperluas koleksi Anda dengan melihat GraphicRiver, di mana Anda bisa menemukan banyak paket ikon bertema musim semi.

Oleh karena itu, sruput kopi favorit Anda, dan mari kita pelajari caranya!

Cara Membuat Dokumen Baru

Karena saya berharap Anda sudah membuka dan menjalankan Illustrator di latar belakang, buka dan buat New Document (File > New atau Control-N) dengan menggunakan pengaturan berikut:

  • Jumlah Artboard: 1
  • Width: 800 px
  • Height: 600 px
  • Units: Pixels

Dan dari tab Advanced:

  • Color Mode: RGB
  • Raster Effects: Screen (72ppi)
  • Preview Mode: Default
setting up a new document

Cara Mengatur Grid Kustom

Karena kita akan membuat setiap icon menggunakan alur kerja yang sempurna, kita ingin membuat grid kecil yang bagus sehingga kita dapat memiliki kontrol penuh atas bentuk yang kita inginkan.

Langkah 1

Masuk ke submenu Edit > Preferences > Guides & Grid, dan sesuaikan pengaturan berikut:

  • Gridline setiap: 1 px
  • Subdivisions: 1
setting up a custom grid

Tip singkat: Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang grid dengan membaca bagian mendalam tentang bagaimana Sistem Grid di Illustrator bekerja.

Langkah 2

Setelah kita menyiapkan grid kustom kita, semua yang perlu kita lakukan untuk memastikan icon kita terlihat tajam adalah mengaktifkan pilihat Snap to Grid di bawah menu View, yang akan berubah menjadi Snap to Pixel setiap kali Anda masuk mode Pixel Preview.

Sekarang, jika Anda baru mengenal keseluruhan "alur kerja pixel-perfect (pixel sempurna)", saya sangat menganjurkan Anda mempelajari cara membuat tutorial karya seni pixel-perfect, yang akan membantu Anda memperluas keterampilan teknis Anda dalam waktu singkat.

Cara Membuat Layer

Setelah kita membuat Dokumen Baru, akan lebih baik untuk menyusun project kita menggunakan beberapa layer, karena dengan cara ini kita dapat mempertahankan alur kerja yang mantap dengan memusatkan perhatian pada satu ikon pada satu waktu.

Karen itu, buka panel Layers, dan buat total lima layer, yang akan kita namakan sebagai berikut:

  • layer 1: reference grids (grid referensi)
  • layer 2: flower (bunga)
  • layer 3: butterfly (kupu-kupu)
  • layer 4: sun (matahari)
  • layer 5: clover (semanggi)
setting up the layers

Tip singkat: Seperti yang Anda lihat, saya telah mewarnai semua layer saya dengan menggunakan hijau yang sama, karena ini adalah yang paling mudah dilihat saat digunakan untuk menyorot bentuk yang Anda pilih (apakah itu "path" tertutup atau terbuka).

Bagaimana Membuat "Grid Referensi (Reference Grids)"

Grid Referensi (atau Grid Dasar) adalah kumpulan permukaan referensi yang dibatasi dengan benar, yang memungkinkan kita membuat icon dengan berfokus pada ukuran dan konsistensi.

Biasanya, ukuran grid menentukan ukuran icon sebenarnya, dan mereka harus selalu menjadi tindakan pertama yang Anda buat saat memulai sebuah proyek baru, karena Anda akan selalu ingin memulai dari ukuran sekecil mungkin dan membangunnya dari itu.

Nah, dalam kasus ini, kita akan membuat paket icon hanya dengan satu ukuran, lebih tepatnya 128 x 128 px, yang cukup besar.

Langkah 1

Mulailah dengan mengunci semua layer kecuali layer "grid referensi", lalu ambil Rectangle Tool (M) dan buat kotak ukuran 128 x 128 px berwarna orange (# F15A24), yang akan membantu menentukan ukuran keseluruhan icon kita.

creating the main shape for the reference grid

Langkah 2

Tambahkan satu yang lebih kecil 120 x 120 px (#FFFFFF), yang akan bertindak sebagai area gambar aktif, sehingga memberi kita padding 4 px disekeliling.

creating the main shape for the active drawing area

Langkah 3

Kelompokkan dua kotak yang menyusun grid referensi menggunakan pintasan keyboard Control-G, kemudian buat tiga salinan pada jarak 40 px dari satu sama lain, pastikan untuk menyelaraskannya ke bagian tengah Artboard.

Setelah selesai, kunci lapisan saat ini dan beralih ke yang berikutnya dimana kita akan mulai mengerjakan icon pertama.

creating and positioning the remaining reference grids

5. Cara Membuat Background (Latar Belakang) Berulang

Seperti yang mungkin sudah Anda sadari, setiap icon memiliki background yang sama, yang berarti bahwa kita dapat fokus untuk membuat satu contoh, dan kemudian menggunakan beberapa salinan untuk menambahkannya ke icon yang tersisa.

Langkah 1

Mulailah dengan membuat lingkaran 120 x 120 px yang lebih besar, yang akan kita warnai dengan #C3E3FC lalu ketengahkan ke area gambar dari "grid referesi"

creating and positioning the repeating backgrounds larger circle

Langkah 2

Tambahkan bagian dalam menggunakan lingkaran 104 x 104 px yang lebih kecil, yang akan kita warnai dengan #9DCBEA dan kemudian atur ke tengah ke yang lebih besar. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan kedua "bentuk" bersama-sama menggunakan shortcut keyboard Control-G.

adding the smaller circle to the repeating background

Langkah 3

Buat tiga salinan (Control-C> Control-F tiga kali) dari bentuk yang baru saja kita kelompokkan, dan kemudian bagikan ke grid referensi kosong, pastikan untuk memposisikan masing-masing ke lapisan yang tersisa, pastikan untuk menguncinya kembali setelah itu

creating and positioning the repeating background onto the remaining reference grids

Cara Membuat Icon Bunga (Flower)

Sekarang kita memiliki salinan background yang berulang, posisikan diri Anda kembali ke layer kedua, dan mari kita mulai mengerjakan icon pertama kita.

Langkah 1

Mulailah mengerjakan kelopak bunga yang lebih kecil dengan menciptakan kotak 28 x 28 px persegi (#E27664), yang akan kita posisikan ke sudut kiri atas dari reference grid, sehingga meninggalkan jarak 22 px dari tepi area gambar aktif.

creating and positioning the main shape for the flower icons smaller petal

Langkah 2

Buat bentuk persegi menjadi kelopak dengan mengatur Radius sudut kiri-bawah dan kanan-atas sampai 16 px dari dalam panel Transform dari Rectangle Properties.

adjusting the shape of the square used to create the flower icons smaller petal

Langkah 3

Seroti kelopak bunga dengan membuat salinannya (Control-C) yang akan kita tempel di depan (Control-F) lalu sesuaikan dengan terlebih dahulu mengubah warnanya menjadi putih (#FFFFFF) dan kemudian turunkan Opacity menjadi 30%. Balikkan Fill dengan Stroke (Shift-X), pastikan untuk mengatur Weight menjadi 6 px dan menyelaraskan Stroke ke Inside sesudahnya.

adding the highlight to the flower icons smaller petal

Langkah 4

Berikan kelopak garis luar (outline) dengan menggunakan metode Stroke dengan membuat salinan (Control-C) dari bentuk isiannya, yang akan kita tempel di depan (Control-F) dan kemudian sesuaikan dengan mengubah warnanya menjadi #253C51 terlebih dahulu. Balikkan Fill dengan Stroke (Shift-X), lalu atur Weight ke 8 px, pastikan untuk mengatur Corner ke Round Join.

adding the outline to the flower icons smaller petal

Langkah 5

Mulai menambahkan detail ke kelopak dengan membuat kotak yang lebih kecil 12 x 12 px persegi (#253C51), yang akan kita ubah menjadi elips dengan mengatur Radius sudut kiri-bawah dan kanan-atas sampai 12 px dari dalam panel Transform bagian Rectangle Property. Setelah selesai, posisikan bentuk yang dihasilkan ke sudut bawah dari yang disorot.

creating and positioning the larger ellipse onto the flower icons smaller petal

Langkah 6

Tambahkan elips yang lebih kecil menggunakan 8 x 8 px square (#253C51) dengan Radius Sudut 8 px untuk sudut kiri bawah dan kanan atas, yang akan kita selaraskan ke sudut kiri atas kelopak. Setelah selesai, pilih dan kumpulkan semua bentuk komposisinya bersama-sama menggunakan shortcut keyboard Control-G.

creating and positioning the smaller ellipse onto the flower icons smaller petal

Langkah 7

Buat kelopak kanan atas dengan memilih salah satu yang baru saja kita kelompokkan dan kemudian gunakan panel Transform Each (klik kanan > Transform > Transform Each). Begitu panel muncul, kkita akan memindahkan salinan ke sisi kanan dengan jarak 48 px, pastikan untuk secara horizontal memantulkannya dengan menggunakan pilihan Reflect X. Setelah selesai, cukup tekan Copy dan kelopak kedua Anda harus diposisikan dengan sempurna.

creating the flower icons smaller right petal using the transform each function

Langkah 8

Buat kelopak bawah dengan memilih dua yang sudah kita buat dan kemudian menerapkan proses transformasi yang sama, hanya kali ini dorong mereka secara vertikal dengan jarak 48 px, pastikan untuk merefleksikannya dengan menggunakan opsi Reflect Y. Setelah selesai, pilih dan kumpulkan keempat kelopak itu bersama-sama menggunakan pintasan keyboard Control-G.

creating the flower icons bottom smaller petals using the transform each function

Langkah 9

Mulailah mengerjakan kelopak-kelopak yang lebih besar dengan menciptakan elips 36 x 52 px, yang akan kita warnai #F28D77 dan kemudian atur ke lingkaran background kecil.

creating and positioning the main shape for the flower icons larger petal

Langkah 10

Sesuaikan elips yang baru saja kami buat dengan mengklik kiri pada titik jangkar teratas dan bawahnya dengan bantuan Anchor Point Tool (Shift-C) untuk membuatnya runcing.

adjusting the shape of the flower icons larger petal

Langkah 11

Berikan bentuk yang dihasilkan sebuah highlight dibagian dalam dengan tebal 8 px (color: putih; Opacity: 30%), mengikuti proses yang sama dengan yang kita gunakan untuk kelopak yang lebih kecil.

adding the highlight to the flower icons larger petal

Langkah 12

Tambahkan outline menggunakan Stroke tebal 8 px (#253C51) dengan Corner diatur ke Round Join.

adding the outline to the flower icons larger petal

Langkah 13

Mulailah menambahkan rincian ke kelopak dengan membuat elips 12 x 12 px (#253C51), yang akan kita arahkan ke bodi utamanya, posisikan pada jarak 24 px dari titik jangkar (anchor) utamanya.

creating and positioning the main shape for the flower icons bottom petal larger detail

Langkah 14

Sesuaikan lingkaran dengan terlebih dulu menjepit titik jangkar teratasnya menggunakan Anchor Point Tool (Shift-C), lalu dorong ke atas dengan jarak hanya 2 px (klik kanan> Transform> Move> Vertical> -2 px).

adjusting the shape of the flower icons larger petal bottom detail

Langkah 15

Tambahkan sisipan kecil menggunakan elips 8 x 12 px (#253C51) yang akan kita tuju sejajar dengan tepi atas kelopak, sesuaikan kemudian dengan mencubit titik jangkar atas dan bawahnya dengan menggunakan Anchor Point Tool (Shift-C). Setelah selesai, pilih dan kelompokkan semua bentuk tulisan kelopak itu bersama-sama menggunakan pintasan keyboard Control-G.

adding the smaller insertion to the flower icons larger petal

Langkah 16

Buat kelopak bawah dengan memilih yang sudah kita buat, lalu gunakan fungsi Transform Each (klik kanan > Transform > Transform Each) dengan mendorong salinan 52 px ke bawah dan kemudian refleksikan secara horizontal.

creating the flower icons bottom larger petal using the transform each function

Langkah 17

Buat kelopak bunga yang tersisa dengan menggunakan salinan (Control-C > Control-F) dari dua yang kita miliki, yang akan kita putar menggunakan alat Rotate (klik kanan > Transform > Rotate > 90º). Setelah itu, pilih dan kelompokkan (Control-G) keempat kelopak bersama, seperti yang kita lakukan dengan yang lebih kecil.

adding the larger side petals to the flower icon

Langkah 18

Tambahkan bagian tengah bunga (flower) menggunakan lingkaran 30 x 30 px (#EAC778) dengan garis tebal garis luar 8 px (#253C51) yang akan kita ketengahkan dengan background yang lebih besar.

creating and positioning the main shapes for the flower icons center section

Langkah 19

Tambahkan detail ke bagian tengah bunga dengan membuat empat lingkaran 12 x 12 px dengan Stroke setebal 4 px (#253C51), yang akan kita sebarkan di sepanjang titik jangkar lingkaran yang lebih besar.

adding the larger stroke circles to the flower icons center section

Langkah 20

Selesaikan bagian yang sekarang, dan dengan icon itu sendiri, dengan membuat empat lingkaran 4 x 4 px (#253C51) yang akan kita distribusikan ke pusat lingkaran garis yang baru saja kita buat pada langkah sebelumnya. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusunan bagian bersama-sama, lakukan hal yang sama untuk keseluruhan icon sesudahnya.

adding the smaller fill circles to the flower icons center section

7. Membuat Icon Butterfly (Kupu-Kupu)

Dengan asumsi Anda telah berhasil menyelesaikan icon pertama, kunci layernya dan kemudian beralih ke yang berikutnya (yang akan menjadi yang ketiga), di mana kita akan mulai mengerjakan icon kedua kita.

Langkah 1

Buat bagian atas sayap kiri kupu-kupu menggunakan kotak 48 x 48 px persegi, yang akan kami warnai dengan #253C51 dan kemudian posisikan ke sudut kiri atas area gambar aktif, pada jarak 12 px dari tepi luarnya.

creating and positioning the main shape for the upper section of the butterfly icons left wing

Langkah 2

Sesuaikan bentuk yang baru saja kita buat dengan mengatur Radius dari sudut kiri-bawah menjadi 28 px dan bagian kanan-atas menjadi 48 px dari dalam Rectangle Properties di panel Transform.

adjusting the shape of the upper section of the butterfly icons left wing

Langkah 3

Berikan bentuk yang dihasilkan sebuah "highlight" tebal 8 px tebal (warna: putih; Opacity: 30%), pastikan untuk menyelaraskan Stroke-nya ke dalam.

adding the highlight to the upper section of the butterfly icons left wing

Langkah 4

Buat lingkaran 8 x 8 px (#253C51) yang akan kita posisikan ke sudut kiri atas sayap, pada jarak 8 px dari tepi atasnya, dan 6 px dari arah kiri.

adding the larger circle to the upper section of the butterfly icons left wing

Langkah 5

Selanjutnya, buat lingkaran 6 x 6 px yang sedikit lebih kecil (#253C51) dan posisikan ke sudut kanan-bawah sayap, pada jarak 8 px dari tepi kanan dan 6 px dari bagian bawahnya.

adding the smaller circle to the upper section of the butterfly icons left wing

Langkah 6

Tambahkan cincin tebal sayap menggunakan lingkaran 28 x 28 px dengan tebal 8 px Stroke (#253C51), yang akan kita ketengahkan dengan lingkaran yang lebih besar yang kita buat dua langkah sebelumnya.

adding the thicker ring to the upper section of the butterfly icons left wing

Langkah 7

Buat cincin yang lebih tipis menggunakan lingkaran 48 x 48 px dengan 4 px Stroke (#253C51), yang akan kita sejajarkan dengan lingkaran isi yang lebih kecil.

adding the thinner ring to the upper section of the butterfly icons left wing

Langkah 8

Kelompok kedua cincin bersama-sama menggunakan shortcut keyboard Control-G, dan kemudian "mask" mereka dengan menggunakan salinan (Control-C) dari sayap yang menjadi dasarnya, yang akan kita tempel di depan (Control-F) dan kemudian klik kanan> Make Clipping Mask.

masking the upper sections rings of the butterfly icons left wing

Langkah 9

Berikan sayap garis luar (outline) tebal 8 px (#253C51) lalu pilih dan kumpulkan semua bentuk komposisinya dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G.

adding the outline to the upper section of the butterfly icons left wing

Langkah 10

Buat bagian bawah sayap dengan memilih yang teratas dan kemudian gunakan fungsi Transform Each (klik kanan > Transform > Transform Each) di mana kita ingin memindahkannya secara vertikal dengan jarak 58 px, pastikan untuk secara horizontal memantulkannya dengan menggunakan pilihan Reflect Y. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan dua bagian bersama-sama menggunakan shortcut keyboard Control-G.

adding the bottom half to the butterfly icons left wing

Langkah 11

Buat sayap kanan dengan memilih dua bagian yang baru saja kita kelompokkan dan kemudian gunakan fungsi Transform Each lagi, hanya kali ini pindahkan secara horizontal salinannya dengan jarak 60 px, pastikan untuk mencerminkannya secara vertikal dengan menggunakan pilihan Reflect X. Kemudian, setelah Anda selesai, pilih dan kelompokkan kedua sayap bersama-sama menggunakan shortcut keyboard Control-G.

creating the butterfly icons right wing using the transform each function

Langkah 12

Gunakan Pen Tool (P) dan gambar kaki dan antena kupu-kupu dengan menggunakan Stroke tebal 4 px (#253C51) dengan Round Cap. Santai sebentar, dan setelah Anda selesai beralih ke langkah berikutnya.

adding the antennas and legs to the butterfly icon

Langkah 13

Selesaikan kupu-kupu, dan dengan itu icon itu sendiri, dengan menambahkan kepala kecilnya menggunakan lingkaran 14 x 14 px (#253C51) yang akan kita ketengahkan dengan bagian bawah antena. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk kupu-kupu bersama-sama, lakukan hal yang sama untuk keseluruhan icon sesudahnya.

finishing off the butterfly icon

8. Membuat Icon Matahari (Sun)

Dengan asumsi Anda sudah tahu latihannya, pastikan Anda berada di layer kanan (itu akan menjadi yang keempat) dan kemudian perbesar grid referensi berikutnya dan mari kita mulai.

Langkah 1

Mulailah dengan membuat kotak 74 x 74 px, yang akan kita warnai menggunakan #D8AD56 dan kemudian ketengahkan ke background yang lebih besar.

creating and positioning the main shape for the back section of the sun icon

Langkah 2

Berikan bentuk yang baru saja kita buat dengan highlight dalam 6 px yang sedikit lebih tipis (warna: putih; Opacity: 30%), pastikan untuk menyelaraskan Stroke-nya ke dalam.

adding the highlight to the back section of the sun icon

Langkah 3

Tambahkan garis luar tebal 8 px (#253C51) dengan Round Join, pilih dan kelompokkan semua bentuk bagian saat ini bersama-sama kemudian menggunakan shortcut keyboard Control-G.

adding the outline to the back section of the sun icon

Langkah 4

Buat kotak 104 x 104 px yang lebih besar, yang akan kita warnai menggunakan #C99136 dan kemudian tengahkan ke background yang lebih besar.

creating and positioning the main shape for the center section of the sun icon

Langkah 5

Balikkan kotak menjadi berlian (diamond) dengan menambahkan titik anchor baru ke pusat masing-masing ujungnya menggunakan Add Anchor Point Tool (+), hapus semua sudut sekalian setelah menggunakan Delete Anchor Point Tool (-).

turning the sun icons larger square into a diamond

Langkah 6

Berikan bentuk yang dihasilkan highlight 6 px tebal bagian dalam (warna: putih; Opacity: 30%), pastikan untuk menyelaraskan Stroke-nya ke dalam.

adding the highlight to the center section of the sun icon

Langkah 7

Selesaikan bagian saat ini dengan menambahkan garis luar (outline) 8 px (#253C51), pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk bersamaan sesudahnya.

adding the outline to the center section of the sun icon

Langkah 8

Mulailah mengerjakan bagian melingkar matahari dengan membuat lingkaran 74 x 74 px yang akan kita warnai dengan #EAC778 dan kemudian atur ke background yang lebih besar.

creating and positioning the main shape for the sun icons circular section

Langkah 9

Berikan lingkaran highlight tebal 8 px (warna: putih; Opacity: 40%), pastikan untuk mengatur Stroke ke dalam.

adding the highlight to the sun icons circular section

Langkah 10

Seperti yang kita lakukan dengan semua bentuk lainnya, berikan lingkaran itu outline tebal 8 px (#253C51) dengan menggunakan metode Stroke.

adding the outline to the sun icons circular section

Langkah 11

Selesaikan bagian yang sekarang, dan dengan ikon itu sendiri, dengan menggambar di dalam dua garis tebal diagonal 4 px Stroke (# 253C51) dengan Round Cap. Istirahat sebentar, dan setelah selesai, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuknya, lakukan hal yang sama untuk keseluruhan ikon sesudahnya.

finishing off the sun icon

9. Membuat Icon Semanggi (Clover)

Kita sekarang sampai ke ikon keempat dan terakhir dari semuanya, jadi tanpa membuang waktu lagi, pastikan Anda berada di layer yang benar (itu akan menjadi yang kelima) dan mari selesaikan ini.

Langkah 1

Mulailah mengolah daun-berulang dari semanggi (clover) dengan membuat lingkaran 30 x 30 px, yang akan kita warnai #8FDB95 dan kemudian posisikan ke sudut kiri-atas area gambar aktif, pada jarak 8 px dari tepi atasnya dan 23 px dari Yang kiri.

creating and positioning the main shape for the upper half of the clover icons first leaf

Langkah 2

Buat lingkaran 30 x 30 px kedua (#8FDB95), yang akan kita posisikan sehingga berakhir dengan tumpang tindih bagian kiri-bawah dari yang pertama.

creating and positioning the main shape for the bottom half of the clover icons first leaf

Langkah 3

Sesuaikan kedua lingkaran dengan memilih titik-titik jangkar (anchor point) kanan-bawah dengan Direct Selection Tool (A) lalu hapus dengan menekan Delete. Satukan garis yang dihasilkan menjadi satu bentuk yang lebih besar dengan menekan Control-J sekali, dan kemudian menggambar di sudut kanan-bawah menggunakan Pen Tool (P).

adjusting the shape of the clover icons first leaf

Langkah 4

Berikan bentuk yang dihasilkan sebuah highlight tebal 8 px tebal (warna: putih; Opacity: 30%), pastikan untuk menyelaraskan Stroke-nya ke dalam, dan atur Corner ke Round Join.

adding the highlight to the clover icons first leaf

Langkah 5

Tambahkan outline pada daun dengan menggunakan Stroke setebal 8 px yang akan kita warnai #253C51, pastikan untuk mengatur Pojoknya ke Round Join.

adding the outline to the clover icons first leaf

Langkah 6

Selesaikan daun dengan menggambar diagonal Stroke setebal 4 px (#253C51) dengan Round Cap, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk komposisinya bersamaan sesudahnya. Istirahat, dan setelah selesai, lanjutkan ke langkah selanjutnya.

finishing off the clover icons first leaf

Langkah 7

Buat daun kanan dengan memilih salah satu yang baru saja kita kelompokkan dan kemudian gunakan fungsi Transform Each (klik kanan > Transform > Transform Each) untuk mendorong salinan kiri ke kanan dengan jarak 59 px, pastikan Untuk secara vertikal merefleksikannya dengan menggunakan pilihan Reflect X.

creating the clover icons right leaf using the transform each function

Langkah 8

Buat daun yang tersisa dengan memilih dua yang kita miliki dan kemudian menggunakan fungsi Transform Each lagi, hanya kali ini posisikan salinan ke bawah pada jarak 59 px, secara horizontal refleksikan dengan menggunakan pilihan Reflect Y.

creating the clover icons bottom leaves using the transform each function

Langkah 9

Buat bagian tengah semanggi dengan menggunakan persegi 22 x 22 px, yang akan kita warnai #253C51, lalu tengahkan selaras dengan background yang lebih besar.

creating and positioning the main shape for the clover icons center section

Langkah 10

Selesaikan ikonnya, dengan menghapus lingkaran 6 x 6 px (disorot dengan warna merah) dari tengah masing-masing sisi persegi menggunakan Minus Front Shape Mode dari Pathfinder. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk semanggi bersama-sama, lakukan hal yang sama untuk keseluruhan ikon sesudahnya.

finishing off the clover icon

Hore! Kita Telah Selesai!

Kerja bagus! Ini mungkin perjalanan yang panjang, tapi saya yakin hasil akhirnya membuat semuanya berharga. Untuk catatan, saya harap Anda berhasil mengikuti setiap langkah, dan yang terpenting belajar sesuatu yang baru sepanjang jalan.

finished project preview
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.