Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Animals
Design

Bagaimana Membuat Anak Kucing yang Lembut dan Berbulu di Adobe Illustrator

Difficulty:IntermediateLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Ini adalah kucing perempuan gila/fanatik vektor di sini, dengan tutorial lain yang menampilka kucing betina. Kali ini, saya akan menunjukkan pada Anda proses langkah demi langkah membuat anak kucing yang lembut dan berbulu, serta mengkilap dengan Adobe Ilustrator, menggunakan brush dan gradient. Saya akan mengajari Anda dasar-dasar pembuatan bulu, sehingga Anda mampu menerapkan proses ini secara tepat ke illustrasi berbulu apa saja.

Saya akan merekomendasikan bahwa, ketika membuat ilustrasi apa saja yang menampilkan banyak bulu atau rambut, sangat menguntungkan kalau Anda memiliki tablet. Meskipun demikian, Anda bisa memakai mouse. Perbedaan utamanya adalah saya mendapati bahwa tablet akan secara dramatis menghemat waktu dalam membuat ilustrasi tersebut.

1. Bagaimana Menyiapkan File Anda

Langkah 1

Saya akan menggunakan referensi stok dari PhotoDune (ditunjukkan di bawah ini). Gambar tepatnya yang saya gunakan tidak lagi ada, tetapi Anda bisa menggunakan foto kucing lainnya atau bahkan salah satu piaraan Anda.

Cute kitten

Langkah 2

Dalam New document, File > Place referensi Anda ke artboard. Lalu buat suatu Rectangle (M) isi gelap yang menutupi foto dan atur Opacity 50%. Lalu buat layer baru.

Prepare your layers

Langkah 3

Anda harus membuat beberapa art brush (kuas). Kuas-kuas tersbeut didasarkan pada Ellipse (L) yang Anda bisa menggunakan Free Transform Tool (E) dan Convert Anchor Point to Corner untuk membuat kuas dengan satu ujung lancip dan dua ujung lancip.

Langkah 4

Apabila tiba saatnya menambahkan kuas ke panel Brushes, tambahkan sebagai suatu Art Brush dan pastikan untuk mengeser Colorization Method ke Tints. Artinya tiap bentuk berisi warna hitam akan tampil sebagai warna sapuan kuas Anda.

Art Brushes

2. Bagaimana Mem-vektor Bulu: Teori

Langkah 1

Mari kita lihat area tempat saya akan menggambar bulu. Saya membidik tepian luat bentuk-bentuk kunci—yakni badan, kepala, kaki, dan ekor—sekaligus sedikit berfokus ke area wajah sehingga kita tidak akan membuat kucing imut tanpa wajah.

Gaya yang saya bidik adalah gaya back-lit, tetapi ini berarti fitur-fitur di bayangan tidak akan terlalu menonjol. Maka ketika Anda menggunakan gaya ini, pertimbangkan area mana yang akan lebih tebal dari yang lain dan bagaimana Anda bisa menambahkan detail ke area-area tersebut tanpa teralih dari gaya yang dipilih. Anda akan mendapati pada diagram di bawah ini, saya belum menambahkan garis langsung di bawah dagu atau di posisi perutnya. Ini dikarenakan area itu akan menjadi bayangan gelap.

Areas to render

Langkah 2

Tidaklah memalukan dalam menggunakan gambar referensi untuk jenis proyek ini, terutama jika Anda belum akrab dengan arah dan panjang bulu hewan Anda. Perhatikan baik-baik karena properti-properti tersebut bisa berubah sangat banyak di area kecil ilustrasi.

Fur length and direction

Langkah 3

Sebenarnya ada dua cara untuk mendaratkan sapuan kuas ke artboard: dengan gerakan zig-zag atau searah. Keduanya sepenuhnya bagus, tetapi berhati-hatilah dengan metode sebelumnya ketika Anda menggunakan kuas dengan ujung tunggal. Gerakan zig zag bisa cepat dilakukan jika Anda punya kuas dengan ujung ganda.

Drawing strokes

Langkah 4

Ketika me-render bulu, saya menggunakan Paintbrush Tool (B). Alat tersebut memudahkan saya untuk membuat kurva dan garis yang halus dan pengaturannya bisa disunting. Klik dua kali ikon di panel Tools untuk mengakses pengaturan untuk semakin menghaluskan garisnya.

Paintbrush Tool Options

3. Bagaimana Membuat Anak Kucing Berbulu

Langkah 1

Ilustrasi ini membutuhkan bulu untuk di-render dengan cara-cara berbeda. Ada area-area yang memiliki panjang bulu sama. Lalu akan ada tempat seperti puncak kepala yang akan overlap dengan telinga, yang di sini bulunya harus terlihat lancip. Dengan itu akan ada kedalaman ke kepala. Pelajari gambar referensi Anda untuk menemukan area mana yang membutuhkan bulu yang dilancipkan, baik tunggal maupun dobel.

Untuk semua bulu anak kucing, saya akan menggunakan gerakan zig zag dengan kuas dua ujung.

Forehead hair

Langkah 2

Gambar anak kucingnya untuk area luar saja.

Around the cats fur

Langkah 3

Buat layer baru untuk area bulu bagian dalam. Ini akan memudahkan untuk menangani bulunya kemudian dengan pengaturan Opacity yang berbeda.

Tambahkan garis-garis pendek di sekitar mata. Pada pantulan air di mata, saya menggunakan Pen Tool (P) untuk membuat garis yang lebih akurat dalam membantu agar mata kucing tampil beda.

Around the eyes

Langkah 4

Untuk area bulu sebelah dalam, cobalah menghindari untuk menambahkan terlalu banyak bulu karena ini akan merusak efek back-lit.

Adding the inner fur

Langkah 5

Saya ingin menggunakan latar belakang yang hampir hitam untuk ilustrasi ini. Meskipun demikian, apabila Anda berurusan dengan keburaman (opacity) dan menggunakan sapuan warna putih di latar belakang hitam, saya mendapati bulunya terlihat kusam dan tidak terlalu gaya. Jadi gunakan suatu bayangan kehitam-hitaman untuk latar belakangnya. Dalam hal ini, saya akan menggunakan warna #0a0402, yang punya nuansa merah yang hangat.

Adding an off black background

Langkah 6

Bulu luar dan dalam berada pada layer yang berbeda, sehingga akan lebih mudah untuk mengubah pengaturan panel Transparency. Pilih semua sapuan di layar dan ubah pengaturannya sebagai berikut:

  • Bulu luar: Blending Mode Screen, Opacity 20%
  • Bulu dalam: Blending Mode ScreenOpacity 10%

Langkah 7

Sekarang dasar bulunya telah ditambahkan, mari membuat sapuan tambahan di area yang sama dan yang lain untuk menciptakan nuansa kedalaman. Saya akan menambahkan ini ke folder layer bulu dalam, sehingga akan memiliki pengaturan yang sama.

Jika Anda melihat gambar di bawah ini, saya menambahkan ke area bulu luat tetapi membawa bulunya ke dalam untuk menebalkan area yang dikenai cahaya. Lalu saya tambahkan sapuan halus di dalam area untuk memberikan kesan kuku kucing dan sejumlah jumbai untuk mengimplikasikan adanya pola.

Adding more fur

4. Bagaimana Menambahkan Fitur-Fitur Anak Kucing

Langkah 1

Untuk menambahkan detail halus ke wajah, saya akan menggunakan gradien transparan putih. Akan saya tambahkan bentuk untuk merepresentasikan sinar di mata dan keseluruhan ujung hidung. Anda juga bisa menggunakan metode ini jika ada kuku yang tampak. Meskipun itu tidak ada di gambar referensi saya, akan saya tambahkan agar Anda melihat efeknya.

Modifikasi gradien dengan menggunakan Gradient Tool (G) untuk menambahkan transparansi di bagian bawah bentuk sehingga hanya bagian atasnya saja yang sedikit putih. Atur ke Blending Mode Screen dan modifikasi Opacity ke sekitar 20-50% tergantung seberapa terang Anda harapkan sinarnya.

Adding facial features

Langkah 2

Gunakan kuas ujung tunggal untuk menambahkan kumis yang ikonik ke ilustrasinya. Ingat, ada juga kumis (alis) di atas mata, pastikan juga untuk menambahkannya. Gunakan pengaturan transparency yang sama.

Adding whiskers

Langkah 3

Untuk detail tambahan, yang saya pikir sungguh menampilkan matanya, buat sapuan dengan menggunakan kuas ujung tunggal di atas gradien dengan menggunakan warna sapuan bayangan hitam dari latar belakang. Ini akan memberikan detail bulu dari bulu mata yang menghasilkan cahaya pada sinar matanya.

Eye shine modified

5. Bagaimana Menghaluskan Ilustrasinya

Langkah 1

Untuk melembutkan bulu dan menjadikannya tidak terlalu tajam, Anda bisa menambahkan sapuan halus yang lebih berat namun Opacity lebih rendah.

Dalam hal ini, saya telah menambahkan sapuan dengan dua ujung kuas 3 pt Stroke Weight (sapuan yang yang lain diset ke 1 pt) dan dengan Blending Mode dari Screen dan Opacity 3%.

Adding strokes

Langkah 2

Saatnya menambahkan halo debu halus di sekitar tepian mata kucing. Saya akan melakukan ini dengan Scatter Brush.

 Gunakan Ellipse Tool (L) dan sapuan dari kuas dengan dua ujung, tambahkan kumpulannya bersamaan, sebagaimana ditunjukkan di bawah ini. Pastikan untuk memberikan ruang di antaranya.

Dust brush

Langkah 3

Pilih dan tambahkan ke panel Brushes sebagai Scatter Brush dengan ukuran dan rotasi yang diacak.

Scatter Brush settings

Langkah 4

Debu yang dekat dengan bulu (merah) saya beri 0.5 pt Stroke Weight. Semakin jauh dari bulu (hijau), saya atur ke 1 pt. Keduanya diset ke Blending Mode Screen, Opacity 10%.

Adding dust

Langkah 5

Untuk membantu dalam mengisi celahnya, saya menambahkan sapuan 0.5 pt lagi dekat ke bulunya.

Langkah 6

Anda bisa menyimpan ilustrasi Anda sekarang, tetapi Anda akan mendapati bahwa ketika Anda menyimpannya bulunya tidak akan begitu jelas karena sapuan yang tipis.

Jadi, untuk meningkatkan kontrasnya (dan juga cara untuk memodifikasi warna), tambahkan Rectangle (M) di atas bagian atas ilustrasi dengan warna coklat atau krem tua (#998675) Atur ini ke Blending Mode Color Dodge untuk meningkatkan kontrasnya. Bermain-mainlah dengan warna isian untuk membuat warna yang berbeda sesuai selera Anda.

Increasing the contrast

Kucing Lembut, Kucing Hangat, Bola Bulu Kecil

Dengan mengikuti metode ini, Anda akan mendapati diri Anda lebih dalam dan lebih dalam lagi untuk membuat bulu. Ini sangat menyenangkan, dan bagi saya secara pribadi menenangkan... pasti karena sapuan zig zag tersebut!

Saya ingin melihat versi karya Anda di komentar, jadi silakan mengunggahnya untuk menunjukkan pada semua orang dan mendapat peluang untuk tampil di pertemuan komunitas kami.

Apakah Anda tahu kami adalah penggila kucing di Envato Tuts+? Temukan lebih banyak konten tentang kucing di artikel ini.

Final result

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.