Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Portrait
Design

Bagaimana Membuat Potret Line Art Unik di Adobe Illustrator

Difficulty:AdvancedLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yessi Jie (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Saya tahu banyak ilustrator mempratikkan kreasinya dengan wajah sendiri. Saya dulu pernah coba memvektorisasi diri saya, saya tak bisa menatap wajah saya untuk beberapa jam. Saya memulai dengan wajah sendiri, vektorisasi dartarii foto selfie yang kuambil dengan sudut ekstrim (lihat gaya MySpace emo) lalu tarik dagumu ke bawah. Intinya adalah untuk tidak terlihat seperti saya, sehingga kemudian saya bisa fokus pada pekerjaan daripada orang itu. Di sinilah proyek selfie aneh terjadi dalam hidup.

Awkward Selfies Series

Beberapa bulan terakhir, saya membuat vektor teman-teman saya dengan pose yang serupa. Gaya yang saya gunakan sangat mirip dengan salah satu tutorial populer saya, bagaimana membuat potret dramatis dengan chunky line art. Saya pikir saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menggunakan gaya ini dengan beberapa proses tambahan dan membantu menjawab beberapa pertanyaan umum yang saya dapatkan untuk proyek line art, seperti menyampaikan tekstur dan rambut, wajah.

Jika Anda ingin memiliki potret sendiri, ada banyak seniman berbakat di Studio Envato yang mampu menciptakan ilustrasi potret yang berkualitas, apa pun gayanya!

Ambil Foto Unikmu

Terima kasih pada Andrew Blackman atas sumbangan wajahnya untuk tutorial ini. Jika kamu mengikuti tutorial berikut, kamu bisa unggah fotonya pada bagian lampiran. Bila tidak, kamu dapat pakai fotomu sendiri.

Gunakan Foto Sendiri

Jika mau gunakan foto sendiri, teman, pikirkan yang buruk. Unik. Tantangan. Kamu tak mau kan gambar yang membosankan seperti gambar yang biasa atau foto profile.

Poin terpenting di proyek ini adalah vektor dengan keunikan, sesuatu yang belum pernah kamu menggambar ilustrasi setiap hari. Meski begitu harap maklumlah dengan segala kesalahan yang kamu buat. Jadi ambil sudut kamera yang tinggi, rendah, atau sejajar sama lenganmu. Siap ambil foto.

1. Mengatur Dokumen

Langkah 1

Akan mudah untuk menempatkan swafoto Anda ke artboard dan vektor Anda langsung dari sana. Namun, menyusun komposisi Anda dari awal akan membantu Anda mengetahui arah yang akan Anda hadapi dan dapat mengurangi waktu kerja Anda dengan menghilangkan detail vektor yang tidak perlu.

Kamu bisa buat dengan sebuah bingkai. Saya pakai Rectangle (M) lalu memotong objek dengan Pathfinder > Minus Front.

Create a Frame

Langkah 2

Kemudian gunakan File> Place dan cari swafoto Anda dan kemudian posisikan di belakang frame. Anda bisa menggunakan ini untuk mendapatkan hasil potongan yang tepat dari foto Anda.

Ingat Anda dapat mengubah ukuran dan memutar potret Anda menggunakan Free Transform Tool (E) .Anda juga bisa menggunakan bingkai untuk menyembunyikan bagian wajah yang tak ingin Anda pakai.

Maafkan saya, Andrew. Saya tak suka vektorisasi telinga, jadi cuma satu saja.

Find your composition

Langkah 3

Saya atur layer di panel Layer dan ubah Opacity 50% pada layer persegi warna putih di atas wajah Andrew dan tambahkan layer untuk line art.

Setting up my layers

2. Memulai Line Art

Langkah 1

Gunakan Pen Tool (P), mulai buat bentuk untuk membuat line art. Saya tidak menggunakan garis stroke pada bagian ini. Untuk sebagian besar garis, saya akan buat bentuk yang tidak terlalu sama untuk menciptakan tampilan yang lebih seimbang.

Adding Line Art

Langkah 2

Saat membuat garis sambungan, pastikan mereka saling tumpang tindih saat terhubung ke garis yang berdekatan. Ini mencegah adanya celah yang muncul.

Overlapping lines

Langkah 3

Terus lakukan vektor pada bentuk garis yang lebih tebal untuk menciptakan area wajah dan pakaian.

Adding the majority of the lines

3. Membuat Line Art pada Mata

Langkah 1

Untuk mata, saya membuat bentuk bola mata dan mata bagian dalam sebagai satu bentuk. Kemudian menduplikat dan sembunyikannya. Buat bentuk yang menutupi keseluruhan bentuk mata, termasuk garis bulu mata.

Saya menghapus bentuk yang lebih kecil dari bentuk yang lebih besar menggunakan Pathfinder > Minus Front . Ini menciptakan bentuk mata secara keseluruhan namun juga memberi bentuk tersembunyi yang akan saya gunakan nanti untuk clipping mask.

Create the eye shape

Langkah 2

Buat detail pada iris mata. Untuk membuat efek garis, sama seperti langkah sebelumnya namun lebih seragam. Taruh beberapa bentuk segitiga di atas garis stroke. Atur Stroke Weight 1 pt. Taruh segitiga tersebut sepanjang garis dengan sama jarak.

Creating a brush

Langkah 3

Gunakan bentuk tadi untuk membuat New Pattern Brush. Ikuti pengaturan berikut. Tergantung pada cara Anda menciptakan bentuk ini, mungkin perlu kembali ke jendela ini untuk mengubah pengaturan. Saya memilih opsi Flip Across. Klik OK.

Create a Pattern Brush

Langkah 4

Waktunya buat lingkaran. Buatlah bundar dengan Ellipse Tool (L) lalu menduplikasi. Sembunyikan yang asli karena Anda memerlukannya untuk menambahkan warna pada mata. Kemudian buat duplikat untuk menambahkan garis tebal Weight Stroke 3 pt di sekitar mata.

Tambah satu brush untuk Detail mata. Namun, karena bagaimana kuas pola dibuat (terpusat pada stroke), Anda harus menggunakan Free Transform Tool (E) untuk mengurangi ukuran lingkaran sehingga sesuai dengan bagian luar lingkaran.

Kemudian buat lingkaran untuk biji mata dan pantulan cahaya.

Eye details

Langkah 5

Gabungkan bersama bentuk iris dan biji mata (Control-G). Gandakan grup ini untuk mata yang sebelah.

Kemudian sembunyikan bentuk bola mata dan gunakan  Clipping Mask (Control-7). Ulangi ini untuk mata yang sebelah.

Both eyes

4. Membuat Rambut dan Detail Dengan Brushes

Langkah 1

Untuk detail potret, termasuk rambut, akan dibuat dengan menggunakan kuas. Jadi pertama saya akan membuat dua kuas. Yang pertama adalah lingkaran pipih dengan ujung runcing.

Tapered Brush

Langkah 2

Kuas berikutnya dibuat dari segitiga.

Triangle Brush

Langkah 3

Kuas segitiga diciptakan untuk beri efek liptan di sepanjang kerah atas Andrew.

Jika potret Anda terlalu sederhana, efek detail kecil seperti ini dapat membantu Anda menciptakan ilustrasi yang lebih halus.

Create the collar

Langkah 4

Dengan pakai Paintbrush Tool (B) dan kuas runcing, saya menambahkan goresan untuk alis. Saya menggunakan foto di bawahnya untuk menjiplak arah rambut sehingga tampak rapi.

Adding the eyebrows

Langkah 5

Dengan kuas runcing segitiga, saya menambahkan lipatan dan garis di dalam kerah dan kemeja untuk menciptakan lebih banyak efek tekstur.

Inside the collar

Langkah 6

Buat Layer Baru di bawah line art saya dan menggambar bentuk warna putih di sepanjang garis rambut. Ini untuk menyembunyikan goresan yang saya gambar di bawah bentuk itu untuk menciptakan garis rambut yang bersih.

Bisa lihat perbedaan bentuk putih di bawah ini dalam menghilangkan garis rambut. Karena sebagian besar potret ini akan menjadi line art tanpa nuansa lebih jauh, saya menyimpannya sebagai warna putih. Jika Anda akan menggunakan beberapa warna, Anda bisa melebarkan sayap untuk rambut dan kemudian memangkas area yang tumpang tindih. Jika Anda akan menggunakan beberapa warna, Anda bisa melebarkan sayap untuk rambut dan kemudian memangkas area yang tumpang tindih.

Adding the hair

5.Membuat Line Art pada Rambut

Langkah 1

Saat rambut jatuh dan menambahkan tekstur garis di sekitar rahang, saya perlu mengubah ini untuk memberi kesan pada rambut wajah. Jika saya menggambar garis di atas ini, masih akan menunjukkan garis halus di bawahnya dan tidak terlihat menyatu.

Pertama saya akan membagi baris menjadi dua dengan menggunakan Knife Tool. Saya potong garis di mana rambut di wajah mulai mendistorsi setiap permukaan wajah. Anda bisa lihat pada gambar di bawah ini, itu ada di sekitar bagian bawah telinga.

Using the Knife Tool

Langkah 2

Untuk menambahkan tekstur pada garis ini, saya pilih Effect > Distort & Transform > Roughen. Kemudian membuat garis sekitar dagu dan hidung karena pose bagus Andrew, untuk menciptakan garis bertekstur dan tekstur yang sama.

Create a textured line

Langkah 3

Gunakan Paintbrush Tool (B) dan kuas runcing, lalu turunkan ke wajah. Saya buat stroke dengan perlahan, pastikan perhatikan cambang. Ini jauh lebih mudah dilakukan bila rambut wajah lebih panjang.

Tip: Jika cambang menjadi tunggul, Anda bisa menggunakan pola fill daripada menggambar setiap goresan.

Adding texture

Lanjut tambahkan garis, terutama di area yang lebih banyak di sekitar leher dan dagu.

Adding facial hair

6. Bagaimana Menambahkan Sentuhan terakhir

Langkah 1

Dengan kuas runcing, tambahkan beberapa sentuhan akhir pada mata. Termasuk garis pada kulit dan bulu mata.

Adding eyelashes

Langkah 2

Tambahkan tekstur di lidah dan bayangan halus, gunakan Blob Brush Tool (Shift-B) untuk membuat titik-titik sekitar tepi lidah.

Adding texture to the tongue

Sudah selesai, keren!

Saya selalu menyelesaikan potret dengan beberapa tahi lalat di kulit. Tambahkan warna, beri Andrew mata biru pucat.

Saya harap Anda menikmati tutorial ini dan mengambil beberapa tip untuk memperbaiki kreasi. Jika Anda punya pertanyaan atau ingin memamerkan apa yang telah Anda buat dengan menggunakan tutorial ini, silakan berbagi di komentar!

The finished portrait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.