Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Illustrator Brushes
Design

Bagaimana Membuat Efek Teks Pensil Dalam Adobe Illustrator

by
Difficulty:IntermediateLength:LongLanguages:
This post is part of a series called Communication Week.
22 Unique Photoshop Text Effects That Grab Your Attention!
How to Create a Newspaper Ransom Note Text Effect in Adobe Photoshop

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Di dalam langkah-langkah berikut kamu akan belajar bagaimana membuat sebuah efek teks pensil dalam Adobe Illustrator dengan menggunakan pattern brush yang cukup detail.

Sebagai pemula, kamu akan belajar bagaimana mempersiapkan grid sederhana dan bagaimana membuat badan pensil dengan menggunakan kumpulan persegi panjang. Dengan menggunakan efek Zig Zag, Warp dan Roughen bersamaan dengan pencampuran dasar dan teknik pembuatan vector, kamu akan belajar bagaimana membuat ujung pensil.

Kemudian, dengan menggunakan efek Rounded Corners dan fitur Live Corners bersamaan dengan kumpulan persegi panjang dan jalur penyusun, kamu akan belajar bagaimana membuat komponen pensil lainnya.

Selanjutnya, kamu akan belajar bagaimana membuat pekerjaanmu lebih mudah dengan menggunakan Shape Builder Tool, bagaimana menyimpan dan menamai pola, dan bagaimana membuat sendiri pattern brush. Dengan menggunakan efek Transform, kamu akan belajar bagaimana memperbanyak sebuah jalur dan bagaimana menyelaraskan secara sempurna itu dengan grid piksel. Terakhir, kamu akan belajar bagaimana membuat efek teks dengan menggunakan pattern brush dan sebuah teks sebagai acuan.

Untuk inspirasi lainnya tentang bagaimana menyesuaikan atau meningkatkan efek teks akhir, kamu dapat menemukan banyak sumber di GraphicRiver.

1. Bagaimana Membuat Dokumen Baru dan Mempersiapkan Grid

Tekan Control-N untuk membuat dokumen baru. Pilih Pixels dari menu drop-down Units, masukkan 850 di dalam kotak width dan 585 di dalam kotak height, dan kemudian klik tombol More Settings. Pilih RGB untuk Color Mode, atur Raster Effects ke Screen (72 ppi), dan kemudian klik Create Document.

Aktifkan Grid (View > Show Grid) dan Snap to Grid (View > Snap to Grid). Kamu akan sebuah grid setiap 1 px, jadi pergi ke Edit > Preferences > Guides > Grid, dan masukkan 1 di dalam kotak Gridline every dan 1 di dalam kotak Subdivisions. Coba untuk tidak melemah oleh semua grid tersebut—itu akan membuat pekerjaanmu jauh lebih mudah, dan perlu diingat bahwa kamu dapat dengan mudah mengaktifkan atau menonaktifkannya dengan menggunakan shortcut keyboard Control-".

Kamu dapat mempelajari lebih lanjut tentang sistem grid Adobe Illustrator di dalam tutorial ini oleh Andrei Stefan: Memahami Sistem Grid Adobe Illustrator.

Kamu juga hendaklah membuka panel Info (Window > Info) untuk sebuah pratinjau langsung dengan ukuran dan posisi bentuk. Jangan lupa untuk mengatur unit of measurement ke pixels dari Edit > Preferences > Units. Semua pilihan ini akan meningkatkan kecepatan kerjamu secara signifikan.

setup grid

2. Bagaimana Membuat Badan Pensil

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan fokus pada Toolbar. Hapus warna dari goresan dan kemudian pilih fill dan atur warnanya menjadi R=227 G=174 B=124. Pindah ke artboard dan buat sebuah persegi panjang 10 x 8 px—Grid dan Snap to Grid harusnya membuat ini lebih mudah.

Kembali ke Toolbar dan ganti warna isi yang ada dengan R=207 G=154 B=104. Dengan menggunakan tool yang sama, buat dua bentuk ukuran 10 x 6 px dan tempatkan mereka tepat seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua.

rectangle

Langkah 2

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat dua bentuk 10 x 1 px dan tempatkan sama persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Isi bagian atas dengan R=246 G=202 B=155 dan bagian bawah dengan R=242 G=197 B=158.

Dengan menggunakan tool yang sama, buat dua bentuk 10 x 2 px dan tempatkan mereka sama persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua. Isi kedua bentuk dengan hitam (R=0 G=0 B=0), turunkan Opacity ke 40%, dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

Buat dua bentuk 10 x 3 px, isi itu dengan putih (R=255 G=255 B=255), turunkan Opacity ke 50%, dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

thin rectangle

3. Bagaimana Membuat Ujung Pensil

Langkah 1

Pilih Pen Tool (P) dan buat jalur vertikal 20 px. Tambahkan goresan 0.25 px untuk jalur baru ini, atur warna ke R=237 G=28 B=36, dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Zig Zag. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam gambar di bawah, klik OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

Pastikan bahwa jalur hasil dipilih, pergi ke Object > Path > Join (Control-J) untuk menutup jalur, dan kemudian tekan Shift-X untuk secara cepat membalikkan atribut isi dan goresan.

zig zag

Langkah 2

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 21 x 20 px dan isi itu dengan biru acak. Fokus pada sisi kanan persegi panjang baru ini dan ganti ke Direct Selection Tool (A). Pilih kedua anchor point dan pergi ke Object > Path > Average. Centang pada Kedua kotak dan kemudian klik OK. Ini pada dasarnya mengubah persegi panjang menjadi segitiga.

Pastikan bahwa segitiga dipilih dan buat salinannya di depan (Control-C > Control-F). Pilih itu dan pergi ke Effect > Warp > Arc Upper. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam gambar di bawah, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

Pilih bentuk merah bersamaan dengan dua yang biru, buka panel Pathfinder (Window > Pathfinder), dan klik tombol Unite.

warp

Langkah 3

Pastikan bentuk merah tetap dipilih dan buat salinan di depan (Control-C > Control-F).

Dengan menggunakan Ellipse Tool (L), buat sebuah lingkaran 10 px dan isi itu dengan kuning acak. Tempatkan bentuk baru ini seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama, dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Roughen. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam gambar di bawah, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

Pilih bentuk kuning bersamaan dengan salinan bentuk merah, pergi ke panel Pathfinder, dan klik tombol Union. Pilih bentuk hasil dan ganti warna isi yang ada dengan R=53 G=47 B=49.

roughen

Langkah 4

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 25 x 10 px. Isi itu dengan biru acak dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Fokus pada sisi kanan persegi panjang baru ini dan ganti ke Direct Selection Tool (A). Pilih kedua anchor point dan pergi ke Object > Path > Average. Centang pada Kedua kotak dan kemudian klik OK.

Pilih segitiga biru bersamaan dengan bentuk merah dan tambahkan salinannya di depan (Control-C > Control-F). Pastikan bahwa hanya salinan yang dipilih dan klik tombol Minus Front dari panel Pathfinder. Cukup tekan Shift-Control-G untuk Ungroup group hasil.

average

Langkah 5

Pilih bentuk merah dan biru yang tersisa dan kemudian klik tombol Intersect dari panel Pathfinder.

Pindah ke panel Layers (Window > Layers), pilih bentuk gelap yang membuat ujung pensilmu, dan bawa itu ke depan (Shift-Control-]).

intersect

Langkah 6

Pilih bentuk biru bersamaan dengan yang gelap dan tambahkan salinan di depan (Control-C > Control-F). Pilih kedua salinan dan klik tombol Intersect dari panel Pathfinder. Isi bentuk hasil dengan R=96 G=95 B=93.

pathfinder

Langkah 7

Pilih Rectangle Tool (M) dan buat bentuk 3 x 2 px. Isi itu dengan kuning acak dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama.

Tetap fokuskan pada persegi panjang baru ini dan beralih ke Direct Selection Tool (A). Pilih anchor point kanan atas dan tarik itu ke ujung pensilmu, seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua.

Duplikasikan bentuk kuning, pilih salinan ini, putar itu 180 derajat, dan kemudian tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar ketiga.

yellow

Langkah 8

Pilih Rectangle Tool (M) dan buat sebuah bentuk 24 x 3 px. Isi itu dengan kuning acak dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama.

Tetap berfokus pada persegi panjang baru ini, beralih ke Delete Anchor Point Tool (-), dan cukup klik pada anchor point kanan atas untuk menghapusnya.

delete anchor point

Langkah 9

Pilih bentuk merah atas dan salin itu di depan (Control-C > Control-F). Pilih salinan ini bersamaan dengan bentuk kuning atas dan klik tombol Intersect dari panel Pathfinder. Isi bentuk hasil dengan warna hitam, turunkan Opacity ke 40%, dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

Pilih bentuk merah bawah dan tambahkan salinan di depan (Control-C > Control-F). Pilih salinan ini bersamaan dengan bentuk kuning bawah, dan klik tombol Intersect dari panel Pathfinder. Isi bentuk hasil dengan warna hitam, turunkan Opacity ke 40%, dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

Pilih bentuk biru dan tambahkan salinan di depan (Control-C > Control-F). Pilih salinan ini bersamaan dengan bentuk kuning tersisa dan klik tombol Intersect dari panel Pathfinder. Isi bentuk hasil dengan warna putih, turunkan Opacity ke 50%, dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

intersect

Langkah 10

Pilih bentuk merah dan ganti warna yang ada dengan R=217 G=164 B=114. Pilih bentuk warna biru dan ganti warna yang ada dengan R=236 G=192 B=145.

recolor

4. Bagaimana Membuat Bagian Metalik Pada Pensil

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M), dan buat dua bentuk 3 x 22 px dan satu bentuk 5 x 22 px. Isi semua persegi panjang itu dengan R=171 G=175 B=184, tempatkan mereka seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama, dan kemudian pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan 1 px Radius, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

Pastikan bahwa bentuk hasil dipilih dan pergi ke Object > Compound Path > Make (Control-8) untuk mengubahnya menjadi jalur penyusun.

rounded corners

Langkah 2

Pastikan bahwa jalur penyusun berwarna kelabu tetap dipilih dan tambahkan salinan di depan (Control-C > Control-F). Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 13 x 6 px, atur warna isi ke R=149 G=153 B=162, dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama.

Pilih persegi panjang baru ini bersamaan dengan salinan jalur penyusun, dan klik tombol Intersect dari panel Pathfinder. Ubah group hasil bentuk ini menjadi sebuah jalur penyusun yang baru (Control-8) dan kemudian duplikasikan itu (Control-C > Control-F). Putar salinan ini 180 derajat dan kemudian tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar keempat.

compound path

Langkah 3

Pilih Rectangle Tool (M), dan buat dua bentuk 3 x 1 px dan satu bentuk 5 x 1 px. Isi semua segitiga dengan R=229 G=229 B=227 dan tempatkan mereka seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Ubah mereka semua menjadi sebuah jalur penyusun (Control-8) untuk membuatnya lebih mudah bagimu untuk memilih atau mengedit semua bentuk ini sekaligus.

Duplikasikan jalur penyusun baru ini (Control-C > Control-V) dan pilih salinannya. Tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua dan ganti warna yang ada dengan R=208 G=212 B=215.

rectangles

Langkah 4

Pilih Rectangle Tool (M), dan buat dua bentuk 3 x 2 px dan satu bentuk 5 x 2 px. Isi semua ketiga persegi panjang dengan warna hitam dan tempatkan mereka seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Turunkan Opacity ke 30% dan ubah Blending Mode ke Soft Light. Ubah bentuk baru ini menjadi sebuah jalur penyusun dan kemudian duplikasikan itu (Control-C > Control-V). Pilih salinan dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua.

Pilih Rectangle Tool (M), dan buat dua bentuk 3 px dan satu bentuk 5 x 3 px. Isi semua ketiga bentuk dengan warna putih dan tempatkan mereka seperti yang ditunjukkan dalam gambar ketiga. Turunkan Opacity ke 40% dan ubah Blending Mode ke Soft Light. Ubah bentuk baru ini menjadi sebuah jalur penyusun.

rectangles

Langkah 5

Pilih Rectangle Tool (M) dan buat dua bentuk 1 x 20 px. Isi kedua bentuk dengan R=83 G=92 B=107 dan tempatkan mereka seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama.

Dengan menggunakan tool yang sama, buat empat bujur sangkar 1 px dan tempatkan mereka seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua. Isi semua empat bentuk dengan warna putih, turunkan Opacity ke 70%, dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

Berikutnya, buat dua bentuk 1 x 2 px, isi dengan warna hitam, dan tempatkan seperti yang ditunjukkan dalam gambar ketiga. Turunkan Opacity ke 20% dan ubah Blending Mode ke Soft Light. Ubah dua bentuk ini menjadi sebuah jalur penyusun (Control-8) dan duplikasikan itu (Control-C > Control-V). Tempatkan salinan seperti yang ditunjukkan dalam gambar keempat dan naikkan Opacity ke 30%.

Buat dua bentuk 1 x 3 px, isi mereka dengan warna putih, dan tempatkan mereka seperti yang ditunjukkan dalam gambar ketiga. Turunkan Opacity ke 30% dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

rectangles

5. Bagaimana Membuat Penghapus Pensil

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 15 x 20 px, isi itu dengan R=224 G=67 B=86, dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Fokus pada sisi kiri persegi panjang baru ini dan ganti ke Direct Selection Tool (A). Pilih kedua anchor point, pergi ke control panel, dan cukup masukkan 3 px di dalam kotak Corners.

live corners

Langkah 2

Pastikan bahwa bentuk pink tetap dipilih dan tambahkan salinan di depan (Control-C > Control-F). Pilih Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 15 x 6 px, tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama, dan atur warna fill ke R=229 G=82 B=101. Pilih persegi panjang baru ini bersamaan dengan salinan bentuk pink dan klik tombol Intersect dari panel Pathfinder. Pastikan bahwa bentuk hasil dipilih dan tambahkan salinan di depan (Control-C > Control-F).

Dengan menggunakan tool yang sama, buat sebuah bentuk 15 x 2 px, isi itu dengan warna hitam, dan tempatkan seperti yang ditunjukkan dalam gambar ketiga. Pilih persegi panjang baru ini bersamaan dengan salinan yang dibuat beberapa saat yang lalu dan klik tombol Intersect dari panel Pathfinder. Pastikan bahwa bentuk hasil tetap dipilih, turunkan Opacity ke 30%, dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

pathfinder

Langkah 3

Pilih kedua bentuk yang dibuat dalam langkah sebelumnya dan duplikasikan mereka (Control-C > Control-V). Putar salinan ini 180 derajat dan tempatkan mereka seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua. Pilih bentuk yang disorot di dalam gambar kedua dan cukup ganti warna isi yang ada dengan R=214 G=57 B=76.

Pilih Rectangle Tool (M), buat dua bentuk 15 x 1 px, dan tempatkan mereka persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Isi bagian atas dengan R=255 G=122 B=141 dan bagian bawah dengan R=235 G=102 B=121.

Dengan menggunakan tool yang sama, buat sebuah bentuk 15 x 3 px dan tempatkan itu persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar keempat. Atur warna isi ke putih, turunkan Opacity ke 30%, dan ubah Blending Mode ke Soft Light.

rotate

6. Bagaimana Membuat Pattern Brush

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan buat sebuah bentuk 4 x 26 px. Isi itu dengan merah acak, turunkan Opacity menjadi sekitar 50%, dan tempatkan persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Pilih persegi panjang ini bersamaan dengan sisa bentuk yang dibuat sejauh ini dan terapkan Group (Control-G).

Buat salinan group (Control-C > Control-V) dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar ketiga.

group

Langkah 2

Pilih group atas dan pilih Shape Builder Tool (Shift-M). Tahan tombol Alt pada keyboard dan tarik sebuah jalur vertikal dari tepi atas ke tepi bawah pada persegi panjang merah tersebut. Gerakan ini akan secara cepat menghilangkan persegi panjang merah bersamaan dengan semua bentuk yang berada di baliknya, dan pada akhirnya itu tampak seperti pada gambar kedua.

shape builder tool

Langkah 3

Pilih group bentuk yang tersisa dan pilih Shape Builder Tool (Shift-M) yang sama. Kali ini tahan tombol Shift dan Alt pada keyboard dan tarik dua seleksi sederhana pada sisi kiri dan kanan persegi panjang merah tersebut, seperti yang ditunjukkan di dalam gambar berikut. Pada akhirnya, itu harusnya tampak seperti pada gambar ketiga.

Beralih ke Direct Selection Tool (A), pilih persegi panjang merah tersebut, dan hapus itu dengan menggunakan tombol Delete pada keyboard.

delete

Langkah 4

Dengan menggunakan Direct Selection Tool (A), pilih semua bentuk yang disorot di dalam gambar pertama dan tarik mereka ke dalam panel Swatches (Window > Swatches) untuk menyimpannya sebagai pattern. Batalkan seleksi bentuk dari artboard dan pilih pattern tersebut dari panel Swatches (Window > Swatches). Buka menu melayang dari panel Swatches dan pergi ke Swatch Options.... Namai ulang pattern menjadi "Start" dan kemudian klik tombol OK.

Pilih bentuk-bentuk yang disoroti di dalam gambar kedua dan simpan sebagai pattern kedua. Pilih pattern baru ini dan namai ulang menjadi "End".

save pattern

Langkah 5

Pilih bentuk-bentuk yang disoroti dalam gambar di bawah, buka panel Brushes (Window > Brushes), dan klik tombol New Brush. Centang pada kotak Pattern Brush dan klik OK. Pilih sebuah nama untuk pattern ini, pastikan bahwa atribut diatur seperti yang ditunjukkan di bawah, dan kemudian fokus pada kotak Tile.

Cukup buka Start Tile dan tambahkan pattern "Start", dan kemudian buka End Tile dan tambahkan pattern "End". Setelah kamu selesai, klik tombol OK dan pattern brush barumu akan muncul dalam panel Brushes.

save pattern brush

7. Bagaimana Membuat Background

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan buat sebuah bentuk 860 x 595 px. Isi itu dengan R=250 G=255 B=255 dan pastikan bahwa itu meliputi keseluruhan artboard.

background

Langkah 2

Pilih Pen Tool (P), buat sebuah jalur horizontal 860 px, dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah. Tambahkan sebuah goresan 1 px untuk jalur ini dan atur warnanya ke R=41 G=171 B=226.

horizontal line

Langkah 3

Pastikan bahwa jalur horizontal tetap dipilih, turunkan Opacity ke 20%, dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Tarik slider Move-Vertical ke 0.5 px, klik tombol OK tersebut, dan kemudian pergi lagi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Kali ini, tarik slider Move-Vertical itu ke 15 px, masukkan 39 di dalam kotak Copies, dan kemudian klik OK.

Efek Transform pertama itu digunakan untuk menyelaraskan secara sempurna goresan ke pixel grid. Aktifkan fitur Pixel Preview (View > Pixel Preview), lihat lebih dekat pada jalur horizontal, dan kemudian nonaktifkan efek Transform untuk mengerti apa sebenarnya yang dilakukan itu.

transform

8. Bagaimana Membuat Efek Teks

Langkah 1

Pilih Type Tool (T) dan buka panel Character (Window > Type > Character). Pilih Milkshake font, dan atur size ke 200 px dan tracking ke 100.

Cukup klik pada artboard dan tambahkan teks "Draw". Buat itu berwarna hitam dan turunkan Opacity menjadi sekitar 30% dari panel Transparency (Window > Transparency).

Dengan menggunakan Pen Tool (P) dan teks sebagai acuan, gambarkan beberapa jalur sederhana seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua.

type tool

Langkah 2

Hilangkan teks dan pastikan bahwa jalur dipilih. Terapkan pattern brush dari panel Brushes (Window > Brushes), dan kemudian pergi ke Effect > Stylize > Drop Shadow. Masukkan atribut yang ditunjukkan di dalam jendela kiri (di dalam gambar di bawah), klik tombol OK, dan kemudian terapkan dua efek Drop Shadow lainnya.

drop shadow

Langkah 3

Terakhir, tambahkan sebuah efek tulisan coretan sederhana untuk kata-kata yang tersisa.

scribble

Selamat! Kamu Telah Selesai!

Berikut bagaimana tampak seharusnya. Saya harap kamu menikmati tutorial ini dan dapat menerapkan teknik-teknik ini di dalam project mendatangmu.

Silahkan untuk menyesuaikan desain akhir dan membuatnya sendiri. Kamu dapat menemukan beberapa sumber inspirasi yang bagus di GraphicRiver, dengan solusi yang menarik untuk meningkatkan desainmu.Langkah Enter the attributes shown in the left window (in the following image), click the OK button, and then apply the other two Drop Shadow effects.

final product
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.