7 days of PS Actions, graphics, templates & fonts - for free! Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Adobe Illustrator

Cara Membuat sebuah Set Ikon Perangkat Komputer Dalam Adobe Ilustrator

Read Time: 10 mins

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sittiana Ana (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Dalam tutorial hari ini kita akan belajar membuat seperangkat empat perlengkapan komputer, menggunakan body yang sama dengan struktur sentral yang mana kita akan menambahkan semua fitur utama yang membuat masing-masing objek menonjol. Seperti biasa, kita akan bergantung pada penggunaan beberapa bentuk geometris dasar, dikombinasikan dengan kekuatan panel Align.

Yang artinya, ambil cangkir kopi tua itu, dan mari kita mulai!

Oh, dan sebelum saya lupa, anda selalu bisa memperluas proyek dengan cara check di GraphicRiver di mana anda bisa menemukan banyak sekali computer-themed icons.

1. Cara Membuat Dokumen Baru

Saya berharap anda sudah memiliki Illustrator dan bekerja di latar belakang, bawalah dan mari kita buat Dokumen Baru (File > New or Control-N) dengan menggunakan pengaturan berikut:

  • Number of Artboards: 1
  • Width: 800 px
  • Height: 600 px
  • Units: Pixels

Dan dari tab Advanced:

  • Color Mode: RGB
  • Raster Effects: Screen (72ppi)
  • Preview Mode: Default
setting up a new documentsetting up a new documentsetting up a new document

Tips cepat: beberapa dari anda mungkin telah memperhatikan bahwa opsi Align New Objects to Pixel Grid hilang. Itu karena saya menjalankan versi perangkat lunak CC 2017 yang baru, di mana perubahan besar telah dilakukan pada bagaimana Illustrator menangani cara membentuk snap ke Pixel Grid yang mendasarinya.

2. Cara Mengatur Grid Kustom

Karena kita akan menciptakan ikon menggunakan sebuah pixel yang beralur kerja sempurna, kita ingin membuat grid kecil yang bagus sehingga kita dapat mengendalikan sepenuhnya bentuk yang kita inginkan-yaitu jika kita menjalankan versi lama dari perangkat lunak.

Langkah 1

Klik Edit > Preferences > Guides & Grid submenu, dan sesuaikan pengaturan berikut ini:

  • Gridline every: 1 px
  • Subdivisions: 1
setting up a custom gridsetting up a custom gridsetting up a custom grid

Tips cepat: Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang grid dengan membaca bagian ini secara mendalam di how Illustrator’s Grid System works.

Langkah 2

Setelah kita menyiapkan grid kustom kita, semua yang perlu kita lakukan untuk memastikan bentuk kita terlihat tajam adalah ijinkan Snap to Grid pilihan yang ditemukan di bawah menu View, yang akan berubah menjadi Snap to Pixel setiap kali anda masuk mode Pixel Preview.

Sekarang, jika anda baru mengenal keseluruhan "sebuah pixel yang beralur kerja sempurna", saya sangat menyarankan anda untuk bekerja melalui tutorial how to create pixel-perfect artwork  saya, yang akan membantu anda memperluas keterampilan teknis anda dalam waktu singkat.

3. Cara Mengatur Layer

Dengan dokumen baru yang dibuat, akan menjadi ide bagus untuk menyusun proyek kita menggunakan beberapa layer, karena dengan cara ini kita dapat mempertahankan alur kerja yang mantap dengan memusatkan perhatian pada satu ikon pada satu waktu.

Yang artinya, bawa panel Layer, dan buat total lima layer, yang akan kita rename sebagai berikut:

  • layer 1: reference grids
  • layer 2: tablet
  • layer 3: mouse
  • layer 4: keyboard
  • layer 5: midi controller
setting up the layerssetting up the layerssetting up the layers

4. Cara Membuat Grid Referensi

Reference Grids (or Base Grids) adalah seperangkat permukaan referensi yang dibatasi dengan tepat, yang memungkinkan kita untuk membangun ikon kita dengan berfokus pada ukuran dan konsistensi.

Biasanya, ukuran grid menentukan ukuran ikon sebenarnya, dan mereka harus selalu menjadi keputusan pertama yang anda buat saat memulai sebuah proyek baru, karena anda akan selalu ingin memulai dari ukuran sekecil mungkin dan membangunnya.

Sekarang, dalam kasus kita, kita akan membuat paket ikon hanya dengan satu ukuran, lebih tepatnya 128 x 128 px, yang merupakan salah satu yang cukup besar.

Langkah 1

Mulailah dengan mengunci semua tapi layer grid referensi, dan kemudian klik Rectangle Tool (M) dan buat sebuah 128 x 128 px persegi oranye (#F15A24) , yang akan membantu menentukan ukuran keseluruhan ikon kita.

creating the main shape for the reference gridcreating the main shape for the reference gridcreating the main shape for the reference grid

Langkah 2

Tambahkan satu yang lebih kecil 120 x 120 px (#FFFFFF) yang akan bertindak sebagai area gambar aktif kita, sehingga memberikan kita semua-sekitar 4 px lapisan.

creating the main shape for the active drawing areacreating the main shape for the active drawing areacreating the main shape for the active drawing area

Langkah 3

Kelompokkan dua kotak yang menyusun grid referensi dengan menggunakan Control-G jalan pintas keyboard, lalu buat tiga salinan yang berjarak 40 px dari satu sama lain, pastikan untuk mensejajarkan mereka ke bagian pusat Artboard.

Setelah selesai, kunci lapisan saat ini dan beralih ke yang satunya lagi dimana kita akan mulai mengerjakan ikon pertama kita.

creating and positioning the remaining reference gridscreating and positioning the remaining reference gridscreating and positioning the remaining reference grids

5. Cara Membuat Repeating Body

Seperti yang telah saya tunjukkan, kita akan menciptakan keempat ikon menggunakan body yang sama, yang mana kita secara bertahap menambahkan fitur utama yang memberi mereka "identitas" mereka. Yang artinya, pastikan anda berada di layer yang tepat (yang akan menjadi yang kedua) dan kemudian besarkan grid referensi pertama sehingga kita dapat memiliki tampilan bentuk yang lebih baik.

Langkah 1

Mulailah dengan membuat sebuah 112 x 100 px persegi panjang bulat dengan sebuah 8 px Radius Corner, yang akan kita warnai menggunakan #60677C, dan kemudian sejajarkan ke pusat dengan mendasari area gambar aktif, pada jarak 4 px dari tepi bawahnya.

creating and positioning the repeating bodys main shapecreating and positioning the repeating bodys main shapecreating and positioning the repeating bodys main shape

Langkah 2

Berikan bentuk bahwa kita baru saja membuat garis besar menggunakan metode Stroke, dengan menciptakan salinannya (Control-C > Control-F) yang akan kita sesuaikan dengan terlebih dahulu mengubah warna menjadi #2B3249, dan kemudian membalik Fill nya dengan Stroke (Shift-X), pastikan untuk mengatur Weight nya menjadi 8 px setelah itu.

adding the outline to the repeating bodys main shapeadding the outline to the repeating bodys main shapeadding the outline to the repeating bodys main shape

Langkah 3

Menggunakan Pen Tool (P) gambarlah sebuah 16 px tinggi 8 px tebal Stroke line (#2B3249) mulai dari pusat tepi atas garis ini, dan akan sampai ke batas luar area gambar aktif. Setelah selesai, anda dapat memilih dan mengelompokkan ketiga bentuk tersebut bersama-sama menggunakan Control-G jalan pintas keyboard

adding the little cable segment to the repeating bodys main shapeadding the little cable segment to the repeating bodys main shapeadding the little cable segment to the repeating bodys main shape

Langkah 4

Sekarang bahwa kita memiliki Repeating Body kita, yang harus kita lakukan adalah membuat tiga salinan itu (Control-C> Control-F tiga kali), dan posisi satu ke masing-masing dari grid referensi kosong.

Setelah anda memiliki semua ditempatnya, anda dapat mulai mengunci layer sehingga anda dapat tetap fokus pada ikon pertama.

creating and positioning the repeating body copies onto the empty reference gridscreating and positioning the repeating body copies onto the empty reference gridscreating and positioning the repeating body copies onto the empty reference grids

6. Cara Membuat Ikon Tablet

Ikon pertama yang akan kami tangani adalah tablet grafis kecil, jadi pastikan anda berada di layer yang tepat (yang akan menjadi yang kedua) dan kemudian perbesar ke grid referensinya  agar kita dapat memulainya.

Langkah 1  

Buat tampilan tablet menggunakan sebuah 80 x 60 px persegi panjang, yang akan kita warnai putih (#FFFFFF) dan kemudian sejajarkan ke pusat ke Repeating Body, pada jarak 12 px dari tepi atas.

creating and positioning the main shape for the tablet icons displaycreating and positioning the main shape for the tablet icons displaycreating and positioning the main shape for the tablet icons display

Langkah 2

Berikan bentuk yang baru kita buat sebuah 8 px garis tebal (#2B3249) menggunakan metode Stroke, pilih dan kelompokkan keduanya bersamaan setelah menggunakan Control-G jalan pintas keyboard

adding the outline to the tablet icons displayadding the outline to the tablet icons displayadding the outline to the tablet icons display

Langkah 3

Menggunakan Pen Tool (P),  gambar tiga 8 px diagonal tebal baris Stroke (#2B3249), yang akan kita sesuaikan dengan menurunkan Opacity mereka menjadi hanya 20%. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan mereka bersama-sama (Control-G) sejajarkan mereka ke pusat  ke tampilan yang mendasari sesudahnya.

adding the reflection lines to the tablet icons displayadding the reflection lines to the tablet icons displayadding the reflection lines to the tablet icons display

Langkah 4

Mulailah mengerjakan tombol pertama tablet, dengan membuat sebuah 16 x 16 px persegi (#BAC0CE) dengan 8 px garis tebal (#2B3249) yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisi ke sisi kiri layar, pada jarak 16 px dari tepi atas yang lebih besar.

creating and positioning the main shapes for the tablet icons top-left buttoncreating and positioning the main shapes for the tablet icons top-left buttoncreating and positioning the main shapes for the tablet icons top-left button

Langkah 5

Buat tombol sisi-kiri kedua menggunakan salinan (Control-C > Control-F) dari salah satu yang kita baru saja dibuat, yang akan kita posisikan di bawah, pastikan untuk mengubah bentuk isi warna menjadi putih (#FFFFFF) sekali kita menyelesaikannya. Setelah anda memiliki kedua tombol, kelompokkan mereka (Control-G) karena kita akan menggunakan mereka untuk membuat satu sisi yang tepat.

creating and positioning the tablet icons second left-sided buttoncreating and positioning the tablet icons second left-sided buttoncreating and positioning the tablet icons second left-sided button

Langkah 6

Buat tombol sisi kanan menggunakan salinan (Control-C > Control-F) dari yang baru saja kita kelompokkan, yang kita akan posisikan ke sisi berlawanan dari layar tablet.

creating and positioning the tablets right-sided buttonscreating and positioning the tablets right-sided buttonscreating and positioning the tablets right-sided buttons

Langkah 7

Selesaikan ikon dengan menambahkan pena kecil, yang akan kita buat dengan menggunakan sebuah garis 40 px lebar 8 px tebal Stroke (#2B3249) dengan Round Cap, yang akan kita sejajarkan ke pusat ke bagian tablet yang lebih rendah. Setelah selesai, jangan lupa untuk memilih dan mengelompokkan semua bentuk penulisan ikon bersama-sama menggunakan Control-G jalan pintas keyboard

finishing off the tablet iconfinishing off the tablet iconfinishing off the tablet icon

7. Cara Membuat Ikon Mouse

Dengan asumsi anda telah beralih ke layer berikutnya (yang akan menjadi yang ketiga) dan mengunci yang sebelumnya, perbesar grid referensi kedua dan mari mulai mengerjakan ikon mouse.

Langkah 1

Buat body utama mouse menggunakan sebuah 44 x 68 px persegi panjang, yang kita akan warnai menggunakan putih (#FFFFFF) dan kemudian sejajarkan ke pusat ke bentuk isi utama dari Repeating Body.

creating and positioning the mouse icons main shapecreating and positioning the mouse icons main shapecreating and positioning the mouse icons main shape

Langkah 2

Sesuaikan bentuk yang baru saja kita buat dengan mengatur Radius dari puncak Corner nya menjadi 4 px dan bagian bawahnya 22 px dari dalam Transform panel Rectangle Properties.

adjusting the corner radius of the mouse icons main shapeadjusting the corner radius of the mouse icons main shapeadjusting the corner radius of the mouse icons main shape

Langkah 3

Buat tombol klik kiri menggunakan sebuah 22 x 20 px persegi panjang, yang akan kita warnai menggunakan #BAC0CE dan kemudian sejajarkan ke sudut kiri atas bentuk yang lebih besar.

creating and positioning the main shape for the mouse icons left buttoncreating and positioning the main shape for the mouse icons left buttoncreating and positioning the main shape for the mouse icons left button

Langkah 4

Berikan mouse sebuah 8 px garis tebal (#2B3249) menggunakan  metode Stroke, pastikan posisinya di atas dua fill shapes nya (right click > Arrange > Bring to Front).

adding the outline to the mouse icons main shapeadding the outline to the mouse icons main shapeadding the outline to the mouse icons main shape

Langkah 5

Tambahkan garis pembatas tombol bawah menggunakan sebuah 44 px lebar 8 px Stroke tebal (#2B3249) yang akan kita sejajarkan di pusat ke body mouse, posisikan pada jarak 12 px dari tepi atas garis.

creating and positioning the main shape for the mouse icons bottom button delimitercreating and positioning the main shape for the mouse icons bottom button delimitercreating and positioning the main shape for the mouse icons bottom button delimiter

Langkah 6

Selesaikan ikon dengan menambahkan garis detail vertikal yang memisahkan dua tombol mouse, yang akan kita buat dengan menggunakan sebuah 36 px tinggi 8 px tebal garis Stroke (#2B3249). Setelah anda selesai, kelompokkan (Control-G) semua bentuk susunan mouse bersama-sama, lakukan hal yang sama untuk semua bagian ikon ini sesudahnya.

finishing off the mouse iconfinishing off the mouse iconfinishing off the mouse icon

8. Cara Membuat Ikon Keyboard

Saya menduga sekarang anda sudah tahu latihannya, jadi pastikan anda berada di layer yang benar (yang akan menjadi yang keempat) dan perbesar grid referensi ketiga sehingga kita bisa mulai.

Langkah 1

Mulai bekerja pada tombol pertama baris atas dengan membuat sebuah 14 x 14 px persegi (#FFFFFF) dengan 8 px garis tebal (#2B3249) yang kita akan kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisi ke arah pojok kiri Repeating Body, pada jarak 6 px dari garis yang lebih besar.

creating and positioning the main shapes for the keyboard icons first keycreating and positioning the main shapes for the keyboard icons first keycreating and positioning the main shapes for the keyboard icons first key

Langkah 2

Buat tombol kiri atas dengan memilih yang baru saja kita buat dan kemudian menyeretnya ke sisi kanan sambil menahan tombol Alt (untuk membuat salinan) dan  tombol Shift (untuk menyeret garis lurus yang sempurna), untuk membuat contoh pertama.  

Pastikan garis duplikatnya tumpang tindih dengan yang asli, lalu tekan saja Control-D empat kali, yang akan mengulangi tindakan terakhir dan dengan demikian menciptakan duplikat yang tersisa, kelompokkan (Control-G) semua tombol baris bersama-sama setelah itu.

adding the remaining keys to the keyboard icons top rowadding the remaining keys to the keyboard icons top rowadding the remaining keys to the keyboard icons top row

Langkah 3

Buat baris kedua tombol dengan menggunakan metode Alt-Shift-Drag yang sama, hanya saja kali ini ulangi prosesnya dengan menarik mouse ke bawah sampai salinannya tumpang tindih dengan garis aslinya.

adding the keyboard icons second row of keysadding the keyboard icons second row of keysadding the keyboard icons second row of keys

Langkah 4

Mulailah mengerjakan tombol pertama baris ketiga dengan membuat sebuah 20 x 14 px persegi panjang (#FFFFFF) dengan 8 px garis tebal (#2B3249) yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisi di bawah bentuk dari langkah sebelumnya, sejajarkan ke kiri pada mereka.

creating and positioning the main shapes for the keyboard icons third row keycreating and positioning the main shapes for the keyboard icons third row keycreating and positioning the main shapes for the keyboard icons third row key

Langkah 5

Buat spacebar menggunakan sebuah 44 x 14 px persegi panjang (#FFFFFF) dengan 8 px garis tebal (#2B3249), yang kita akan kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisi di sisi kanan tombol yang dibuat sebelumnya.

creating and positioning the main shapes for the keyboard icons spacebarcreating and positioning the main shapes for the keyboard icons spacebarcreating and positioning the main shapes for the keyboard icons spacebar

Langkah 6

Tambahkan tombol terakhir baris ketiga menggunakan salinan (Control-C> Control-F) dari yang pertama, yang akan kita posisikan ke sisi berlawanan dari spasi. Setelah anda selesai, kelompokkan (Control-G) semua bentuk baris bersama-sama, lakukan hal yang sama untuk semua tombol setelah itu.

finishing off the keyboard icons third row of keysfinishing off the keyboard icons third row of keysfinishing off the keyboard icons third row of keys

Langkah 7

Buat trackpad menggunakan sebuah 28 x 20 px persegi panjang (#BAC0CE) dengan 8 px garis tebal (#2B3249), yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan kemudian sejajarkan ke pusat ke bagian bawah keyboard, posisikan pada jarak 12 px dari tombol yang lebih kecil yang baru saja kita kelompokkan.

creating and positioning the main shapes for the keyboard icons trackpadcreating and positioning the main shapes for the keyboard icons trackpadcreating and positioning the main shapes for the keyboard icons trackpad

Langkah 8

Selesaikan ikonnya, dengan menambahkan pembaca sidik jari kecil menggunakan sebuah 12 px lebar 8 px garis tebal Stroke (#2B3249) yang kita akan posisikan ke sudut kanan bawah Repeating Body, pada jarak 20 px dari trackpad. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan semua bentuk penulisan ikon bersama-sama menggunakan Control-G jalan pintas keyboard.

finishing off the keyboard iconfinishing off the keyboard iconfinishing off the keyboard icon

9. Cara Membuat Ikon Controller Midi

Kita sekarang sampai ke ikon keempat dan ikon terakhir, jadi pastikan anda berada di layer yang benar (itu akan menjadi yang kelima) dan mari selesaikan semuanya!

Langkah 1

Buat yang pertama dari tiga tombol penyesuaian, dengan menggunakan sebuah 8 x 8 px lingkaran yang akan kita warnai #2B3249, dan kemudian posisikan ke pojok Repeating Body, pada jarak 8 px dari sisi kiri dan 6 px dari puncaknya.

creating and positioning the main shape for the midi controller icons first adjustment knobcreating and positioning the main shape for the midi controller icons first adjustment knobcreating and positioning the main shape for the midi controller icons first adjustment knob

Langkah 2

Buat tombol yang tersisa menggunakan dua 8 x 8 px lingkaran (#2B3249) yang akan kita tumpukan secara vertikal pada satu dari langkah sebelumnya, mendistribusikan mereka pada jarak 6 px  dari satu sama lain. Kemudian, setelah selesai, jangan lupa untuk memilih dan mengelompokkannya bersama menggunakan Control-G jalan pintas keyboard.

adding the remaining adjustment knobs to the midi controller iconadding the remaining adjustment knobs to the midi controller iconadding the remaining adjustment knobs to the midi controller icon

Langkah 3

Buat slider volume menggunakan sebuah 12 x 28 px persegi panjang (#FFFFFF) dengan 8 px tebal Stroke (#2B3249) di atas yang akan kita tambahkan 12 px lebar 8 px bagian tebal  garis indikator(#2B3249), yang akan kita posisikan di bagian bawahnya. Kelompokkan (Control-G) semua tiga bentuk bersama-sama dan kemudian posisikan mereka ke sisi kanan tombol-tombol penyesuaian, pada jarak 8 px.

creating and positioning the main shapes for the midi controller icons volume slidercreating and positioning the main shapes for the midi controller icons volume slidercreating and positioning the main shapes for the midi controller icons volume slider

Langkah 4

Mulai mengerjakan tombol D-pad kecil dengan membuat sebuah 14 x 14 px persegi (#BAC0CE) dengan sebuah 8 px garis tebal (#2B3249) yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisikan ke sisi kanan slider volume, pada jarak 14 px.

creating and positioning the main shapes for the midi controller icons first d pad buttoncreating and positioning the main shapes for the midi controller icons first d pad buttoncreating and positioning the main shapes for the midi controller icons first d pad button

Langkah 5

Selesaikan deretan D-pads pertama dengan menambahkan dua salinan dari salinan yang baru saja kita buat, dengan menggunakan metode Alt-Shift-Drag, pastikan untuk memilih dan kelompokkan (Control-G) ketiganya setelah itu.

adding the first row of d pads to the midi controller iconadding the first row of d pads to the midi controller iconadding the first row of d pads to the midi controller icon

Langkah 6

Buat baris kedua dari bantalan menggunakan salinan (Control-C> Control-F) dari salah satu yang kita baru saja selesai kerjakan, yang akan kita posisikan persis di bawah, pilih dan kelompokkan (Control-G) mereka berdua bersama-sama setelah itu.

adding the second row of d pads to the midi controller iconadding the second row of d pads to the midi controller iconadding the second row of d pads to the midi controller icon

Langkah 7

Mulai bekerja pada tombol kontroler dengan membuat sebuah 16 x 44 px persegi panjang (#FFFFFF) dengan 8 px garis tebal (#2B3249), yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan kemudian sejajarkan ke tepi bawah Repeating Body, pada jarak 8 px dari tepi kiri.

creating and positioning the main shapes for the midi controller icons first keycreating and positioning the main shapes for the midi controller icons first keycreating and positioning the main shapes for the midi controller icons first key

Langkah 8

Buat tombol yang tersisa menggunakan empat salinan (Control-C> Control-F empat kali) dari yang baru saja kita buat, yang akan kita distribusikan di sepanjang sisi kanannya.

adding the midi controller icons remaining keysadding the midi controller icons remaining keysadding the midi controller icons remaining keys

Langkah 9

Selesaikan keyboard, dan dengan itu ikon itu sendiri, dengan menambahkan sebuah 16 x 22 px persegi panjang (#2B3249) ke tengah dua set tombol pertama, pilih dan kelompokkan mereka semua bersama-sama setelah itu. Kemudian, setelah anda selesai, jangan lupa juga untuk memilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk susunan ikon.

finishing off the midi controller iconfinishing off the midi controller iconfinishing off the midi controller icon

Kerja yang mengagumkan, anda sudah selesai!

Di sana anda memilikinya sebuah tutorial yang bagus dan mudah tentang cara membuat perangkat komputer anda sendiri dengan menggunakan tidak lebih dari beberapa bentuk dan alat sederhana. Saya harap anda berhasil mengikuti setiap langkah dan yang terpenting belajar sesuatu yang baru pada proses ini.

finished project previewfinished project previewfinished project preview
Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Design & Illustration tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads