Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Icon Design

Bagaimana Membuat Kumpulan Icon Android Launcher Dalam Adobe Illustrator

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Di dalam tutorial hari ini kita akan membuat beberapa perubahan kecil pada program reguler kita, dan menangani sebuah subyek yang ingin saya lakukan sejak dulu. Jika kamu belum menyadarinya dari judul artikel ini, yah, kita akan membuat lima icon sederhana yang bisa kamu gunakan dalam icon Android launcher untuk aplikasi mendatang yang mungkin akan kamu buat atau libatkan dalam pembuatannya.

Sedangkan untuk prosesnya, kita akan menggunakan seleksi dasar bentuk geometris yang digabungkan panel Align dan beberapa tools lainnya yang mungkin sudah sering kamu gunakan sehari-hari.

Dengan demikian, silahkan ambil secangkir kopi hangat dan mari kita mulai.

Oh, dan jangan lupa bahwa kamu dapat selalu memperluas project dengan menuju ke GraphicRiver, dimana kamu akan menemukan banyak paket icon untuk Android yang bagus, menunggu untuk dikunjungi.

1. Bagaimana Mempersiapkan Dokumen Baru

Saya menganggap kamu telah menjalankan Illustrator, mari kita atur New Document (File > New atau Control-N) dengan pengaturan sebagai berikut:

  • Number of Artboards: 1
  • Width: 800 px
  • Height: 600 px
  • Units: Pixels

Dan dari tab Advanced:

  • Color Mode: RGB
  • Raster Effects: Screen (72ppi)
  • Preview Mode: Default
setting up a new documentsetting up a new documentsetting up a new document

Tip singkat: beberapa dari kamu mungkin menyadari bahwa pilihan Align New Objects to Pixel Grid menghilang, itu karena saya menjalankan versi terbaru software yaitu CC 2017, dimana perubahan besar telah dibuat pada cara Illustrator menangani bentuk menempel pada Pixel Grid.

2. Bagaimana Mempersiapkan Custom Grid

Karena kita akan menggunakan icon dengan menggunakan alur kerja pixel sempurna, kita akan mengatur Grid sehingga kita bisa memiliki kendali penuh terhadap bentuk—itu jika kita menjalankan versi software yang lebih lama.

Langkah 1

Pergi ke sub menu Edit > Preferences > Guides & Grid, dan sesuaikan pengaturan berikut:

  • Gridline every: 1 px
  • Subdivisions: 1
setting up a custom gridsetting up a custom gridsetting up a custom grid

Tip singkat: kamu bisa belajar lebih lanjut tentang grid dengan membaca tutorial lengkap cara kerja Sistem Grid Pada Illustrator.

Langkah 2

Setelah kita mengatur custom grid, yang perlu kita lakukan untuk memastikan bentuk tampak tajam adalah dengan mengaktifkan pilihan Snap to Grid di bawah menu View, yang akan berubah menjadi Snap to Pixel tiap kali kamu memasuki mode Pixel Preview.

Sekarang, jika kamu baru dalam hal “alur kerja pixel sempurna”, saya sangat menyarankanmu untuk membaca tutorial saya berjudul cara membuat alur kerja pixel sempurna, yang akan membantumu memperluas keahlian teknis dalam waktu singkat.

3. Bagaimana Mengatur Layer

Dengan pembuatan New Document, merupakan ide bagus untuk membuat struktur project kita dengan menggunakan beberapa layer, karena dengan cara ini kita bisa menjaga alur kerja yang tetap dengan berfokus pada satu icon untuk satu waktu.

Dengan begitu, pergi ke panel Layers, dan buat enam layer, yang akan kita beri nama sebagai berikut:

  • layer 1: reference grids
  • layer 2: battery
  • layer 3: settings
  • layer 4: messaging
  • layer 5: alarm
  • layer 6: photos
setting up the layerssetting up the layerssetting up the layers

4. Bagaimana Membuat Grid Acuan

Grid Acuan (atau Grid Dasar) merupakan kumpulan permukaan yang memiliki batas yang jelas, yang memungkinkan kita untuk membuat icon dengan berfokus pada ukuran dan konsistensi.

Biasanya, ukuran grid menentukan ukuran icon sebenarnya, dan mereka hendaklah selalu menjadi keputusan pertama yang kamu buat saat memulai project baru, karena kamu akan selalu ingin memulai dari ukuran terkecil dan membuat berdasarkan itu.

Sekarang, karena kita akan membuat icon dengan tujuan agar mereka digunakan di dalam Android OS sebenarnya, kita harus mengikuti panduan Ukuran dan Format yang disarankan, dan mengatur custom grid 96 x 96 px dengan padding semua sisi 4 px.

Langkah 1

Mulai dengan mengunci semuanya kecuali layer reference grid, dan kemudian ambil Rectangle Tool (M) dan buat bujur sangkar 96 x 96 px orange (#F15A24), yang akan membantu menentukan ukuran icon secara menyeluruh.

creating the main shape for the reference gridcreating the main shape for the reference gridcreating the main shape for the reference grid

Langkah 2

Tambahkan bujur sangkar kecil lainnya ukuran 88 x 88 px (#FFFFFF) yang akan bertindak sebagai area gambar aktif, dengan demikian memberikan padding semua sisi 4 px.

creating the main shape for the active drawing areacreating the main shape for the active drawing areacreating the main shape for the active drawing area

Langkah 3

Kelompokkan dua bujur sangkar yang menyusun grid acuan dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G , dan kemudian buat tiga salinan pada jarak 24 px dari satu ke yang lainnya, pastikan untuk menyelaraskan mereka pada pusat Artboard.

Setelah selesai, kunci layer yang ada dan pindah ke layer berikutnya dimana kita akan mulai mengerjakan icon pertama.

creating and positioning all the reference gridscreating and positioning all the reference gridscreating and positioning all the reference grids

5. Bagaimana Membuat Icon Batre

Kita akan memulai project dengan membuat icon batere, yang dapat digunakan untuk aplikasi penghemat daya, atau bahkan indikator status karena itu sangat dasar.

Dikatakan demikian, pastikan kamu berada pada layer yang tepat (yaitu layer kedua) dan kemudian lakukan zoom in pada grid acuan pertama sehingga kita bisa memulai.

Langkah 1

Mulai dengan membuat latar belakang icon dengan menggunakan lingkaran 88 x 88 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #00C853, ratakan tengah itu area gambar aktif setelahnya.

creating and positioning the main shape for the battery icons backgroundcreating and positioning the main shape for the battery icons backgroundcreating and positioning the main shape for the battery icons background

Tip singkat: karena Google cukup baik untuk meletakkan sebuah panduan Desain Material untuk warna, saya akhirnya mencampurkan dan mencocokkan beberapa nilai, yang telah saya gunakan untuk latar belakang.

Langkah 2

Buat badan utama batere dengan menggunakan persegi panjang 24 x 40 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan warna putih (#FFFFFF) dan kemudian ratakan tengah dengan lingkaran yang lebih besar, pada jarak 20 px dari tepi bawah.

creating and positioning the main shape for the battery icons bodycreating and positioning the main shape for the battery icons bodycreating and positioning the main shape for the battery icons body

Langkah 3

Ubah bentuk yang baru saja kita buat menjadi sebuah outline, dengan membalikkan antara Fill dengan Stroke (Shift-X), dan kemudian atur nilai Weight menjadi 4 px dan Corner menjadi Round Join, semuanya dari dalam panel Stroke.

turning the battery icons body into an outline using the stroke panelturning the battery icons body into an outline using the stroke panelturning the battery icons body into an outline using the stroke panel

Langkah 4

Buat bar indikator pertama, baik dengan menggunakan persegi panjang 12 x 4 px (#FFFFFF) atau wide stroke 12 px (#FFFFFF) dengan nilai 4 px Weight, yang akan kita ratakan tengah pada badan batere, meninggalkan gap 4 px di sekitarnya.

creating and positioning the battery icons first state indicator barcreating and positioning the battery icons first state indicator barcreating and positioning the battery icons first state indicator bar

Langkah 5

Tambahkan lagi dua bar indikator, yang akan kita tumpuk secara vertical pada jarak 4 px satu dari yang lainnya, dan kelompokkan bersama (Control-G) setelahnya.

adding the remaining state indicator bar to the battery iconadding the remaining state indicator bar to the battery iconadding the remaining state indicator bar to the battery icon

Langkah 6

Selesaikan icon dengan menambahkan tutup bagian atas, yang akan kita buat dengan menggunakan persegi panjang yang lebih kecil berukuran 8 x 4 px (#FFFFFF) yang akan kita ratakan tengah pada badan batere, pada jarak 6 px (4 px untuk padding + 2 px untuk separuh atas goresan).

Setelah selesai, jangan lupa untuk memilih dan menggelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun batere, lakukan juga hal yang sama untuk semua bagian penyusun batere lainnya.

finishing off the battery iconfinishing off the battery iconfinishing off the battery icon

6. Bagaimana Membuat Icon Pengaturan

Dengan menganggap kamu telah menyelesaikan icon pertama, kunci layernya dan kemudian pindah ke layer berikutnya (yaitu layer ketiga) dan mari kita mulai mengerjakan icon pengaturan.

Langkah 1

Seperti yang kita lakukan dengan icon sebelumnya, mulai dengan membuat latar belakang dengan menggunakan sebuah lingkaran ukuran 88 x 88 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #2196F3, ratakan tengah ke area gambar aktif setelahnya.

creating and positioning the main shape for the settings icons backgroundcreating and positioning the main shape for the settings icons backgroundcreating and positioning the main shape for the settings icons background

Langkah 2

Mulai kerjakan bagian slider tengah dengan membuat persegi panjang ukuran 4 x 32 px atau goresan panjang ukuran 32 px dengan ketebalan 4 px untuk Weight, yang akan kita warnai dengan menggunakan warna putih (#FFFFFF) dan kemudian ratakan tengah pada lingkaran yang lebih besar, pada jarak 18 px dari tepi atasnya.

creating and positionign the main shape for the settings icons center slidercreating and positionign the main shape for the settings icons center slidercreating and positionign the main shape for the settings icons center slider

Langkah 3

Buat indikator slider dengan menggunakan persegi panjang ukuran 12 x 4 px (#FFFFFF) yang akan kita ratakan tengah pada bentuk yang telah dibuat sebelumnya, pada jarak 4 px dari tepi bawahnya.

creating and positioning the main shape for the center sliders state indicatorcreating and positioning the main shape for the center sliders state indicatorcreating and positioning the main shape for the center sliders state indicator

Langkah 4

Tambahkan bagian bawah slider dengan menggunakan persegi panjang ukuran 4 x 12 px (#FFFFFF) yang akan kita posisikan persis di bawah bar indikator kondisi, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua tiga bentuk secara bersamaan setelahnya.

creating and positioning the main shape for the center sliders lower sectioncreating and positioning the main shape for the center sliders lower sectioncreating and positioning the main shape for the center sliders lower section

Langkah 5

Buat bagian atas slider kiri dengan menggunakan persegi panjang yang lebih kecil ukuran 4 x 12 px (#FFFFFF), yang akan kita sejajarkan dengan tepi atas slider tengah, posisikan itu pada jarak 12 px dari situ.

creating and positioning the main shape for the left sliders upper sectioncreating and positioning the main shape for the left sliders upper sectioncreating and positioning the main shape for the left sliders upper section

Langkah 6

Tambahkan indikator keadaan slider dengan membuat persegi panjang ukuran 12 x 4 px (#FFFFFF) yang akan kita tumpuk secara vertical pada bentuk yang telah dibuat sebelumnya, pada jarak 4 px dari tepi bawahnya.

creating and positioning the main shape for the left sliders state indicatorcreating and positioning the main shape for the left sliders state indicatorcreating and positioning the main shape for the left sliders state indicator

Langkah 7

Selesaikan slider kiri dengan menambahkan bagian bawah yang akan kita buat dengan menggunakan persegi panjang ukuran 4 x 32 px (#FFFFFF) yang akan kita posisikan di bawah indikator.

Setelah selesai, pilih semua dari tiga bentuk dan kelompokkan bersama (Control-G) seperti yang kita lakukan dengan slider pusat.

finishing off the settings icons left sliderfinishing off the settings icons left sliderfinishing off the settings icons left slider

Langkah 8

Selesaikan icon dengan membuat salinan (Control-C > Control-F) slider kiri, yang akan kita posisikan pada sisi kanan lingkaran, pada jarak 4 px dari slider pusat.

Setelah selesai, jangan lupa untuk memilih dan mengelompokkan (Control-G) semua bagian penyusunnya sehingga mereka tidak akan terpisah secara tidak sengaja.

finishing off the settings iconfinishing off the settings iconfinishing off the settings icon

7. Bagaimana Membuat Icon Pesan

Dengan mengasumsikan kamu telah berpindah ke layer berikutnya (yaitu layer keempat), lakukan zoom in pada grid acuan dan mari kita mulai.

Langkah 1

Buat latar belakang icon dengan menggunakan lingkaran ukuran 88 x 88 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #7C4DFF dan kemudian ratakan tengah ke area gambar aktif.

creating and positioning the main shape for the messaging icons backgroundcreating and positioning the main shape for the messaging icons backgroundcreating and positioning the main shape for the messaging icons background

Langkah 2

Buat bentuk utama untuk kotak perpesanan kiri dengan menggunakan persegi panjang 32 x 24 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan warna putih (#FFFFFF) dan kemudian posisikan pada jarak 20 px dari tepi kiri dan atas area gambar aktif.

creating and positioning the main shape for the messaging icons left text boxcreating and positioning the main shape for the messaging icons left text boxcreating and positioning the main shape for the messaging icons left text box

Langkah 3

Mulai sesuaikan bentuk yang baru saja kita buat, dengan terlebih dahulu mengaktifkan mode Pixel Preview (Alt-Control-Y) dan kemudian menambahkan anchor point baru ke tepi bawahnya, pada jarak 10 px dari sisi kiri dengan mengklik kiri dengan bantuan Add Anchor Point Tool.

Setelah selesai, jangan lupa untuk keluar dari mode Pixel Preview dengan menggunakan shortcut keyboard Alt-Control-Y.

adding a new anchor point to the bottom edge of the messaging icons left text boxadding a new anchor point to the bottom edge of the messaging icons left text boxadding a new anchor point to the bottom edge of the messaging icons left text box

Langkah 4

Lanjutkan menyesuaikan persegi panjang dengan memilih anchor point kiwi bawah dengan Direct Selection Tool (A), dan kemudian tekan itu ke sisi bawah sebesar 8 px dengan bantuan tool Move (klik kanan > Transform > Move > Vertical > 8 px).

adjusting the shape of the messaging icons left text boxadjusting the shape of the messaging icons left text boxadjusting the shape of the messaging icons left text box

Langkah 5

Ubah bentuk hasil menjadi sebuah outline, dengan membalikkan antara Fill dengan Stroke (Shift-X) dan kemudian atur nilai Weight menjadi 4 px dan Corner menjadi Round Join.

turning the messaging icons left text box into an outlineturning the messaging icons left text box into an outlineturning the messaging icons left text box into an outline

Langkah 6

Tambahkan baris teks yang lebih kecuali dengan membuat persegi panjang 10 x 4 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan warna putih (#FFFFFF) dan kemudian posisikan di dalam kotak pesan kecil, sejajarkan itu terhadap sudut kiri atasnya, pastikan untuk meninggalkan celah 4 px di sekitarnya.

creating and positioning the first text line onto the messaging icons left text boxcreating and positioning the first text line onto the messaging icons left text boxcreating and positioning the first text line onto the messaging icons left text box

Langkah 7

Tambahkan baris teks yang lebih lebar dengan menggunakan persegi panjang ukuran 20 x 4 px (#FFFFFF) yang akan kita ratakan kiri pada teks yang telah dibuat sebelumnya, pada jarak 4 px dari tepi bawahnya.

Setelah selesai, jangan lupa untuk memilih dan mengelompokkan semua kotak teks dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G.

creating and positioning the second text line onto the messaging icons left text boxcreating and positioning the second text line onto the messaging icons left text boxcreating and positioning the second text line onto the messaging icons left text box

Langkah 8

Buat salinan (Control-C > Control-F) outline kotak teks yang kecil, dan kemudian buat pantulan (klik kanan > Transform > Reflect > Vertical) dan posisikan itu pada sisi kanan lingkaran, pada jarak 18 px dari tepi kanan dan bawah area gambar aktif.

creating and positioning the messaging icons second text boxcreating and positioning the messaging icons second text boxcreating and positioning the messaging icons second text box

Langkah 9

Selesaikan the icon, dengan menghapus bagian yang bertindih pada kotak teks (ditandai dengan warna merah) sehingga kamu memiliki celah 4 px di antara itu dan outline sebelah kiri. Untuk melakukan ini, cukup tambahkan anchor point baru pada tepi atas dan kiri, dan kemudian hapus semua yang lainnya.

Setelah selesai, pilih semua bagian penyusun icon dan kelompokkan bersama dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G.

finishing off the messaging iconfinishing off the messaging iconfinishing off the messaging icon

8. Bagaimana Membuat Icon Alarm

Karena kamu mungkin telah memahami polanya sekarang, kunci layer dan pindah ke layer berikutnya (yaitu yang kelima) dan mari kita mulai membuat icon alarm.

Langkah 1

Buat sebuah lingkaran 88 x 88 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #FFC107, ratakan tengah pada area gambar aktif.

creating and positioning the main shape for the alarm icons backgroundcreating and positioning the main shape for the alarm icons backgroundcreating and positioning the main shape for the alarm icons background

Langkah 2

Buat badan utama jam alarm clock dengan menggunakan lingkaran 40 x 40 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan warna putih (#FFFFFF) dan kemudian ratakan tengah pada area gambar aktif, pada jarak 20 px dari tepi bawahnya.

creating and positioning the main shape for the alarm icons bodycreating and positioning the main shape for the alarm icons bodycreating and positioning the main shape for the alarm icons body

Langkah 3

Ubah bentuk yang baru saja kita buat menjadi outline, dengan membalikkan antara Fill dengan Stroke, dan kemudian atur nilai Weight menjadi 4 px dari dalam panel Stroke.

turning the alarm icons main body into an outlineturning the alarm icons main body into an outlineturning the alarm icons main body into an outline

Langkah 4

Pilih Pen Tool (P) dan gambarkan jarum jam dengan menggunakan Stroke setebal 4 px dengan warna putih (#FFFFFF) dan the Corner menjadi Round Join, pastikan untuk meninggalkan celah sebesar 4 px di antara ujung anchor point dan lingkaran yang lebih besar

drawing in the little hands inside the alarm clocks main bodydrawing in the little hands inside the alarm clocks main bodydrawing in the little hands inside the alarm clocks main body

Langkah 5

Pindah beberapa pixel ke arah atas, dan buat sebuah persegi panjang ukuran 8 x 6 px (#FFFFFF) yang akan kita ratakan tengah ke bagian atas lingkaran yang lebih besar, posisikan itu sehingga menimpa separuh bagian atas Stroke.

creating and positioning the main shape for the alarm clocks upper sectioncreating and positioning the main shape for the alarm clocks upper sectioncreating and positioning the main shape for the alarm clocks upper section

Langkah 6

Tambahkan persegi panjang 16 x 4 px (#FFFFFF) di atas bagian yang baru saja kita buat, pilih dan kelompokkan (Control-G) mereka bersama setelahnya.

finishing off the alarm clocks top sectionfinishing off the alarm clocks top sectionfinishing off the alarm clocks top section

Langkah 7

Selesaikan icon dengan menggambar dua garis diagonal kecil dengan menggunakan 4 px Stroke dengan warna putih (#FFFFFF). Setelah selesai, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun alarm bersama-sama, dan lakukan hay yang sama untuk keseluruhan icon setelahnya.

finishing off the alarm clock iconfinishing off the alarm clock iconfinishing off the alarm clock icon

9. Bagaimana Membuat Icon Foto

Lanjutkan ke layer keenam dan terakhir, dan mari kita selesaikan project dengan membuat icon foto.

Langkah 1

Dengan menggunakan sebuah lingkaran 88 x 88 px (#FF6F00) buat latar belakang icon yang akan kita ratakan tengah pada area gambar aktif.

creating and positioning the main shape for the photos icons backgroundcreating and positioning the main shape for the photos icons backgroundcreating and positioning the main shape for the photos icons background

Langkah 2

Buat badan utama foto dengan menggunakan persegi panjang 36 x 36 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan warna putih (#FFFFFF) dan kemudian ratakan tengah ke area gambar aktif, pada jarak 20 px dari tepi atasnya.

creating and positioning the main shape for the photos icons bodycreating and positioning the main shape for the photos icons bodycreating and positioning the main shape for the photos icons body

Langkah 3

Ubah bentuk yang baru saja kita buat menjadi outline, dengan membalikkan antara Fill dengan Stroke (Shift-X), dan kemudian atur nilai Weight menjadi 4 px dan Corner menjadi Round Join dari dalam panel Stroke.

turning the photos icons main body into an outlineturning the photos icons main body into an outlineturning the photos icons main body into an outline

Langkah 4

Dengan menggunakan Pen Tool (P) gambarkan garis pembagi horizontal dengan menggunakan 4 px thick Stroke (#FFFFFF) yang akan kita posisikan di dalam buat yang dibuat sebelumnya, pada jarak 4 px dari tepi bawahnya.

adding the horizontal divider line to the lower body of the photos iconadding the horizontal divider line to the lower body of the photos iconadding the horizontal divider line to the lower body of the photos icon

Langkah 5

Dengan menggunakan 4 px thick Stroke yang sama (#FFFFFF) dengan a Round Join, mulai gambarkan gunung pertama dengan memposisikan anchor point pertama pada tepi kiri foto, pada jarak 10 px dari garis pembagi horizontal yang baru saja kita buat.

Tambahkan anchor kedua pada jarak 10 px baik secara horizontal dan vertical dari yang pertama. Selesaikan gunung dengan menambahkan anchor ketiga dan terakhir pada garis pembagi horizontal, sembari menahan tombol Shift untuk menggambar garis diagonal yang sempurna.

drawing the photos icons first mountaindrawing the photos icons first mountaindrawing the photos icons first mountain

Langkah 6

Gambarkan gunung kedua yang lebih kecil, dengan menggunakan 4 px thick Stroke yang sama (#FFFFFF), dan kemudian setelah selesai, pilih dan kelompokkan semua bentuk penyusun foto bersamaan dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G.

drawing the photos icons second mountaindrawing the photos icons second mountaindrawing the photos icons second mountain

Langkah 7

Buat bagian bawah icon dengan menggunakan persegi panjang 28 x 6 px , yang akan kita warnai dengan menggunakan warna putih (#FFFFFF) dan kemudian ratakan tengah pada bagian bawah outline foto, pada jarak 4 px.

creating and positioning the main shape for the lower section of the photos iconcreating and positioning the main shape for the lower section of the photos iconcreating and positioning the main shape for the lower section of the photos icon

Langkah 8

Selesaikan icon, dengan mengubah bentuk yang baru saja kita buat menjadi 4 px thick outline (#FFFFFF) dengan Round Join, dan kemudian sesuaikan itu dengan menambahkan anchor point barupada bagian tengah tepi atasnya, yang kemudian akan kita hapus untuk membuka jalur (ditandai dengan warna merah).

pilih bentuk hasil dan elemen penyusun foto lainnya dan kelompokkan (Control-G) dan lakukan hal yang sama untuk bagian penyusun icon setelahnya.

finishing off the photos iconfinishing off the photos iconfinishing off the photos icon

Selesai!

Saya harap kamu bisa mengikuti setiap tahapan, dan yang terpenting mempelajari sesuatu yang baru dan berguna selama prosesnya. Sekian, sampai jumpa di kesempatan berikutnya!

Final DesignFinal DesignFinal Design
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.