7 days of PS Actions, graphics, templates & fonts - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Patterns

Bagaimana Membuat Pola Gaya Abad Pertengahan Dalam Adobe Illustrator

Read Time: 8 mins

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Gaya retro kembali lagi dan menetap disini! Kita bisa merasakan kehadirannya melalui font buatan tangan, pastel, palet warna terbatas, dan tentu saja, bentuk sederhana. Dan dengan musim semi di sini dan menuju musim panas, kita bisa menerapkan gaya ini dengan menciptakan pola abad pertengahan yang lucu yang terbuat dari banyak buah dan sayuran.

Dapatkan inspirasi dengan koleksi yang mengagumkan dari Pola Vector Dekoratif yang dapat kamu temukan dengan mudah di GraphicRiver.

1. Bagaimana Membuat Dokumen Baru

Setelah membuka Adobe Illustrator, pergi ke File > New (Control-N). Di dalam kotak dialog, atur Profil ke Web dan atur Width ke 1000 px dan Height ke 500 px. Ini akan menjadi area dimana kita membuat unit pola.

Create a new documentCreate a new documentCreate a new document

2. Bagaimana Membuat Sketsa

Langkah 1

Membuat sketsa adalah cara termudah untuk mendapatkan hasil sedekat mungkin dengan idemu. Mari kita lakukan dengan banyak buah dan sayuran imut dan sederhana

Gambarkan 10 atau 11 jenis buah dan sayuran yang berbeda, dan tambahkan wajah sederhana padanya yang terdiri dari dua titik sebagai mata dan satu garis melengkung untuk bibir. Saya menggambar 11 diantaranya: nanas, irisan lemon dan satu lemon utuh, terong, pir, apel, bit, stroberi, wortel, tomat, dan ceri. Gunakan warna abu-abu yang sangat muda karena akan mempermudah proses penelusuran. Lakukan Lock sketsa (Control-2).

Sketch of 11 types of fruitSketch of 11 types of fruitSketch of 11 types of fruit

Langkah 2

Kita ingin membuat pola yang lebih kompleks, jadi kita akan memasukkan beberapa daun hijau untuk keperluan dekorasi, yang akan tersebar di sekitar objek. Gambarkan empat jenis daun tumbuhan, mulailah dengan yang sederhana dan diakhiri dengan yang lebih kompleks. Juga, gambarkan lima daun kecil dan benda yang akan kita gunakan untuk mengisi ruang kosong dalam pola.

Sketch some leavesSketch some leavesSketch some leaves

3. Bagaimana Membuat Palet Berwarna

Sebelum kamu mulai mengerjakan ilustrasi, luangkan waktu untuk menentukan palet warna. Saya memilih lima warna yang cerah (kuning, oranye, pink, biru, dan hijau) dan satu warna biru tua. Idenya adalah untuk memiliki warna muda sebagai yang utama dan warna tua sebagai latar belakang. Dengan cara ini, ilustrasi akan mendapatkan kontras tertentu dan akan menyenangkan bagi mata penonton. Jangan ragu untuk menambahkan warna muda dan segar lainnya yang ingin kamu dapatkan dalam ilustrasi ini.

Create a Color PaletteCreate a Color PaletteCreate a Color Palette

4. Bagaimana Menjiplak Sketsa

Langkah 1

Sekali lagi, kita akan menggunakan Pen Tool (P) sebagai alat utama kita untuk membuat ilustrasi ini. Ilustrasi gaya abad pertengahan memaklumi garis-garis longgar, jadi jiplak sketsa tanpa ada kekhawatiran bahwa kamu mungkin mengacaukannya.

Mari kita mulai dengan menelusuri sketsa yang paling rumit: nanas. Ini mungkin tampak lebih rumit daripada sketsa buah dan sayuran yang lainnya, tapi itu hanya membutuhkan Pen Tool (P) untuk melakukannya, jadi seharusnya tidak masalah.

Mulailah dengan menelusuri bagian objek yang lebih besar, seperti badan dan mahkota (2). Pindah ke bagian mahkota yang lain. Tambahkan dua lingkaran sebagai mata dan bentuk melengkung seperti mulut (3). Setelah kamu selesai dengan bagian ini, warnai dengan kuning (#f1c82e) dan hijau (#a6d36b)—warna dari palet warna kita. Pilih warna hijau tua untuk bagian kedua mahkota (4).

Bila sudah selesai dengan itu, gambarkan enam garis diagonal, warnilah dengan warna kuning yang sedikit lebih muda, dan perbanyak mereka. Lakukan pantulan cermin garis berganda dan letakkan di atas garis asli, untuk membuat formasi bersih (5). Tempatkan mereka di atas tubuh kuning nanas (6). Jangan lupa untuk Delete sketsa setelah selesai melakukan penjiplakan.

Trace the pineapple Trace the pineapple Trace the pineapple

Langkah 2

Objek kedua yang dijiplak adalah bit. Mulailah dengan bentuk yang lebih besar—tubuh dan sayuran hijau. Warnai dengan merah muda (#f4688b) dan hijau (#a6d36b). Tambahkan wajah. Jika kamu terlalu malas untuk melakukannya, cukup gunakan wajah yang sama dengan yang kamu buat untuk nanas. Dan sebagai sentuhan terakhir, tambahkan beberapa garis melengkung dekoratif tepat di atas wajah.

Trace the beetrootTrace the beetrootTrace the beetroot

Langkah 3

Berikutnya adalah ceri. kamu bisa menjiplaknya secara terpisah, atau jiplak salah satu ceri dan kemudian perbanyak dan posisikan di atas sketsa ceri kedua. Untuk membuat segalanya lebih beragam, buatlah salah satu ceri yang tersenyum dan yang lainnya mengerutkan kening. Warnai mereka merah muda dan hijau, seperti bit. Gunakan warna hijau tua untuk batangnya.

Trace the cherriesTrace the cherriesTrace the cherries

Langkah 4

Objek ketiga untuk dijiplak adalah stroberi. Kerjakan kepala dan batangnya terlebih dahulu (2), dan lanjutkan ke daunnya (3). Tambahkan juga wajahnya (3). Warnai badan dengan merah (#f16359), daun hijau (#a6d36b), mata biru tua (#1b142c), dan mulut putih atau merah muda (4).

Untuk menambahkan lebih banyak detail pada buah ini, gambarlah kira-kira 20 titik kecil dan warnai dengan warna pink yang sedikit lebih muda dibandingkan dengan yang digunakan untuk badan (5). Susun mereka secara acak di atas tubuh stroberi (6).

Trace the strawberryTrace the strawberryTrace the strawberry

Langkah 5

Berbeda dengan stroberi, wortel lebih mudah digambar. Cukup jiplak tubuh dan daun, lalu tambahkan mata. Ingat, kamu bisa menggunakan mata dan mulut yang sudah kamu buat untuk buah dan sayuran lainnya. Warnai wortel dengan oranye (#f17c45) dan daun hijau (#71ca7d). Jangan lupa untuk Delete sketsa setelah selesai melakukan penjiplakan.

Trace the carrotTrace the carrotTrace the carrot

Langkah 6

Apel adalah objek keenam yang kita jiplak. Seperti objek sebelumnya, yang ini juga sederhana. Jiplak bagian besar dulu, lalu jiplak daun dan batangnya. Tambahkan juga mata dan mulut. Warnai apel merah (#f16359) dan daun hijau (#a6d36b). Gunakan warna hijau yang agak tua untuk batangnya.

Trace the appleTrace the appleTrace the apple

Langkah 7

Irisan lemon terdiri dari dua bentuk lebih besar yang terlihat seperti setengah lingkaran. Jiplak hanya salah satu, perbanyak, dan turunkan skalanya untuk mendapatkan yang kedua. Jiplak detail dan mata. Pilih warna kuning dari palet kita (#f1c82e) dan gunakan warna kuning sedikit lebih muda untuk bagian dalamnya.

Trace the lemon wedgeTrace the lemon wedgeTrace the lemon wedge

Langkah 8

Jeruk hanya terdiri dari satu bentuk tubuh lebih besar dan wajahnya. Setelah selesai menjiplaknya, warnai dengan kuning (#f1c82e). Agar lebih menarik, lemon ini memiliki mulut yang bersedih. Untuk menambahkan lebih banyak detail, gambarlah air mata kuning pucat yang kecil dan letakkan di bawah salah satu mata. Tambahkan titik kuning pucat dekoratif kecil di atas wajah.

Trace the lemonTrace the lemonTrace the lemon

Langkah 9

Terung juga bersedih karena saya sadar bahwa banyak orang tidak menyukainya. Jadi jiplak tubuh dulu, lalu daun dan batangnya. Pilih biru (#0092bc) dari palet warna untuk badan dan daun hijau (#a6d36b) untuk daunnya. Wajahnya berwarna biru tua, seperti sisa buah dan sayuran yang baru saja kita buat.

Trace the eggplantTrace the eggplantTrace the eggplant

Langkah 10

Pir adalah objek kesepuluh yang kita buat. Sama seperti yang lainnya, itu cukup sederhana, terdiri dari tubuh, daun, batang, dan wajah. Pertama jiplak bagian yang lebih besar dan warnai hijau (#a6d36b). Jiplak daun dan batang dan warnai dalam warna hijau sedikit tua. Warnai elemen wajah biru tua (#1b142c).

Trace the pearTrace the pearTrace the pear

Langkah 11

Tomat adalah objek terakhir dijiplak. Setelah selesai menjiplak sketsa, warnai tubuh dengan merah (#f35457) dan daun hijau (#71ca7d). Perbanyak tomat dan pantulkan itu. Ubah warna tubuh salinan menjadi hijau (#23a15f). Dengan cara ini kita mendapatkan dua jenis tomat, yang akan berguna saat kita menyusun pola.

Trace the tomatoesTrace the tomatoesTrace the tomatoes

Langkah 12

Mari kita telusuri tumbuhan daun dekoratif yang telah kita buat sketsanya. Cukup gunakan Pen Tool (P) dan buat garis melengkung. Jangan ikuti sketsa secara ketat; gunakan saja sebagai pemandu. Warnai daun dalam nuansa hijau yang berbeda.

Trace the herb leavesTrace the herb leavesTrace the herb leaves

Langkah 13

Lanjutkan menjiplak dua daun dekoratif lainnya. Warnai mereka dalam berbagai warna hijau.

Trace the rest of the herb leavesTrace the rest of the herb leavesTrace the rest of the herb leaves

Langkah 14

Dan akhirnya, kita sampai pada daun dekoratif kecil yang akan membuat detail dan benda sempurna untuk mengisi bagian-bagian yang kosong dari polanya. Ini adalah objek terakhir yang kita jiplak hari ini. Setelah selesai, warnai mereka dalam nuansa hijau yang berbeda.

Trace the detailsTrace the detailsTrace the details

5. Bagaimana Mempersiapkan Unit Pola

Langkah 1

Kita perlu membuat unit pola yang akan berulang. Untuk tujuan ini, kita perlu memiliki area dimana kita akan mengatur objek yang sudah dijiplak dan diwarnai. Kita akan menggunakan artboard yang telah kita buat, dan kita akan membuat persegi panjang dengan ukuran yang sama.

Pilih Rectangle Tool (M) dan klik di manapun pada area kerja. Dalam kotak dialog, tambahkan 1000 pixel sebagai nilai Width dan 500 pixel sebagai nilai Height. Warnai persegi panjang dengan biru tua. Kita akan menggunakan persegi panjang ini sebagai latar belakang karena sebagian besar objek kita warnai dengan warna-warna cerah, dan mungkin membingungkan jika kita melakukan komposisi pada latar belakang putih.

Create a backgroundCreate a backgroundCreate a background

Langkah 2

Mulailah menambahkan buah dan sayuran yang kita buat tadi. Usahakan mengisi lekukan terlebih dulu dengan benda yang paling sesuai. Saya menggunakan nanas, ceri, dan lemon. Silahkan lakukan Resize dan Rotate pada mereka secara bebas jika kamu pikir itu perlu.

Place the objects in the corners of the backgroundPlace the objects in the corners of the backgroundPlace the objects in the corners of the background

Langkah 3

Pindah ke buah dan sayuran berikutnya. Di tengah gambar, saya menambahkan bit, apel, terong, dan pir. Cobalah memposisikannya dekat dengan tepi latar belakang sehingga, begitu kita membuat unit, pengulangan akan berjalan dengan lancar.

Place more objects over the backgroundPlace more objects over the backgroundPlace more objects over the background

Langkah 4

Tambahkan buah dan sayuran yang terakhir. Saya menambahkan wortel, tomat, dan stroberi. kamu bisa melihat bagaimana ilustrasi menjadi lebih kaya dengan berbagai bentuk dan warna.

Add the rest of the objectsAdd the rest of the objectsAdd the rest of the objects

Langkah 5

Begitu kita selesai dengan kumpulan benda pertama, kita bisa menambahkan daun dekoratif. Posisikan mereka di tempat di mana kamu melihat ruang kosong di antara objek.

Add the decorative leavesAdd the decorative leavesAdd the decorative leaves

Langkah 6

Dan sebagai langkah terakhir dari persiapan unit pola, kita bisa menambahkan detail kecil: daun dan lingkaran mungil. Sebarkan mereka secara acak di atas ruang kosong ilustrasi. Sangat penting untuk mengisi celah di dekat tepi latar belakang biru tua. Ini akan menghasilkan transisi yang bagus antara unit pola saat kita mengetuk pola.

Add the detailsAdd the detailsAdd the details

Langkah 7

Setelah selesai mengisi latar belakang biru tua dengan benda, kamu bisa menghapusnya.

Remove the backgroundRemove the backgroundRemove the background

6. Bagaimna Membuat Pola

Langkah 1

Pilih objek dan lakukan Group pada mereka (Control-G). Pergi ke Window > Pattern Options. Panel Pattern Options akan muncul. Buka panah pilihan dan klik opsi Make Pattern.

Open the Pattern Options panelOpen the Pattern Options panelOpen the Pattern Options panel

Langkah 2

Pilihan abu-abu akan tersedia untuk kustomisasi. Beri nama pola "Fruits and Veggies" dan pilih opsi Brick by Row dari menu Tile Type. Kita melakukan tile type Brick by Row karena pola kita berorientasi lansekap sehingga transisi akan terlihat jauh lebih baik dalam arah horizontal. Klik di manapun pada area kerja untuk keluar dari mode Pattern Options.

Select the Brick by Row optionSelect the Brick by Row optionSelect the Brick by Row option

Langkah 3

Setelah selesai membuat pola, temukan di panel Swatches. Secara otomatis akan muncul disana. Coba di atas latar belakang biru tua dengan membuat bentuk, dan warnai dengan memilih pola dari contoh. Terlihat menakjubkan bukan?

Test the patternTest the patternTest the pattern

Selamat, Kamu Sekarang Telah Selesai!

Kerja bagus! Kita membut pola gaya retro yang menyenangkan dan penuh warna. Penggunaan pola tidak terbatas—kamu dapat menyesuaikannya sebagai wallpaper telepon atau desktop, menggunakannya sebagai bagian dari desain web, atau hanya mencetaknya sebagai bagian dari alat tulismu.

Jika kamu ingin mendownload dan menggunakan pola dekoratif lainnya, kamu dapat menemukannya dengan mudah di GraphicRiver.

Mid Century Vegetable and Fruit Pattern Illustrator TutorialMid Century Vegetable and Fruit Pattern Illustrator TutorialMid Century Vegetable and Fruit Pattern Illustrator Tutorial
Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Design & Illustration tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Scroll to top
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.