Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Text Effects
Design

Bagaimana Membuat Efek Teks Bola Lampu Dalam Adobe Illustrator

by
Difficulty:IntermediateLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Dalam langkah-langkah berikut kamu akan belajar cara membuat sebuah efek teks bola lampu dalam Adobe Illustrator.

Sebagai awalan kamu akan belajar cara mengatur grid sederhana dan cara membuat bentuk utama dengan menggunakan tool dasar dan fitur live corners. Berikutnya, kamu akan belajar cara memanfaatkan panel Appearance dan cara memudahkan pekerjaanmu dengan menggunakan efek Transform. Selanjutnya, kamu akan belajar cara menambahkan bayangan dan sorotan halus dengan menggunakan teknik pemaduan dasar. Terakhir, kamu akan belajar cara menyimpan dan menggunakan pola, kuas pola dan gaya grafis.

Untuk inspirasi lanjutan tentang cara menyesuaikan atau meningkatkan efek teks akhir, kamu bisa menemukan banyak sumber di GraphicRiver.

1. Cara Membuat Dokumen Baru dan Mengatur Grid

Tekan Control-N untuk membuat dokumen baru. Pilih Pixels dari menu drop-down Units, masukkan 850 dalam kotak width dan 600 dalam kotak height, dan kemudian klik tombol Advanced. Pilih RGBScreen (72ppi) dan pastikan bahwa kotak Align New Objects to Pixel Grid tidak dicentang sebelum kamu mengklik OK.

Aktifkan Grid (View > Show Grid) dan Snap to Grid (View > Snap to Grid). Kamu akan memerlukan sebuah grid setiap 1 px, jadi pergi ke Edit > Preferences > Guides > Grid, dan masukkan 1 di dalam kotak Gridline every dan di dalam kotak Subdivisions.  Coba untuk tidak patah semangat dengan semua grid tersebut—itu akan memudahkan pekerjaanmu, dan perlu diingat bahwa kamu bisa dengan mudah mengaktifkan atau menonaktifkannya dengan menggunakan shortcut keyboard Control-".

Kamu bisa pelajari lebih lanjut tentang sistem grid Illustrator dan bagaimana itu memudahkan pekerjaanmu di dalam tutorial singkat dari Andrei Stefan: Memahami Sistem Grid Pada Adobe Illustrator.

Kamu hendaknya juga membuka panel Info (Window > Info) untuk pratinjau langsung dengan ukuran dan posisi bentukmu. Jangan lupa untuk mengatur unit pengukuran menjadi pixels dari Edit > Preferences > Units > General. Semua pilihan ini akan secara signifikan meningkatkan kecepatan kerjamu.

setup grid

2. Cara Membuat Bentuk Utama

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan fokus pada toolbar. Hapus warna dari stroke, pilih fill, dan atur warnanya menjadi R=244 G=167 B=32. Beralih ke artboard dan buat sebuah persegi panjang 148 x 28 px.

Pastikan bahwa your bentuk tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance (Window > Appearance). Perluas fill yang ada, klik Opacity untuk membuka panel Transparency, dan turunkan Opacity menjadi 20%.

rectangle

Langkah 2

Fokus pada sisi kiri persegi panjang, pilih Add Anchor Point Tool (+), dan tambahkan dua anchor point baru persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama—gunakan grid sebagai acuan.

Tetap fokus pada sisi kiri persegi panjang dan beralih ke Direct Selection Tool (A). Pilih anchor point kiri atas dan tarik itu 2 px ke bawah, dan kemudian pilih anchor point kiri bawah dan tarik itu 2 px ke atas. Pada akhirnya, bentukmu akan tampak seperti gambar kedua.

add anchor point

Langkah 3

Tetap fokus pada bentuk dan pastikan bahwa Direct Selection Tool (A) tetap aktif. Pilih dua anchor point yang ditandai oleh lingkaran biru, pindah ke bar atas, dan atur Corners menjadi 5 px. Berikutnya, pilih dua anchor point yang ditandai oleh lingkaran oranye, dan kali ini masukkan 13 px pada kotak Corners yang sama.

Pada akhirnya, bentukmu harusnya tampak seperti gambar kedua. Perlu diingat bahwa ini akan menjadi bentuk utama bola lampu karena kamu akan sering menggunakannya dalam langkah-langkah berikut.

live corners

3. Cara Membuat Bagian Dalam

Langkah 1

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah persegi panjang 115 x 14 px, letakkan itu persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama, dan fokus pada panel Appearance.

Hapus warna dari fill dan pilih stroke. Atur warnanya menjadi R=243 G=202 B=103 dan kemudian klik Stroke untuk membuka panel Stroke. Pastikan bahwa Weight diatur menjadi 1 pt dan centang pada tombol Align Stroke to Inside. Berikutnya, pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan 7 px Radius, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Path > Outline Stroke.

Pilih ulang Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 109 x 4 px, letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua, dan fokus pada panel Appearance. Pastikan bahwa tidak ada set warna untuk fill, tambahkan stroke kuning 1 pt yang sama, dan jangan lupa untuk mensejajarkannya ke bagian dalam. Setelah selesai, pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Kali ini, masukkan 2 px Radius, klik tombol OK, dan pergi lagi ke Object > Path > Outline Stroke.

rounded corners

Langkah 2

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 12 x 10 px dan letakkan itu persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Pastikan bahwa tidak ada set warna fill untuk bentuk ini, dan kemudian pilih stroke. Atur warnanya menjadi R=121 G=96 B=42, naikkan Weight menjadi 3 pt, dan jangan lupa untuk mencentang pada tombol Align Stroke to Inside. Berikutnya, pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan 5 px Radius, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Path > Outline Stroke.

Pastikan bahwa bentuk hasil tetap dipilih, tetap fokus pada panel Appearance, dan tambahkan fill kedua dengan menggunakan Add New Fill. Pilih fill baru ini, atur warna menjadi hitam (R=0 G=0 B=0), turunkan Opacity menjadi 40%, dan ubah Blending Mode menjadi Soft Light. Kemudian pergi ke Effect > Path > Offset Path. Masukkan -1 px Offset dan kemudian klik tombol OK.

add new fill

Langkah 3

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 9 x 12 px, isi dengan R=121 G=96 B=42, dan letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. Tetap fokus pada persegi panjang baru ini dan pilih Direct Selection Tool (A). Pilih anchor point kanan, beralih ke bar atas, dan masukkan 3 px dalam kotak Corners. Pada akhirnya, bentukmu harusnya tampak seperti gambar kedua. Pastikan bahwa itu tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance.

Dengan menggunakan Add New Fill yang sama, tambahkan fill kedua dan pilih itu. Atur warna menjadi R=145 G=120 B=64 dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Tarik slider Scale-Horizontal menjadi 70% dan slider Scale-Vertical menjadi 90%, dan jangan lupa untuk mencentang pada tombol titik acuan kiri tengah. Kemudian klik tombol OK.

Tetap fokus pada panel Appearance, tambahkan fill ketiga, dan pilih itu. Atur warna menjadi R=166 G=135 B=78 dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Tarik slider Scale-Horizontal menjadi 40% dan slider Scale-Vertical menjadi 80%, dan jangan lupa untuk mencentang pada tombol titik acuan kiri tengah. Kemudian klik tombol OK.

transform effect

4. Cara Menambahkan Sorotan

Langkah 1

Pergi ke Edit > Preferences > General dan pastikan bahwa Keyboard Increment diatur menjadi 1 px.

Pilih your bentuk utama, buat salinan di depan (Control-C > Control-F), dan bawa ke depan (Shift-Control-]). Pilih salinan ini, geser itu 1 px ke bawah dan 1 px ke kiri dengan menggunakan tombol panah pada keyboard, dan kemudian duplikasi itu (Control-C > Control-F). Pilih salinan kedua ini dan geser itu hanya 1 px ke bawah. Pilih ulang kedua salinan yang dibuat dalam langkah ini, buka panel Pathfinder (Window > Pathfinder), dan klik tombol Minus Front.

Pastikan bahwa bentuk hasil dipilih dan fokus pada panel Appearance. Pertama-tama, ganti warna yang ada dengan R=235 G=178 B=40, dan kemudian naikkan Opacity menjadi 70%.

keyboard increment

Langkah 2

Pilih ulang bentuk utama, buat salinan baru di depan (Control-C > Control-F), dan bawa itu ke depan (Shift-Control-]). Pilih salinan ini, geser itu 3 px ke bawah dan 1 px ke kiri, dan kemudian duplikasi itu (Control-C > Control-F). Pilih salinan kedua ini dan geser itu 3 px ke bawah. Pilih ulang kedua salinan yang dibuat dalam langkah ini dan klik tombol Minus Front dari the panel Pathfinder.

Pastikan bahwa bentuk hasil dipilih dan fokus pada panel Appearance. Pertama-tama, ganti warna fill yang ada dengan R=235 G=178 B=40, dan kemudian naikkan Opacity menjadi 50%.

pathfinder panel

Langkah 3

Pilih ulang bentuk utama, buat salinan baru di depan (Control-C > Control-F), dan bawa itu ke depan (Shift-Control-]). Pilih salinan ini, geser itu 1 px ke atas dan 1 px ke kiri, dan kemudian duplikasi itu (Control-C > Control-F). Pilih salinan kedua ini dan geser itu 3 px ke atas. Pilih ulang kedua salinan dalam langkah ini dan klik tombol Minus Front dari panel Pathfinder.

Pastikan bahwa bentuk hasil dipilih dan fokus pada panel Appearance. Pertama-tama, ganti warna fill yang ada dengan R=235 G=178 B=40, dan kemudian naikkan Opacity menjadi 30%.

minus front

Langkah 4

Pilih ulang bentuk utama. Kali ini buat dua salinan di depan (Control-C > Control-F) dan bawa keduanya ke depan (Shift-Control-]). Pilih salinan atas dan geser itu 1 px ke atas dan 1 px ke kiri. Pilih ulang kedua salinan dalam langkah ini dan klik tombol Minus Front dari panel Pathfinder.

Pastikan bahwa bentuk hasil dipilih dan fokus pada panel Appearance. Pertama-tama, ganti warna fill yang ada dengan R=235 G=178 B=40, dan kemudian naikkan Opacity menjadi 70%.

minus front

5. Cara Membuat Paduan

Langkah 1

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 155 x 28 px dan letakkan itu persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. Itu harusnya menutupi keseluruhan bentuk yang ada. Isi persegi panjang baru ini dengan R=149 G=96 B=55 dan kemudian pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan 13 px Radius, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

brown shape

Langkah 2

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 128 x 4 px dan letakkan itu persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. Isi persegi panjang baru ini dengan R=224 G=157 B=34 dan kemudian pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan 2 px Radius, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

orange shape

Langkah 3

Fokus pada toolbar dan dobel klik pada Blend Tool untuk membuka jendela Blend Options. Pilih Specified Steps dari menu drop-down Spacing dan simply masukkan 15 dalam kotak putih tersebut.

Pilih ulang persegi panjang melengkung berwarna coklat dan kuning yang dibuat dalam dua langkah terakhir dan tekan Alt-Control-B untuk membuat paduan baru. Pada akhirnya itu harusnya tampak seperti gambar kedua. Pastikan bahwa paduan dipilih dan kirimkan ke belakang dengan menggunakan shortcut keyboard Shift-Control-[.

blend

6. Cara Menambahkan Lebih Banyak Sorotan

Langkah 1

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 145 x 8 px dan letakkan itu kira-kira seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Isi itu dengan warna putih dan kemudian pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan 4 px Radius, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

Pastikan bahwa bentuk hasil tetap dipilih, fokus pada panel Appearance, dan pilih fill yang ada. Turunkan Opacity menjadi 50% dan ubah Blending Mode menjadi Soft Light.

white shape

Langkah 2

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 145 x 2 px dan letakkan itu kira-kira seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Isi itu dengan warna putih dan kemudian pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan 1 px Radius, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

Pastikan bahwa bentuk hasil tetap dipilih, fokus pada panel Appearance, dan pilih fill yang ada. Turunkan Opacity menjadi 30% dan ubah Blending Mode menjadi Soft Light.

white shape

Langkah 3

Dengan menggunakan Ellipse Tool (L), buat sebuah bentuk 14 x 3 px dan letakkan itu kira-kira seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Isi lingkaran tergencet ini dengan R=235 G=178 B=40 dan kemudian pergi ke Effect > Warp > Arc. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam gambar di bawah, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

Pastikan bahwa bentuk hasil tetap dipilih, fokus pada panel Appearance, pilih fill yang ada, dan turunkan Opacity menjadi 30%.

warp

7. Cara Membuat Kepala Mur

Langkah 1

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat bentuk 5 x 24 px, isi itu dengan R=39 G=49 B=48, dan letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Tetap fokus pada persegi panjang baru ini dan pilih Direct Selection Tool (A). Pilih anchor point kiri, beralih ke bar atas, dan masukkan 1 px dalam kotak Corners. Pada akhirnya, bentukmu harusnya tampak seperti gambar kedua.

Beralih ke Rounded Rectangle Tool, dan buat tiga bentuk ukuran 4 x 24 px dan ukuran 3 x 20 px. Tempatkan persegi panjang melengkung baru ini seperti yang ditunjukkan dalam gambar ketiga dan isi semuanya dengan R=39 G=49 B=48. Kamu selalu bisa menyesuaikan lengkungan persegi panjang ini dengan menggunakan kotak Corners yang sama dari bar atas.

dark shapes

Langkah 2

Pilih lima bentuk gelap yang dibuat dalam langkah sebelumnya dan fokus pada panel Appearance.

Tambahkan isi kedua dan pilih itu. Atur warna menjadi R=79 G=89 B=86 dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam jendela kiri (dalam gambar di bawah), klik OK, dan kembali ke panel Appearance.

Tambahkan isi ketiga dan pilih itu. Atur warnanya menjadi R=114 G=113 B=108 dan pergi lagi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam jendela kanan dan kemudian klik tombol OK.

new fill

Langkah 3

Pastikan bahwa lima bentuk gelap tetap dipilih dan tetap fokus pada panel Appearance.

Tambahkan isi keempat dan pilih itu. Atur warna menjadi R=174 G=177 B=155, turunkan Opacity menjadi 75%, dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam jendela kiri (dalam gambar di bawah), klik OK, dan kembali ke panel Appearance.

Tambahkan satu isi terakhir dan pilih itu. Atur warnanya menjadi putih (R=255 G=255 B=255), ubah Blending Mode menjadi Soft Light, dan pergi lagi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam jendela kanan dan kemudian klik tombol OK.

new fill

Langkah 4

Dengan menggunakan Rounded Rectangle Tool, tambahkan lima persegi panjang melengkung seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Atur warna isi untuk bentuk baru ini menjadi R=234 G=221 B=191, turunkan Opacity menjadi 50%, dan ubah Blending Mode menjadi Soft Light.

Beralih ke Pen Tool (P) dan buat lima bentuk yang ditunjukkan dalam gambar kedua. Atur warna isi untuk bentuk baru ini menjadi R=255 G=244 B=161, turunkan Opacity menjadi 70%, dan ubah Blending Mode menjadi Soft Light.

highlights

Langkah 5

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 4 x 24 px dan letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Isi itu dengan R=244 G=167 B=32, turunkan Opacity menjadi 30%, dan ubah Blending Mode menjadi Soft Light.

Berikutnya, buat sebuah bentuk 3 x 24 px dan letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua. Isi itu dengan R=244 G=167 B=32, turunkan Opacity menjadi 40%, dan ubah Blending Mode menjadi Soft Light.

Dengan menggunakan tool yang sama, buat bentuk ukuran 2 x 24 px dan letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar ketiga. Isi itu dengan R=244 G=167 B=32, turunkan Opacity menjadi 50%, dan ubah Blending Mode menjadi Soft Light.

Terakhir, buat sebuah bentuk ukuran 1 x 24 px dan letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar keempat. Isi itu dengan R=214 G=137 B=2 dan turunkan Opacity menjadi 40%.

glow

Langkah 6

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk ukuran 4 x 16 px, isi itu dengan R=8 G=10 B=10, dan letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama.

Fokus pada sisi kiri persegi panjang baru ini dan ambil Direct Selection Tool (A). Pilih anchor point atas dan geser itu 5 px ke bawah, dan kemudian pilih anchor point bawah dan geser itu 5 px ke atas. Berikutnya, pilih dua anchor point kiri, beralih ke bar atas, dan masukkan 3 px dalam kotak Corners. Pada akhirnya, bentukmu harusnya tampak seperti gambar ketiga.

trapezoid

Langkah 7

Pastikan bahwa your bentuk terbaru tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance. Tambahkan isi kedua dan pilih itu. Atur warna menjadi R=75 G=64 B=59 dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam jendela kiri, jangan lupa untuk mencentang pada tombol kanan tengah titik acuan, dan kemudian klik tombol OK.

Kembali ke panel Appearance dan tambahkan isi ketiga untuk bentuk yang kamu pilih. Pilih isi baru ini, buat menjadi warna putih, turunkan Opacity menjadi 50%, ubah Blending Mode menjadi Soft Light, dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Masukkan atribut yang ditunjukkan dalam jendela kanan, jangan lupa untuk mencentang pada tombol kanan tengah titik acuan, dan kemudian klik tombol OK.

new fills

8. Cara Menambahkan Goresan dan Duplikat

Langkah 1

Pilih ulang bentuk utama, fokus pada panel Appearance dan pilih stroke. Atur warnanya menjadi R=244 G=167 B=32, pastikan bahwa Weight diatur menjadi 1 px dan jangan lupa untuk mencentang pada tombol Round Join dan tombol Align Stroke to Outside.  Setelah selesai, pergi ke Object > Path > Outline Stroke.

outline stroke

Langkah 2

Pilih semua bentuk yang telah kita buat, duplikasikan, dan tempatkan salinannya kira-kira seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut.

duplicate

9. Cara Membuat Kuas Pola

Langkah 1

Fokus pada bola lampu atas. Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat bentuk ukuran 83 x 40 px dan letakkan itu persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Isi persegi panjang baru ini dengan biru acak dan turunkan Opacity menjadi sekitar 50%.

Dengan menggunakan alat yang sama dan atribut Appearance, buat sebuah persegi panjang ukuran 5 x 40 px dan letakkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua.

blue rectangles

Langkah 2

Pilih semua bentuk yang menyusun bola lampu atas bersamaan dengan persegi panjang biru di atasnya, dan pilih Shape Builder Tool (Shift-M). Tahan tombol Alt pada keyboard dan cukup tarik jalur vertikal dari tepi atas ke bawah persegi panjang biru tersebut. Gerakan ini akan menghapus cepat persegi panjang biru tersebut bersamaan dengan semua bentuk yang berada di baliknya, dan pada akhirnya semuanya hendaklah tampak seperti gambar kedua.

shape builder tool

Langkah 3

Dengan menggunakan Direct Selection Tool (A), pilih semua bentuk yang disorot pada gambar pertama dan cukup tarik mereka ke dalam panel Swatches (Window > Swatches) untuk menyimpannya sebagai pola. Batalkan seleksi bentuk dari artboard dan pilih pola tersebut dari panel Swatches (Window > Swatches). Buka menu dari panel Swatches dan pergi ke Swatch Options.... Beri nama pola dengan "StartTile" dan kemudian klik tombol OK.

Pilih bentuk yang disorot dalam gambar kedua dan simpan sebagai pola kedua. Pilih pola baru ini dan beri nama "EndTile". Setelah kamu memiliki kedua pola, kamu bisa menghapus rangkaian bentuk itu dari artboard.

pattern

Langkah 4

Pilih bentuk tersisa dan pilih Shape Builder Tool (Shift-M) yang sama. Kali ini tahan Shift dan tombol Alt pada keyboard dan tarik dua seleksi sederhana ke kiri dan kanan persegi panjang biru, seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut.

shape builder tool

Langkah 5

Hapus persegi panjang biru tersebut. Pilih bentuk yang tersisa, buka panel Brushes (Window > Brushes), dan klik tombol New Brush. Centang pada kotak Pattern Brush dan klik tombol OK. Pilih nama untuk polamu, pastikan bahwa atribut diatur seperti yang ditunjukkan di bawah, dan kemudian fokus pada panel kotak Tile.

Buka Start Tile dan tambahkan pola "StartTile", dan kemudian buka End Tile dan tambahkan your pola "EndTile". Setelah selesai, klik tombol OK dan kuas pola barumu akan muncul dalam panel Brushes.

pattern brush

10. Cara Membuat Latar Belakang

Langkah 1

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat bentuk ukuran 852 x 602 px, isi itu dengan R=102 G=59 B=67, dan pastikan bahwa itu menutupi keseluruhan artboard.

Pastikan persegi panjang ini tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance. Tambahkan isi kedua, jadikan berwarna hitam, turunkan Opacity menjadi 3%, ubah Blending Mode menjadi Multiply, dan kemudian pergi ke Effect > Artistic > Film Grain. Masukkan atribut yang ditunjukkan di bawah, dan kemudian klik tombol OK.

film grain

Langkah 2

Pastikan bahwa persegi panjang besar tetap dipilih, dan tetap fokus pada panel Appearance. Tambahkan isi ketiga, pilih itu, dan atur warna menjadi R=255 G=200 B=0. Turunkan Opacity menjadi 10%, ubah Blending Mode menjadi Multiply, dan kemudian pergi ke Effect > Artistic > Sponge. Masukkan atribut yang ditunjukkan di bawah dan klik tombol OK.

sponge

11. Cara Membuat Efek Teks

Langkah 1

Pilih Type Tool (T) dan buka panel Character (Window > Type > Character). Pilih Neons font, dan atur ukuran menjadi 155 pt dan tracking menjadi 150.

Klik pada artboard dan tambahkan teks "TURN ON". Jadikan berwarna putih dan turunkan Opacity menjadi sekitar 30% dengan menggunakan panel Transparency (Window > Transparency).

text

Langkah 2

Dengan menggunakan Pen Tool (P) dan teks sebagai acuan, gambarkan jalur sederhana yang membentuk "T" kira-kira seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Pastikan bahwa tidak ada warna isi untuk jalur ini, pilih stroke, dan tambahkan kuas pola dari panel Brushes.

Kembali ke panel Appearance, pastikan bahwa keseluruhan jalur dipilih (cukup klik teks "Path" dari bagian atas panel), dan pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan 17.5 px Radius dan klik tombol OK.

path

Langkah 3

Pastikan bahwa jalur "T" tetap dipilih, tetap fokus pada panel Appearance, dan tambahkan goresan kedua dengan menggunakan tombol Add New Stroke.

Pilih goresan baru dan tarik itu di bawah yang sudah ada. Atur warnanya menjadi R=255 G=184 B=25, turunkan Opacity menjadi 10%, dan kemudian buka panel Stroke. Pertama-tama, atur Weight menjadi 34 pt, dan kemudian centang pada Width Profile 3 dari menu drop-down Profile.

yellow stroke

Langkah 4

Pastikan bahwa jalur "T" tetap dipilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Pilih goresan kuning dan duplikasi itu dengan menggunakan tombol Duplicate Selected Item. Pilih goresan yang baru ditambahkan, naikkan Weight menjadi 40 pt dan Opacity menjadi 15%, dan kemudian pergi ke Effect > Blur > Gaussian Blur. Atur Radius menjadi 15 px dan klik tombol OK.

Dengan tetap memilih "T", buka panel Graphic Styles (Window > Graphic Styles) dan cukup klik tombol New Graphic Style.

gaussian blur

Langkah 5

Pilih Pen Tool (P) dan buat jalur teks lainnya kira-kira seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama. Setelah selesai, pilih semua jalur ini dan terapkan graphic style dari panel Graphic Styles. Dalam beberapa kasus kamu mungkin harus menyesuaikan radius untuk efek Rounded Corners atau cukup hapus itu. Untuk jalur spesifik ini, kamu akan harus menaikkan Radius menjadi 35 px untuk jalur "U" dan menghapus efek Rounded Corners untuk jalur "O".

graphic styles

Langkah 6

Pilih persegi panjang yang membentuk latar belakang, buat salinan di depan (Control-C > Control-F), dan bawa ke depan (Shift-Control-]). Pastikan bahwa salinan ini tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance.

Pertama-tama, hapus isian hitam dan putih dan kemudian pilih isian yang tersisa. Ubah Blending Mode menjadi Soft Light dan ganti warna yang ada dengan gradien radial yang ditunjukkan di bawah. Perlu diingat bahwa nol kuning dari gambar gradien menunjukkan persentase Opacity.

radial gradient

Selamat! Kamu Telah Selesai!

Berikut tampilan seharusnya. Saya harap kamu menikmati tutorial ini dan bisa menerapkan teknik-teknik berikut dalam project mendatang.

Silahkan sesuaikan desain akhir dan jadikan itu milikmu. Kamu bisa menemukan beberapa sumber bagus di GraphicRiver, dengan solusi yang menarik untuk meningkatkan desainmu.

final product
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.