Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Scenery

Cara Membuat Ilustrasi Ngarai Dalam Adobe Illustrator

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Di dalam tutorial hari ini kita akan menjelajahi proses membuat ilustrasi datar tentang komposisi "di dalam sebuah momen". Dengan menggunakan pendekatan tahap demi tahap, kita akan secara bertahap membuat keseluruhan pemandangan dengan menggunakan beberapa bentuk dan tool Illustrator yang paling dasar.

Kamu bisa memperluas keseluruhan Illustrator dengan menuju ke GraphicRiver dimana kamu akan menemukan banyak pilihan lanskap terinspirasi alam, semuanya dalam format vector.

Dengan demikian, pastikan kamu mengisi lagi cangkir kopimu yang kosong, dan mari kita mulai!

1. Cara Mempersiapkan Sebuah File Project Baru

Dengan menganggap kamu telah menjalankan Illustrator, mari atur sebuah New Document (File > New atau Control-N) untuk project kita dengan menggunakan pengaturan sebagai berikut:

  • Number of Artboards: 1
  • Width: 800 px
  • Height: 528 px
  • Units: Pixels

Dan dari tab Advanced:

  • Color Mode: RGB
  • Raster Effects: Screen (72ppi)
  • Preview Mode: Default
setting up a new document

2. Cara Mengatur Sebuah Grid Custom

Walaupun project hari ini tidak berdasarkan icon, kita akan tetap ingin membuat ilustrasi dengan menggunakan alur kerja piksel sempurna, jadi mari kita atur grid kecil bagus sehingga kita bisa memiliki kendali penuh terhadap bentuk kita.

Langkah 1

Pergi ke submenu Edit > Preferences > Guides & Grid, dan sesuaikan pengaturan sebagai berikut:

  • Gridline every: 1 px
  • Subdivisions: 1
setting up a custom grid

Tip singkat: kamu bisa mempelajari lebih lanjut tentang grid dengan membaca tutorial mendalam tentang Cara Kerja Sistem Grid Dalam Illustrator.

Langkah 2

Setelah kita mengatur grid custom, yang perlu kita lakukan untuk memastikan bentuk tampak tajam adalah mengaktifkan pilihan Snap to Grid yang ada dalam menu View (jika kamu menggunakan versi Illustrator yang lebih lama).

Sekarang, jika kamu baru dalam "alur kerja piksel sempurna", saya sangat menyarankan kamu untuk membaca tutorial Cara Membuat Alur Kerja Piksel Sempurna, yang akan membantumu memperluas keahlian teknis dalam waktu singkat.

3. Cara Mempersiapkan Layer

Setelah kita selesai mengatur file project, merupakan ide bagus untuk membuat struktur dokumen kita dengan menggunakan beberapa layer, karena dengan cara ini kita bisa menjaga alur kerja yang tetap dengan berfokus pada satu bagian ilustrasi pada satu waktu.

Dengan demikian, tampilkan panel Layers, dan buat sebanyak lima layer, yang akan kita beri nama sebagai berikut:

  • layer 1: background
  • layer 2: clouds
  • layer 3: texture
  • layer 4: camera body
  • layer 5: screen
setting up the layers

Tip singkat: saya telah mewarnai semua layer dengan menggunakan nilai warna hijau yang sama, karena itu yang paling mudah dilihat ketika digunakan untuk menyoroti bentuk yang dipilih (apakah mereka jalur tertutup atau terbuka).

4. Cara Membuat Latar Belakang

Sekarang setelah kita memberi layer pada dokumen, kita bisa mulai mengerjakan project dengan membuat background, jadi pastikan kamu memposisikan diri pada layer pertama dan mari kita masuki itu.

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan gunakan itu untuk membuat bentuk ukuran 800 x 528 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #DBC8A9 dan kemudian posisikan di tengah Artboard dengan menggunakan pilihan Horizontal dan Vertical Align Center pada panel Align.

creating and positioning the background

Langkah 2

Ambil Pen Tool (P) dan, dengan menggunakan #A5877F sebagai warna Fill, gambarkan bagian belakang ngarai dengan menggunakan bentuk dari gambar acuan sebagai panduan utama.

drawing the back section of the canyon

Langkah 3

Luangkan beberapa saat dan gambarkan secara bertahap garis detail kasar dengan menggunakan 2 px Stroke dengan warna diatur menjadi #896B60, pastikan untuk memilih (Select > Same > Stroke Color) dan mengelompokkan semuanya setelahnya dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G.

adding the detail lines to the back of the canyon

Langkah 4

Tutupi garis yang baru saja kita buat dengan membuat salinan (Control-C) ngarai, yang akan kita tempelkan di depan (Control-F). Lalu, dengan memilih salinan ngarai dan garis, cukup klik kanan > Make Clipping Mask. Setelah selesai, pilih garis dan ngarai dan kelompokkan (Control-G) bersama sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

masking the detail lines of the canyon

Langkah 5

Dengan warna Fill diatur menjadi #896B60, gambarkan bagian depan ngarai, dengan menggunakan gambar acuan sebagai panduan utama.

drawing the front section of the canyon

Langkah 6

Seperti yang kita lakukan dengan bagian belakang, luang waktu beberapa saat dan gambarkan garis detail dengan menggunakan beberapa 2 px Strokes dengan warna diatur menjadi #A5877F. Setelah selesai, kelompokkan (Control-G) dan kemudian tutupi (klik kanan > Make Clipping Mask) sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

adding the detail lines to the front section of the canyon

Langkah 7

Gambarkan beberapa bebatuan dengan menggunakan #A5877F sebagai warna Fill, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun bagian depan, sebelum melakukan yang sama untuk keseluruhan  background setelahnya.

drawing the rocks

Langkah 8

Setelah kamu selesai membuat latar belakang, kunci layernya dari dalam panel Layers, dan kemudian beralih ke yang keempat.

locking the background layer

5. Cara Membuat Badan Kamera

Karena kita cukup banyak menyelesaikan bagian background, kita sekarang bisa melanjutkan ke layer keempat dan memindahkan fokus ke kamera, yang akan kita buat secara bertahap yaitu satu bentuk pada satu waktu.

Langkah 1

Buat bentuk utama badan dengan menggunakan persegi panjang ukuran 480 x 248 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #665953 dan kemudian ratakan tengah terhadap Artboard, posisikan itu 128 px dari tepi bawahnya.

creating and positioning the main shape for the body of the camera

Langkah 2

Tambahkan bagian bawah dengan menggunakan persegi panjang ukuran 480 x 24 px (#51453F), yang akan kita posisikan di bawah bentuk yang kita buat dalam langkah sebelumnya.

adding the bottom section of the camera

Langkah 3

Tambahkan segmen sisipan horizontal dengan menggunakan persegi panjang ukuran 480 x 4 px yang akan kita warnai dengan menggunakan #51453F dan kemudian posisikan pada jarak 8 px dari tepi atas bentuk yang telah dibuat sebelumnya.

adding the bottom horizontal insertion segment

Langkah 4

Buat segmen sisipan versi lebih kecil dengan menggunakan dua persegi panjang ukuran 4 x 8 px (#51453F), yang akan kita posisikan di bawah sisipan horizontal, pada jarak 64 px dari tepi luarnya.

adding the bottom vertical insertion segments

Langkah 5

Tambahkan garis detail horizontal atas dengan menggunakan tiga persegi panjang 480 x 4 px (#51453F) yang ditumpuk secara vertikal 2 px dari satu sama lain, yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan kemudian ratakan tengah terhadap tepi atas badan yang lebih besar. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

adding the horizontal detail lines to the upper section of the camera

Langkah 6

Buat cincin tali samping dengan menggunakan dua persegi panjang ukuran 24 x 28 px (#51453F) yang akan kita sesuaikan secara terpisah dengan mengatur Radius sudut luar menjadi 14 px dari dalam Rectangle Properties pada panel Transform. Setelah selesai, posisikan bentuk hasil seperti yang terlihat dalam gambar acuan.

adding the strap rings to the sides of the camera

Langkah 7

Tambahkan lubang kecil dengan membuat dan memposisikan lingkaran 12 x 12 px (ditandai dengan warna merah) pada jarak 4 px dari tepi dalam bentuk, yang akan kita potong dengan menggunakan Minus Front Shape Mode pada panel Pathfinder.

adding the cutouts to the strap rings

Langkah 8

Mulai tambahkan detail pada kamera dengan membuat bagian grip kiri dengan menggunakan persegi panjang ukuran 56 x 136 px (#826F67), yang akan kita sesuaikan dengan mengatur Radius sudut kanan menjadi 24 px dari dalam Rectangle Properties pada panel Transform. Setelah selesai, posisikan bentuk hasil pada sisi kiri badan yang lebih besar, pada jarak 12 px dari cincin tali kiri.

creating the main shape for the left grip section

Langkah 9

Tambahkan grip bertekstur dengan menggunakan tiga kolom lingkaran ukuran 8 x 8 px (#51453F) yang diberi jarak secara horizontal dan vertikal sebesar 4 px dari satu sama lain, yang akan kita posisikan seperti yang terlihat dalam gambar acuan, pastikan untuk memilih dan mengelompokkan (Control-G) semua setelahnya. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan kedua lesung dan bentuk dari bagian bawah dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G.

adding the textured dimples to the left grip

Langkah 10

Tambahkan grip sisi kanan dengan menggunakan salinan (Control-C > Control-F) lesung yang akan kita pantulkan secara vertikal (klik kanan > Transform > Reflect > Vertical) dan kemudian posisikan pada bagian berlawanan badan kamera, pastikan untuk menjaga jarak yang sama yaitu 8 px dari tepi kanannya.

adding the right grip section

Langkah 11

Mulai tambahkan secara bertahap tombol kendali yang berbeda dengan membuat lingkaran 20 x 20 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #51453F dan kemudian posisikan seperti yang terlihat dalam gambar acuan.

adding the bottom-right button to the camera

Langkah 12

Buat lampu indikator daya dengan menggunakan lingkaran 8 x 8 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #91C153 dan kemudian ratakan bawah pada bentuk yang telah dibuat sebelumnya, posisikan itu pada jarak 60 px dari sisi kirinya.

adding the power indicator light

Langkah 13

Tambahkan bentuk utama untuk tombol d-pad dengan menggunakan lingkaran 64 x 64 px (#51453F), di atasnya kita akan menambahkan lingkaran lainnya ukuran 28 x 28 px (#665953), diikuti lingkaran yang lebih kecil lagi berukuran 12 x 12 px (#51453F), yang akan kita posisikan pada jarak 56 px dari tepi kanan bentuk yang lebih besar dan 36 px dari segmen sisipan bawah.

creating the main shapes for the d-pad button

Langkah 14

Tambahkan panah kecil dengan menggunakan empat bujur sangkar ukuran 8 x 8 px (#665953), yang akan kita sesuaikan dengan menambahkan anchor point baru pada tengah tepi luarnya dengan menggunakan Add Anchor Point Tool (+), hapus anchor point samping dengan menggunakan Delete Anchor Point Tool (-).

Setelah selesai, posisikan bentuk hasil di sekitar lingkaran tengah, pada jarak 4 px, pastikan untuk memilih dan mengelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun tombol bersama sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

adding the arrows to the d-pad button

Langkah 15

Buat tombol rekaman dengan menggunakan lingkaran ukuran 20 x 20 px (#C47053), di tengah yang akan kita tambahkan lingkaran lebih kecil ukuran 12 x 12 px (#51453F), kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisikan keduanya pada jarak 104 px dari tepi kanan badan yang lebih besar dan 16 px dari tepi atas d-pad.

adding the record button

Langkah 16

Tambahkan tombol lingkaran tersisa dengan menggunakan dua lingkaran ukuran 20 x 20 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #51453F dan kemudian posisikan seperti yang terlihat dalam gambar acuan.

adding the remaining circular buttons

Langkah 17

Buat roda scroll horizontal dengan menggunakan persegi panjang ukuran 72 x 24 px (#51453F), di atasnya kita akan menambahkan persegi panjang yang lebih sempit berukuran 56 x 8 px (#826F67), diikuti dengan tujuh persegi panjang vertikal ukuran 4 x 8 px (#51453F) diposisikan 4 px dari satu sama lain.

Pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun roda, posisikan pada jarak 12 px dari tepi atas badan dan 32 px dari tepi kanan. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

adding the horizontal scroll wheel

Langkah 18

Mulai kerjakan bagian atas kamera dengan membuat persegi panjang ukuran 480 x 24 px (#826F67) diikuti dengan persegi panjang yang lebih sempit ukuran 264 x 24 px (#826F67) disejajarkan pada tepi kirinya, yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisikan di atas badan kamera yang lebih besar.

adding the upper section of the camera

Langkah 19

Mulai kerjakan viewfinder dengan membuat persegi panjang ukuran 64 x 32 px (#51453F), di atasnya kita akan menambahkan persegi panjang yang lebih kecil berukuran 48 x 16 px (#665953), diikuti dengan dua persegi panjang ukuran 4 x 16 px (#51453F) pada bagian samping, yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisikan seperti yang terlihat dalam gambar acuan.

creating the viewfinder

Langkah 20

Tambahkan pantulan dengan menggunakan bujur sangkar ukuran 8 x 8 px (#FFFFFF) diposisikan 8 px dari persegi panjang ukuran 16 x 8 px (#FFFFFF), yang akan kita sesuaikan dengan memilih dan mendorong anchor point bagian bawah ke sisi kiri sebesar 8 px (klik kanan > Transform > Move > Horizontal > -8 px).

Turunkan Opacity bentuk hasil menjadi 20%, kelompokkan (Control-G) dan kemudian ratakan tengah pada viewfinder, pastikan untuk memilih dan mengelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun bersama-sama.

adding the reflections to the viewfinder

Langkah 21

Buat mode dial dengan menggunakan persegi panjang ukuran 80 x 24 px (#665953), di atasnya kita akan menambahkan kumpulan persegi panjang ukuran 4 x 24 px (#51453F) yang diberi jarak secara horizontal sebesar 4 px dari satu sama lain. Pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun dial, posisikan seperti yang terlihat dalam gambar acuan.

adding the mode dial to the upper section of the camera

Langkah 22

Tambahkan tombol shutter dengan menggunakan persegi panjang ukuran 64 x 16 px (#665953), di atasnya kita akan menambahkan garis pembagi horizontal berukuran 64 x 4 px (#51453F), diikuti dengan persegi panjang ukuran 48 x 8 px (#51453F). Setelah selesai, kelompokkan (Control-G) dan posisikan bentuk pada sisi kanan dial, pada jarak 16 px.

adding the shutter button

Langkah 23

Selesaikan bagian terkini badan kamera dengan menambahkan baris teks merek dummy kondisi indikator dial dengan menggunakan tiga persegi panjang berukuran 8 px (#51453F), yang akan kita sesuaikan dan posisikan seperti yang terlihat dalam gambar acuan. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan (Control-G) semua bentuk penyusun kamera sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

adding the decals to the upper section of the camera

6. Cara Membuat Kepala Tripod

Segera setelah kita selesai mengerjakan bagian badan kamera, kita bisa memindahkan beberapa piksel ke arah bawah, dimana kita bisa segera membuat bagian tampak dari tripod.

Langkah 1

Mulai dengan membuat plat dudukan dengan menggunakan persegi panjang ukuran 240 x 28 px (#665953) yang ditumpuk pada plat yang lebih pendek ukuran 160 x 28 px (#51453F), yang akan kita kelompokkan (Control-G) dan posisikan di tengah tepi bawah kamera.

creating the main shapes for the upper section of the tripod

Langkah 2

Tambahkan segmen pengunci dengan menggunakan persegi panjang ukuran 36 x 16 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #51453F dan kemudian posisikan pada sisi kanan bentuk yang lebih lebar yang baru saja kita buat.

adding the locking latch to the upper section of the tripod

Langkah 3

Buat bagian vertikal tripod dengan menggunakan bujur sangkar ukuran 48 x 48 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #665953 dan kemudian ratakan tengah pada tepi bawah Artboard.

adding the vertical section of the tripod

Langkah 4

Tambahkan ball head dengan menggunakan persegi panjang ukuran 72 x 40 px (#51453F), yang akan kita sesuaikan dengan mengatur Radius of sudut atasnya menjadi  36 px dari Rectangle Properties pada panel Transform, posisikan bentuk hasil di tengah tepi bawah Artboard.

adding the ball head to the bottom section of the tripod

Langkah 5

Selesaikan tripod dengan menambahkan baris teks dummy kecil dengan menggunakan dua persegi panjang sebesar 8 px (#51453F), yang akan kita sesuaikan dan posisikan seperti yang terlihat dalam gambar acuan. Setelah selesai, pilih dan kelompokkan semua bentuk penyusun terkini bersama dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G, lakukan yang sama untuk itu dan keseluruhan kamera setelahnya.

adding the dummy text line to the mounting plate

7. Cara Membuat Awan

Setelah kita menambahkan bagian tripod, kita bisa mengunci layer yang ada dan beralih ke yang kedua, dimana kita akan menambahkan awan.

Langkah 1

Pilih Pen Tool (P) dan gambarkan beberapa garis horizontal 2 px Stroke dengan warna diatur menjadi #FFF2E9, dengan menggunakan gambar acuan sebagai panduan utama.

drawing the background clouds

Langkah 2

Fokus pada bagian kiri komposisi, dan tambahkan awan lembut dengan menggunakan elips ukuran 64 x 24 px (#FFF2E9), pada sisi kanan kita akan menambahkan lingkaran ukuran 64 x 64 px (#FFF2E9), yang akan kita sesuaikan secara terpisah dan menghapus separuh bawahnya. Setelah selesai, kelompokkan (Control-G) dan posisikan bentuk hasil di atas garis goresan, pada jarak 4 px.

adding the round cloud section to the left side of the composition

Langkah 3

Ikuti proses serupa dan tambahkan kumpulan awan bulat lainnya pada bagian atas komposisi, dengan menggunakan lingkaran yang lebih kecil ukuran 48 x 48 px (#FFF2E9), diikuti dengan elips 48 x 24 px (#FFF2E9). Luangkan waktumu, dan setelah selesai, kunci layer yang ada sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

adding the second round cloud

8. Cara Membuat Layar Kamera

Segera setelah kita mendapatkan awan pada tempatnya, kita bisa beralih ke layer kelima, dimana kita akan membuat pratinjau langsung dari apa yang sedang ditangkap kamera.

Langkah 1

Buat layar sebenarnya dengan menggunakan persegi panjang ukuran 280 x 196 px (#51453F), di atasnya kita akan menambahkan lingkaran yang lebih kecil ukuran 264 x 180 px (#FCCE72), kelompokkan (Control-G) dan kemudian posisikan keduanya pada jarak 64 px dari tepi kiri badan kamera dan 12 px dari sisipan bawahnya.

adding the screen to the body of the camera

Langkah 2

Kita sekarang bisa mulai menambahkan beberapa detail yang terhalang oleh kamera itu sendiri, dimulai dengan matahari kecil, yang akan kita buat dengan menggunakan lingkaran ukuran 64 x 64 px. Warnai itu dengan menggunakan #EF995E, dan kemudian posisikan itu 28 px dari tengah tepi bawah persegi panjang kuning.

adding the sun to the screen

Langkah 3

Berikutnya, pilih Pen Tool (P) dan gambarkan bagian tampak ngarai dengan menggunakan #D87350 sebagai warna Fill. Luangkan waktumu, dan setelah selesai, lanjutkan ke tahap berikutnya.

drawing the smaller canyon section

Tip singkat: untuk tahap ini kita bisa saja menggunakan salinan ngarai yang disesuaikan yang kita buat untuk bagian background, namun dengan menggambar itu dari tanah ke atas, kita bisa menyesuaikan sudut pandang kamera, yang lebih menunjukkan personalitinya.

Langkah 4

Luangkan waktu beberapa saat dan gambarkan garis detail kecil dengan menggunakan 2 px Stroke dengan warna diatur menjadi #B25B44, pastikan untuk mengelompokkan (Control-G) dan masking (klik kanan > Make Clipping Mask) setelahnya dengan menggunakan salinan (Control-C > Control-F) persegi panjang di bawahnya. Setelah selesai, pilih ngarai dan garis hasil dan kelompokkan (Control-G) bersama-sama.

adding the detail lines to the smaller canyon

Langkah 5

Gambarkan kolom batu vertikal dengan menggunakan #D87350 sebagai warna Fill, tambahkan beberapa garis 2 px Stroke (#D87350) seperti yang kita lakukan dengan tahap sebelumnya. Setelah selesai, pastikan untuk mengelompokkan (Control-G) dan kemudian posisikan keduanya di bawah (klik kanan > Arrange > Send Backward) ngarai, seperti yang terlihat dalam gambar acuan.

adding the vertical rock column to the smaller canyon

Langkah 6

Selesaikan gambar pratinjau dengan menambahkan awan kecil dengan mengikuti proses yang sama dengan beberapa saat yang lalu, dengan menggunakan bentuk yang lebih kecil untuk bagian bulat. Luangkan waktumu, dan setelah selesai, pilih dan kelompokkan semua bentuk penyusunnya dengan menggunakan shortcut keyboard Control-G.

adding the clouds to the smaller canyon

9. Cara Menambahkan Tekstur

Kita sekarang tiba pada bagian akhir dari ilustrasi, dimana kita akan menambahkan tekstur halus pada background untuk membuat pratinjau langsung menonjol. Jadi pastikan kamu berada pada layer yang tepat (yaitu layer ketiga) dan mari kita selesaikan.

Langkah 1

Buat bentuk utama tekstur dengan menggunakan persegi panjang ukuran 800 x 528 px, yang akan kita warnai dengan menggunakan #51453F dan kemudian ratakan tengah pada Artboard.

creating the main shape for the texture

Langkah 2

Dengan memilih bentuk, pergi ke Effect > Photoshop Effects > Texture > Grain dan sesuaikan Intensity menjadi 40 dan Contrast menjadi 50, pastikan untuk mengatur Grain Type menjadi Stippled.

adjusting the textures settings

Langkah 3

Selesaikan ilustrasi, dan dengan itu project itu sendiri, dengan mengatur Blending Mode tekstur hasil menjadi Overlay, pastikan untuk menurunkan Opacity menjadi hanya 8%.

adjusting the blending mode of the texture

Kerja Bagus!

Itulah dia, teman-teman pencinta alam: sebuah tutorial yang bagus dan mudah tentang cara membuat ilustrasi ngarai dengan hanya menggunakan bentuk dan goresan sederhana.

Seperti biasa, saya harap kamu bisa mengikuti tiap tahap, dan jika kamu mengalami masalah apapun, silahkan memposkan pertanyaan di dalam area komentar dan saya akan meresponnya sebisa mungkin.

finished project preview
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.