Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Text Effects

Cara Membuat Efek Teks Kain Camo dalam Adobe Photoshop

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Anissa Anwar (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Dalam tutorial ini saya akan menunjukkan kepada Anda cara membuat kamuflase atau efek teks kain "camo" dalam Adobe Photoshop. Anda akan belajar cara menggunakan beberapa Photoshop filter dan membuat pola dengan mereka. Kemudian Anda akan belajar cara menggunakan pola dengan layer styles untuk membuat hasil akhir.

Jika Anda ingin untuk melewatkan tutorial ini, tetapi masih ingin membeli efek teks, Anda dapat mengunjungi ke GraphicRiver dan membeli Fabric Styles.

Paket lengkap memiliki delapan efek teks yang berbeda dan bekerja dengan bentuk dan teks.

Fabric StylesFabric StylesFabric Styles
Fabric Styles

Aset Tutorial

Aset yang digunakan selama pembuatan dalam tutorial ini sebagai berikut:

  • Aller Display
  • Latar belakang dan Contour dalam file zip yang terlampir pada tutorial ini.

1. Cara Membuat Pola Kain

Langkah 1

Buka Photoshop dan membuat dokumen baru ukuran 18 x 18 px

Creating a new documentCreating a new documentCreating a new document

Langkah 2

Mengubah warna foreground ke #6b6b6b.

Changing the foreground colorChanging the foreground colorChanging the foreground color

Langkah 3

Tekan Control-Shift-N untuk membuat layer baru. Kemudian memilih Rectangle Tool dan menggambar kotak 6 x 6 px pada bagian sudut kiri atas (Anda dapat memperbesar tampilan gambar dengan Control-Space-Klik-Kiri).

Kita membutuhkan tekstur seperti gambar di bawah ini. Perhatikan bahwa kita memiliki tiga warna yang berbeda pada gambar: #6b6b6b untuk warna terang, #3f3f3f untuk warna medium, dan #121212 untuk warna gelap. Tetap membuat kotak 6 x 6 px pada layer yang terpisah hingga memenuhi pada seluruh dokumen 18 x 18 px.

Creating the textureCreating the textureCreating the texture

Langkah 4

Menuju ke Edit > Define Pattern dan beri nama pola Fabric Texture Tutorial. Kemudian klik OK untuk menyimpan pola.

Saving the patternSaving the patternSaving the pattern

2. Cara Membuat Tekstur Camo

Langkah 1

Membuat dokumen ukuran 486 x 486 px.

Creating a new documentCreating a new documentCreating a new document

Langkah 2

Tekan D untuk reset warna foreground dan background. Kemudian menuju ke Filter > Render > Clouds.

Using the Clouds filterUsing the Clouds filterUsing the Clouds filter

Langkah 3

Menuju ke Filter > Pixelate > Mosaic, atur Cell Size ke 18 square, dan klik OK.

Using the Mosaic filterUsing the Mosaic filterUsing the Mosaic filter

Langkah 4

Menuju ke Filter > Filter Gallery. Kemudian memilih Cutout dalam kategori Artistic dengan pengaturan ini:

  • Jumlah Level: 4 atau 5 (tes dan melihat mana yang Anda lebih suka)
  • Edge Simplicity: 1
  • Edge Fidelity: 1
Using the cutout filterUsing the cutout filterUsing the cutout filter

Langkah 5

Sekarang klik-dua kali pada layer Background untuk membuka kunci layer. Kemudian beri nama dengan Base Camo dan klik OK.

Renaming the layerRenaming the layerRenaming the layer

Langkah 6

Klik-dua kali layer Base Camo untuk buka jendela Layer Style. Menambahkan Pattern Overlay dengan pengaturan ini:

  • Blend Mode: Hard Light
  • Opacity: 52%
  • Pattern: Pilih pola yang kita buat sebelumnya (Fabric Texture Tutorial)
  • Scale: 100%
  • Link with Layer: Dicentang

Klik OK

Pattern Overlay settingsPattern Overlay settingsPattern Overlay settings

Gambar Anda akan terlihat seperti ini:

How the image should lookHow the image should lookHow the image should look

Langkah 7

Menuju ke Window > Adjustments untuk buka panel Adjustments.

Opening the Adjustments PanelOpening the Adjustments PanelOpening the Adjustments Panel

Langkah 8

Menambahkan Gradient Map dengan klik icon panel terakhir.

Creating a gradient map layerCreating a gradient map layerCreating a gradient map layer

Langkah 9

Klik-dua kali icon gradient pada layer Gradient Map 1. Panel Properties akan muncul.

Opening the properties panelOpening the properties panelOpening the properties panel

Langkah 10

Klik pada bilah gradient dari panel Properties untuk membuka Gradient Editor.

Anda dapat bermain dengan langkah berikut ini dan membuat warna yang berbeda. Saya akan membuat tekstur hijau.

Membuat gradient dengan pengaturan ini:

  • Stop Color Pertama: #0c1005
  • Stop Position Pertama: 0%
  • Stop Color Kedua: #8aa269
  • Stop Position Kedua: 51%
  • Stop Color Ketiga: #e3efcc
  • Stop Position Ketiga: 100%
Creating a Gradient mapCreating a Gradient mapCreating a Gradient map

Langkah 11

Pilih layer Base Camo dan menuju ke Edit > Define Pattern, dan kemudian beri nama pola Camo Fabric dan klik OK.

Saving the patternSaving the patternSaving the pattern

3. Cara Membuat Tekstur Bagian Tepi

Langkah 1

Membuat dokumen baru ukuran 4 x 4 px dengan latar belakang hitam.

Creating a new documentCreating a new documentCreating a new document

Langkah 2

Memperbesar tampilan pada gambar hingga Anda dapat melihat pixel secara individu. Kemudian pilih Pencil Tool dengan ukuran 1 px dan menggambar garis diagonal putih seperti terlihat pada gambar di bawah.

Drawing a white line with the pencil toolDrawing a white line with the pencil toolDrawing a white line with the pencil tool

Langkah 3

Menuju ke Edit > Define Pattern dan beri nama Border Texture.

Saving the patternSaving the patternSaving the pattern

4. Cara Membuat Layer Styles

Langkah 1

Membuka gambar Background yang berada dalam file zip yang terlampir pada tutorial ini.

Background imageBackground imageBackground image

Langkah 2

Memilih Type Tool (T) dengan font Aller Display dan ukuran 179 pt dan menulis FABRIC. Kemudian meletakkannya di rak latar belakang.

Horizontal type tool and its settingsHorizontal type tool and its settingsHorizontal type tool and its settings

Langkah 3

Klik-dua kali pada layer teks untuk membuka jendela Layer Style.

Mari kita mulai dengan Pattern Overlay sehingga kita bisa melihat apa yang terjadi pada gambar.

Menambahkan Pattern Overlay dengan pengaturan ini:

  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 100%
  • Pattern: Memilih tekstur yang kita buat (Camo Fabric)
  • Scale: 25%
  • Link with Layer: Dicentang
Pattern Overlay settingsPattern Overlay settingsPattern Overlay settings

Langkah 4

Menambahkan Bevel & Emboss dengan pengaturan ini:

  • Style: Emboss
  • Technique: Smooth
  • Depth: 174%
  • Direction: Up
  • Size: 4 px
  • Soften: 0 px
  • Use Global Light: Tidak Dicentang
  • Angle: 90º
  • Altitude: 48º
  • Gloss Contour: Klik pada kotak dan Load untuk menginstal file contour yang ada di dalam zip
  • Highlight Mode: Screen
  • Highlight Mode Color: #ffffff
  • Highlight Mode Opacity: 10%
  • Shadow Mode: Normal
  • Shadow Mode Color: #364928
  • Shadow Mode Opacity: 81%
Bevel and Emboss settingsBevel and Emboss settingsBevel and Emboss settings

Langkah 5

Menambahkan Stroke dengan pengaturan ini:

  • Size: 4 px
  • Position: Outside
  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 100%
  • Overprint: Tidak Dicentang
  • Fill Type: Pattern
  • Pattern: Memilih pola Camo Fabric
  • Scale: 25%
  • Link with Layer: Dicentang
Stroke settingsStroke settingsStroke settings

Langkah 6

Menambahkan Inner Shadow dengan pengaturan ini:

  • Blend Mode: Linear Light
  • Opacity: 2%
  • Use Global Light: Tidak Dicentang
  • Angle: -27º
  • Distance: 6 px
  • Choke: 6%
  • Size: 8 px
  • Contour: Linear
  • Anti-Aliased: Tidak Dicentang
  • Noise: 0%
Inner Shadow settingsInner Shadow settingsInner Shadow settings

Langkah 7

Menambahkan Inner Glow dengan pengaturan ini:

  • Blend Mode: Overlay
  • Opacity: 20%
  • Noise: 0%
  • Color: #ffffff
  • Technique: Softer
  • Source: Center
  • Choke: 39%
  • Size: 27 px
  • Contour: Linear
  • Anti-Aliased: Tidak Dicentang
  • Range: 85%
  • Jitter: 0%
Inner Glow settingsInner Glow settingsInner Glow settings

Langkah 8

Menambahkan Outer Glow dengan pengaturan ini:

  • Blend Mode: Linear Light
  • Opacity: 100%
  • Noise: 59%
  • Color: #969c8e
  • Technique: Softer
  • Spread: 100%
  • Size: 4 px
  • Contour: Linear
  • Anti-Aliased: Dicentang
  • Range: 100%
  • Jitter: 0%
Outer Glow settingsOuter Glow settingsOuter Glow settings

Langkah 9

Menambahkan Drop Shadow dengan pengaturan ini:

  • Blend Mode: Normal
  • Color: #000000
  • Opacity: 100%
  • Use Global Light: Tidak Dicentang
  • Angle: 146º
  • Distance: 1 px
  • Spread: 26%
  • Size: 10 px
  • Contour: Linear
  • Anti-Aliased: Tidak Dicentang
  • Noise: 0%
  • Layer Knocks Out Drop Shadow: Dicentang
Drop Shadow settingsDrop Shadow settingsDrop Shadow settings

Langkah 10

Pilih layer teks dan tekan Control-J untuk duplikasi itu. Kemudian beri nama copy menjadi Camo TOP.

Renaming the layerRenaming the layerRenaming the layer

Langkah 11

Klik-kanan pada layer Camo Top dan memilih Clear Layer Style. Kemudian klik-dua kali untuk membuka jendela Layer Style.

Menambahkan Bevel & Emboss dengan pengaturan ini:

  • Style: Emboss
  • Technique: Smooth
  • Depth: 174%
  • Direction: Up
  • Size: 4 px
  • Soften: 0 px
  • Use Global Light: Tidak Dicentang
  • Angle: 90º
  • Altitude: 48º
  • Gloss Contour: Pilih contour yang kita install sebelumnya (Fabric Custom)
  • Anti-Aliased: Dicentang
  • Highlight Mode: Screen
  • Highlight Mode Color: #ffffff
  • Highlight Mode Opacity: 0%
  • Shadow Mode: Normal
  • Shadow Mode Color: #4d6326
  • Shadow Mode Opacity: 15%
Bevel and Emboss settingsBevel and Emboss settingsBevel and Emboss settings

Langkah 12

Menambahkan Stroke dengan pengaturan ini:

  • Size: 2 px
  • Position: Outside
  • Blend Mode: Linear Dodge (Add)
  • Opacity: 45%
  • Overprint: Tidak Dicentang
  • Fill Type: Pattern
  • Pattern: Pilih Border Texture (Ini akan membuat ilusi jahitan pada bagian tepi)
  • Scale: 200%
  • Link with Layer: Dicentang
Stroke settingsStroke settingsStroke settings

Langkah 13

Menambahkan Inner Shadow dengan pengaturan ini:

  • Blend Mode: Soft Light
  • Color: #000000
  • Opacity: 20%
  • Use Global Light: Tidak Dicentang
  • Angle: -27º
  • Distance: 0 px
  • Choke: 62%
  • Size: 10 px
  • Contour: Linear
  • Anti-Aliased: Tidak Dicentang
  • Noise: 0%
Inner Shadow settingsInner Shadow settingsInner Shadow settings

Langkah 14

Menambahkan Inner Glow dengan pengaturan ini:

  • Blend Mode: Overlay
  • Opacity: 4%
  • Noise: 0%
  • Color: #ffffff
  • Technique: Softer
  • Source: Center
  • Choke: 53%
  • Size: 16 px
  • Contour: Linear
  • Anti-Aliased: Tidak Dicentang
  • Range: 85%
  • Jitter: 0%

Setelah itu, klik OK.

Inner Glow settingsInner Glow settingsInner Glow settings

Selamat, Anda Sekarang Selesai!

Dalam tutorial ini, Anda belajar cara untuk membuat efek teks kain camo dalam Adobe Photoshop.

Kita mulai dengan membuat tekstur kain, kemudian kita membuat tekstur camo dan menggabungkan kedua tekstur. Kemudian kita membuat tekstur yang ketiga untuk tepi teks. Setelah itu, kita membuat dua layer style menggunakan semua tiga tekstur.

Jangan lupa untuk menyimpan styles, sehingga Anda dapat menggunakannya dengan hal lain.

Final ResultFinal ResultFinal Result

Saya harap Anda menikmati tutorial ini, dan merasa bebas untuk meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

Efek teks ini yang baru kita buat adalah bagian dari Fabric Styles.

Fabric StylesFabric StylesFabric Styles
Fabric Styles
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.