Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Halloween

Cara Membuat Efek Tulisan Otak di Adobe Photoshop

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Adya Rosyada Yonas (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Ini sudah hampir Halloween! Dalam tutorial ini saya akan menunjukkan anda bagaimana cara membuat efek teks otak di Adobe Photoshop.

Efek ini adalah bagian dari Efek Teks Halloween saya di GraphicRiver.

GraphicRiver Item

Aset Tutorial

Aset berikut ini akan dibutuhkan selama tutorial:

Sebelum anda memulai, unduh dan install aset-aset ini. Ini akan membantu anda untuk mendapatkan hasil yang sama.

Perkenalan

Jika Anda seorang pemula dan tidak pandai melukis, Anda bisa mendownload dan menginstal pola, dan melewatkan bagian tutorial selanjutnya. Untuk melakukannya, buka Edit> Presets> Preset Manager. Ubah Tipe Preset menjadi Pattern.

Load Pattern

Setelah itu, klik tombol Load, cari file pola kami di perangkat Anda, dan tekan Load. Itu saja-sekarang pola telah ditambahkan. Selain itu, Anda bisa menyeret dan menjatuhkan file pola ke Photoshop.

1. Cara Membuat Pola Otak

Pertama kita harus membuat pola otak. Ini akan menjadi dasar dari efek teks kita.

Langkah 1

Buka Photoshop (saya menggunakan Photoshop CS6), buka FIle > New, dan buatlah dokumen baru 314x374 px.

Create New Document

Langkah 2

Ubah nama layer menjadi Background. Isi ini dengan warna #d88364

Fill Background

Langkah 3

Buat Layer Baru (Layer> New> Layer) dengan nama Lines. Pindahkan di atas Background.

Create Lines Layer

Langkah 4

Pilih Brush Tool (B), pilih brush Hard Round, dan masuk ke Window> Brush untuk mengubah beberapa pengaturan:

  • Ukuran: 8 px
  • Spasi: 7%

Jika Anda bekerja dengan tablet grafis, periksa juga Transfer dan pastikan Opacity Jitter dan Flow Jitter dikendalikan oleh Pen Pressure.

Brush Settings

Langkah 5

Atur Warna Foreground menjadi # 7f2b16. Pastikan Anda berada di layer Lines. Mari mulai menggambar garis-garis konvolusi. Anda dapat menggunakan Eraser Tool (E) untuk membersihkan atau menghapus sebagian gambar. Hasil saya:

Simple Lines

Langkah 6

Gandakan layer Lines. Ubah nama layer menjadi Shadow. Layer ini harus berada di antara Background dan Lines.

Shadow Layer

Langkah 7

Klik kanan layer Lines dan pilih Blending Options untuk membuat Layer Style.

Tambahkan Outer Glow

  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 34%
  • Noise: 0%
  • Color: #7f2b16
  • Technique: Softer
  • Spread: 0%
  • Size: 4 px
  • Contour: Linear
  • Hapus centang Anti-aliased
  • Range: 50%
  • Jitter: 0%

Langkah 8

Klik kanan layer Shadow dan pilih Blending Options untuk membuat Layer Style.

Tambahkan Outer Glow:

  • Mode Blend: Normal
  • Opacity: 100%
  • Noise: 0%
  • Color: #c05648
  • Technique: Softer
  • Spread: 34%
  • Size: 16 px
  • Contour: Linear
  • Hapus tanda centang Anti-aliased
  • Range: 100%
  • Jitter: 0%
Outer Glow of Shadow Layer

Langkah 9

Buat Layer Baru (Layer> New> Layer) dengan nama Highlight. Pindahkan di antara layer Lines dan Shadow. Atur Blending Mode untuk layer ke Vivid Light.  Pilih Brush Tool (B) dan gambar highlight menggunakan warna #e9a186. Jika hasilnya tidak terlihat mulus, masuklah ke Filter> Blur> Gaussian Blur dan atur Radius menjadi 3 px.

Highlight Layer

Langkah 10

Sekarang kita perlu memastikan bahwa gambar kita bekerja sebagai sebuah pola. Untuk melakukannya, tetap di layer Lines, pergi ke Select> All (Control-A) untuk memilih gambar, masuk ke Edit> Copy Merged untuk menyalin semua layer menjadi satu, dan pergi ke Edit> Paste (Control-V) untuk paste layer ini seperti yang baru.  Ganti nama Pattern. Sekarang pilih layer ini, dan masuk ke Layer> Smart Objects> Convert to Smart Object (atau klik kanan pada layer dan pilih Convert to Smart Object).

Convert to Smart Object

Langkah 11

Pilih Smart Object ini, buka Filter> Other> Offset, dan tetapkan nilai berikut:

Offset

Langkah 12

Seperti yang bisa Anda lihat, pola masa depan kita memiliki beberapa masalah. Untuk memperbaikinya, buat Layer Baru (Layer> New> Layer), pilih Brush Tool (B), ubah Hardness menjadi 30%, dan cat di atasnya menggunakan Eyedropper Tool (I) untuk memilih warna. Hasil:

Fix Issues

Langkah 13

Buat layer penyesuaian Hue / Saturation  baru dan kurangi Saturation ke -20.

Change Saturation

Langkah 14

Gambar kita sudah siap, dan yang perlu Anda lakukan hanyalah menciptakan sebuah pola. Buka Edit> Define Pattern. Ketik Brain Pattern di field Name.

New Pattern

2. Cara Membuat Text Smart Object

Tujuan utama dari bagian ini adalah terciptanya Smart Object dengan layer teks di dalamnya. Ini akan membantu Anda untuk membuat perubahan cepat ke depannya.

Langkah 1

Atur Warna Foreground ke # 454545. Setelah itu, pilih Switch Foreground dan Background Colors (X).

Buat dokumen baru 4000 x 1420 px dengan resolusi 300 pixels/inch. Tetapkan Background Content  sebagai  Background Color.

New Document

Langkah 2

Pilih Type Tool (T) dan pilih font Rounds Black. Tetapkan Ukuran Font sekitar 250 pt dan Font Color #ffa81f. Tulis "BRAIN" dengan huruf besar.

Brain Text

Langkah 3

Pilih layer Brain, tekan Control-A, pilih Move Tool, dan tekan Align vertical center dan Align horizontal center untuk memindahkan layer ke bagian tengah dokumen.

Align Text

Langkah 4

Pergi ke Layer> Smart Objects> Convert to Smart Object untuk mengubah layer teks menjadi Smart Object (atau klik kanan pada layer dan pilih Convert to Smart Object).

Convert to Smart Object

Langkah 5

Klik dua kali dengan mouse anda pada layer icon untuk membuka Smart Object.

Pergi ke Edit> Transform Free Path (Control-T) dan ubah beberapa pengaturan layer teks:

  • X: 2012 px
  • Y: 483 px
  • W: 93%
  • H: 111%
Transform Text

Langkah 6

Buat efek noda dari teks menggunakan Pen Tool (P). Seperti yang bisa Anda lihat, saya telah mengisi background dengan warna abu-abu untuk membedakan dengan lebih baik. Layer ini bersifat sementara dan akan dihapus sebelum ditutup. Hasil saya:

Create Shapes

Sekarang Anda perlu menyimpannya. Buka File> Save (atau tekan Control-S) untuk melakukannya dan File> Close untuk menutup file ini. Setelah itu, Anda akan mendapatkan Smart Object yang diperbarui dengan sebuah kata baru.

Langkah 7

Pilih Smart Object ini dan duplikat empat kali. Hasilnya, akan ada lima salinan Smart Object. Saya sarankan mengganti nama setiap layer dari atas ke bawah menggunakan nama berikut:

  • Volume
  • Pattern
  • Stroke
  • Shadow
  • Outer Stroke
List of Layers

Ini akan membantu Anda menavigasi dokumen selama langkah-langkah berikut.

3. Cara Membuat Volume Layer Style

Langkah 1

Ubah Fill layer menjadi 0. Double-klik dengan mouse anda pada layer Volume untuk menerapkan style layer berikut. Tambahkan Bevel & Emboss dengan menggunakan nilai berikut:

  • Style: Inner Bevel
  • Technique: Smooth
  •  Depth: 103%
  • Direction: Up
  • Size: 103 px
  • Soften: 16 px
  • Hapus tanda centang pada kotak Use Global Light sebelum menetapkan Angle: 120°
  • Altitude: 60°
  • Gloss Contour: Linear
  • Hilangkan centang pada Anti-aliased
  • Highlight Mode: Color Dodge
  • Highlight Color: #ffffff
  • Opacity: 65%
  • Shadow Mode: Color Dodge
  • Shadow Color: #ffffff
  • Opacity: 87%
Part Three - Bevel and Emboss

Langkah 2

Tambahkan Contour:

  • Contour: Half Round
  • Hilangkan centang pada Anti-aliased
  • Range: 73%
Part Three - Contour

Langkah 3

Tambahkan Inner Shadow dengan pengaturan berikut:

  • Blend Mode: Difference
  • Color: #7adafa
  • Hapus centang pada kotak Use Global Light sebelum mengatur Angle: -60°
  • Distance: 29 px
  • Choke: 20%
  • Size: 125 px
  • Contour: Linear
  • Hilangkan centang pada Anti-aliased
  • Noise: 2%
Part Three - Inner Shadow

Langkah 4

Sekarang tambahkan Inner Glow:

  • Blend Mode: Overlay
  • Opacity: 72%
  • Noise: 0%
  • Color: #ffffff
  • Technique: Softer
  • Source: Edge
  • Choke: 4%
  • Size: 33 px
  • Hilangkan centang pada Anti-aliased
  • Range: 55%
  • Jitter: 0%
Part Three - Inner Glow

Langkah 5

Tambahkan style Satin menggunakan pengaturan berikut:

  • Blend Mode: Multiply
  • Color: #000000
  • Opacity: 36%
  • Angle: 0°
  • Distance: 25 px
  • Size: 66 px
  • Contour: Linear
  • Hilangkan centang pada Anti-aliased dan Invert
Part Three - Satin

Langkah 6

Tambahkan Outer Glow:

  • Blend Mode: Multiply
  • Opacity: 57%
  • Noise: 0%
  • Color: #000000
  • Technique: Softer
  • Spread: 0%
  • Size: 25 px
  • Contour: Linear
  • Hilangkan centang Anti-aliased
  • Range: 100%
  • Jitter: 0%
Part Three - Outer Glow

Langkah 7

Jangan lupa Drop Shadow:

  • Blending Mode: Multiply
  • Color: #000000
  • Opacity: 41%
  • Hilangkan centang pada kotak Use Global Light sebelum mengatur Angle: 120°
  • Distance: 25 px
  • Spread: 0%
  • Size: 25 px
Part Three - Drop Shadow

Sebagai hasilnya, anda akan memiliki gambar seperti berikut:

Result of the Part Three

4. Cara Membuat Pattern Layer Style

Langkah 1

Klik dua kali pada layer Pattern untuk menerapkan Layer Styles. Tambahkan Stroke:

  • Size: 2 px
  • Position: Outside
  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 100%
  • Fill Type: Color
  • Color: #a8262d
Part Four - Stroke

Langkah 2

Sekarang tambahkan Inner Glow:

  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 100%
  • Noise: 0%
  • Color: #f15d62
  • Technique: Softer
  • Source: Edge
  • Choke: 100%
  • Size: 10 px
  • Hilangkan centang pada Anti-aliased
  • Range: 100%
  • Jitter: 0%
Part Four - Inner Glow

Langkah 3

Tambahkan juga Color Overlay dengan pengaturan berikut:

  • Blend Mode: Soft Light
  • Color: #f59088
  • Opacity: 100%
Part Four - Color Overlay

Langkah 4

Tambahkan Pattern Overlay:

  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 80%
  • Klik pada Pattern dan pilih pola yang sudah kita buat sebelumnya
  • Scale: 240%
Part Four - Pattern Overlay

Hasilnya, anda akan mendapat gambar seperti ini:

Result of the Part Four

5. Cara Membuat Stroke Layer Style 

Ini adalah langkah mudah. Semua yang anda harus lakukan adalah menambahkan Stroke (goresan) dengan pengaturan berikut:

  • Size: 20 px
  • Position: Outside
  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 100%
  • Fill Type: Color
  • Color: #fb705c
Part Five - Stroke

Hasilnya, anda akan mendapat gambar seperti ini:

Result of the Part Five

6. Cara Membuat Shadow Layer Style

Langkah 1

Klik dua kali pada layer Shadow untuk menerapkan style layer berikut. Tambahkan Bevel & Emboss dengan menggunakan nilai berikut:

  • Style: Outer Bevel
  • Technique: Smooth
  • Depth: 1000%
  • Direction: Up
  • Size: 21 px
  • Soften: 0 px
  • Hilangkan centang pada kotak Use Global Light sebelum mengatur Angle: 90°
  • Altitude: 30°
  • Gloss Contour: Linear
  • Hilangkan centang pada Anti-aliased
  • Highlight Mode: Normal
  • Highlight Color: #ffffff
  • Opacity: 0%
  • Shadow Mode: Multiply
  • Shadow Color: #000000
  • Opacity: 50%
Part Six - Bevel and Emboss

Langkah 2

Tambahkan Stroke (goresan) dengan pengaturan berikut:

  • Size: 20 px
  • Position: Outside
  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 100%
  • Fill Type: Gradient
  • Gradient: from #c88206 to #753104
  • Style: Linear
  • Angle: -90°
  • Scale: 100%
  • Hilangkan centang pada Reverse dan Dither
  • Centang Align with Layer
Part Six - Stroke

Langkah 3

Tambahkan Drop Shadow:

  • Blending Mode: Normal
  • Color: #000000
  • Opacity: 75%
  • Hilangkan centang pada kotak Use Global Light sebelum mengatur Angle: 90°
  • Distance: 11 px
  • Spread: 47%
  • Size: 38 px
Part Six - Drop Shadow

Hasilnya, anda akan mendapatkan gambar seperti berikut:

Result of the Part Six

7. Cara Membuat Outer Stroke Layer Style

Tambahkan Stroke dengan pengaturan seperti ini:

  • Size: 30 px
  • Position: Outside
  • Blend Mode: Normal
  • Opacity: 100%
  • Fill Type: Gradient
  • Gradient: from #bc1526 to #c72435
  • Style: Linear
  • Angle: 90°
  • Scale: 100%
  • Hilangkan centang pada Reverse dan Dither
  • Centang Aligh with Layer
Part Seven - Stroke

Hasilnya, anda akan mendapatkan gambar seperti berikut:

Result of the Part Seven

Selamat, anda sudah selesai!

Efek teks otak sudah siap. Inilah gambar terakhirnya. Saya harap anda menikmati tutorialnya.

Final Result

Jangan lupa untuk membagikan hasil anda pada kami.

Omong-omong, jika Anda ingin mengubah teks, klik dua kali pada ikon Smart Object, dan Photoshop akan membuka file PSB baru. Ubah teksnya, masuk ke File> Save untuk menyimpan perubahan dan File> Close untuk menutup file ini. Setelah itu, Anda akan mendapatkan file yang diperbarui dengan sebuah kata baru.

Anda dapat membeli efek ini sebagai bagian dari Efek Teks Halloween saya di GraphicRiver.

Style Pack
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.