Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Brushes

Bagaimana Cara Membuat Efek Teks Tulang-Tulang dalam Adobe Illustrator

Scroll to top
Read Time: 7 min

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Panjijey Panjey (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Dalam langkah-langkah berikut anda akan belajar bagaimana cara membuat sebuah efek teks tulang-tulang sederhana dalam Adobe Illustrator.

Untuk pemula, anda akan belajar bagaimana cara mengatur sebuah grid sederhana dan bagaimana cara membuat beberapa bentuk-bentuk pixel-perfect. Menggunakan efek Rounded Corners dan beberapa teknik membangun bentuk vektor dasar, anda akan belajar bagaimana cara membuat bentuk tulang utamanya. Selanjutnya, anda akan belajar bagaimana cara menyimpan dan menggunakan sebuah art brush. Untuk sentuhan akhir, anda akan belajar bagaimana cara menambahkan efek Drop Shadow dan sebuah latar belakang sederhana.

Untuk lebih banyak inspirasi pada bagaimana cara menyesuaikan atau memperbaiki efek teks akhir anda, anda bisa menemukan banyak sumber daya di GraphicRiver.

1. Bagaimana Cara Membuat sebuah Dokumen Baru dan Mengatur sebuah Grid

Tekan Control-N untuk membuat sebuah dokumen baru. Pilih Pixels dari drop-down menu Units, masukkan 850 dalam kotak width dan 600 dalam kotak height, dan kemudian klik tombol More Settings itu. Pilih RGB untuk Color Mode, atur Raster Effects ke Screen (72 ppi), dan kemudian klik Create Document.

Aktifkan Grid (View > Show Grid) dan Snap to Grid (View > Snap to Grid). Anda akan membutuhkan sebuah grid setiap 5 px, jadi cukup pergi ke Edit > Preferences > Guides & Grid, dan masukkan 5 dalam kotak Gridline every dan 1 dalam kotak Subdivisions. Cobalah untuk tidak berkecil hati dengan semua grid itu–itu akan membuat perkerjaan anda lebih mudah, dan ingatlah bahwa anda dapat dengan mudah mengaktifkan atau menonaktifkannya menggunakan shortcut keyboard Control-".

Anda bisa belajar lebih lanjut tentang sistem grid Illustrator dalam tutorial singkat ini dari Andrei Stefan: Memahami Sistem Grid Adobe Illustrator.

Anda juga harus membuka panel Info (Window > Info) untuk sebuah live preview dengan ukuran dan posisi dari bentuk anda. Jangan lupa untuk mengatur unit pengukurannya ke pixels dari Edit > Preferences > Units. Semua pengaturan-pengaturan ini akan meningkatkan kecepatan kerja anda secara signifikan.

setup gridsetup gridsetup grid

2. Bagaimana Cara Membuat Bentuk Tulang dan Pola Kuas

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan fokus pada Toolbar anda. Hapus warna dari strokenya dan kemudian pilih fillnya dan atur warnanya ke R=253 G=241 B=193. Pindah ke artboard anda dan cukup buat sebuah persegi panjang 25 x 105 px–fitur grid dan Snap to Grid seharusnya membantu.

Fokus pada bagian bawah dari persegi panjang ini dan beralih ke Direct Selection Tool (A). Pilih anchor point kanannya dan tarik itu 5 px ke kiri, dan kemudian pilih anchor point kirinya dan tarik itu 5 px ke atas dan 5 px ke kanan.

rectangle toolrectangle toolrectangle tool

Langkah 2

Tetap fokus pada bagian bawah dari bentuk anda yang ada. Menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 30 x 35 px dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan pada gambar yang pertama. Fokus pada sisi kiri dari persegi panjang baru ini dan pilih Add Anchor Point Tool (+). Cukup klik di poin yang disoroti dengan biru untuk menambahkan sebuah anchor point baru untuk bentuk anda.

Beralih ke Direct Selection Tool (A), pilih anchor point yang baru saja ditambahkan dan tarik itu 15 px ke kiri. Pindah ke sisi kanan dari bentuk ini dan pastikan bahwa Direct Selection Tool (A) tetap aktif. Pilih anchor point atasnya dan tarik itu 10 px ke bawah, dan kemudian pilih anchor point bawahnya dan tarik itu 10 px ke atas dan 5 px ke kiri.

add anchor pointadd anchor pointadd anchor point

Langkah 3

Menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah persegi 25 px dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan pada gambar pertama. Fokus pada sisi bawah dari bentuk baru ini, pilih Add Anchor Point Tool (+) dan tambahkan sebuah anchor point baru seperti yang ditunjukkan dibawah ini.

Tetap fokus pada persegi anda dan beralih ke Direct Selection Tool (A). Pertama, pilih anchor point kiri bawahnya dan tarik itu 10 px ke atas dan 5 px ke kiri. Pindah ke anchor point kanan bawahnya dan tarik itu 5 px ke atas, dan kemudian pilih anchor point kanan atasnya dan tarik itu 5 px ke atas dan 10 px ke kiri.

direct selection tooldirect selection tooldirect selection tool

Langkah 4

Menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk 40 x 30 px dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan pada gambar yang pertama. Pilih Add Anchor Point Tool (+) dan tambahkan dua anchor point yang ditunjukkan di bawah ini.

Tetap fokus pada persegi panjang baru ini dan beralih ke Direct Selection Tool (A). Pertama, pilih anchor point kiri bawahnya dan tarik itu 5 px ke atas. Pindah ke anchor point kanan atasnya dan tarik itu 10 px ke kiri, dan kemudian pilih anchor point kiri atasnya dan tarik itu 5 px ke kanan.

rectanglerectanglerectangle

Langkah 5

Menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah persegi 35 px dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan pada gambar pertama. Pilih Add Anchor Point Tool (+) dan tambahkan dua anchor point yang ditunjukkan di bawah ini.

Tetap fokus pada persegi anda dan beralih ke Direct Selection Tool (A). Pertama, pilih anchor point kanan bawahnya dan tarik itu 10 px ke atas dan 5 px ke kiri. Pindah ke anchor point kanan atasnya dan tarik itu 5 px ke bawah, dan kemudian pilih anchor point kiri atasnya dan tarik itu 25 px ke bawah.

rectanglerectanglerectangle

Langkah 6

Pilih semua bentuk-bentuk yang dibuat sejauh ini, buka panel Pathfinder (Window > Pathfinder), dan klik tombol Unite. Pastikan bahwa bentuk yang dihasilkan diisi dengan R=253 G=241 B=193 dan pindah ke langkah selanjutnya.

uniteuniteunite

Langkah 7

Pastikan bahwa bentuk anda masih terpilih dan pergi ke Effect > Stylize > Rounded Corners. Masukkan Radius 5 px, klik OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

rounded cornersrounded cornersrounded corners

Langkah 8

Pilih Pen Tool (P) dan buat tiga segitiga sederhana seperti yang ditunjukkan pada gambar pertama. Pilih semua bentuk yang dibuat sejauh ini dan klik tombol Minus Front dari panel Pathfinder.

minus frontminus frontminus front

Langkah 9

Pastikan bahwa bentuk anda terpilih, buka panel Brushes (Window > Brushes) dan klik tombol New Brush itu. Pilih kotak Art Brush dan kemudian klik OK. Pilih sebuah nama untuk kuas anda, tarik slider Width itu ke 50%, masukkan sisa atribut yang ditunjukkan pada gambar berikut, dan kemudian klik tombol OK.

art brushart brushart brush

3. Bagaimana Cara Membuat Efek Teksnya

Langkah 1

Pilih Type Tool (T) dan buka panel Character (Window > Type > Character). Pilih font Bonez dan kemudian atur ukurannya ke 150 px dan trackingnya ke 100. Cukup klik pada artboard anda dan tambahkan beberapa teks. Buat itu hitam (R=0 G=0 B=0) dan turunkan Opacity nya ke sekitar 30%.

type tooltype tooltype tool

Langkah 2

Nonaktifkan Grid (Control-") dan Snap to Grid (Shift-Control-").

Pilih Brush Tool (B) dan pilih art brush anda dari panel Brushes. Gunakan teks hitam itu sebagai referensi kasar dan mulai menggambar jalan untuk membuat huruf pertamanya.

brush toolbrush toolbrush tool

Langkah 3

Pindah ke huruf berikutnya dan gunakan art brush yang sama. Setelah anda selesai, hapus sepotong teks itu.

ABCDABCDABCD

Langkah 4

Pilih semua jalan yang dibuat sejauh ini dan pergi ke Effect > Stylize > Drop Shadow. Masukkan atribut yang ditunjukkan pada gambar berikut dan kemudian klik OK.

drop shadowdrop shadowdrop shadow

Langkah 5

Pastikan bahwa semua jalan anda masih terpilih, Kelompokkan mereka (Control-G) dan kemudian pergi ke Effect > Stylize > Drop Shadow. Masukkan atribut yang ditunjukkan di bawah ini dan kemudian klik OK.

groupgroupgroup

4. Bagaimana Cara Membuat Latar Belakangnya

Langkah 1

Pilih Ellipse Tool (L) dan cukup klik pada artboard anda untuk membuka jendela Ellipse. Atur Width ke 600 px dan Height ke 360 px dan kemudian klik OK. Isi bentuk yang dihasilkan dengan R=235 G=107 B=38 dan kirimkan ke belakang (Shift-Control-[).

Pastikan bahwa bentuk oranye ini tetap terpilih dan buka panel Align (Window > Align). Atur penyejajarannya ke Artboard (buka menu fly out dan pergi ke Show Options jika anda tidak bisa melihat bagian Align To seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut) dan kemudian klik tombol Horizontal Align Center dan Vertical Align Center. Ini pada dasarnya akan membawa bentuk anda yang terpilih ke tengah artboardnya.

ellipse toolellipse toolellipse tool

Langkah 2

Pastikan bahwa elips oranye anda masih terpilih dan pergi ke Effect > Distort & Transform > Zig Zag. Masukkan atribut yang ditunjukkan pada gambar berikut dan kemudian klik OK.

zig zagzig zagzig zag

Langkah 3

Pilih Rectangle Tool (M) dan cukup klik pada artboard anda untuk membuka jendela Rectangle. Atur Width ke 860 px dan Height ke 610 px dan kemudian klik OK. Isi bentuk yang dihasilkan dengan R=39 G=9 B=62, kirimkan ke belakang (Shift-Control-[), dan jangan lupa untuk memusatkannya.

backgroundbackgroundbackground

Selamat! Anda Sudah Selesai!

Inilah bagaimana itu seharusnya terlihat. Saya harap anda telah menikmati tutorial ini dan bisa menerapkan teknik-teknik ini pada proyek-proyek masa depan anda. Jangan ragu untuk membagikan hasil akhir anda pada bagian komentar.

Jangan ragu untuk menyesuaikan desain akhirnya dan membuatnya milik anda sendiri. Anda bisa menemukan beberapa sumber inspirasi besar di GraphicRiver, dengan solusi yang menarik untuk meningkatkan desain anda.

final productfinal productfinal product
Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Design & Illustration tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.