7 days of PS Actions, graphics, templates & fonts - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Text Effects

Bagaimana Membuat Efek Teks Cetak Biru Dalam Adobe Illustrator

Scroll to top
Read Time: 11 mins
This post is part of a series called Learn Adobe Illustrator.
How to Create Vector Floral Typography in Adobe Illustrator
How to Create a Floral Anchor Illustration in Adobe Illustrator

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Di dalam langkah-langkah berikut kamu akan belajar bagaimana membuat efek teks cetak biru dalam Adobe Illustrator.

Untuk awalan kamu akan belajar bagaimana mempersiapkan sebuah grid sederhana dan bagaimana membuat bentuk yang akan menyusun komponen pattern brush. Berikutnya, kamu akan belajar bagaimana menyimpan dan menamai ulang pola dan bagaimana menyimpan sebuah pattern brush yang cukup sederhana. Dengan menggunakan goresan sederhana, teknik blending mode dasar dan beberapa efek Transform, kamu akan membuat background kertas cetak biru.

Berlanjut, kamu akan belajar bagaimana membuat efek teks yang sebenarnya dan bagaimana membuat pekerjaanmu lebih mudah dengan menggunakan graphic style. Terakhir, kamu akan belajar bagaimana membuat potongan kapur sederhana dengan menggunakan efek 3D Extrude & Bevel, beberapa linear gradient dan panel Appearance.

Untuk inspirasi lainnya, kamu dapat selalu menemukan ragam graphic styles (termasuk blueprint graphic styles) di Envato Market.

1. Membuat Dokumen Baru dan Mengatur Grid

Tekan Control-N untuk membuat dokumen baru. Pilih Pixels dari menu drop-down Units, masukkan 600 di dalam kotak width dan height dan kemudian klik pada tombol Advanced. Pilih RGBScreen (72ppi) dan pastikan bahwa kotak Align New Objects to Pixel Grid tidak dicentang sebelum kamu mengklik OK.

Aktifkan Grid (View > Show Grid) dan Snap to Grid (View > Snap to Grid). Kamu akan memerlukan grid setiap 10 px, jadi cukup pergi ke Edit > Preferences > Guides > Grid dan masukkan 10 dalam kotak Gridline every dan 1 dalam kotak Subdivisions. Coba untuk tidak terganggu oleh semua grid tersebut—itu akan membuat pekerjaanmu lebih mudah, dan ingatlah bahwa kamu dapat dengan mudah mengaktifkan atau menonaktifkan itu dengan menggunakan shortcut keyboard Control-".

Kamu dapat mempelajari lebih lanjut tentang sistem grid pada Illustrator dan bagaimana itu dapat mempermudah pekerjaanmu dalam tutorial singkat dari Andrei Stefan: Memahami Sistem Grid Dalam Adobe Illustrator.

Kamu juga hendaklah membuka panel Info (Window > Info) untuk pratinjau langsung dengan ukuran dan posisi bentuk. Jangan lupa untuk mengatur unit pengukuran menjadi pixel dari Edit > Preferences > Units > General. Semua pilihan tersebut akan meningkatkan kecepatan kerjamu secara signifikan.

setup gridsetup gridsetup grid

2. Membuat dan Menyimpan Pattern Brush

Langkah 1

Pilih Rectangle Tool (M) dan fokus pada toolbar. Hapus warna dari goresan dan kemudian pilih fill dan atur warnanya menjadi R=255 G=0 B=7. Pindahkan artboard dan buat bujur sangkar ukuran 63 px—fitur grid dan Snap to Grid harusnya membuat ini lebih mudah.

Pastikan bahwa bentuk yang baru kamu buat tetap dipilih, buka panel Transparency (Window > Transparency) dan turunkan Opacity menjadi 10%.

red rectanglered rectanglered rectangle

Langkah 2

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk ukuran 30 x 3 px, isi dengan warna hitam, dan tempatkan itu persis seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah. Sekali lagi, fitur grid dan Snap to Grid akan membuat ini lebih mudah.

black rectangleblack rectangleblack rectangle

Langkah 3

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bentuk ukuran 3 x 15 px, isi dengan warna hitam, dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar pertama.

Fokus pada bagian atas persegi panjang baru ini dan pilih Direct Selection Tool (A). Pilih kedua anchor point dan pergi ke Object > Path > Average (Alt-Control-J). Centang pada kotak Both dan klik tombol OK, dan persegi panjangmu akan berubah menjadi sebuah segitiga, seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua.

Tetap berfokus pada anchor point yang diedit, pindah ke Delete Anchor Points (-), dan cukup klik titik tersebut untuk menghapus satu dari dua anchor point yang bertumpuk.

average bothaverage bothaverage both

Langkah 4

Pastikan bahwa segitiga masih dipilih dan pergi ke Object > Warp > Bulge. Masukkan atribut yang ditunjukkan di bawah, klik tombol OK, dan kemudian pergi ke Object > Expand Appearance.

Duplikasikan bentuk hasil (Control-C > Control-V), pilih salinannya, putar itu 90 derajat, dan kemudian tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar kedua.

warp bulgewarp bulgewarp bulge

Langkah 5

Tetap fokuskan pada dua segitiga dan pilih Direct Selection Tool (A). Pilih dua anchor point yang disorot dalam gambar pertama, fokus pada bar option, dan cukup masukkan 0.2 px di dalam kotak Corners.

Fitur Live Corners hanya tersedia bagi pengguna CC. Solusi terbaik untuk menggantikan efek ini adalah script Round Any Corner yang dapat ditemukan di dalam artikel ini: 20 Script Adobe Illustrator Yang Gratis dan Berguna. Simpan itu ke hard drive, kembali ke Illustrator, dan pilih Direct Selection Tool (A). Pilih dua anchor point yang sama dan pergi ke File > Scripts > Other Script. Buka Round Any Corner Script, masukkan radius 0.2, dan klik OK.

live cornerslive cornerslive corners

Langkah 6

Nonaktifkan Snap to Grid (Control-"). Pilih Brush Tool (B), buka panel Brushes (Window > Brushes) dan pilih 3 pt. Round calligraphic brush.

Pindah ke artboard dan gambarkan beberapa jalur bergelombang sepanjang tepi bentuk hitam dengan kasaran seperti di dalam gambar berikut. Pastikan bahwa jalur yang kamu buat tidak menutupi bagian besar bentuk hitam.

calligraphic brushcalligraphic brushcalligraphic brush

Langkah 7

Pilih dua jalur yang bergerak bersamaan dengan bentuk hitam yang lebih panjang dan pergi ke Object > Path > Outline Stroke. Pilih bentuk hasil bersamaan dengan bentuk hitam tersebut yang berada di belakang, buka panel Pathfinder (Window > Pathfinder), dan klik tombol Minus Front.

subtractsubtractsubtract

Langkah 8

Pindah ke dua bentuk hitam lainnya dan ulangi teknik yang disebutkan dalam langkah sebelumnya.

subtractsubtractsubtract

Langkah 9

Lihat lebih dekat pada bentuk hitam dan buat anchor point yang tajam sedikit lebih halus.

smoothersmoothersmoother

Langkah 10

Aktifkan Snap to Grid (Control-"). Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat sebuah bujur sangkar hitam 3 px dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah.

black squareblack squareblack square

Langkah 11

Pilih persegi panjang merah, fokus pada panel Transparency, dan turunkan Opacity menjadi 0%.

Sekarang, pilih persegi panjang yang sama bersamaan dengan tiga bentuk hitam yang disorot di dalam gambar berikut, dan cukup tarik mereka ke dalam panel Swatches (Window > Swatches) untuk menyimpannya sebagai pattern. Pastikan bahwa pattern yang baru ditambahkan terpilih, buka panel melayang dari panel Swatches, dan pergi ke Swatch Options. Namai ulang pattern menjadi "Corner" dan klik tombol OK.

patternpatternpattern

Langkah 12

Pilih bentuk hitam yang disorot di dalam gambar berikut dan klik tombol New Brush dari panel Brushes. Centang pada tombol Pattern Brush dan kemudian klik tombol OK untuk membuka tombol Pattern Brush Options.

Pilih sebuah nama untuk brush baru ini, tarik slider Scale menjadi 70%, pilih Tints untuk Colorization Method, dan kemudian fokus pada kotak Tile. Pertama-tama, pilih Outer Corner dan tambahkan pattern "Corner" dari daftar tersebut, dan kemudian buka Inner Corner Tile dan pilih Auto-Centered. Setelah selesai, klik tombol OK.

pattern brushpattern brushpattern brush

3. Membuat Background Cetak Biru

Langkah 1

Untuk tahap ini kamu akan memerlukan sebuah grid setiap 10 px, jadi pergi ke Edit > Preferences > Guides & Grid dan masukkan 10 di dalam kotak Gridline every.

Dengan menggunakan Rectangle Tool (M), buat bujur sangkar ukuran 620 px, isi itu dengan R=33 G=61 B=150 dan memastikan bahwa itu menutupi keseluruhan artboard seperti yang ditunjukkan di dalam gambar di bawah.

blue squareblue squareblue square

Langkah 2

Pastikan bahwa bujur sangkar biru masih dipilih, fokus pada panel Appearance, dan tambahkan fill kedua dengan menggunakan Add New Fill.

Pilih fill baru ini, atur warna menjadi hitam, dan kemudian pergi ke Effect > Artistic > Film Grain. Masukkan atribut yang ditunjukkan di bawah, klik tombol OK, dan kembali ke panel Appearance. Klik bagian "Opacity" pada teks yang berfungsi untuk isian hitam untuk membuka panel melayang Transparency, dan kemudian turunkan Opacity menjadi 7% dan ubah Blending Mode ke Multiply.

film grainfilm grainfilm grain

Langkah 3

Dengan menggunakan Pen Tool (P), buat jalur vertikal 620 px dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. Pastikan bahwa jalur ini tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance.

Pertama-tama, pastikan bahwa tidak ada warna yang diatur untuk fill dan kemudian pilih goresannya. Jadikan itu berwarna putih, turunkan Opacity menjadi 40%, dan ubah Blending Mode menjadi Overlay. Kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Geser slider Move-Horizontal ke 0.5 px, klik tombol OK dan kemudian pergi lagi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Kali ini, geser slider Move-Horizontal ke 50 px dan masukkan 12 dalam kotak Copies.

vertical pathvertical pathvertical path

Langkah 4

Pastikan bahwa jalur vertikal tetap dipilih, tetap fokus pada panel Appearance, dan tambahkan goresan kedua dengan menggunakan tombol Add New Stroke.

Pilih goresan baru ini dan pastikan bahwa warnanya diatur ke putih. Turunkan Opacity ke 30% dan ubah Blending Mode menjadi Overlay, dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Geser slider Move-Horizontal ke 0.5 px, klik tombol OK dan kemudian pergi lagi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Kali ini seret slider Move-Horizontal ke 5 px dan masukkan 120 di dalam kotak Copies.

transform effecttransform effecttransform effect

Langkah 5

Dengan menggunakan Pen Tool (P), buat jalur horizontal 620 px dan tempatkan itu seperti yang ditunjukkan di dalam gambar berikut. Pastikan bahwa jalur ini tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance.

Pertama-tama, pastikan bahwa tidak ada warna yang diatur untuk fill dan kemudian pilih goresannya. Beri warna putih, turunkan Opacity to 40%, dan ubah Blending Mode menjadi Overlay. Kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Geser slider Move-Vertical ke 0.5 px, klik tombol OK dan pergi lagi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Kali ini geser slider Move-Vertical ke 50 px dan masukkan 12 di dalam kotak Copies.

vertical pathvertical pathvertical path

Langkah 6

Pastikan bahwa jalur horizontal tetap dipilih, tetap fokus pada panel Appearance dan tambahkan goresan kedua dengan menggunakan tombol Add New Stroke yang sama.

Pilih goresan ini dan pastikan warna diatur ke putih. Turunkan Opacity menjadi 30% dan ubah Blending Mode menjadi Overlay, dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Geser slider Move-Vertical menjadi 0.5 px, klik tombol OK dan pergi lagi ke Effect > Distort & Transform > Transform. Kali ini, geser slider Move-Vertical menjadi 5 px dan masukkan 120 di dalam kotak Copies.

transform effecttransform effecttransform effect

4. Menyimpan dan Menggunakan Graphic Style

Langkah 1

Buka panel Character (Window > Type > Character), pilih Type Tool (T), dan klik pada artboard. Tambahkan teks "BLUE" dan gunakan font Franklin Gothic Demi dengan ukuran diatur ke 150 pt. Pilih warna acak untuk teks dan tempatkan itu kira-kira seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut.

type tooltype tooltype tool

Langkah 2

Pastikan bahwa teks tetap dipilih, hapus isian warna yang ada (yang akan membuat teks tidak tampak sepenuhnya), dan fokus pada panel Appearance.

Tambahkan sebuah goresan dan pilih itu. Atur Weight menjadi 0.5 px, ganti warna yang ada dengan R=233 G=242 B=248, dan pergi lagi ke Effect > Distort & Transform > Roughen. Masukkan atribut yang ditunjukkan di bawah, dan klik tombol OK.

roughenroughenroughen

Langkah 3

Pastikan bahwa teks tetap dipilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Tambahkan goresan kedua dan pilih itu. Cukup tambahkan pattern brush dari panel Brushes, dan jangan lupa untuk mengatur warnanya ke R=233 G=242 B=248.

Dengan tetap memilih teks, buka panel Graphic Styles (Window > Graphic Styles) dan klik tombol New Graphic Style.

pattern brushpattern brushpattern brush

Langkah 4

Pilih ulang Type Tool (T), tambahkan teks "PRINT", tempatkan itu seperti yang ditunjukkan di dalam gambar berikut dan gunakan atribut font yang sama. Setelah selesai, cukup terapkan graphic style dan semuanya hendaklah tampak seperti gambar kedua.

graphic stylegraphic stylegraphic style

Langkah 5

Pastikan teks "PRINT" tetap dipilih dan fokus pada panel Appearance. Pilih isian yang ada, atur warnanya menjadi R=233 G=242 B=248 dan kemudian pergi lagi ke Effect > Stylize > Scribble. Masukkan atribut yang ditunjukkan di bawah, klik tombol OK, dan kemudian kembali ke panel Graphic Styles dan klik tombol New Graphic Style lagi untuk menyimpan graphic style kedua.

Kamu tidak akan memerlukan graphic style baru ini sepanjang tutorial ini, namun ingatlah bahwa kamu dapat selalu menggunakan itu untuk menerapkan secara cepat atributnya pada jenis teks, bentuk, atau jalur apapun.

scribblescribblescribble

5. Membuat Sepotong Kapur

Langkah 1

Untuk tahap ini kamu akan memerlukan grid untuk setiap 5 px, jadi pergi ke Edit > Preferences > Guides & Grid dan masukkan 5 di dalam kotak Gridline every.

Dengan menggunakan Ellipse Tool (L), buat lingkaran 15 px, isi dengan warna kuning dan tempatkan itu seperti yang dittunjukkan dalam gambar pertama. Pastikan bahwa bentuk baru ini tetap dipilih dan pergi ke Effect > 3D > Extrude & Bevel. Masukkan atribut yang ditunjukkan di bawah dan klik tombol OK.

extrude bevelextrude bevelextrude bevel

Langkah 2

Pastikan bahwa lingkaran kuning tetap dipilih, dan pergi ke Object > Expand Appearance.

Pilih group hasil dan tekan Shift-Control-G dua kali untuk Ungroup bentuk-bentuk ini. Sekarang, pilih dua bentuk yang disorot di dalam gambar pertama dan klik tombol Unite dari panel Pathfinder. Isi bentuk hasil dengan gradien linier yang ditunjukkan di bawah, dan perlu diingat bahwa angka biru dari gambar Gradient menandakan persentase Location.

linear gradientlinear gradientlinear gradient

Langkah 3

Pilih bentuk kuning yang tersisa dan ganti kuning dengan gradien linier yang ditunjukkan di bawah.

gradientgradientgradient

Langkah 4

Pilih ulang dua bentuk yang diisi dengan gradien linier dan buat salinan di depan (Control-C > Control-F). Pilih kedua salinan dan klik tombol Unite dari panel Pathfinder. Isi bentuk hasil dengan warna hitam.

blackblackblack

Langkah 5

Pastikan bahwa bentuk hitam yang dibuat dalam langkah sebelumnya tetap dipilih.

Pertama-tama, tekan Control-[ dua kali untuk mengirimkan bentuk terpilih di belakang dua bentuk yang diisi dengan gradien linier, dan kemudian fokus pada panel Appearance. Pastikan bahwa keseluruhan jalur dipilih (cukup klik teks "Path" dari bagian atas panel) dan kemudian pergi ke Effect > Distort & Transform > Free Distort. Tarik titik-titik ini seperti yang ditunjukkan di bawah, dan kemudian klik tombol OK.

distort effectdistort effectdistort effect

Langkah 6

Pastikan bahwa bentuk hitam tetap dipilih dan tetap fokus pada panel Appearance. Pilih isi yang ada, turunkan Opacity menjadi 15% dan pergi ke Effect > Blur > Gaussian Blur. Masukkan 3 px Radius dan klik tombol OK.

gaussian blurgaussian blurgaussian blur

Langkah 7

Pastikan bentuk hitam tetap dipilih, tetap fokus pada panel Appearance dan tambahkan isian kedua. Pilih isian baru ini, turunkan Opacity menjadi 20% dan ganti warna yang ada dengan gradien linier yang ditunjukkan di bawah. Perlu diingat bahwa nol kuning dari gambar Gradient menunjukkan persentase Opacity.

linear gradientlinear gradientlinear gradient

6. Menambahkan Pensil dan Menggelapkan Ilustrasi Keseluruhan

Langkah 1

Jika kamu juga ingin menambahkan pensil sederhana pada ilustrasi, ikuti tutorial sederhana ini: Bagaimana Membuat Ilustrasi Pensil Detail Dalam Adobe Illustrator.

pencilpencilpencil

Langkah 2

Terakhir, duplikasikan bujur sangkar biru yang membentuk background dan bawa salinannya ke depan dengan menggunakan shortcut keyboard Shift-Control-].

Pilih bentuk baru ini dan tekan tombol D dari keyboard untuk secara cepat menggantikan atribut Appearance yang ada dengan default (isian putih dan goresan hitam). Hapus goresan hitam dan pilih isian. Turunkan Opacity menjadi 40%, ubah Blending Mode menjadi Overlay dan ganti warna yang ada dengan gradien radial yang ditunjukkan di bawah. Jangan lupa bahwa nol kuning dari gambar Gradient menunjukan persentase Opacity.

radial gradientradial gradientradial gradient

Selamat! Kamu Telah Selesai!

Berikut bagaimana tampak seharusnya. Saya harap kamu menikmati tutorial ini dan dapat menerapkan teknik-teknik ini di dalam project mendatang.

Jika kamu mencari tutorial lainnya yang berfokus pada cetak biru, periksa tutorial bagus ini dari Ryan Quintal: Tip Singkat: Bagaimana Membuat Ilustrasi Cetak Biru.

finalfinalfinal
Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Design & Illustration tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.