Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Glitch
Design

Cara Membuat Vektor Glitch Menggunakan Adobe Illustrator

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called How to Make Glitch Art.
How to Create a Glitch Animated Gif Action in Adobe Photoshop

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Imam Firmansyah (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Dalam tutorial ini, kita akan belajar membuat tiga teknik gangguan yang berbeda menggunakan Adobe Illustrator. Kita akan bekerja dengan vektor, memungkinkan kita untuk mengubah ukuran elemen sebanyak atau sesedikit yang kita inginkan tanpa kehilangan kualitasnya.

Yang Anda Butuhkan

Anda akan membutuhkan sumber daya berikut untuk menyelesaikan proyek ini:

Unduh gambar dan instal fontnya, maka Anda siap untuk memulainya!

1. Cara Membuat Pola Vektor Glitch

Untuk tutorial ini, kita akan mulai dengan satu file Illustrator. Kita akan membuat beberapa artboard terpisah pada tutorial ini.

Langkah 1

Di Illustrator, buka File > New. Beri nama dokumen Vector Glitches. Atur Unit ke Pixels dan Width menjadi 600 px dan Heightmenjadi 600 px. Atur Color Mode ke RGB dan Resolution menjadi 72 Pixels/Inch. Klik OK.

Create a new Illustrator file of 600px by 600px in RGB at 72 dpi

Langkah 2

Kita akan membuat pola yang lebih kecil yang akan kami gabungkan nanti untuk membuat komposisi yang lebih besar.

Pada toolbar, pilih Rectangle Tool (M). Klik pada artboard untuk memunculkan Rectangle Options Window. Aktifkan Constrain Width and Height Proportions, dan atur Width danHeight menjadi 15 px. Klik OK.

Buat pola kotak-kotak dengan memperbanyak persegi. Tekan Option-Shift dan seret persegi secara diagonal. Pilih kedua bentuk dan perbanyak dengan menekan Option-Shiftdan seret secara vertikal. Pilih semua bentuk, tekan Option-Shift, dan seret secara horizontal.

Dengan menekan Option, kita akan memperbanyak bentuknya. Dengan menggabungkan Option-Shift, kita akan memperbanyak dan mempertahankan alignment vertikal/horizontal.

Kelompokkan pola dengan memilih semua bentuk dan menekan Command-G.

Create a checkered pattern

Langkah 3

Perbanyak pola dengan menekan Command-Shift dan seret. Ubah ukuran vektor dengan meregangkan pola secara horizontal dan memperpendeknya.

Untuk pola di sisi kanan, duplikat pola dengan menekan Command-Shift dan seret. Klik dua kali pada pola berlipat ganda untuk memasuki Isolated Mode. Menggunakan Selection Tool (V), pilih beberapa elemen dan hapus pola tersebut.

Jangan ragu untuk membuat pola Anda sendiri dalam parameter ini.

Alter the checkered pattern to create other patterns

Langkah 4

Mari kita buat garis-garis vertikal dan horizontal. Pada toolbar, pilih Rectangle Tool (M). Klik pada artboard untuk Rectangle Options Window. Nonaktifkan Constrain Width and Height Proportions, dan atur Width menjadi 7 px dan Height menjadi 35 px. Klik OK.

Duplikat elemen dengan menekan Command-Shift dan menyeretnya secara horizontal sekali. Anda dapat memutuskan jarak antara dua elemen ini. Setelah Anda menggandakan bentuknya, tekan Command-D untuk mengulang tindakan beberapa kali. Dengan trik ini, Anda dapat menggandakan bentuk sebanyak yang Anda inginkan.

Kelompokkan pola dengan memilih semua bentuk dan menekanCommand-G.

Create a vertical lines pattern

Langkah 5

Sekarang pola tersebut dikelompokkan, duplikat dengan menekan Command-Shift dan seret. Edit pola dengan merentangkan elemen ke arah yang berbeda. Lihat gambar di bawah ini untuk contoh:

Edit the vertical lines pattern to vary in thickness and length

Langkah 6

Untuk pola terakhir, buat persegi panjang dengan ukuran berbeda dan disusun. Pada toolbar, pilih Rectangle Tool (M). Klik dan seret untuk menggambar pada artboard. Saya membuat satu set dari empat pola bentuk yang berbeda hanya dengan menggunakan persegi panjang. Jangan ragu untuk menambahkan persegi panjang lagi ke tumpukan.

Kelompokkan bentuk dengan memilih elemen dan menekan Command-G.

Create stacked rectangles

Langkah 7

Sekarang kita memiliki semua bentuknya, mari buat komposisi akhir. Gandakan papan dengan pola dengan menekan Shift-O dan seret papan. Ingat, Anda dapat menahan Shift untuk mempertahankan perataan vertikal/horizontal.

Mari kita kerjakan ini seperti menyusun puzzle. Tidak ada benar atau salah. Jangan ragu untuk mengubah ukuran dan meregangkan elemen yang dikelompokkan sesuai kebutuhan Anda. Kuncinya adalah untuk menutupi papan dengan elemen-elemen untuk menciptakan pola yang tidak berulang.

Using the patterns created above create a composition by resizing the elements as you need

Langkah 8

Sekarang setelah komposisi akhir selesai, mari tambahkan beberapa detail untuk kontras.

Pilih elemen pada papan aktif saat ini dengan menekan Option-Command-A, diikuti oleh Command-2 untuk mengunci elemen.

Pada toolbar, pilih Rectangle Tool (M). Buat tiga persegi panjang dengan ukuran bebas. Pilih satu persegi panjang dan klik dua kali pada warna Fill. Pada jendela pilihan Color Picker, atur nilai warna menjadi #FF0000. Klik OK. Setel warna dua persegi panjang lainnya menjadi #00FF00 dan #0000FF.

Gandakan persegi panjang, dan atur secara vertikal dan horizontal seperti gambar di bawah ini. Ini akan memungkinkan kita untuk menggunakan elemen bersama dan secara terpisah.

Create rectangles in red blue and green colors

Langkah 9

Pilih elemen baru. Kirim elemen ke bagian belakang komposisi utama dengan menekan Shift-Command-[. Gandakan elemen dengan menekan Option dan seret. Distribusikan persegi panjang di belakang salah satu pola sebelumnya yang sudah kita buat. Jangan ragu untuk mengubah ukurannya.

Kerja bagus! Ingat bahwa Anda dapat membuat banyak perulangan dari pola ini — tidak ada yang benar atau salah selama Anda mengikuti parameter sederhana ini:

  • Buat grup pola sederhana dan atur dengan menyeimbangkan kantong hitam dan putih.
  • Kerjakan komposisi seperti puzzle. Satu-satunya perbedaan adalah di sini, tidak ada yang benar atau salah!
  • Gunakan warna dalam jumlah terbatas.
Apply the rectangles to the back of the main composition to add depth

2. Cara Membuat Efek Teks Glitch

Langkah 1

Buat papan baru dengan menekan Shift-O. Arahkan ke bar Control, aktifkan tombol Create New Board, dan klik pada jendela. Jika Anda tidak membuka bar Control, pergi ke Window > Control untuk mengaktifkannya.

Create a new artboard

Langkah 2

Pada toolbar, pilih Rectangle Tool (M). Klik pada artboard untuk memunculkan jendela Rectangle Options Window. Aktifkan Constrain Width and Height Proportions, dan atur Width dan Height menjadi 600 px. Klik OK.

Klik dua kali pada warna Fill dan atur warnanya menjadi #000000. Kunci bentuk persegi dengan menyeleksinya dan tekan Command-2.

Create a black square shape to cover the artboard

Langkah 3

Pada toolbar, pilih Text Tool (T) dan klik pada papan untuk mengetik GLITCH. Pergi ke bar Control dan atur font menjadi The Hustle dan Sizemenjadi 300 pt. Tekan Shift-Command-O untuk mengonversi teks menjadi outline.

Buka Window > Align untuk memunculkan panel Align. Pilih text frame. Pada panel Align, klik tombol Align To: dan pilih Align to Board. Di bawah Align Objects, pilih Horizontal Align Center dan Vertical Align Center.

Using the text tool add the word glitch Convert the text into outlines

Langkah 4

Pada toolbar, pilih Rectangle Tool (M). Buat garis persegi panjang di atas teks. Cobalah berbagai ketebalan dan jarak antar persegi panjang.

Create rectangular lines over the word in varying sizes and spacing

Langkah 5

Kita perlu menggunakan opsi Pathfinder. Jika Anda tidak menemukan panel ini, pergi ke Window > Pathfinder untuk memunculkannya.

Menggunakan Selection Tool (V), pilih garis persegi panjang dan kata. Ke panel Pathfinder dan klik tombol Divide. Tekan Shift-Command-G untuk Ungroup elemen-elemennya.

Select the word and the rectangles Use the divide option on the pathfinder panel

Langkah 6

Gunakan Direct Selection Tool (V) untuk menghapus elemen di luar huruf. Ikuti gambar di bawah ini. Tekan Command-G untuk Mengelompokkan elemen-elemen itu lagi.

Use the direct selection tool to delete the elements outside of the letters

Langkah 7

Untuk membuat offset glitch, kita perlu menduplikat kata dan mewarnainya untuk menciptakan efek 3D.

Saat memilih kata, tekan Shift-Option dan klik lalu seret elemennya untuk memperbanyak. Seret duplikat pertama sedikit ke kanan. Klik dua kali pada warna isian dan gunakan kode warna berikut: #FF0000. Kirimkan elemen di belakang dengan menekan Command-[.

Gandakan kata lagi, tekan Shift-Option, dan klik dan seret, tetapi kali ini ke sisi kiri. Klik dua kali pada warna isian dan gunakan kode warna berikut: #00FFFF. Kirim elemen ke belakang dengan menekan Command-[.

Duplicate the word twice Color each duplicate in red and cyan

Langkah 8

Pilih semua elemen dan tekan Shift-Command-G untuk Ungroup. Mari kita ubah ke Outline View dengan menekan Command-Y. Dengan cara ini akan lebih mudah untuk melihat di mana irisan ditempatkan.

Menggunakan Selection Tool (V), pilih pembagian persegi panjang pertama di seluruh kata. Tahan Shift, dan gerakkan irisan dengan menggunakan panah Kiri/Kanan pada keyboard Anda. Ingat, Anda dapat beralih dari Outline View kapan saja dengan menekan Command-Y. Terus lakukan ini untuk sisa bagiannya.

Shift the cuts on the word by selecting the first rectangular division Move the elements with the arrow key

Keren! Anda telah berhasil menciptakan efek tipografi glitch. Efek sederhana ini dapat menciptakan dampak besar pada teks apa pun. Pastikan Anda ingat untuk:

  • Gunakan warna dalam jumlah terbatas tetapi jangan ragu untuk menyesuaikannya!
  • Variasikan ukuran persegi panjang untuk membuat random glitch. Ingat, glitch adalah ketidaksempurnaan yang indah!
Final glitch text effect

3. Cara Mengaplikasikan Efek Glitch pada Sebuah Ilustrasi

Langkah 1

Seret file JPEG pemandangan pegunungan dan perahu malam dari Envato Elements ke dalam jendela Adobe Illustrator.

Tekan Command-O dan klik pada gambar untuk membuat artboard yang ukurannya sama dengan gambar. Saat menyeleksi ilustrasi, arahkan ke bar Control dan klik tombol Embed.

Drag the jpeg into the Adobe Illustrator window Click on the Embed button on the Control bar

Langkah 2

Pada toolbar, pilih Rectangle Tool (M). Klik dan seret untuk menggambar persegi panjang di luar perimeter gambar JPEG.

Using the Rectangle Tool M draw a rectangle outside the of the image

Langkah 3

Pergi ke Object > Create Gradient Mesh. Pada jendela opsi Gradient Mesh , atur Rows menjadi 25, Columns menjadi 1, dan Appearance menjadi Flat. Klik OK.

Add a Gradient Mesh

Langkah 4

Pilih kedua elemen, mesh dan ilustrasi. Arahkan ke Object > Envelope Distort > With Top Object.

Pada toolbar, pilih Direct Selection Tool (A). Anda akan melihat bahwa mesh memiliki node di sisi kiri dan kanan. Dengan Direct Selection Tool (A), pilih sebuah node di sebelah kiri dan node yang bersangkutan di sebelah kanan. Tahan Shift dan seret kedua titik ke kanan. Ini adalah bagaimana kita akan menciptakan glitch.

Lanjutkan menggeser node lain ke kiri dan kanan. Tidak perlu melakukan semuanya, tetapi beberapa akan berjalan dengan lancar.

Select a node on the left side and its respective node on the right side Move using the arrow key

Langkah 5

Ubah ukuran gambar agar pas dengan artboard. Ingat bahwa Anda dapat melakukan ini hanya jika gambar adalah vektor atau jika gambar JPEG tidak mencapai 100% dari ukurannya.

Pada toolbar, pilih Rectangle Tool (M). Buat segi empat ukuran artboard. Pilih keduanya, persegi panjang baru dan gambar bertautan. Untuk membuat Clipping Mask, tekan Command-7. Jika Anda perlu menyesuaikannya, klik dua kali pada komposisi untuk mengisolasi elemen dan mengubah ukuran gambar.

Create a rectangle of the same size of the board Create a clipping Mask

Kerja bagus! Anda telah berhasil membuat gambar JPEG glitch. Ini adalah teknik yang sangat mudah yang dapat diterapkan pada gambar atau vektor apa pun. Perlu diingat bahwa 'kesederhanaan adalah kelebihan' untuk teknik ini karena Anda masih ingin gambar dapat dikenali. Membuat sesuatu yang lebih rumit dapat merusak gambar.

Final glitched illustration

4. Mengekspor File JPEG

Langkah 1

Untuk mengekspor gambar, tekan Shift-O untuk memeriksa nomor artboard. Pergi ke File > Export, dan pada jendela opsi Export, masukkan nama file. Atur Format menjadi JPEG, atauPNG jika Anda ingin menyimpan file transparan. Cek opsi Use Artboards , pilih opsi Range option, dan masukkan nomor artboard. Klik Export.

Export the artboards

Langkah 2

Pada jendela JPEG, pilih Color Mode. RGB untuk layar dan CMYKuntuk mencetak; Saya akan memilih RGB untuk file saya. Atur Resolution ke resolusi yang Anda butuhkan. Dalam hal ini, saya memilih 72 dpi karena saya menggunakan gambar ini hanya untuk layar. Klik OK.

Save as JPEG

Selamat! Anda Sudah Menyelesaikan Tutorial Ini

Dalam tutorial ini, kita telah membahas tiga teknik untuk membuat vektor glitch. Ini sangat berguna jika Anda ingin mengubah ukuran karya seni Anda tanpa kehilangan kualitasnya. Tutorial ini akan memberikan hasil yang berbeda untuk semua orang. Pastikan untuk memposting hasil Anda pada komentar di bawah ini!

Hari ini, kita telah belajar untuk:

  • Menggunakan bentuk dasar untuk membuat pola kompleks.
  • Menggunakan tools Adobe Illustrator esensial, seperti tool Pathfinder, tool Gradient Mesh, dan Clipping Masks.
  • Menggunakan tiga teknik glitch yang berbeda untuk menghasilkan hasil yang berbeda.

Jika Anda menyukai tutorial ini, Anda mungkin menyukai ini:


Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.