1. Design & Illustration
  2. Hand Lettering

Hand Lettering: Sebuah Projek dari Awal sampai Akhir

by
Read Time:11 minsLanguages:
This post is part of a series called Hand Lettering Fundamentals.
Hand Lettering: How to Stylize Your Letters

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sittiana Ana (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Baiklah semuanya! Kita telah berhasil sampai bagian akhir. Semoga kamu banyak mempelajari di sepanjang perjalanan lettering (seni menulis) ini. Dalam tutorial ini kamu akan menggunakan semua hal yang telah kamu pelajari melalui tutorial-tutorial sebelumnya dan menerapkannya ke dalam mahakarya sempurna. Ini berarti kita akan melakukan lettering mulai dari sebuah sketsa, menjadikannya vector, mendetailkannya, dan lain-lain.

Jangan ragu untuk mengikuti langkah-langkah di bawah ini, atau buatlah melalui ide-idemu sendiri. Apapun langkahnya, pada akhirnya kamu akan memiliki sebuah karya lettering yang sempurna dan memukau.

Mari kita mulai!

1. Menyiapkan Perlengkapan yang Kamu Butuhkan

  • Adobe Illustrator 
  • Pulpen atau pensil menggambar
  • Kertas tracing (kertas kalkir)
  • Pilihan lain: Brush pen Tombow, parallel pen Pilot, marker Copic, Sharpie atau alat-alat lainnya.

Pilihan-pilihan lain ini membuatmu mengembangkan kontras di dalam bentuk tulisanmu. Ini semua tergantung dari gaya yang akan kamu terapkan. Gunakan penilaian terbaik ketika memilih sebuah alat untuk sebuah gaya tulisan yang tepat.

2. Tahap Mensketsa

Langkah 1

Setiap projek (kecuali yang diarahkan oleh klien tentunya) dimulai dengan menciptakan/membentuk frasamu sendiri untuk dituliskan!  Mulai dengan membuat sebuah daftar frasa-frasa dan tentukan yang manapun frasa yang kamu suka untuk digunakan dalam tutorial ini.

Di bawah ini adalah daftarku. Aku memilih frasa “Comparison Kills” karena ini adalah sesuatu yang begitu berarti untuk hal-hal tertentu dalam hidupku. Aku mendapati jika kamu menggambar hal-hal yang sebenarnya berarti untukmu, hasilnya akan secara signifikan lebih baik.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Sketching_PhrasesTutsPlus_Final_Lettering_Project_Sketching_PhrasesTutsPlus_Final_Lettering_Project_Sketching_Phrases

Langkah 2

Langkah selanjutnya setelah menentukan frasamu adalah mulai mencoret-coret sketsa kasar! Gambarlah secepat apa kamu bisa menggunakan beberapa variasi sebanyak yang kamu bisa. Mengganti garis dasarnya, mengubah bentuknya, mencoba berbagai gaya lettering dan lain-lain.

Sebagaimana yang kamu bisa lihat di bawah ini, aku mulai bereksperimen dengan beberapa bentuk Blackletter (gaya khas gotik). Saat ini ku mau menantang diriku sendiri karena jarang-jarang menggunakan Blackletter. Ini cenderung susah!  Tapi aku mempertimbangkannya agar berhasil.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Sketching_CompsTutsPlus_Final_Lettering_Project_Sketching_CompsTutsPlus_Final_Lettering_Project_Sketching_Comps

Langkah 3

Setelah kamu cukup mensketsa, pilih satu komposisi yang kamu pikir paling cocok untuk digunakan. Untukku, yang paling cocok adalah tulisan pada kanan bawah halaman kertas yang aku selesaikan.

Gunakan sketsa itu sebagai “kerangka” atau struktur dasar. Letakan selembar kertas kalkir di atas kerangka tadi dan mulai tambahkan gaya, kontras, lebar dan lain-lain, dengan alat apapun yang kamu inginkan. Mau itu brush pen Tombow, marker Copic atau Sharpie, terserah padamu!

Untuk tulisan di bawah ini, aku merasa parallel pen Pilot adalah pilihan yang sempurna untuk bentuk Blackletter.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_First_Pen_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_First_Pen_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_First_Pen_Sketch

Langkah 4

Lanjut ke langkah selanjutnya, ini adalah waktunya membuat semua koreksi yang dibutuhkan. Letakan lembar kertas kalkir lain di atas lettering-mu untuk mulai memperbaiki ruang antar huruf, garis dasarnya, lebar hurufnya, keseluruhan warna dan lain-lain.

Pada titik ini, aku mencoba untuk mengisi ruang negatif pada sisi kanan bawah komposisinya dengan sebuah ilustrasi. Berhubung kata “Comparison” sangat panjang jika dibandingkan dengan kata “Kills”, serasa nilai keseimbangannya kurang bagiku. Kamu mungkin menyadari aku juga membuat beberapa perbaikan pada huruf capital “C” dan menambahkan sebuah hiasan tambahan dan menambahkan sebuah hiasan tambahan pada kaki huruf “K”.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_2nd_Pen_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_2nd_Pen_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_2nd_Pen_Sketch

Langkah 5

Seperti yang aku coba di langkah sebelumnya, aku melanjutkan eksperimen dengan berbagai cara untuk mengisi ruang negatif pada kanan bawah. Sketsa ini sedikit gila, tapi aku perlu memahami apa yang cocok dan tidak.

Pada titik ini, lanjut untuk membuat perubahan-perubahan tersebut pada komposisimu untuk menyempurnakan lettering. Dalam sketsa ini aku menyadari bahwa garis dasarku tidak semuanya berada pada tempatnya! Dalam beberapa langkah selanjutnya, aku membuat beberapa sedikit perubahan untuk membuatnya sedikit lebih baik.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Filling_NegativeSpaceTutsPlus_Final_Lettering_Project_Filling_NegativeSpaceTutsPlus_Final_Lettering_Project_Filling_NegativeSpace

Langkah 6

Setelah kamu mendapatkan lettering-mu ke tempat yang lebih baik dengan alat yang kamu gunakan, ini adalah waktunya untuk beralih menggunakan pensil. Alat-alat sangatlah bagus untuk memberikan kontras yang konsisten dan mencari sudut yang tepat di dalam lettering-mu, tetapi pensil dapat membuat beberapa koreksimu menjadi sangat bagus.

Sekali lagi, jiplaklah lettering-mu, buat koreksi optik, tapi kali ini jiplak menggunakan pensil untuk menyempurnakan detail kecil.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Outlined_Pencil_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_Outlined_Pencil_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_Outlined_Pencil_Sketch

Langkah 7

Terus lanjut dengan sketsa pensil tersebut dengan menjiplaknya melalui tulisan sebelumnya. Setiap kali kamu menggambar karya lettering-mu dan menggambarnya ulang, ini akan membuat tampilan yang lebih bersih dan halus.

Seperti yang dapat kamu lihat di bawah ini, aku tetap mencoba untuk mengisi ruang negatif yang janggal di samping kata ”Kills”. Ini sedikit merepotkan, tapi di langkah selanjutnya kamu dapat melihat bagaimana aku berakhir dengan memperbaikinya.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_2nd_Rough_Pencil_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_2nd_Rough_Pencil_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_2nd_Rough_Pencil_Sketch

Langkah 8

Sketsa pensil sedikit lagi mencapai akhirnya! Aku akhirnya memutuskan untuk menambahakan sebuah ilustrasi peti mati untuk sedikit lebih mendekati arti dari kata “Kills”. Ingatlah apabila kamu memilih untuk memasukan ilustrasi ke dalam lettering-mu, pastikan mereka cocok untuk bersamaan. Kamu mau ilustrasi dan lettering-mu dapat saling sesuai satu sama lain, daripada perasaan perasaan bahwa keduanya adalah kesatuan yang berbeda.

Kamu mungkin juga menyadari bahwa pada tahap ini aku berekesperimen dengan tetesan-tetesan dari lettering yang menambahkan sedikit gaya pada karya tersebut. Dengan sentuhan tambahan membuat lettering menjadi lebih menarik menurutku.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_3rd_Tight_Pencil_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_3rd_Tight_Pencil_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_3rd_Tight_Pencil_Sketch

Langkah 9

Aku akhirnya telah sampai pada akhir dari bagian sketsa pensil. Sketsa pensil yang telah selesai dan sekarang adalah waktunya untuk melanjutkannya ke Adobe Illustrator. Masih ada koreksi minor untuk diperbaiki pada karya ini, tapi aku merasa aku dapat mengurusnya di “tahap memvektorkan”.

Sekali kamu telah mencapai titik ini, scan lettering-mu ke computer dan bersiap untuk membuat vector di atas ilustrasinya.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_Pencil_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_Pencil_SketchTutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_Pencil_Sketch

Ini adalah proses berformat gif yang menunjukan peubahan sketsa pensil. Menakjubkan melihat bagaimana mengerikannya sketsa yang pertama, tapi ini berubah menjadi sesuatu yang sangat bagus. Proses adalah bagian yang terbaik!

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Pencil_Process_GifTutsPlus_Final_Lettering_Project_Pencil_Process_GifTutsPlus_Final_Lettering_Project_Pencil_Process_Gif

3. Tahap Vector

Sekarang adalah waktunya untuk aspek favoritku dalam proses membuat lettering, memvektor! Ini akan cenderung menjadi sulit untuk memvektor bentuk Blackletter, tapi ini bukanlah masalah! Ini hanya membutuhkan sedikit waktu tambahan untuk membuat segalanya menjadi bagus. Mari mulai!

Langkah 1

Bagiku paling mudah untuk memulainya dengan membuat garis sketsa menggunakan Pen Tool. Kita pada dasarnya bekerja hanya dengan goresan-goresan pada tahap ini. Mulai dari kiri ke kanan dan kerjakan pada setiap masing-masing huruf secara terpisah, buatlah garis sebagaimana seharusnya. Ini dapat membantu membuat masing-masing bentuk dari huruf, seperti “I” atau “m”. Dengan begitu, kamu bisa dapat kembali dan mengedit masing-masing huruf ketika mereka masih terpisah, daripada mengubah keseluruhan huruf.

Di bawah adalah proses singkat membuat garis huruf-hurufnya. Ini terselesaikan hanya dengan anchor points, yang mana nanti akan kita ubah dan edit lebih lanjut.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Outline_VectorTutsPlus_Final_Lettering_Project_Outline_VectorTutsPlus_Final_Lettering_Project_Outline_Vector

Langkah 2

Selanjutnya kita akan mulai untuk mengubah garis-garis tersebut menjadi bentuk yang solid. Setelah kamu mengisi warna ke dalam huruf-hurufnya, kamu akan menyadari banyak perubahan yang mungkin perlu kamu lakukan, seperti memperbaiki besarnya, kontrasnya, lebarnya, dan lain-lain.

Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan! Mulai dari apapun yang kamu lihat akan menyempurnakan lettering-mu sampai selesai.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Filled_VectorTutsPlus_Final_Lettering_Project_Filled_VectorTutsPlus_Final_Lettering_Project_Filled_Vector

Langkah 3

Aku telah mulai membuat semua ukuran hurufnya konsisten dan aku telah memperbaiki banyak masalah kontrasnya juga. Aku bahkan membuat sudutnya menjadi lebih tumpul sehingga ini tidak terlihat kasar.

Apabila dibutuhkan, mulai mengedit lebih lanjut untuk membuat lettering-mu menjadi sangat bagus. Pada tahap ini aku merasa ini adalah waktu yang tepat untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu menambahkan beberapa penyesuaian gaya ke lettering-nya. Dalam kasus ini aku akan membawa kembali beberapa “tetesan” yang aku gambar pada sketsa awalku.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Minor_Vector_CorrectionsTutsPlus_Final_Lettering_Project_Minor_Vector_CorrectionsTutsPlus_Final_Lettering_Project_Minor_Vector_Corrections

Kamu dapat lihat di bawah ini bagaimana aku menggabungkan tetesan-tetesan ke dalam lettering. Aku menggambar semua tetesannya secara terpisah dengan Pen Tool dan menempatkannya di atas lettering. Dengan begini apabila ada perubahan yang perlu dilakukan pada tetesannya, kamu tidak perlu mengedit huruf-hurufnya juga.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Adding_DripsTutsPlus_Final_Lettering_Project_Adding_DripsTutsPlus_Final_Lettering_Project_Adding_Drips
TutsPlus_Final_Lettering_Project_Drip_ShapesTutsPlus_Final_Lettering_Project_Drip_ShapesTutsPlus_Final_Lettering_Project_Drip_Shapes

Langkah 4

Untuk membuat tetesannya menjadi lebih keren, aku menggambar berbagai macam tambahan yang mirip seperti bentuk tetesan dengan Pen Tool dan menempatkannya di setiap bagian lettering. Mungkin gambar di bawah ini agak susah untuk dilihat, tapi kamu dapat melihat gambar efek yang kita telah lakukan di “What You’ll Be Creating/Apa yang Akan Kamu Buat” pada bagian awal tutorial ini.

Untuk mengembangkan tetesan-tetesan tambahannya menjadi lebih bagus, pada dasarnya proses yang sama seperti di atas dapat dilakukan, walaupun tetesan-tetesan ini lebih cocok disebut sebagai goresan daripada bentuk. Gunakan goresan yang lebih gelap untuk “bayangan” tetesan dan beberapa goresan yang lebih terang untuk “refleksi”. Ada juga gambar yang diperbesar dari tetesannya pada akhir dari tutorial ini.

Lagi, aku menggambar tetesan-tetesan ini secara terpisah dan meletakannya di atas lettering.

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Secondary_Drip_TextureTutsPlus_Final_Lettering_Project_Secondary_Drip_TextureTutsPlus_Final_Lettering_Project_Secondary_Drip_Texture
TutsPlus_Final_Lettering_Project_Secondary_Drip_ShapesTutsPlus_Final_Lettering_Project_Secondary_Drip_ShapesTutsPlus_Final_Lettering_Project_Secondary_Drip_Shapes

Langkah 5

Setelah semuanya selesai, kamu sekarang memiliki pilihan untuk mengubah corak warnanya, nilainya dan lain-lain sesuai keinginanmu! Gambar di bawah ini adalah hasil akhir setelah semua langkahnya terselesaikan. Tentu ini adalah langkah yang panjang, tapi yakinlah, kuharap hasil akhirnya akan sangat sepadan!

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_PieceTutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_PieceTutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_Piece
TutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_CloseUpTutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_CloseUpTutsPlus_Final_Lettering_Project_Final_CloseUp

Seperti biasa, ini adalah proses format gif dari tahap memvektor untuk menunjukan langkah-langkah yang diambil untuk mendapatkan hasil akhir dari lettering. Perubahan paling kecil pun membuat perbedaan!

TutsPlus_Final_Lettering_Project_Vector_ProcessGifTutsPlus_Final_Lettering_Project_Vector_ProcessGifTutsPlus_Final_Lettering_Project_Vector_ProcessGif

Kesimpulan

Baik, ini telah berakhir semuanya. Terima kasih banyak telah mengikuti dan membaca berbagai macam tutorial yang telah aku bagikan dengamu. Aku hanya ingin membagikan apa yang telah aku pelajari selama perjalananku dan kuharap ini sedikit atau banyak dapat membantumu!

Seperti biasa, apabila kamu memiliki pertanyaan tentang apapun, jangan ragu untuk bertanya di bagian komentar di bawah ini. Aku akan lebih senang untuk membantumu dengan apapun yang bagimu sulit. Semoga berhasil!

One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads