Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Adobe InDesign
Design

Mendesain Panduan Kota Lipat dengan Menggunakan Adobe InDesign

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sittiana Ana (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Mendesain sebuah dokumen cetak yang dapat dilipat bisa jadi sedikit rumit, namun dalam tutorial ini kita akan melihat bagaimana anda bisa membuatnya dengan cara yang sangat sederhana...dan menyenangkan!

Dalam tutorial yang cocok untuk pemula dalam InDesign ini, anda akan mempelajari  cara membuat brosur panduan kota lipat yang bisa membesar dari ukuran yang mudah dikantongi menjadi seukuran kertas A3, dilengkapi dengan peta, petunjuk dan tips perjalanan dari warga lokal. Anda dapat dengan mudah mengadaptasi design ini untuk kota yang anda inginkan.

Anda akan membutuhkan akses untuk Adobe InDesign dan Adobe Illustrator (opsional). Mari kita mulai!

1. Membayangkan Desain Lipatan

Menggabungkan lipatan ke desain cetak dapat menjadi ide yang bagus. Dokumen terlipat dapat menghemat ruang pada rak dan memberikan pembaca elemen kejutan  ketika mereka melebarkan lipatannya. Namun, mendesain dokumen cetak yang berlipat dapat menjadi rumit and sedikit menakutkan bagi pemula dalam desain cetak.

Namun  hal ini tidaklah menakutkan! Kapanpun anda membuat dokumen yang akan dicetak dan dilipat seperti selebaran atau brosur, anda dapat membuat proses desain 2D anda menjadi lebih mudah dengan mencoba untuk membayangkan produk akhirnya. Mari kita lihat bagaimana kita dapat melakukannya dengan guide lipat kita. Kita akan membuat sebuah brosur dua sisi lipat dengan tiga kali lipatan Concertina dan sebuah lipatan silang di tengahnya.

folded mock-up of guide
expanded guide

Langkah 1

Pertama, kita perlu untuk membuat layout dasar dari dokumen dengan InDesign.

Jadi, bukalah InDesign dan pilih File > New > Document.

Di jendela New Document yang terbuka, atur Intent menjadi Print dan tingkatkan Number of Pages menjadi 2. Hapus centang Facing Pages.

Dari menu drop-down Page Size pilih A3.

A3 page size

Ubah orientasinya menjadi Landscape dengan menekan ikon yang berada di sisi kanan luar jendela, yang terletak dengan text box Width.

Dibawah Columns, atur Number menjadi 2, dan atur Gutter menjadi 0 mm. Ini akan membagi halamannya menjadi dua bagian yang sama.

Atur Margin pada semua sisi menjadi 14 mm, dan, sambil kita membuat dokumen yang akan dicetak, atur Bleed pada semua sisi menjadi 5 mm.

new document window

Klik OK untuk membuat dokumen dua-halaman baru.

new document

Langkah 2

Agar kita dapat melipat panduan kita, kita perlu menandai letak lipatannya. Kita dapat melakukannya dengan meletakkan Guides pada halaman Master dokumen, yang akan membagi halaman menjadi bagian dengan ukuran yang sama.

Dari panel Pages (Windows > Pages) klik dua kali pada ikon halaman A-Master untuk mengembalikan Master pada layar.

Pastikan anda dapat melihat bahwa rulers ikut bergerak pada sisi kiri dan atas workspace (View > Show Rulers), dan dari ruler yang berada di sisi tangan  kiri anda, klik dan tarikruler untuk menarik guide vertikal. Teruslah menarik hingga guide tersebut berada di X position 315 mm.

ruler with guide

Tarik guide vertikal kedua hingga 105 mm. Sekarang halaman anda sudah terbagi menjadi empat bagian dengan ukuran yang sama rata.

vertical guides

Dari ruler yang bergerak di bagian atas workspace, tarik guide horizontal ke bawah menuju titik tengah halaman, dengan Y position 148.5 mm.

Halaman tersebut sekarang terbagi menjadi delapan bagian yang sama rata.

horizontal guide

Langkah 3

Satu hal yang sangat penting untuk diingat saat mendesain dokumen lipat adalah memastikan bahwa batasnya sama rata untuk setiap sisi yang terlipat dari dokumen tersebut.

Anda tidak ingin berakhir dengan bagian terlipat yang terlihat seperti ini...

folded section with no margin

...hanya karena anda tidak menyediakan ruang yang cukup untuk batas yang berada di sekitar perimeter bagian. Anda ingin setiap bagian untuk dapat berdiri sendiri dan terlihat bagus, misalnya seperti contoh ini:

section with equal margins

Kita dapat menambah beberapa guide lagi pada Master untuk menandai margin tambahan ini.  Ingatlah bahwa margin yang berada di bagian luar telah diatur pada 14mm. Maka, kita perlu untuk membuat double-margin (dengan lebar 28 mm) di sekitar tiap garis lipat untuk memberikan ruang yang sama rata untuk setiap isi brosur yang dibatasi oleh lipatan.

Tetaplah berada di halaman A-Master, lalu tarik sebuah guide dari ruler di sisi tangan kiri anda menjadi X position 91 mm. Tarik guide yang kedua ke X position 119 mm, sehingga anda akan memiliki sepasang guide vertikal dengan ruang yang terbagi sama di sekitar lipatan pertama di sisi tangan kiri dari halaman.

margin guides

Tahan tombol Shift dan klik untuk memilih kedua guide yang telah anda buat. Buka menu to Edit > Copy dan Edit > Paste. Letakkan sepasang guide yang telah anda tempel di sekitar lipatan tengah. Ulangi proses Copy/Paste ini hingga tingga kali dan balutkan tiga pasang guide ini di sekitar lipatan vertikal di sisi kanan halaman.

Lalu , tariklah sebuah guide horizontal dari ruler atas ke Y position 134.5 mm, dan guide lainnya sampai ke Y position 162.5 mm.

Halaman A-Master anda harus terlihat seperti ini (guide ‘margin’ yang baru ditandai dengan warna merah)

full set of margin guides

Langkah 4

OK, jadi kita telah menambahkan garis lipat dan garis margin pada dokumen kita, dan karena ini hanyalah guide pada InDesign, garis ini tidak akan muncul di dokumen cetak final.

Namun  bagaimana isi brosur akan disusun pada panduan perjalanan kita? Hal ini sulit untuk diketahui jika kita hanya melihat layout 2D ini.

Hal terbaik yang bisa anda lakukan adalah mengambil selembar kertas A3 dan melipatnya, menulis pada setiap bagian yang terlihat sambil anda melipat dan melebarkannya untuk melihat dimana konten anda akan terletak dan akan menghadap ke arah mana konten tersebut.

Untuk menolong anda, ini adalah apa yang dapat saya buat setelah saya bereksperimen dengan melipat kertas A3 saya. Contoh saya menunjukkan sisi ‘depan’ panduan ketika dilipat, yaitu apa yang akan anda lihat saat pertama kali mengambil panduan tersebut. Lalu anda perlu melipat panduan tersebut sekali lagi untuk melihat ‘kebalikan’ dari panduan tersebut.

front and reverse unfolded

Lalu silahkan lebarkan seluruh panduan tersebut, sehingga panduan tersebut membesar ke ukuran A3 yang penuh. Foto ini menunjukkan sisi ‘Kebalikan’ dari panduan tersebut saat dibuka dan cara melipatnya. Garis merah solid tersebut menujukkan lipatan ke luar (bevelled) dan garis merah putus-putus menujukkan lipatan ke dalam (embossed).

reverse of guide

Di sisi lain panduan, yang akan kita sebut sebagai ‘bagian dalam’, anda memiliki kertas A3 sepenuhnya yang dapat anda mainkan.

inside of guide

2.  Mengatur Konten Panduan menjadi Beberapa Layer

Sekarang setelah kita berhasil ‘membayangkan’ seperti apa panduan kita akan terlihat ketika dilipat dan dilerbarkan, kita dapat mulai untuk menyusun desain panduan tersebut.

Langkah 1

Dari panel Pages (Window > Pages) klik dua kali pada ikon halaman Page 1 untuk membawanya ke layar.

Buka panel Layers (temukan panel ini pada panel yang sama dengan Pages  atau  pilih Window > Layers). Klik dua kali pada nama bawaan Layer 1 dan  ubah  namanya menjadi Guides di jendela Layer Options. Klik OK. Kunci layar dengan cara mengeklik kotak kosong yang berada di sisi kiri nama layer.

Guides layer locked

Langkah 2

Klik ikon Create New Layer pada bagian kanan bawah panel Layers. Klik dua kali untuk mengubah nama layer ini menjadi Map, dan  klik OK.

Ulangi proses ini untuk menciptakan tiga layar lainnya bernama Background Color, Typography dan yang terakhir, di bagian atas susunan  tersebut, Pointers.

Kunci semua layer kecuali Background Color, dan  klik pada layer Background Color untuk memastikan bahwa layer tersebut aktif.

layers panel

3. Membuat Palet Warna dan Menambahkan Warna

Kita ingin agar panduan kita terlihat mudah diakses dan menarik, dan menambahkan pilihan warna pelengkap yang menarik adalah cara yang tepat untuk mewujudkan hal ini.

Langkah 1

Buka panel Swatch (Window > Color > Swatches) dan klik salah satu swatches warna bawaan yang berada di bagian bawah daftar swatches CMYK.

Buka menu drop-down panel dan  klik New Color Swatch.

new color swatch

Pada jendela New Color Swatch , atur level CMYK menjadi C=16 M=28 Y=77 K=0.  Klik Add dan OK untuk menambahkan swatches warna mustard ke panel Swatches.

mustard color swatch

Langkah 2

Ulangi proses tersebut, dan buatlah lima CMYK Swatches lainnya dan tambahkan mereka ke daftar swatch warna:

  • C=16 M=43 Y=30 K=0 (Dusky Purple)
  • C=23 M=62 Y=100 K=13 (Deep Brown)
  • C=2 M=63 Y=32 K=0 (Pink)
  • C=16 M=55 Y=66 K=0 (Light Brown)
  • C=64 M=13 Y=27 K=0 (Blue)
swatches panel

Langkah 3

Tetaplah berada di Page 1 dokumen, dan di background  layer Color, pilih Rectangle Tool (M) dari panel Tools dan seret untuk membuat bentuk persegi panjangan dengan 110 mm pada Width dan 135.5 mm pada Height.

Dari panel Swatches atur Stroke Color menjadi [None] dan Fill Color menjadi warna Light Brown yang telah anda buat di langkah sebelumnya.

Posisikan bentuk tersebut di bagian sudut kiri bawah halaman, aturlah agar posisi persegi panjang tersebut tersusun rapi di sudut.

light brown rectangle

Langkah 4

Pilih bentuk persegi panjang tersebut lalu pilih Edit > Copy, Edit > Paste. Posisikan persegi panjang yang telah ditempel tersebut pas di atas persegi panjang yang asli, di ujung kiri atas dari halaman, berhimpitan dengan sudutnya.

Atur Fill Color menjadi warna Mustard.

mustard rectangle

Langkah 5

Edit > Copy persegi panjang berwarna mustard tersebut lalu arahkan ke bawah sampai ke Page 2 dari dokumen.

Lalu pilih Edit > Paste in Place.

mustard shape on page 2

Langkah 6

Pilih persegi panjang lalu pilih Edit > Copy, Edit > Paste. Atur Fill Color menjadi Dark Brown dan taruh di bagian sudut kanan Page 2.

Buat dua persegi panjang lagi dengan menggunakan Rectangle Tool (M), dengan Width yang sedikit lebih kecil, 105 mm, isi salah satu persegi panjang tersebut dengan Dusky Purple Fill dan isi yang lainnya dengan Pink Fill. Posisikan, seperti yang terlihat, di Page 2, untuk membentuk semacam efek papan catur.

pasted rectangles

Langkah 7

Kembali ke Page 1 dokumen anda dan pilih Rectangle Tool (M), seperti sebelumnya.

Seret untuk membentuk persegi panjang baru yang muat dengan pas di dalam persegi panjang coklat yang ada di kiri bawah halaman, tepat di pinggir guide ‘margin’. Persegi panjang ini harus memiliki Width pada 77 mm dan Height 120.5 mm.

Atur Fill Color menjadi Pink dan Stroke Color menjadi Mustard.

Buak panel Stroke (Window > Stroke) dan tingkatkan Weight dari Stroke menjadi 3 mm. Atur Type dari Stroke menjadi Thick-Thick.

pink shape with border

Langkah 8

Pilih persegi panjang merah muda yang telah anda buat sebelumnya lalu pilih Edit > Copy, Edit > Paste

Posisikan persegi panjang yang telah ditempel tersebut di atas persegi panjang di sudut kiri atas Page 1, gunakan guide ‘margin’ untuk mengatur posisinya, seperti yang ditampilkan.

Atur Fill Color menjadi Blue dan Stroke Color menjadi Pink.

blue shape with border

Langkah 9

Pilih bentuk persegi panjang biru yang telah anda buat di langkah sebelumnya lalu pilih Edit > Copy

Arahkan ke bawah sampai dengan Page 2 dokumen dan pilih Edit > Paste. Atur Fill Color menjadi [None] dan Stroke Color menjadi Mustard. Letakkan di bagian  putih yang ada di sisi kanan persegi panjang solid berwarna mustard di Page 2.

Copy dan Paste bingkai mustard tersebut sebanyak dua kali dan posisikan dua bingkai lagi di bidang putih yang ada di sisi kanan halaman, atur Stroke Colors untuk setiap persegi panjang tersebut menjadi Blue dan Pink.

frames on page 2

Langkah 10

Akhirnya, ambil salah satu bingkai yang telah anda buat lalu pilih Edit > Copy sekali lagi. Atur ke atas sampai ke Page 1 lalu pilih Edit > Paste

Besarkan Height dari bentuk tersebut sampai 268 mm dan Width menjadi 287 mm lalu posisikan pada bagian sisi tangan-kanan dari halaman, dengan posisi ujung yang berlawanan dengan guides seperti yang ditampilkan.

black frame on page 1

Atur Stroke Color menjadi [Paper]. Saat ini memang belum terlihat, namun nanti akan terlihat.

white frame

4.  Menambahkan Peta dan Penunjuk

Langkah 1

Kembali ke panel Layer dan Lock layer Background Layer. Lalu, Unlock layer Map.

layers panel

Mari tambahkan peta ke panduan kota kita! Anda dapat memilih peta kota spesifik sesuai yang anda inginkan atau menggunakan foto yang telah saya gunakan disini, yaitu peta jalanan cantik yang terinspirasi dari gaya retro ini.

Jika anda menggunakan gambar vektor seperti saya, anda dapat membuka gambarnya di Adobe Illustrator, dan  mengedit warna latarnya menjadi warna Biru yang sama (C=64 M=13 Y=27 K=0) seperti yang akan anda gunakan pada dokumen InDesign anda.

map in Illustrator

Simpan file peta ini sebagai file Illustrator atau EPS, lalu kembalilah ke dokumen InDesign anda.

Langkah 2

Di Page 1 pada dokumen anda, pilih Rectangle Frame Tool (F) dari panel Tools dan seret untuk membuat bingkai foto yang besar, yang meluas sampai ke bagian putih halaman.

Buka File > Place, pilih file foto peta dan klik Open. Aturlah foto dalam bingkai hingga foto tersebut berada di batas putih, yang sekarang sudah terlihat di layar di atas. Berikan foto tersebut margin yang banyak di sekitarnya, dan kosongkan sedikit ruang di sekitar ujung kanan foto.

placed image file

Langkah 3

Kita dapat membuat beberapa ‘penunjuk’ pada peta kita, untuk menandai hal yang mungkin menarik bagi pembaca. Kita akan membutuhkan tools bentuk pada InDesign untuk membentuk bentuk dasar penunjuk.

Kembali ke panel Layers dan Lock layer Map. Unlock layer yang berada di atas, yaitu layer Pointers.

Pindah ke pasteboard di sebelah Page1 untuk memberikan anda sedikit ruang untuk menggambar.

Pilih Ellipse Tool (L) dari panel Tools dan tahan tombol Shift, seret untuk membuat lingkaran yang kecil dan sempurna. Atur Stroke Color menjadi [None] dan Fill Color menjadi salah satu warna yang telah anda buat.

Selanjutnya, pilih Line Tool (\) dan seret untuk membuat garis pendek yang terbentang dari kiri bawah lingkaran ke setengah titik dari grafis, seperti yang ditampilkan pada foto kedua yang ada di bawah ini.

Edit > Copy, Edit > Paste garis tersebut dan Control-Click (Mac OS) atau Right-Click (Windows) > Transform > Flip Horizontal, posisikan garis yang telah ditempel berlawanan dengan garis yang pertama, untuk membuat bentuk segitiga.

Pilih kedua garis tersebut lalu buka Object > Paths > Join. Atur Fill pada segitiga dengan warna yang sama  seperti yang ada di lingkaran dan atur Stroke menjadi [None].

drawing tools

Langkah 4

Pilih lingkaran dan segitiga lalu tekan Control-Click (Mac OS) atau Right-Click (Windows) > Group. 

Dengan tetap memilih dua bentuk tersebut, buka Object > Effects > Drop Shadow. Kurangi Opacity bayangan menjadi 83%, atur Distance menjadi 2 mm, Angle menjadi 92 Degrees, Size menjadi 4 mm dan Spread menjadi 7%.

Klik OK.

Anda sekarang telah memiliki penunjuk yang bisa anda gunakan pada map anda.

pointer with drop shadow

Kurangi ukuran penunjuk (tekan Shift sambil mengatur ukurannya) sampai ukurannya menjadi sekitar 18 mm pada Height. Lalu anda dapat melakukan Copy dan Paste pada penunjuk sebanyak beberapa kali, dan meletakkannya di atas peta anda.

Variasikan Fill Color pada penunjuk (buatlah empat kelompok warna: Pink, Dusty Purple, Deep Brown dan Mustard) sambil anda melakukannya.

map with pointers

Langkah 5

Tambahkan bingkai teks pada tiap penunjuk dengan memilih Type Tool (T) dan tarik untuk membuat sebuah bingkai teks kecil. Ketiklah sebuah angka (yang akan kita ambil dari key overleaf), dan atur Font menjadi Fontin Sans yang gratis untuk diunduh.

Dari panel Character Formatting Controls yang berada di bagian atas workspace, atur Font Weight menjadi BoldSize di ukuran 25 pt, Align Center dan Font Color menjadi [Paper].

character formatting controls panel
text frame

Anda melakukan kerja bagus sejauh ini! Panduan lipat anda terlihat cerah dan berwarna, dan anda telah menambahkan peta dan penunjuk.

pointers with numbers

Yang tersisa untuk anda kerjakan hanyalah menambahkan sedikit typography pada sisa desain...

5. Tambahkan Typography yang Keren pada Panduan Anda

Langkah 1

Pertama, kembali ke panel Layers dan Lock layer Pointers. Kemudian Unlock layer Typography.

layers panel

Kembalilah ke Page 1 dari dokumen anda dan perbesar hingga ke sudut kiri bawah halaman. Pilih Type Tool (T) dan tarik untuk membuat bingkai teks yang muat di dalam persegi panjang merah muda.

Ketik ‘City (paragraph break) Guide’  dan atur Font menjadi Fontin Sans Regular, All Caps dan Align Center. Highlight kata ‘City’  dan naikkan  Font Size menjadi 90 pt dan atur Font Color menjadi Mustard.

Highlight kata ‘Guide’ dan atur Font Size menjadi 60 pt, dan Leading menjadi 52 pt.

city guide title

Masukkan beberapa teks yang lebih kecil di bawah judul utama, atur [Paper] dan atur Font Size menjadi 12 pt (Leading 18 pt). Anda dapat mengetik sesuatu seperti ini:

‘Includes:

City center map

Sightseeing spots

Cafés, bars & restaurants

Shopping & retail

Places to stay

Insider tips’

text on front of guide

Langkah 2

Pilih bingkai teks yang baru saja anda buat dan pilih Edit > Copy, Edit > Paste. Pilih bingkai teks yang telah ditempel lalu tekan Control-Click (Mac OS) atau Right-Click (Windows) > Transform > Rotate 180 Degrees.

Posisikan bingkai teks pada bagian di atas, yaitu di sudut kiri atas dari Page 1. Atur Font Colors dari ‘City’ dan ‘Guide’ untuk melengkapi warna latar yang berbeda.

rotated text

Langkah 3

Lihatlah sisi kanan Page 1, di ujung kanan dari foto peta. Buatlah sebuah bingkai teks kecil baru dengan menggunakan Type Tool (T), dan ketik ‘*See overleaf for Map Key’.

Atur Font menjadi Fontin Sans Small Caps, Size 15 pt dan Font Color menjadi [Paper]. Pilih bingkai teks dan tekan Control-Click (Mac OS) atau Right-Click (Windows) > Transform > Rotate 90 Degrees CCW. Atur letak bingkai teks seperti yang terlihat di bawah ini.

text frame for map key note

Langkah 4

Kita juga dapat mengisi bagian lain dari panduan tersebut dengan  teks – termasuk menyediakan kunci menuju peta dan menambahkan beberapa ruang untuk berbagi tips perjalanan dari warga lokal.

Geser ke bawah sampai ke Page 2 dari dokumen, dan perbesar sampai dengan sudut kiri atas dari halaman.

Pilih Type Tool (T) dan seret untuk membuat sebuah bingkai teks dengan Width sebesar 77 mm dan Height sebesar 8 mm. Posisikan agar bingkainya menempel dengan  margin kiri dan atas.

Ketik ‘Key: Hotels’ dan atur Font menjadi Fontin Sans Regular, Size 20 pt, All Caps dan Align Center. Atur ‘Hotels’ menjadi [Paper] Font Color.

Di bawah bingkai teks, buatlah sebuah garis dengan Width 77 mm dengan menggunakan Line tool (\) (Tekan Shift dan seret dari kiri ke kanan) atur Stroke Weight menjadi 2 mm dan Type menjadi Thick-Thick (dari panel Stroke).

text frame and line

Langkah 5

Di bawah garis yang telah anda buat di langkah sebelumnya, masukkan beberapa bingkai teks baru dengan menggunakan Type Tool (T), dan disini anda dapat mengetik nama  hotel (dalam contoh inim namun pilihlah sesuatu yang lain jika anda menginginkannya, misalnya restoran, museum, kelab, taman, d.l.l), atur Font menjadi Fontin Sans Regular, Size 17 pt, Leading 30 pt (ditambah sebuah spasi diantara setiap entry).

text frame with hotel list

Sisakan sedikit ruang di sisi kiri bingkai teks. Anda akan  mengetahui alasannya di langkah selanjutnya...

Langkah 6

Unlock layer Pointers dari panel Layers dan pilih salah satu penujuk dan nomornya dari Page 1 dokumen. Edit > Copy dan Edit > Paste penunjuk ke Page 2, letakkan di sisi kiri teks pertama di bawah ‘Hotels’.

Atur Fill Color dari penunjuk menjadi [Paper], dan warna nomor agar sama dengan warna Mustard pada latar.

Hilangkan Drop Shadow dengan membuka Object > Effects > Drop Shadow dan menghapus centang pada kotak Drop Shadow yang berada di sebelah kiri jendela Effects.

pointer on page 2

Sekarang anda telah memiliki elemen dasar untuk mengisi sisa dari Page 2. Copy dan Paste penunjuk dan bingkai teks yang berada di sebelahnya, atur nomornya agar sesuai dengan penunjuk pada peta. Atur warna pada nomor tersebut agar senada. 

repeated pointers

Tergantung dengan seberapa banyak detail yang anda miliki pada peta anda, anda mungkin akan menyadari bahwa anda perlu untuk mengisi seluruh Page 2 dengan kunci peta. Namun, jika anda memiliki sedikit ruang yang tersisa, anda dapat memasukan beberapa bagian teks (contohnya ‘Insider Tips’) di bagian berwarna putih yang tersisa, dan menaruh teksnya di dalam garis batas berwarna, seperti yang ditampilkan di bawah ini. Atur teks di Fontin Sans agar fontnya sama dengan sisa peta. 

insider tips text

Ketika anda telah selesai memasukkan teks ke dokumen Page 2, anda dapat memberi selamat pada diri sendiri – artwork pada panduan anda telah selesai, dan panduan anda terlihat fantastis! Kerja yang bagus!

front of guide
reverse of guide

Langkah 7

Anda dapat mengekspor panduan sebagai file siap-cetak dengan membuka File > Export.

Pilih Adobe PDF (Print) dari menu drop down Format  yang ada di jendela Export. Berikan panduan tersebut nama, seperti ‘City Guide_Print-Ready’, lalu klik Save.

Pada jendela Export yang terbuka , pilih [Press Quality] dari drop-down menu Adobe PDF Preset yang berada di bagian atas jendela.

press quality export

Dari jendela menu yang berada di sisi tangan-kiri, klik Marks and Bleeds. Di bawah Marks centang kotak yang bernama All Printer’s Marks, dan di bawah Bleed and Slug centang Use Document Bleed Settings. Klik tombol Export di bagian kanan bawah jendela.  

marks and bleeds

Selamat! Panduan kota anda telah selesai dan siap untuk dicetak.

exported pdf with marks and bleed

Anda dapat meminta pencetak untuk menyiapkan lembaran cetak dengan tiga kali lipatan Concertina dengan setengah lipatan silang. Mungkin anda bisa membawa contoh hasil cetak untuk menunjukkan dengan lebih jelas bagaimana anda ingin panduan anda dilipat.

final product mock-up

Apa yang Telah Kita Pelajari?

Dalam tutorial ini kita telah membahas sebagian besar teknik dan keahlian yang berhubungan dengan membuat dokumen lipat yang ingin dicetak. Kita telah mempelajari:

  • Bagaimana anda bisa ‘membayangkan’ sebuah brosur lipat 3D atau selebaran dengan membuat contoh kasar di awal proses dan meletakkan beberapa guide pada halaman Master dokumen InDesign
  • Mengapa anda perlu memberikan double width pada margin di sekitar garis lipat untuk menjaga agar isi brosur memiliki jarak yang sama.
  • Bagaimana palet warna yang ditentukan sebelumnya bisa menjaga desain anda tetap terlihat halus dan menarik saat dipandang.
  • Bagaimana anda bisa membuat peta sederhana dengan menggunakan penunjuk yang digambar dengan menggunakan Shape Tools pada InDesign.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.