1. Design & Illustration
  2. Add-Ons
  3. Photoshop Actions

Cara Membuat Aksi Efek Foto Gelap untuk Pemula di Adobe...  

Dalam tutorial ini Anda akan belajar bagaimana menciptakan efek fantasi gelap yang menakjubkan dari foto Anda sendiri.  Saya akan mencoba menjelaskan semuanya dengan begitu detail sehingga setiap orang bisa membuatnya, bahkan mereka yang baru saja membuka Photoshop untuk pertama kalinya.
Scroll to top

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Adya Rosyada Yonas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Dalam tutorial ini Anda akan belajar bagaimana menciptakan efek fantasi gelap yang menakjubkan dari foto Anda sendiri.  Saya akan mencoba menjelaskan semuanya dengan begitu detail sehingga setiap orang bisa membuatnya, bahkan mereka yang baru saja membuka Photoshop untuk pertama kalinya.

Efek yang ditunjukkan di sebelah kiri adalah salah satu yang akan saya tunjukkan cara membuat tutorialnya di sini.

Jika Anda ingin membuat efek yang ditunjukkan di sebelah kanan dengan cepat dan mudah, maka cek Dark Fantasy Photoshop Action saya:

Some of the results that action createsSome of the results that action createsSome of the results that action creates

Yang akan Anda Butuhkan

Untuk menciptakan desain di atas, Anda memerlukan foto berikut ini:

  • Gaya retro, stok gambar portrait

1. Mari Kita Mulai

Pertama, buka foto yang ingin Anda kerjakan.  Untuk membuka foto Anda, buka File> Open, pilih foto Anda, dan klik Open.  Sekarang, sebelum kita memulai, periksa beberapa hal ini:

  1. Foto Anda harus dalam mode Warna RGB, 8 Bits / Channel.  Untuk memeriksa ini masuklah ke Image>Mode.
  2. Untuk hasil terbaik, ukuran foto Anda harus antara 1500-4000px lebar / tinggi.  Untuk memeriksa ini, pergi ke Image> Image Size.
Checking image size and image modeChecking image size and image modeChecking image size and image mode

2. Memilih Subjek

Langkah 1

Sekarang kita perlu membuat seleksi seputar subjek kita. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan beberapa tool berikut:

  • Menggunakan Pen Tool (P)
  • Menggunakan Lasso Tool (L)
  • Menggunakan Quick Selection Tool (W)
  • Menggunakan Magic Wand Tool (W)

Ada lebih banyak cara untuk membuat pilihan, namun dalam contoh ini saya akan menggunakan Magic Wand Tool (W).  Jika Anda memutuskan untuk menggunakan alat yang sama, cukup atur Tolerance dan mulailah membuat pilihan pada subjek Anda. Gunakan tombol Shift-Alt pada keyboard Anda untuk menambah atau mengurangi beberapa area dari seleksi.  Merasa bebaslah untuk mengubah tolerance secara sering.

Terkadang lebih mudah untuk membuat seleksi pada latar belakang (seperti pada contoh ini), jadi buatlah seleksi pada latar belakang dan masuk ke Select> Inverse untuk membalik seleksi, dan Anda akan mendapatkan pilihan sekeliling subjek.

Selecting a subjectSelecting a subjectSelecting a subject

Langkah 2

Sekarang masuk ke Layer> New> Layer Via Copy untuk membuat layer baru dari foto Anda, dengan menggunakan seleksi yang telah Anda buat. Sekarang Anda memiliki subjek Anda pada layer yang terpisah. Klik dua kali pada nama layer dan ketik Main Photo.

Copying subject to new layerCopying subject to new layerCopying subject to new layer

3. Membuat Background

Langkah 1

Pilih layer Background dan masuk ke Layer> New Fill Layer> Solid Color untuk membuat layer fill warna solid yang baru. Beri nama Background Color dan pilih OK. Setelah itu, Anda akan melihat jendela popup lain yang meminta Anda untuk memilih warna. Pilih black (# 000000) dan klik OK.

Creating new solid color fill layerCreating new solid color fill layerCreating new solid color fill layer

Langkah 2

Ulangi langkah ini untuk membuat layer lain dengan setting yang sama. Kali ini gunakan nama Middle Light. Sekarang kita akan menambahkan beberapa gaya ke layer Middle Light. Klik kanan pada layer di panel Layers dan pilih Blending Options.  Periksa Gradient Overlay dan pilih pengaturan di bawah ini:

Adding layer styleAdding layer styleAdding layer style

Langkah 3

Turunkan Opacity dari layer ini menjadi 25%.

Droping opacity of the layerDroping opacity of the layerDroping opacity of the layer

4. Buat Sumber Cahaya

Langkah 1

Sekarang, untuk membuat sumber cahaya, masuk ke Layer> New Fill Layer> Gradient untuk membuat layer fill gradien baru.  Namai itu dengan Light Source dan pilih OK. Setelah itu, Anda akan mendapatkan jendela popup lain dengan setting gradient fill. Pilih pengaturan di bawah dan tekan OK.

Creating new gradient fill layerCreating new gradient fill layerCreating new gradient fill layer

Langkah 2

Sekarang kita perlu memastikan pencahayaan tidak sampai ke bagian bawah foto. Untuk melakukan itu, kita akan menggunakan layer mask. Pilih layer mask dari layer saat ini, tekan D dan kemudian X pada keyboard Anda untuk mengatur warna foreground menjadi hitam, dan masuk ke Edit> Fill. Terapkan pengaturan di bawah ini dan pilih OK.

Filling the layer mask with black colorFilling the layer mask with black colorFilling the layer mask with black color

Langkah 3

Sementara topeng layer ini dipilih, pilih Lasso Tool (L), klik kanan di manapun di dalam kanvas, dan pilih Free Transform. Tetapkan Reference Point Location dan Vertical Scale seperti yang ditunjukkan di bawah ini, dan tekan Enter.

Transforming the layer maskTransforming the layer maskTransforming the layer mask

Langkah 4

Sementara layer mask ini dipilih, masuk ke Filter> Blur> Gaussian Blur dan atur radius seperti di bawah ini.

Bluring the layer maskBluring the layer maskBluring the layer mask

Langkah 5

Ubah blending mode layer ini menjadi Screen dan turunkan Opacity menjadi 85%.

Changing the blending mode and opacityChanging the blending mode and opacityChanging the blending mode and opacity

5. Mencampurkan Subjek

Langkah 1

Pilih layer Main Photo dan klik kanan di panel Layer.  Pilih Blending Options dan cek Gradient Overlay dengan setting di bawah ini:

Adding layer styleAdding layer styleAdding layer style

Langkah 2

Control-Klik thumbnail layer saat ini untuk membuat seleksi layer itu dan masuk ke Select> Modify> Contract. Atur Contract By ke 30px dan pilih OK.

Creating and contracting subject selectionCreating and contracting subject selectionCreating and contracting subject selection

Langkah 3

Buka Layer> Layer Mask> Reveal Selection.

Creating the layer mask using selectionCreating the layer mask using selectionCreating the layer mask using selection

Langkah 4

Pergi ke Filter> Gaussian Blur dan atur radius seperti di bawah ini:

Bluring the layer maskBluring the layer maskBluring the layer mask

6. Sorot Bagian-Bagian Kunci

Langkah 1

Sekarang kita perlu menyoroti bagian-bagian kunci dari subjek kita, mempertimbangkan arah sumber cahaya. Pilih layer Main Photo dan masuk ke Layer> New> Layer Via Copy. Kemudian klik dua kali pada nama layer baru ini untuk mengganti namanya, dan ketik Original Photo.

Duplicating main photo layerDuplicating main photo layerDuplicating main photo layer

Langkah 2

Sekarang kita harus menghapus layer mask dan membersihkan layer style dari layer ini.  Kemudian, masuklah ke Layer> Layer Mask> Delete untuk menghapus layer mask, dan masuk ke Layer> Layer Style> Clear Layer Style untuk menghapus style layer.

Removing the layer maskRemoving the layer maskRemoving the layer mask

Langkah 3

Seluruh subjek kita akan disorot sekarang, dan kita tidak menginginkannya, jadi kita perlu membuat layer mask baru untuk layer ini.  Pergi ke Layer> Layer Mask> Hide All dan kemudian ambil Brush Tool (B), pilih brush lembut, tekan D pada keyboard Anda untuk mengatur warna foreground menjadi putih, dan sikat bagian-bagian penting subjek Anda sesuai dengan arah cahaya.

Creaing the layer mask and brushing into itCreaing the layer mask and brushing into itCreaing the layer mask and brushing into it

Langkah 4

Sekarang mari kita tambahkan sedikit kontras dengan bagian subjek yang disorot. Untuk melakukannya, pilih thumbnail thumbnail Original Photo, tekan D pada keyboard Anda untuk mereset swatch, dan masuk ke Layer> New Adjustment Layer> Gradient Map untuk membuat layer penyesuaian gradien baru. Beri nama Original Photo Contrast dan pilih OK.

Kontras akan diterapkan ke keseluruhan foto, tapi kita menginginkannya diaplikasikan hanya untuk bagian subjek yang disorot, jadi masuk ke Layer> Create Clipping Mask.

Creating new gradient map adjustment layerCreating new gradient map adjustment layerCreating new gradient map adjustment layer

Langkah 5

Ubah layer blending mode menjadi Overlay dan turunkan Opacity menjadi 11%.

Changing the blending mode and opacityChanging the blending mode and opacityChanging the blending mode and opacity

Menambahkan Partikel

Langkah 1

Sekarang kita akan menambahkan beberapa partikel kecil.  Buka Layer> New> Layer untuk membuat layer baru.  Anda bisa menggunakan nama layer default karena layer ini akan dihapus dalam beberapa langkah berikutnya.  Tekan D pada keyboard Anda untuk mengatur warna foreground menjadi hitam dan masuk ke Edit> Fill> Foreground Color.

Creating new layer and filling it with black colorCreating new layer and filling it with black colorCreating new layer and filling it with black color

Langkah 2

Sekarang pergi ke Filter> Pixelate> Mezzotint dan setel tipe ke Titik Kasar. Sekarang masuk ke Select> Color Range dan, dengan menggunakan Eyedropper Tool, pilih warna putih dengan mengklik beberapa partikel putih di foto Anda, dan atur Fuzziness menjadi 200.

Adding coarse dots and selecting using color rangeAdding coarse dots and selecting using color rangeAdding coarse dots and selecting using color range

Langkah 3

Sekarang pergi ke Select> Refine Edge dan pilih pengaturan di bawah ini.   Lalu pergi ke Layer> New> Layer untuk membuat layer baru dan beri nama Particles_1.

Refining edge and creating new layerRefining edge and creating new layerRefining edge and creating new layer

Langkah 4

Tekan D dan X pada keyboard Anda untuk mengatur warna foreground menjadi putih, masuk ke Edit> Fill, dan terapkan pengaturan di bawah ini. Buka Select> Deselect, pilih Layer 1, dan masuk ke Layer> Delete> Layer.

Filling selection with white colorFilling selection with white colorFilling selection with white color

Langkah 5

Ubah blending mode layer ini menjadi Overlay dan sekarang, tergantung berapa partikel yang anda inginkan, anda bisa mengulang langkah ini untuk membuat lebih banyak.  Saya telah mengulanginya dua kali lagi, jadi saya mendapat tiga layer particle.

Changing the blending mode and adding more particlesChanging the blending mode and adding more particlesChanging the blending mode and adding more particles

Langkah 6

Sekarang pilih layer particle teratas (dalam kasus saya Particles_1), tahan Shift pada keyboard Anda dan pilih layer particle terakhir (dalam kasus saya Particle_3).   Lalu pergi ke Layer> New> Group dari Layers. Beri nama gruonya Particles.

Creating new group from layersCreating new group from layersCreating new group from layers

Langkah 7

Buat seleksi pada subjek Anda dengan menekan Control-Click pada thumbnail layer Main Photo. Tekan D pada keyboard Anda untuk mengatur warna foreground menjadi hitam dan masuk ke Layer> Layer Mask> Reveal Selection. Sementara layer mask ini dipilih, masuk ke Image> Adjustments> Invert untuk membalik layer mask.

Creating layer mask using subject selectionCreating layer mask using subject selectionCreating layer mask using subject selection

Langkah 8

Sekarang, saat layer mask ini masih dipilih, masuk ke Window> Properties. Di dalam panel Properties, atur Feather menjadi 160 px, dan turunkan Opacity menjadi 54%.

Adding feather to layer maskAdding feather to layer maskAdding feather to layer mask

8. Membuat Color Look

Langkah 1

Sekarang kita akan membuat tampilan warna yang bagus Buka Layer> New Adjustments Layer> Color Balance untuk membuat adjustment layer keseimbangan warna dan beri nama Color Look.

Creating new color balance adjustment layerCreating new color balance adjustment layerCreating new color balance adjustment layer

Langkah 2

Klik dua kali pada thumbnail layer ini dan pilih setting di bawah ini:

Changing color balance adjustment layer settingsChanging color balance adjustment layer settingsChanging color balance adjustment layer settings

9. Membuat Adjustment

Langkah 1

Sekarang kita akan membuat beberapa penyesuaian akhir pada foto kita, dengan menggunakan beberapa adjustment layer. Pertama kita akan menambahkan saturasi.  Pergi ke Layer> New Adjustment Layer> Hue / Saturation untuk membuat adjustment layer warna / saturasi baru dan beri nama Overall Saturation.

Creating new huesaturation adjustment layerCreating new huesaturation adjustment layerCreating new huesaturation adjustment layer

Langkah 2

Klik dua kali pada thumbnail layer ini dan pilih setting di bawah ini:

Changing huesaturation adjustment layer settingsChanging huesaturation adjustment layer settingsChanging huesaturation adjustment layer settings

Langkah 3

Sekarang kita akan menambahkan beberapa kontras. Atur ulang swatch dengan menekan D pada keyboard Anda, dan masuk ke Layer> New Adjustment Layer> Gradient Map untuk membuat gradient adjustment layer baru. Beri nama Overall Contrast

Creating new gradient map adjustment layerCreating new gradient map adjustment layerCreating new gradient map adjustment layer

Langkah 4

Ubah blending mode layer ini menjadi Overlay dan turunkan Opacity menjadi 31%.

Changing blending mode and dropping opacityChanging blending mode and dropping opacityChanging blending mode and dropping opacity

Langkah 5

Sekarang kita akan menyesuaikan kecerahan. Lalu masuklah ke Layer> New Adjustment Layer> Levels untuk membuat adjustment layer level baru dan beri nama Overall Brightness.

Creating new levels adjustment layerCreating new levels adjustment layerCreating new levels adjustment layer

Langkah 6

Klik dua kali pada thumbnail layer ini dan pilih setting di bawah ini:

Changing levels adjustment layer settingsChanging levels adjustment layer settingsChanging levels adjustment layer settings

Langkah 7

Akhirnya, mari kita tambahkan beberapa penajaman pada foto kita. Tekan Control-Alt-Shift-E pada keyboard Anda untuk membuat snapshot. Pergi ke Filter> Other> High Pass dan atur radius menjadi 2 px.

Adding high pass filterAdding high pass filterAdding high pass filter

Langkah 8

Double klik pada nama layer ini untuk mengganti nama dan ketik Overall Sharpening. Ubah blending mode menjadi Hard Light dan turunkan Opacity menjadi sekitar 64%.

Changing layer name blending mode and opacityChanging layer name blending mode and opacityChanging layer name blending mode and opacity

10. Anda sudah membuatnya!

Selamat, kamu telah berhasil!  Ini adalah hasil akhir kita:

Final resultFinal resultFinal result

11. Sesuaikan Hasil Anda

Anda sekarang dapat menyesuaikan efek akhir; Saya akan memberikan beberapa tips.

  • Pilih layer Light Source, klik dua kali pada thumbnail-nya, dan ubah Angle dan/atau Scale.
  • Pilih layer mask dari layer Original Photo, pilih Brush Tool (B), pilih poles lembut, dan poles putih / hitam ke mask untuk membuat area yang berbeda untuk menjadi mencolok.
  • Pilih layer Background Color, klik dua kali pada thumbnail-nya, dan ubah warnanya.
  • Pilih layer Color Look, klik dua kali pada thumbnail-nya, dan di dalam panel Properties ubah pengaturan untuk tampilan warna yang berbeda.

Inilah yang saya dapatkan:

Customized final resultCustomized final resultCustomized final result

Kerja yang mengagumkan!

Jika Anda ingin menciptakan efek fantasi gelap yang lebih baik seperti yang ditunjukkan di bawah ini, gunakan satu klik hanya dalam beberapa menit, lalu periksa Dark Fantasy Photoshop Action saya.

Action ini bekerja ketika Anda hanya menyikat subjek Anda, memainkan actionnya, dan action akan melakukan segalanya untuk Anda, memberi Anda hasil berlipat dan dapat disesuaikan sepenuhnya. Action ini juga akan menciptakan 25 tampilan warna untuk Anda. Ia muncul dengan tutorial video terperinci yang menunjukkan bagaimana menggunakan dan menyesuaikan tampilan action Anda untuk mendapatkan hasil maksimal dari efeknya.

Some of the results that action createsSome of the results that action createsSome of the results that action creates