1. Design & Illustration
  2. Arabic Calligraphy

Kreasi Kaligrafi Arab : Satukan Semuanya 

by
Read Time:13 minsLanguages:
This post is part of a series called Arabic Calligraphy for Beginners.
Creative Arabic Calligraphy: Ornamentation and Symmetry

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Wasmia Mia (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Sebelum memulai, kita butuh sebuah kata, atau sebuah kalimat untuk memulai bekerja. Untuk kesempatan ini Saya memilih sebuah ekspresi : عيد سعيد (Eid Sa'eed).

Eid saeedEid saeedEid saeed

Yang arti sebenarnya adalah “Selamat berlibur”, dan bisa juga digunakan seperti biasanya, sebagai ucapan musim.

Untuk arti yang berdasarkan konteks kultur: kata eid digunakan bukan hanya untuk liburan tertentu tetapi untuk semua libur dalam bentuk apapun, seperti juga ulang tahun, perayaan dan sebagainya. Eidel-Fitr adalah perayaan untuk di bulan Ramadan; Eid el-Milad adalah Christmas; eid sanawi adalah untuk perayaan.

Maka, sebuah subjek serbaguna untuk memulai bekerja, itu bisa terlihat di disain kartu ucapan, semisalnya. Tetapi saya tidak punya ide, menulis semua pelajaran ini, apa yang akan saya capai nantinya. Mari kita bersama-sama bekerja dalam proses pembuatan kreatifitas.

1. Mencari komposisi

Hal pertama yang saya lakukan pada kalimat yang saya pilih adalah menuliskannya untuk melihat apa yang saya kerjakan. Ada berapa huruf yang saya punya? Apa bentuk kasarnya? Apakah ada pengulangan? Apa ada yang menonjol?

Hal pertama yang langsung terlihat adalah ada dua kata yang membentuk sebuah kalimat yang sama, simpan س didalam سعيد. Ada pola yang kuat disini. Saya membuat beberapa sketsa kasar, dibawahnya, tertulis huruf-huruf yang sama (di kiri atas ada sketsa gambaran untuk melihat apakah ada bentuk lain yang tidak terlihat di dalam kata-kata, meskipun tidak mengarahkan ke manapun). Huruf ي dan د sangat mirip , tapi ع memiliki 2 bentuk berbeda (atas dan tengah), meskipun begitu saya mungkin bisa memaksakan kedua huruf menjadi satu. Saya bisa bermain dalam kesamaannya, dengan س sebagai kartunya, sebuah variasi.  

Rough sketchesRough sketchesRough sketches

Sebuah pola yang berulang memberikan sebuah penguatan pada ide, jadi saya meilhatnya. Kenapa saya tidak membuat sebuah desain pada kata عيد, dengan huruf dengan menambahkan didalamnya perbedaan style atau warna untuk dibaca سعيد sudah pantas ?

Pattern ideaPattern ideaPattern idea

Saya senang sekali dengan ide ini. Ini sangat terlihat bagus tidak hanya sebagai kartu atau cetakan yang besar, tapi juga sebagai pembungkus kertas, contohnya. Ada banyak yang bisa saya lakukan dengan ini. Jadi Saya berangkat lebih dulu. Ini sangat mudah-ini bisa mengambil banyak waktu untuk mensketsa dan memikirkan untuk mencari sebuah komposisi yang tepat. Langkah selanjutnya adalah merubah ide ini dalam bentuk sebuah desain yang detail.

2. Bekerja pada Style

Saya harus memutuskan bentuk yang mau akan mau saya tulis pada عيد , sebagai kata tunggal.

Saya secara sebentar melihatnya dalam bentuk simetri yang sempurna, sebagaimana hal yang paling memungkinkan untuk dibentuk pada huruf-huruf ini, tapi saya putuskan mungkin ini terlalu kaku. عdan ح bisa di bentuk secara simetri dengan natural, ini memang sudah dari bawaan (lihat Anatomy of the Letterforms), tapi sama sekali tidak terstruktur dengan cara yang sama.

Juga, ketika saya suka dengan bentuk simetri, bentuknya itu sangat menarik untuk bekerja dengan "BUT simetri". Maksud saya adalah desain yang hanya bentuk simetri. Itu memberikan sebuah lekukan, sebuah tegangan tampak menarik perhatian, seperti bumbu pada sebuah hidangan. Sketsa saya langsung mengambil jalur ini.

Search for the styleSearch for the styleSearch for the style

Pada poin ini Saya mengambil beberapa referensi kaligrafi untuk inspirasi. Saya balik beberapa buku untuk mencari sebuah bentuk yang menarik untuk ع atau د yang memberikan saya poin untuk memulai. Akan tetapi saya malah lebih tertarik dengan huruf س :

Discovery of an interestign sinDiscovery of an interestign sinDiscovery of an interestign sin

Apa yang membuat saya tertuju dengan huruf ini adalah panjang, ekor yang memanjang, sesuatu yang belum pernah saya temui sebelumnya. Saya bisa melihat penambahan س  dibawah kata dengan panjangnya, ekor yang elegan. Jadi diputuskan. Saya akan memakai ini sebagai langkah awal, dan men desain kata عيد disekitarnya. Ini kebalikan dari apa yang saya pikirkan akan dilakukan, tapi itu bukan hal yang biasa. Sebuah proses yang kreatif tidak selalu lurus-Anda harus bisa terbuka untuk perubahan arah yang tiba-tiba, mundur, atau beberapa ide berbeda yang entah datang dari mana sejalannya waktu.

Itu hanya contoh kecil huruf yang tidak mengandung semua huruf, hanya د. Tapi itu lebih dari cukup yang mana saya tidak mencari untuk menyalin huruf-huruf, hanya mencari ide untuk  bentuk kesuluruhan, dan dari situ membuat huruf dari dalam.    

Accompanying dalAccompanying dalAccompanying dal

Saya membuat sketsa huruf yang saya lihat sebagai contoh, dan mengulanginya untuk melihat metode konstruksi. Di kanan bawah sketsa, saya telah membuat kisi-kisi/garis untuk menggambar huruf, didasari oleh angel klasik: 45º dan 60º.

Fleshing out the lettersFleshing out the lettersFleshing out the letters

Bagaimana cara saya bekerja dengan sudut, mungkin Anda bertanya? Saya memakai buku sketsa garis kotak-kotak saya, dalam hal ini halus dan terbentuk dari titik-titik yang Anda lihat pada lembar di atas. Cara ini membantu: di garis kotak (semisal pada kertas grafik), Anda bisa menggambar sebuah sudut 45º dengan cara menyatukan sudut dari kotak, dan sudut 60º dengan menyatukan sudut setiap kotak yang lain.

Angles on a gridAngles on a gridAngles on a grid

Sekarang waktunya untuk menggambar sesungguhnya.

3. Menggambar Desain

Dalam proses yang ini kemungkinan akan diselesaikan secara digital, menggunakan Adobe Illustrator atau semacamnya, dan kemudian dicetak atau digunakan pada layar. Bagaimanapun, itu tidak terlalu menarik. Saya akan menggunakan teknik lama untuk menciptakan seluruh pola dengan tangan.

Langkah 1

Untuk memulainya, bentuk yang saya pilih menggunakan sudut yang sangat presisi dan sejajar, saya menggambarnya di dalam kertas grafik, yang mana lebih versinya lebih detail dari pada buku sketsa saya yang bergaris titik-titik.

Drawing step 1Drawing step 1Drawing step 1

Ini adalah bentuk sketsa saya, dipindah ke kertas grafik untuk bentuk yang lebih tepat. Di bawah adalah bentuk dekatnya; Anda bisa lihat saya memutuskan untuk membuat 4 kotak sebagai ukuran, dan jarak 3 kotak antara tiap ujung, untuk tambahan setiap sudut yang sudah saya tentukan. Apa yang kita punya di sini adalah setiap garis menghadap ke asal (i.e awal dari garis ketika menulis) adalah pada sudut 60º, dan semuanya yang ke bawah adalah sudut lancip 45º, dan itu sebenarnya sudah terbentuk dengan sendirinya secara konsisten.

Drawing step 2Drawing step 2Drawing step 2

Langkah 2

Saya lalu membuat garis tebal seperti yang terlihat di bawah, yang mana sudah diukur secara horisontal. Pengukuran diagonal terlalu kompleks dan sangat mudah tercampur, jadi kita harus ukur secara horisontal atau vertikal, dengan menggambarkan garis bayangan.

Jadi ini garis tebal, diukur dengan ini, adalah 1.5 kotak, yang mana ini juga sebuah lebar ukuran jarak antara huruf-huruf. Saya lakukan ini pada huruf tengah, huruf ي pertama yang menjadi gigi dan oleh karena itu menjadi acuan kita untuk memulai. Lalu saya aplikasikan ini ke kedua huruf, meskipun bentuk mereka berbeda, mereka (dalam bentuk ini) disambungkan pada dasar batang yang sama sampai pada gigi.

Drawing step 3Drawing step 3Drawing step 3

Langkah 3

Sekarang untuk detail pada huruf د. Huruf di sini berbentuk segitiga, tetapi memiliki ruang di dalamnya yang mana dipisahkan oleh kaki batang segitiga. Saya harus memisahkan ruangan, dan biarkan kaki terbentuk sendirinya dari pemisahan itu.

Sebagaimana ini merupakan ruang dalam (lihat Proportions and Spacing ), saya ingin bentuknya lebih kecil dari pada huruf itu sendiri, ditandai 1 di bawahnya. Mari kita bagi dua dan buatlah menjadi 3/4 dari kotak (tidak sulit untuk menemukannya pada kertas grafik). Dengan ditambahkan garis horisontal yang menegaskan ketebalan pada garis dasar, saya tandai terpisah di dasarnya pada د ruang dalam (2), lalu pada mulut (3). 

Drawing step 4Drawing step 4Drawing step 4

Langkah 4

Saya lalu satukan ujung-ujung, tapi garisnya saya berhentikan ketika menyilang sisi lain dari huruf. Ini adalah seutuhnya huruf د . Sebagaimana Anda lihat pada kiri bawah di mana ada tanda pensil yang tipis, saya bermain pada ide untuk memotong banyak pada kaki yang lancip. Jika saya lakukan, garis potong masih akan mengikuti keseluruhan logika saya dalam bekerja, dan akan jadi pada sudut 60º.

Drawing step 5Drawing step 5Drawing step 5

Langkah 5

Untuk huruf ع ,saya biarkan sedikit mengikuti sistem, karena huruf ini sangat berbentuk yang mana akan terlihat sangat menonjol jika saya mengikutinya secara kasar. Garis 1 jelas akan membentuk garis pada 45º, tapi hubungkan garis 2 secara sederhana menjadi dua point yang butuh disatukan. Catat bahwa pada bagian huruf ini adalah di atas semua "bâ-height" , jadi ini menghidar dengan sendirinya “di atas normal”.

Dari ujung bagian atas saya lalu masukkan sebuah garis "orthodox" untuk menemukan ujung bawahnya dari huruf, dan ع sudah lengkap.

Drawing step 6Drawing step 6Drawing step 6

Ini adalah bagaimana kata عيد sekarang terlihat.

Drawing step 7Drawing step 7Drawing step 7

Langkah 6

Yang tersisa adalah huruf س. Ini adalah detail sketsa saya lagi, menunjukkan bagaimana tergambar di sebuah segitiga.

Drawing step 8Drawing step 8Drawing step 8

Langkah 7

Ujung pada segitiga buka awal dari huruf, jadi saya tidak memakainya untuk menetapkan jarak. Malahan, mengulang ukuran untuk jarak huruf, saya gambar bagian terkecil pada س.

Drawing step 9Drawing step 9Drawing step 9

Langkah 8

Sekarang saya menggambar sebuah garis 45º melalui ujung yang sebelumnya merupakan garis potong atas pada garis bawah. Yang mana mencapai 4-kotak tingginya, itu adalah puncak dari huruf, dan dari situ saya menggariskan satu garis terakir untuk menetapkan sisi panjang pada س.

Drawing step 10Drawing step 10Drawing step 10

Langkah 9

Semua yang tersisa sekarang adalah membuat ruang dalam, pada prosesnya sangat mirip seperti yang kita lakukan dengan د, kecuali saya buatnya lebih kecil, seperempat dari ukuran huruf aslinya. Ini dibutuhkan karena di sini د dan س menduduki ruang yang sama, tapi س memiliki ruang lebih dan banyak gigi.

Drawing step 11Drawing step 11Drawing step 11

Langkah 10

Akhirnya, saya menggambar ekornya dengan tangan. Mengetahui bahwa meskipun saya potong ujung akhhir pada د saya lihat akan sama dengan potongannya dengan huruf س.

Drawing step 12Drawing step 12Drawing step 12

Langkah 11

Sekarang beri tinta semuanya sehingga saya dapat melihatnya menjadi lebih baik.

Drawing step 13Drawing step 13Drawing step 13

Langkah 12

Saya masih ada titik untuk di tempatkan. Saya bebas dengan ukurannya dan tempatnya, jadi saya coba beberapa kemungkinan dengan pensil sebelum menyelesaikannya. Untuk menempatkannya dalam garis lurus, saya tambahkan sebuah garis dari sisi huruf ي sebagai patokan.

Drawing step 14Drawing step 14Drawing step 14

Gambar selesai! Sekarang saya bisa mulai membuatnya.

4. Menjalankan Potongan Akhir

Langkah 1

Saya potong tulisannya dan saya rekatkan pada kartu atau kertas kaku. Ini harus kuat tapi masih mudah untuk dipotong. (Stik lem sangat bagus untuk ini, tapi saya tidak punya satupun di sekitar.)

Execution step 1Execution step 1Execution step 1

Langkah 2

Memakai pisau ukir dengan mata pisau baru, dan penggaris metal untuk memotong, saya potong tulisannya. Sangat mudah untuk memotong titik (dan lengkungan biasa) jika Anda memutar kertasnya, daripada Anda mencoba untuk memutar pisaunya.

Execution step 2Execution step 2Execution step 2

Sekarang ini menjadi sebuah kertas stensil yang bisa saya pakai untuk menggambar motif pada kertas cat air, dan mengulanginya sesuai yang dibutuhkan. Selalu ingat untuk menggambar س disetiap waktu lainnya.

Execution step 3Execution step 3Execution step 3

Langkah 3

Sekarang sisanya hanya memberi warna. Saya warnai عيد dengan ungu, sebagaimana desainnya agak lancip dan kaku dan saya ingin sedikit menghaluskannya.

Execution step 4Execution step 4Execution step 4

Langkah 4

Menyisipkan س mengikuti warna merah yang ditangkap-mata.

Execution step 5Execution step 5Execution step 5

Langkah 5

Untuk titik, saya gunakan warna emas gouache.

Execution step 6Execution step 6Execution step 6

Ini adalah bagaimana semua komposisinya sekarang terlihat….

Semi-finished compositionSemi-finished compositionSemi-finished composition

Langkah 6

Saya bermain dengan ide untuk mengisi ruangan yang kosong dengan Pola Arabesque yang halus, sebagai mana terlihat pada pola dahulu kala (lihat Introduction). Tapi saya rasa ini akan menghilangkan rasa simpel yang baru pada pola ini, dan dalam kasus apapun taste/rasa saya adalah lebih modern, jadi saya putuskan untuk mengambil yang setara dengan modern: percikan!

Execution step 7Execution step 7Execution step 7

Maka inilah hasil akhir dari pola. Bisa disebut perpaduan antara lama dan pengetahuan baru, dengan masukkan yang banyak untuk berpikir diluar dari biasanya.

Finished compositionFinished compositionFinished composition

Latihan

Ini semoga bisa memberikan Anda alat untuk memulai eksplorasi Anda tentang kaligrafi arab sebagai mata pelajaran kreatifitas. Sekarang waktunya Anda untuk menciptakan sesuatu dari diri sendiri, tapi ingat ini hanya permulaan. Ini luas dan dalam sekali, yang mana tidak ada jalan pintas. Jangan merasa tidak percaya diri dengan desain awalmu, karena satu-satunya jalan untuk menjadi lebih baik adalah membuat berbagai kesalahan. Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan dapatkan!

One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads