1. Design & Illustration
  2. Arabic Calligraphy

Kaligrafi Bahasa Arab Kreatif: Proporsi dan Jarak

by
Read Time:14 minsLanguages:
This post is part of a series called Arabic Calligraphy for Beginners.
Creative Arabic Calligraphy: Anatomy of the Letterforms
Creative Arabic Calligraphy: Square Kufic

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sittiana Ana (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Saat mendiskripsikan Alif, saya menyebutkan secara singkat bahwa ia merupakan modul dan pola dasar untuk keseluruhan alfabet. Ini bukan simbolisme belaka, tapi merupakan indikasi titik awal kita saat menciptakan sebuah komposisi dalam Kufi, baik itu kata, kalimat, ataupun keseluruhan alfabet. Karena kita tidak menggunakan naskah formal di mana semua keputusan (tingkat ketinggian, proporsi, jarak) telah dibentuk, kita harus membuat keputusan ini sendiri, dan kita bebas membuatnya konstan diseluruh kerjaan kita, atau menciptakan mereka kembali setiap saat ( cenderung saya lakukan). Hari ini kita akan belajar untuk mengatur aturan dasar naskah kita, dan semuanya dimulai dengan Alif.

Proporsi

Pada tahap ini, kita akan bekerja dengan kerangka struktural huruf kosong di atas kotak di mana masing-masing kotak berisikan 1 unit. Dalam mode ini, Alif berbentuk persegi panjang, dan langkah pertama kita adalah menentukan proporsinya. Contohnya:

Alifs in various proportionsAlifs in various proportionsAlifs in various proportions

Mari menuju ke yang terakhir di sebelah kanan. Lebarnya adalah 1 dan tingginya 6. Ini adalah "tinggi Alif” kami (istilah dari tipografi Barat) dan itu merupakan ketinggian maksimum untuk skrip kami. Ingat hanya Lâm dan Tâ 'yang bisa mencapai ketinggian yang sama. Lebarnya juga merupakan lebar garis untuk semua garis vertikal dan horizontal (untuk saat ini). Perhatikan juga bahwa Alif berdiri di garis dasar (satr al-kitâba), yang harus selalu kita ingat.

Selanjutnya, kita harus menetapkan ketinggian sekunder, yang kita sebut dengan tinggi bâ. Ini merupakan tinggi untuk huruf bergigi dan berlekuk (seperti ب ج س ر). Tidak ada aturan mengenai seberapa tinggi hal itu dapat terjadi, kecuali bahwa itu harus lebih rendah daripada tinggi alif; namun, ia perlu diselaraskan dengan tinggi huruf-huruf lainnya, dan hal ini bergantung pada jarak seperti yang akan kita lihat nanti. Jadi untuk saat ini, biarkan kami menetapkannya secara tentatif pada ketinggian 4. Kita bisa merevisinya nanti- desain jarang menjadi proses linier, tapi ia merupakan perpindahan bolak balik antara variabel sampai kita merasa senang dengan hasilnya.

Setting the ba-heightSetting the ba-heightSetting the ba-height

Ketika ia menjadi huruf kotak (seperti ص ط), maka kita harus bekerja dengan dua horizontal dan ruang di antara mereka. Dalam grid sederhana yang kami gunakan, ia berada pada ketinggian 3 unit, tidak lebih dan tidak kurang, karena di dalam kotak, ruangnya bisa meregangkan secara horisontal tapi tidak secara vertikal.

Boxed lettersBoxed lettersBoxed letters

Kita bisa melihat bahwa jika kita mempertahankan tinggi bâ kita seperti yang kita tetapkan sebelumnya, ia tidak berada pada tingkat yang sama dengan kotak-kotaknya. Kita bisa menurunkan ketinggian bâ, atau menerima perbedaan tingkat. Jenis huruf selanjutnya bisa membantu kita dalam membuat keputusan.

Huruf-huruf melingkarmemberikan fleksibilitas tertentu, karena mereka bisa meregang secara vertical (tapi tidak secara horizontal). Beberapa dari mereka (ق ف) melibatkan tiga horizontal dan dua ruang, dan oleh karena itu bisa mencapai ketinggian 5 atau lebih. Namun, kami bisa melupakan "bagian leher" huruf-huruf tersebut dan membuat mereka tetap dekat dengan garis dasar karena huruf melingkarlainnya perlu menjadi (و م), membuat tinggi mereka turun ke 3 atau lebih.

Looped lettersLooped lettersLooped letters

Untuk mengetahui hal ini, kita bisa melakukan tiga cara:

Kemungkinan 1: Batasi semua huruf non-naik ke ketinggian yang sama,  harus beradapa pada ketinggian terbaik yang  sesuai dengan huruf paling fleksibel (dalam hal ini, huruf kotak):

Alif-height plus one levelAlif-height plus one levelAlif-height plus one level
Tinggi Alif ditambah satu level.

Pengaturan seperti ini memiliki kualitas statis, dan dapat dilihat sebagai sesuatu yang parah, namun ia juga menetapkan ruang persegi panjang yang rapi di antara dua Alif, yang dapat menerima ornamen dalam bentuk Arab atau lebih banyak tulisan, mungkin dengan gaya yang lebih kecil dan kontras. Hal ini juga berguna bila kita ingin mengisi sebuah area secara merata dengan tulisan, karena susunan yang lebih bergerigi akan meninggalkan ruang kosong yang sulit untuk diisi.

Kemungkinan 2: Jika keaktifan dan kontras lebih yang diinginkan, loop dapat diangkat dari garis dasar sementara huruf kotak dan huruf bergigi dibuat berada pada ketinggian yang sama. Kami  memiliki tiga tingkat: tinggi Alif, huruf yang paling rendah, dan sesekali keluar dari huruf yang dilingkarkan, dan hasil yang sangat musikal bahkan sebelum kita membentuk dan memperbaiki huruf itu sendiri.

Alif-height plus two levelsAlif-height plus two levelsAlif-height plus two levels
Tinggi Alif ditambah dua level.

Hal ini dapat diamati dalam contoh sejarah di bawah ini, manuskrip Kufi awal. Garis dasar berwarna hitam dan garis hijau menunjukkan masing-masing tingkat huruf kotak dan huruf bergigi, dan tingkat huruf melingkar(kecuali untuk Mîm, seperti telah kita lihat, tidak dapat diangkat, melainkan didorong lebih rendah pada garis dasar).

Levels in early KuficLevels in early KuficLevels in early Kufic

Kombinasi lainnya mungkin dilakukan. Misalnya, Kufic Timur di bawah ini membuat kotak tetap rendah namun memiliki loop dan gigi pada satu tingkat.

Levels in Eastern KuficLevels in Eastern KuficLevels in Eastern Kufic

Berikut adalah prasasti yang mengelompokkan kemungkinan 1 dan 2. Ruang terbatas menghasilkan tinggi alif sama dengan tinggi beberapa huruf melingkar dan huruf bergigi (ditunjukkan oleh tepi kotak tempat di mana prasasti diukir). Namun, perhatikanlah dengan teliti bagaimana segala sesuatu yang lain sesuai dengan satu tingkat lainnya (garis biru). Hasil akhir memiliki kekokohan dari dua tingkat ketat, namun pergerakan huruf-huruf tersebut terus berlanjut dan memberikannya kehidupan.

Unusual shortening of the alif-heightUnusual shortening of the alif-heightUnusual shortening of the alif-height

Kemungkinan 3: Ini sebenarnya tidak harus dilakukan! Sebuah hiruk pikuk visual dimana setiap tipe huruf memiliki tinggi sendiri, dan tidak ada jejak konsistensi atau keharmonisan yang tersisa. Kecuali anda mencari efek. Pastikan untuk tidak terjerumus ke dalam kekeliruan ini.

Too many levelsToo many levelsToo many levels
Terlalu banyak tingkatan!

Hal ini berguna untuk menghindari hal semacam ketidakonsistensian yang menggelegar dan lain-lainnya, sehingga kita membentuk skrip secara keseluruhan, bukan mendesain huruf secara terpisah satu per satu.

Ada satu tingkat yang tersisa untuk ditetapkan, yaitu turunan (ekor) di bawah garis dasar. Karena hanya ada satu, maka itu merupakan keputusan sederhana. Contoh sejarah di bawah ini menunjukkan bagaimana turunan muncul di semua tingkat, apakah mereka adalah jenis gaya awal yang sangat dekat, atau mangkuk bundar terbuka lebar dari Kufic berikutnya.

DescendersDescendersDescenders
Various levels of descendersVarious levels of descendersVarious levels of descenders

Ekor Wâw و  dan Râ' ر  bukanlah turunan yang benar, dan hal ini membuat mereka bebas (agak seperti kebebasan relatif dari perilaku anak-anak yang sedang menikmati sesuatu). Terkadang, seperti yang terdapat pada dua contoh pertama di atas, ekor-ekor tersebut berada di garis dasar; Lebih jarang lagi, dalam komposisi terkondensasi, mereka berbagi tingkat turunan; sering mereka ada di mana saja di antara garis dasar dan tingkat turunan, tetapi mereka tidak pernah menjadi lebih rendah, dan biasanya kurang substansial – lihat garis rambut pendek و dan ر pada contoh ketiga di atas.

Jarak

Ada tiga jarak yang perlu dipertimbangkan: ruang antara dua huruf (singkatnya, kita akan menyebutnya letterspace), ruang dalam huruf (Innerspace, misalnya antara gigi س, atau di dalam bundaran ف), dan ruang antara dua kata (wordspace). Perlakuan yang paling sederhana adalah membuat mereka semua sama. Mari kita mulai dengan ini dan lihat hasilnya.

Equal spacingEqual spacingEqual spacing

Ada beberapa masalah dengannya bahkan jarak. Saya akan tunjukkan satu per satu dan tawarkan solusi untuknya.

Problem 1Problem 1Problem 1

1. Keempat gigi Ini seharusnya menjadi apa?

Jika anda berbicara dan membaca dalam bahasa Arab, anda mungkin telah mengenali kata seperti بساط الريح ( "karpet terbang"), tetapi bagaimana jika anda tidak begitu fasih, atau kata tersebut terasa ambigu (yang biasanya terjadi ketika diakritik tidak digunakan), atau kita hanya melihat pengelompokan ini di luar konteks? Dalam hal ini, huruf-huruf tersebut tidak bisa dibuat. Ia bisa menjadi سبا semudah بسا, atau permutasi dari يبتنا.

Dengan jelas, kita kemudian harus memperjelas bahwa gigi pertama berdiri sendiri dan diikuti oleh tiga gigi satu Sîn. Sîn dapat dibuat berbeda dengan cara memperlakukan bentuknya sebagai satu unit, dan saya akan merujuk anda ke pelajaran kita sebelumnya Anatomi letterforms untuk contoh yang baik mengenai hal ini. Namun, pada tingkat jarak murni, solusinya adalah dengan mengurangi innerspace sehingga ia terbaca sebagai unit yang terpisah dari huruf berikutnya:

Problem 1 solvedProblem 1 solvedProblem 1 solved

Ini tidak dilakukan secara semena-mena, karena kami ingin membuat semua proporsi dalam skrip kami terkait satu sama lain. Dalam kasus ini, innerspace Sîn berbentuk setengah letterspace, dan ia dapat menghilangkan ambiguitas di sekitar huruf tersebut: ketiga gigi itu saling berdekatan dan terpisah dari huruf sebelumnya dan huruf setelahnya.

Problem 2Problem 2Problem 2

2. Kata-kata Terlalu Dekat Bersama

Kita bisa mengatakan bahwa Tâ' ط merupakan huruf terakhir dari kata, berdasarkan fakta ia tidak berhubungan dengan Alif yang mengikutinya, tetapi mereka secara problematis saling berdekatan. Masalahnya bukanlah terletak pada jarak itu sendiri, tapi kenyataan bahwa tidak terdapat kontras antara jarak huruf dan jarak kata-kata, dan oleh karena itu petunjuk visual yang mengumumkan di mana seseorang berakhir dan yang lainnya memulai pun tidak ada.

Untuk mengatasi masalah ini, haruskah kita mendorong kata kedua, atau menarik Tâ 'lebih dekat ke kata pertama? Beginilah tampilan masing-masing mereka:

Problem 2 solvedProblem 2 solvedProblem 2 solved

Untuk kata بساط, solusi pertama terasa sulit. Pada bagian kedua, perbedaan antara kata-kata telah ditetapkan dengan cukup baik, namun Tâ 'terlihat terlalu jauh dari huruf lainnya. Seperti di atas, mengurangi setengah ruang huruf telah meningkatkan adhesi kata tersebut dan hal itu sudah cukup untuk menyelesaikan masalah kita. Dengan napas yang sama, kami telah temukan bahwa ketika dua huruf tidak terhubung, ruang huruf mereka terlihat lebih lebar dari pada dua huruf penghubung, dan itu mungkin perlu dikurangi (cocokkan ia dengan innerspace akan membuat konsistensi tetap terjaga).

Yang membawa kita ke masalah ketiga kita:

Problem 3Problem 3Problem 3

3. Alif Terlihat Terputus Dari Lâm

Ini adalah masalah yang sama dengan Tâ ', yang ditekankan oleh sifat tinggi kedua huruf tersebut. Alif-Lâm, pasangan berulang yang sering mucul dalam huruf dalam bahasa Arab, selalu ada saat ditempatkan saling berdekatan daripada letterspace default, dan hal ini berlaku untuk huruf  berbentuk Alif bahkan ketika mereka terhubung, seperti dua Lâm berturut-turut لل, atau Ta' yang diikuti oleh Lâm atau Alif طل طا.

Begitu kita menyesuaikan jarak Alif-Lâm - dan saat kita melakukannya, kita juga menyesuaikan ruang huruf antara Râ 'dan Yâ', yang merupakan contoh lain dari huruf yang tidak terhubung - beginilah tampilan keseluruhannya:

Problem 3 solvedProblem 3 solvedProblem 3 solved

Jaraknya:
Letterspace = 1 unit
Innerspace = 1/2 unit
Wordspace = 1,5 unit

Apakah ini satu-satunya cara yang benar untuk memberi ruang pada dua kata ini? Tidak! Misalnya, guna menjaga hubungan yang sama, kita bisa mengalikan semua ruang dengan dua:

Increasing spacing proportionatelyIncreasing spacing proportionatelyIncreasing spacing proportionately

Ingat juga bahwa kita telah bekerja dengan huruf-huruf yang sangat kosong dan berbentuk persegi. Apakah bentuk huruf itu lebih melengkung, atau penuh hiasan, atau segitiga seperti di Kufi Timur, kita akan temukan hubungan jarak berbeda yang terlihat lebih baik. Setelah mengerjakan beberapa kata ini, kita memiliki sistem yang bisa kita terapkan di seluruh proyek, hanya dengan mengawasi pasangan huruf khusus lainnya yang mungkin bakal muncul.

Saya akan melangkah lebih jauh lagi (opsional), karena ada satu hal terakhir yang mengganggu saya sekarang bawha kita telah menetapkan semua ruang: innerspace Tâ' terlihat terlalu besar sekarang hingga berukuran 1/2 unit. Hal yang sama juga berlaku untuk ruang antara garis dasar dan ekor kembali Hâ '. Jadi, saya akan terus maju dan menyesuaikan ketinggian ini, guna menunjukkan proses bolak balik yang saya sebutkan sebelumnya. Saya juga bisa memutuskan untuk menurunkan tinggi bâ ke tingkat yang sama, atau sebaliknya meningkatkannya satu unit lagi untuk membuat kontras yang lebih kuat... Ada banyak ketetapan berdasarkan preferensi pribadi atau sifat proyek yang dilakukan di sini, sampai sesorang benar-benar puas. Saya akan berhenti pada penyesuaian Tâ, dan selesailah sudah:

Final versionFinal versionFinal version

Kreativitas dalam Grid

Setelah semua ketetapan dalam proporsi dan jarak dibuat, anda memiliki dasar sistem, grid, yang dapat anda terapkan guna mencapai konsistensi dan keharmonisan. Apakah itu berarti anda harus mengikutinya dengan teguh? sekalagi, tidak!

Pertama, anda harus letakkan teks sesuai dengan aturan, karena langkah ini merupakan fondasi yang sangat dibutuhkan untuk sebuah proyek, dan kemudian anda gunakan penglihatan dan sensibilitas anda untuk melakukan penyesuaian. Teks-teks sejarah penuh dengan improvisasi kreatif yang mampu mengubah grid dan membuatnya terlihat lebih indah, tanpa pernah merusak aturannya. Berikut adalah beberapa contoh huruf di mana bentuk dan/atau ketinggian nya telah diubah agar terciptakan ligatur yang lebih elegan:

Creative variationsCreative variationsCreative variations

Latihan

Di bawah ini adalah kalimat dalam bentuk yang tidak menyenangkan: سلامة الانسان في حفظ اللسان ("Keselamatan seseorang berada pada keteguhan lidahnya", Lebanon pepatah)

ExerciseExerciseExercise

Kerjakan pada kertas grid (anda dapat mencetak Basic-grid.pdf yang terlampir) dan ikuti langkah-langkah dalam pelajaran ini, gambar kalimat itu kembali dengan proporsi dan jarak yang disesuaikan. Tidak ada satu cara yang benar untuk menulisnya, jadi anda bisa coba berbagai kemungkinan. Ingatlah untuk memperhatikan:

  • terlalu banyak tingkatan
  • ketidakkonsistensian innerspace
  • peregangan ruang dalam kotak atau lingkaran ke arah yang salah
  • lebar garis yang tidak merata
  • jarak ambigu
  • Huruf-huruf yang ditempatkan pada garis dasar- lihat Anatomi letterforms bila ragu

Dua solusi yang mungkin dapat dilihat di Solution1.pdf dan Solution2.pdf.

One subscription.
Unlimited Downloads.
Get unlimited downloads