Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Illustration

Membuat Seekor Gorila Papan Luncur

by
Difficulty:IntermediateLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Diana Mufi Pratiwi (you can also view the original English article)

Penggunaan sensitifitas tekanan telah membuat banyak project saya menjadi jauh lebih mudah dan saya mampu menyelesaikannya dengan sangat cepat. Di dalam tutorial ini saya akan menunjukkan kamu cara saya menggunakan sensitifitas tekanan juga hal-hal lainnya seperti penggunaan simetri dalam sebuah gambar dan sebuah ide kasar tentang cara saya memisahkan warna.

Kamu bisa menemukan file sumber dalam direktori berlabel "source" yang ada bersama file yang kamu unduh. Kamu mungkin ingin melihat-lihat secara singkat sebelum kita mulai.

Peralatan

Ini adalah semua benda yang saya gunakan ketika mengerjakan sebuah desain.

  • Macbook dengan OSX Snow Leopard
  • Adobe Illustrator CS4
  • Wacom Intuos3 Drawing Tablet<
  • Itunes (Saya tidak bisa berkerja tanpa mendengarkan musik)

Langkah 1

Bagian ini sangat mudah, cukup buka Illustrator dan klik "Print Document."


Sekarang pilih sebuah nama untuk file kamu juga atur dimensinya. Saya biasanya berkerja dalam kanvas ukuran 15in x 22in untuk semua desain saya.



Langkah 2

Saya telah mencantumkan sebuah paket brush dengan tutorial ini. Untuk memasang paket brush, cari dimana Illustrator disimpan pada komputer kamu, klik itu lalu lalu klik pada folder Presets. Lalu cari folder brushes dan tarik atau simpan brush dalam folder tersebut. Saya biasanya hanya menggunakan 2 brush terakhir, namun telah menambahkan yang lainnya jika kamu ingin mencobanya.


Sekarang jika kamu tidak mengaktifkan sensitifitas tekanan pada Illustrator, dobel klik tombol paintbrush dan kemudian buat jendela kamu tampak seperti punya saya.



Langkah 3

Sekarang melakukan hal yang menyenangkan. Saya biasanya memulai dengan brush paling akhir dalam paket brush dan kemudian mulai menggambar. Gambarkan apapun yang kamu inginkan, untuk tutorial ini saya menggambar beberapa jenis gambar dengan gorila di dalamnya. Saya biasanya memulai dengan bentuk dasar untuk mendapatkan ide kasar tentang layout dan dimana semuanya mengarah. Ini hendaklah sangat dasar, ini akan bertindak sebagai sketsa untuk desain ini.



Langkah 4

Setelah kamu meletakkan semuanya, pilih semua dan buat itu memiliki warna berbeda selain hitam, saya biasanya membuat ini pada sketsa biru. Sekarang kunci layer dan buat layer baru di atas ini. Ini adalah layer dimana kita akan menambahkan beberapa detail, di dalam layer ini saya menambahkan beberapa pakaian.



Langkah 5

Setelah kamu selesai menambahkan beberapa detail dasar, pilih semua garis tersebut dan buat mereka memiliki warna berbeda. Untuk layer ini saya membuat semua garis berwarna pink. Sekarang kunci layer tersebut, dan buat layer baru lainnya. Gambar utama tampak sedikit terlalu manusia, jadi dengan layer ini saya akan menambahkan beberapa fitur kasar gorila pada gambar seperti wajah dan rambut gorila.


Setelah kamu selesai menambahkan fitur, pilih semua garis tersebut dan buat mereka memiliki warna berbeda, untuk layer ini saya membuatnya berwarna ungu.


Langkah 6

Sekarang 3 layer yang baru saja kita buat akan bertindak sebagai sketsa dasar untuk keseluruhan desain. Memiliki ini lebih memudahkannya ketika kamu mulai benar-benar mendesain karena cukup banyak keputusan sulit yang telah dibuat dan yang perlu kamu lakukan berikutnya adalah mencemaskan tentang gambar.

Buka kunci semua layer yang baru saja dibuat, pilih semua dan opacity. Saya mengubah Opacity menjadi sekitar 50, melakukan ini membuat garis aktual yang akan kamu gambar berikutnya menjadi lebih mudah dilihat, dan tetap memungkinkan kamu untuk melihat ini di bawah sketsa.


Sekarang apa yang akan kamu lakukan sekarang adalah membuat layer baru, layer ini akan bertindak sebagai layer garis. Saya akan menamainya "lines" untuk menghindari kebingungan nantinya, karena kamu akan berakhir dengan banyak layer dan akan membantu untuk mengetahui isi tiap layer.


Sekarang klik brush tool, pastikan opacity diatur menjadi 100%, pilih warna untuk goresan (saya memilih hitam) dan mulai gambarkan pada Layer 4 di atas sketsa.



Langkah 7

Saya tidak bisa lebih menekankan lagi betapa pentingnya bobot garis ketika menggambar. Kebanyakan karya seni saya tergantung pada bobot garis, itu membuat sesuatu jauh lebih menarik. Itu juga membantu ketika menggambar rambut. Dengan rambut, saya pada dasarnya hanya mulai menggambar beberapa garis mengalir untuk memberikan ide rambut.


Dan kemudian saya menghubungkannya. Sangat penting bahwa sebelum kita mulai mewarnai agar kamu tidak memiliki jalur yang terbuka!



Langkah 8

Untuk lebih banyak bentuk geometris, pen tool dan anchor tool bisa menjadi teman terbaikmu. Saya ingin menggambar sebuah topi pada gorila, dan saya ingin moncong tampak mulus dan melengkung. Sekarang jika kamu tidak memiliki tangan yang stabil, itu akan tampak sedikit menjorok, namun kita bisa memperbaiki ini!


Kamu lihat titik-titik tersebut di sekitar pinggiran, ada terlalu banyak. Kita bisa menghilangkan ini dengan menggunakan Pen Tool, dan dengan mengklik tiap titik yang tidak perlu akan menghapusnya.


Dan dengan menggunakan Direct Selection tool dan mengklik pada anchor point dan mengubah sudut, kamu akan mampu mendapatkan sebuah bentuk yang mulus...


...seperti ini!



Langkah 9

OK, sekarang hanya dengan garis-garis dasar ini, semuanya mulai tampak sangat hambar, kita bisa mengubahnya. Apa yang ingin kamu lakukan terlebih dahulu adalah mengunci layer lines, dan kemudian membuat sebuah layer baru bernama "details." Ini dimana kamu akan bisa memberikan lebih banyak tekstur dan kedalaman pada gambar.


Pada layer ini saya menggunakan campuran brush tool dan blob brush tool. Blob brush tool bagus untuk pewarnaan dalam area hitam yang besar.


Di sini pada dasarnya kamu bisa menggila, menambahkan apapun yang kamu inginkan pada desain untuk membuatnya menarik!


Layer ini bagus untuk menambahkan garis dalam rambut. Tidak ada metode nyata agar rambut tampak benar, saya hanya menambahkan garis dimana pun saya merasa perlu.


Seperti saya katakan sebelumnya, untuk pengisian dalam area hitam, blob brush bagus. Lihat di bagian bawah baju pada lengan, saya ingin menambahkan beberapa bayangan untuk memberikan kedalaman.


Saya mulai menggambar sebuah bentuk dasar dengan blob brush dimana saya ingin area hitam mengarah...


...dan lalu saya mengisinya!


Ini adalah apa yang saya miliki sejauh ini


Ini tampilan layer lines ketika dipisahkan.


Dan di sini adalah tampilan layer details ketika dipisahkan.



Langkah 10

Sekarang kita akan mengerjakan latar belakang. Untuk ini, kita akan membuat sebuah layer garis dan detail terpisah untuk latar belakang.


Cukup gambarkan salah satu sisi latar belakang. Saya ingin agar sisi kanan desain tampak persis seperti kiri untuk menambahkan simetri dalam desain. Ingatlah untuk menggambar "garis" pada layer lines dan "detail" pada layer details.



Langkah 11

OK sekarang apa yang akan kita lakukan adalah menduplikasi sisi kiri latar belakang dan memindahkan itu ke sisi kanan. Apa yang ingin kamu lakukan adalah membuat salinan kedua layer latar belakang.


Kunci layer latar belakang asli. Lalu pilih semua garis pada layer background copy dan kemudian pantulkan mereka...


Ketika kamu mengklik reflect, jendela ini akan muncul, membuatnya tampak seperti ini.


Dan kemudian pindahkan semuanya ke kanan.


Namun sekarang kita memiliki sebuah permasalahan, ada beberapa area kosong dalam desain.


Apa yang akan kamu ingin lakukan, adalah mengisi itu dengan garis dan hitam, dengan tetap mengingat bahwa kamu meletakkan "garis" pada layer lines dan "detail" pada layer details. Itu hendaklah tampak seperti ini.


Dan sekarang kamu ingin memadatkan layer, hanya untuk membersihkan sedikit. Terapkan Merge pada layer lines Background dengan layer lines Original, dan lakukan yang sama pada details.


Dan untuk semakin membersihkan, gabungkan layer lines Background dengan layer lines Regular, dan kemudian lakukan yang sama untuk details.



Langkah 12

Sekarang, saya telah membahas bagaimana saya mewarnai dalam tutorial terakhir saya, "Pembuatan Monster Vector Bersayap," namun saya akan sedikit membahasnya lagi di sini. Pilih Live Paint Bucket dari area tool.


Kunci semua layer selain layer line dan buat duplikatnya. Beri nama duplikat tersebut "base" dan kemudian kunci layer "lines".


Saat berada pada layer "base" yang tidak terkunci, pilih semua dan kemudian dengan memilih live paint bucket, klik pada gambar. Jendela ini mungkin akan muncul, dan jika demikian, cukup teruskan dan klik ok.


Dengan tetap memilih semuanya, pilih Selection Tool dan kemudian pindah ke bagian atas bar menu dan buat warna berubah dari ini...


...menjadi ini.


Layer ini akan bertindak sebagai template untuk semua layer warna. Untuk tiap warna yang kamu inginkan, kamu akan ingin menduplikasi layer "base", dan kemudian menamai ulang itu entah sebagai warna, bagian tubuh atau apapun yang kamu inginkan.



Langkah 13

Baiklah, jadi sekarang kita benar-benar mulai ke pewarnaan! Sambil berada pada layer duplikat, saya telah menamai dengan "hair," pilih Live Paint Bucket lagi.


Sekarang pilih warna kamu, entah dari sebuah swatch...


...atau membuat sendiri


Saya memilih ungu, hanya untuk sekarang, namun saya berakhir dengan segera mengubahnya.


Berikut warna datar dasar saya.


Saya benar-benar tidak menyukai tampilannya pada warna putih, sehingga saya akan membuat sebuah layer baru di bawah "layer base" dan menggambar sebuah bujur sangkar hitam untuk bertindak sebagai warna latar belakang gambar.


Berikut ini tampilan jendela layer saya setelah saya memilih semua warna datar dasar.


Jika kamu ingin menambahkan beberapa kedalaman dengan bayangan atau sorotan pada gambar, cukup tambahkan layer baru (bukan dengan layer "base") dan letakkan itu di atas layer yang sedang kamu gambar.


Kemudian pilih Pen Tool...


...gambarkan sebuah bentuk dan isi itu dengan warna.


Saya tidak yakin dengan saya rasakan tentang ini, namun saya bisa selalu membuang itu nanti.



Langkah 14

Saya ingin sedikit bermain-main lagi dengan warna. Ada cara mudah untuk melakukan ini. Pertama, buka kunci semua layer warna dan kemudian pilih semua.


Klik tombol Recolor Artwork. Itu adalah tombol lingkaran yang tampak aneh!


Jendela ini akan muncul. Ini menunjukkan semua warna yang sedang ada dalam gambarmu, untuk mengubah warna, klik tab edit.


Ini adalah apa yang akan muncul, dan kemudian cukup pindahkan lingkaran kecil di sekitar dan itu akan mengubah warna pada gambar tepat di hadapanmu.


Ini adalah warna-warna yang akhirnya saya pilih. Saya ingin menggunakan lebih sedikit warna untuk membuatnya sedikit tampak retro. Seperti yang kamu bisa lihat saya mengambil bayangan dan sorotan, namun ini hanyalah preferensi pribadi dan benar-benar tergantung pada jenis desain apa yang ingin kamu lakukan.


Setelah semua ditentukan, jika kamu ingin, kamu bisa menambahkan beberapa elemen latar belakang. Saya menambahkan percikan di belakang untuk membuat gambar sedikit lebih menarik.


Setelah kamu selesai, simpan itu. Semoga kamu telah menyimpannya sepanjang keseluruhan proses desain...Saya sendiri tidak cakap akan hal itu!


Langkah 15

Sekarang dalam bagian ini, saya akan menunjukkan kamu sedikit tentang bagaimana memisahkan warna. Apa yang ingin kamu lakukan pertama kali, adalah Save As dan beri nama itu dengan sesuatu yang berbeda dari yang asli. Saya menamai semua file terpisah dengan akhiran "_ex", "ex" merupakan kependekan dari expanded (diperluas).


Sekarang apa yang akan kamu lakukan pada tiap layer secara terpisah (dengan memastikan semua layer terkunci selain yang sedang kamu ubah) adalah menerapkan Expand tiap layer. Ini sangat penting, khususnya ketika kamu mengirimkan file ke klien. Klien yang kamu kirimkan mungkin tidak memiliki brush yang sama dengan yang ada dalam komputer kamu, dengan dengan memperluas, itu membuat tiap garis sebagai obyek itu sendiri.


Sekarang pilih semua layer (selain latar belakang hitam).


Klik tombol di sudut kanan jendela layers, dan pilih Merge Selected.


Itu akan menggabungkan setiap layer menjadi satu layer. Untuk lebih menggabungkan itu, buka jendela Pathfinder dan pilih Merge.


Sekarang duplikasikan layer untuk sebanyak warna yang ingin kamu miliki pada bagian ini. Saya suka menduplikasikan beberapa lagi dalam hal saya melewatkan sebuah warna atau mengacaukannya.


Sekarang pisahkan tiap layer dengan menguncinya, namun biarkan satu terbuka. Dengan menggunakan Direct Selection Tool pilih warna dari desain (saya biasanya mulai dengan hitam) dan kemudian pilih warna isi yang sama.


Lalu pilih inverse, dan kemudian tekan delete.


Apa yang dilakukan ini adalah menghapus semua selain hitam dalam bagian tersebut. Sekarang pindah ke layer berikutnya, pilih warna berbeda dan ulangi beberapa langkah sebelumnya. Pada akhirnya kamu akan memiliki warna terpisah pada tiap layer (hapus layer duplikat yang tidak kamu perlukan). Simpan file dan kamu telah selesai!

Sekali lagi ini adalah tampilan akhir dengan gambar final, klik gambar untuk memperbesar.



Kesimpulan

Setelah semuanya selesai, kamu siap untuk mengirimkan file ini. Jika klien ingin melihat itu dalam model kaos, buka di Photoshop dan tempelkan pada sebuah kaos.


Sekarang kamu telah selesai, kamu kamu ingin menambahkan beberapa font funky atau sesuatu pada desain. Juga, dengan tiap warna pada layer tersendiri, itu jauh lebih memudahkan untuk mengubah warna desain jika kamu atau klien mengiginkannya. Saya harap kamu lebih banyak belajar dengan tutorial ini, saya mencoba membahas beberapa hal berbeda yang tidak saya lakukan dalam tutorial terakhir saya juga menunjukkan kamu cara saya menggunakan sensitifitas tekanan dalam Illustrator. Saya harap kamu menikmatinya, sekarang buatlah beberapa desain keren!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.