7 days of PS Actions, graphics, templates & fonts - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Graphic Design

Membuat Poster Piala Dunia Retro Dalam Adobe InDesign

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating

Piala Dunia FIFA 2014 dimulai musim panas ini. Tidak diragukan semua mata akan tertuju pada Brazil dimana tim internasional bersaing untuk meraih trofi sepakbola tertinggi.

Apakah kamu akan menghadiri pesta atau acara Piala Dunia? Poster merupakan cara yang tradisional namun ampuh dalam mengiklankan acaramu. Di dalam tutorial ini kamu akan belajar cara membuat sebuah poster retro dengan menggunakan InDesign. Terima kasih banyak bagi Sergey Kandakov untuk ilustrasi vector fantastis yang digunakan dalam poster di sini. Kamu bisa belajar cara membuat sendiri karya seni pemain sepak bola dalam tutorial pemain sepakbola retro oleh Sergey.

1. Atur Layout Poster dalam InDesign

Langkah 1

Buka InDesign dan pilih File > New Document. Dalam jendela New Document atur Intent menjadi Print dan atur No. of Pages menjadi 1Deselect Facing Pages. Pada Page Size pilih ‘A3’. Atur Portrait Orientation sebagai default.

Langkah 2

Atur Margins pada semua sisi menjadi 10 mm dan atur Bleed all round menjadi 3 mm. Klik OK.

2. Membuat Tekstur Latar Belakang Pada Poster

Layer seringkali tidak dimaksimalkan penggunaannya dalam InDesign, sementara pembuatan dan penggunaan Layers jauh lebih dikenal para pengguna Photoshop. Kita akan membuat 10 Layer secara bertahap sepanjang tutorial ini. Ini memungkinkan kita untuk membuat sebuah poster dengan lebih mendalam, dan menerapkan efek dengan mudah pada elemen individu pada desain. Pertama-tama, kita akan menampilkan latar belakang kertas bergaya vintage pada poster.

Langkah 1

Buka panel Layers jika belum terbuka (Window > Layers).

Klik pada icon Create New Layer di kanan bawah panel LayersDobel klik nama default ‘Layer 1’ dan namai ulang menjadi ‘Paper Background’.

Langkah 2

Tampilkan frame baru dengan menggunakan Rectangle Frame Tool (F) dan perluas tepi menuju tepi Bleed. Pilih File > Place dan pilih sebuah gambar kertas tekstur. Di sini, saya menggunakan gambar background bertekstur dari Photodune. Klik Open.

Gunakan icon Fill Frame Proportionally di kontrol panel atas untuk menyusun gambar, dengan memastikan tidak ada tepi kertas yang muncul pada dokumen. Kamu hanya ingin menggunakan gambar ini untuk membuat tekstur latar belakang.

Langkah 3

Dengan memilih frame gambar pilih Object > Effects > Transparency dan pilih Soft Light dari menu drop-down Mode. Atur Opacity menjadi sekitar 50%.

3. Membuat Warna Latar Belakang Untuk Membuat Poster Menonjol!

Langkah 1

Kembali ke panel Layers dan, untuk saat ini, lock Layer Paper Background dengan mengklik ruang di sebelah icon Mata.

Gunakan icon Create New Layer untuk membuka Layer baru. Namai ulang layer baru ini Color Background dan Klik OK.

Langkah 2

Buat frame baru dengan menggunakan Rectangle Tool (M) dan seperti sebelumnya perluas tepi frame menuju tepi Bleed pada semua sisi.

Buka panel Swatches (Window > Swatches) dan klik pada icon New Swatch di bagian bawah panel. Buat CMYK Swatch baru dengan nilai C=74, M=7, Y=14, K=0, dan namai ulang Swatch ini sebagai ‘Background Blue’.

Dengan memilih frame baru atur Fill menjadi Background Blue dan Stroke menjadi [None].

Pilih Object > Effects > Transparency dan atur Mode menjadi Normal dan Opacity menjadi 55%. Klik OK.

Dengan memilih frame pilih Edit > Copy.

Langkah 3

Kembali ke panel Layers dan kunci layer Color Background. Seperti sebelumnya buat New Layer dan namai ulang sebagai Color Background - Gradient.

Pilih Edit > Paste in Place. Dengan memilih frame biru kedua, pilih Object > Effects > Transparency.

Sesuaikan Opacity dari 65% menjadi 55%.

Langkah 4

Di bagian kiri bawah jendela Effects klik Gradient Feather. Atur Angle menjadi -131 degrees dan Type menjadi Linear. Mainkan Gradient Stops untuk membuat sebuah efek gradien halus yang bercabang dari sudut kiri bawah poster.

4. Membuat Frame Bergaya Vintage Untuk Poster

Langkah 1

Kembali ke panel Layers dan Lock Layer Color Background - Gradient. Buat Layer baru dan beri nama Frame.

Buat frame baru dengan menggunakan Rectangle Tool (M). Perluas tepi menuju tepi dokumen (bukan menuju tepi Bleed) dan atur Fill menjadi [None] dan Stroke menjadi [Paper].

Buka Stroke Panel (Window > Stroke) dan atur Weight frame baru menjadi 6 mm. Pada Align Stroke pilih Align Stroke to Inside. Atur Type menjadi Solid.

Langkah 2

Gunakan Rectangle Tool (M) untuk membuat frame 297 mm dalam Width dan 52 mm dalam Height. Atur Fill menjadi [Paper] dan posisikan ini di atas poster, terletak pada tepi atas dokumen.

Langkah 3

Kembali ke panel Layers dan Lock Layer Frame. Buat New Layer beri nama Circle - Paper Background.

Dengan menggunakan Ellipse Tool (L) dan menahan Shift saat kamu menarik, buat sebuah frame lingkaran 191 mm dalam Diameter. Pilih File > Place dan pilih gambar kertas yang kamu gunakan sebelumnya. Klik Open.

Dobel klik dalam frame untuk memilih gambar secara langsung dan mengubah ukurannya dengan menggunakan Shift hingga kamu puas dengan hasilnya. Seperti sebelumnya, tidak ada tepi kertas yang tampak - kamu hanya ingin memberikan kesan tekstur.

Langkah 4

Kembali ke panel Layers dan Lock Layer Circle - Paper Background. Buat sebuah Layer baru dan beri nama Circle.

Gunakan Ellipse Tool (L), seperti sebelumnya, untuk membuat sebuah Lingkaran 191 mm dalam Diameter. Letakkan ini langsung di atas lingkaran Paper.

Dalam panel Swatches klik icon New Swatch dan atur nilai CMYK Swatch baru menjadi C=5, M=13, Y=89, K=0. Namai ulang Swatch ini menjadi Circle Yellow. Atur Fill frame lingkaran baru menjadi Circle Yellow dan Stroke menjadi [Paper].

Langkah 5

Dengan memilih frame kuning, pilih Object > Effects > Transparency dan atur Mode menjadi Hard Light dan Opacity menjadi 70%.

Langkah 6

Buka panel Stroke (Window > Stroke) dan atur Weight menjadi 1 mm dan Type menjadi Wavy.

Latar belakang poster kamu tampak bagus; sekarang mari mulai menambahkan beberapa konten.

5. Menambahkan Gambar Utama Yang Menarik

Seberapa pun ramainya poster kamu dengan teks dan elemen lainnya, selalu penting untuk ‘mengkaitkan’ desain kamu dengan satu gambar utama, yang membuat sebuah titik utama dan langsung menarik perhatian. Di sini, saya cukup beruntung untuk bisa menggunakan ilustrasi yang sangat keren dari Sergey Kandakov yaitu ilustrasi bergaya retro pemain sepakbola.

Langkah 1

Lock Layer Circle dalam panel Layers dan buat New Layer. Beri nama Soccer Player.

Buat sebuah frame baru dengan menggunakan Rectangle Frame Tool (F) sekitar 430 mm dalam Height dan 175 mm dalam Width. Pilih Edit > Place. Pilih sebuah file EPS dengan latar belakang transparan, seperti vector milik Sergey di sini. Klik Open.

Gunakan icon Fill Frame Proportionally pada kontrol panel atas agar pas dengan gambar dalam frame. Untuk memberikan kesan gerakan, perluas bagian bawah gambar pada bagian bawah frame putih dan buat bagian atas gambar mencapai bagian atas frame putih.

6. Gunakan Tipografi Menarik Untuk Menyampaikan Pesan Kamu

Kita akan menggunakan gambar pemain sepakbola sebagai frame kasar untuk memposisikan teks. Kita akan memiliki dua jenis teks - yang pertama, tajuk utama, dan yang kedua, detail. Mari membuat tajuk utama menarik terlebih dahulu.

Langkah 1

Pertama-tama, kita perlu memilih font yang cocok untuk tajuk utama. Saya telah memilih DayPosterBlack - itu bagus dalam All Caps, dan memiliki sensasi yang sedikit Retro, bahkan Art Deco.

Dalam panel Layers, Lock Layer Soccer Player dan buat New Layer. Namai ulang sebagai Text.

Ketik ‘WORLD CUP 2014’ dan atur Font menjadi DayPosterBlack Regular, Size menjadi 81 pt dan atur teks menjadi Align Center dari panel Character Formatting Controls di bagian atas layar. Masukkan beberapa spasi antara ‘CUP’ dan ‘2014’ agar pas dengan bola di antaranya (atau naikkan nilai Kerning).

Dengan memilih frame teks, arahkan Eyedropper Tool (I) pada navy gelap pada celana pemain bola dan Klik sekali. Tool akan memilih ini sebagai RGB Swatch. Kamu bisa double-klik bujur sangkar Swatch dalam Panel Tools untuk membuka Color Picker Window. Klik dalam kotak nilai C, M, Y, atau K untuk memungkinkan kamu mengklik Add CMYK Swatch.

Dalam panel Swatches (Window > Swatches) namai ulang ini sebagai Poster Navy.

Langkah 2

Kita idealnya ingin meregangkan teks untuk lebih memberikan kesan retro. Jika kamu melihat sebuah poster vintage, seringkali garis tepinya sangat sempit, dan teks diregangkan atau dimanipulasi untuk mengisi ruang kosong.

Dengan memilih frame teks pilih Type > Create Outlines. Teks sekarang telah diubah menjadi sebuah kelompok bentuk.

Gunakan Selection Tool (V, Escape) dan tarik bagian bawah frame untuk meregangkan teks secara vertikal. Tarik itu ke bawah hingga kamu memiliki celah yang sangat sempit antara bagian bawah frame putih dan teks. Sisakan sedikit ruang di atas teks untuk memberikan kesan otentik retro pada tajuk utama.

Langkah 3

Pilih panel Layers dan klik dan tarik Layer Text untuk ditempatkan di bawah Layer Soccer Player, dan di atas Layer Circle.

Langkah 4

Buat frame teks baru pada Layer Text yang sama dengan 117 mm dalam Height dan 162 mm dalam Width. Posisikan ini dalam sudut kiri bawah poster.

Kita ingin menampilkan font kedua di sini. Itu perlu memiliki tampilan retro, namun juga tampak cocok dengan pengaturan Brazil untuk turnamen dan memiliki tampilan kurang formal dibandingkan tajuk utama. Saya memilih Bahiana, yang sangat menarik.

Ketik ‘RIO (paragraf baru) BRAZIL’ dalam All Caps dan atur Font menjadi Bahiana Regular. Pilih ‘RIO’ sendiri dan atur Size menjadi 400 pt dan Font Color menjadi Circle Yellow.

Pilih ‘BRAZIL’ sendiri dan atur Size menjadi 186 pt dan Leading menjadi 150 pt. Buat New CMYK Swatch dalam panel Swatches dengan nilai C=84, M=15, Y=100, K=2 dan namai ulang Poster Green.

Pindahkan frame teks ke kiri dengan menggunakan Selection Tool (V, Escape) sehingga teks berada tepat pada margin. Kamu mungkin perlu menurunkan Tracking untuk ‘BRAZIL’ agar dua baris teks sejajar dengan persis.

Langkah 5

Kamu sekarang bisa menambahkan lebih banyak detail teks, seperti waktu, tempat dan/atau tanggal acara. Di sini, saya telah memasukkan nama beberapa kota dimana permainan akan diselenggarakan.

Di sini saya membuat frame teks lainnya dengan menggunakan Type Tool (T) dan memposisikan ini di atas frame ‘RIO/BRAZIL’. Saya membuat variasi Font Size dan Leading teks untuk membungkus di sekitar Lingkaran Kuning, sambil mempertahankan tampilan seragam dan ketat pada blok teks.

Saya juga membuat [Paper] sebagai Swatch netral yang berkerja dengan sangat baik dengan Swatch Circle Yellow dan Poster Green.

Poster kamu tampak sangat super dan layout utama sekarang telah ditempatkan. Kita bisa menambahkan sedikit sentuhan akhir untuk memberikan itu kedalaman ekstra dan sensasi retro otentik.

7. Memberikan Sensasi Gerakan Pada Latar Belakang Poster

Langkah 1

Buat New Layer dalam panel Layers dan beri nama Stripes - Inner. Matikan Visibility Layer Text dan Soccer Player untuk saat ini.

Tarik Horizontal Guideline dari Top Ruler (View > Show Rulers) menuju titik Tengah (Center) Yellow Circle dan tarik Vertical Guideline sepanjang dari Ruler sebelah kiri menuju titik Center Vertikal pada Yellow Circle.

Dengan menggunakan Ellipse Tool (L) dan menahan Shift, buat frame lingkaran 204 mm dalam Diameter, dan posisikan itu di tengah garis pandu dan Yellow Circle. Atur Fill menjadi [None] dan Stroke menjadi Circle Yellow, turunkan nilai Tint menjadi 40%. Dalam panel Stroke, atur Weight menjadi 1 mm dan Type menjadi Thick - Thin.

Pilih Edit > Copy > Edit > Paste in Place dan naikkan Diameter frame lingkaran kedua ini menjadi 220 mm. Ulangi tahap ini, menyalin, menempelkan dan menaikkan sedikit-sedikit untuk tiap pengulangan (kamu ingin lingkaran terdekat dari Yellow Circle agar semakin mendekat, dan semakin menjauh menuju tepi poster).

Langkah 2

Kamu bisa memisahkan Lingkaran sepanjang dua atau lebih Layer (misalnya Stripes - Inner dan Stripes - Outer) untuk memberikan kendali lebih pada pemilihan frame dan penerapan efek.

Di sini, saya memilih pasangan frame pada satu waktu, dan menerapkan Opacity bertingkat (Object > Effects > Transparency) mulai dari 80% untuk lingkaran terdalam, turun menjadi 40% untuk terluar.

Latar belakang kamu tampak menakjubkan - kerja bagus!

Nyalakan visibilitas semua layer dan silahkan duduk untuk mengagumi karyamu - kerja bagus!

Kerja Menakjubkan!

Kamu sekarang bisa mengekspor poster sebagai PDF untuk dilanjutkan ke sebuah printer atau diedarkan online atau melalui email (File > Export > pilih Adobe PDF (Print) atau Adobe PDF (Interactive) dari menu drop-down).

Sekarang silangkan jarimu pada tim favorit agar menang!

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Design & Illustration tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Scroll to top
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.