Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Illustration

Membuat Potret Monokrom Dalam Illustrator

Scroll to top
Read Time: 11 min
This post is part of a series called Vector Portraits.
How to Illustrate Dynamic Hair Using Adobe Illustrator's Paintbrush Tool
Create a Backlit, Elegant Female Portrait in Illustrator
This post is part of a series called Mastering Vector Portraits.
Create a Vector, Zombie Witch Illustration

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product imageFinal product imageFinal product image
What You'll Be Creating
Tutorial ini pertama kali diterbitkan di bulan Agustus 2010 sebagai tutorial premium Tuts+. Sekarang ini bisa dilihat secara gratis. Walaupun tutorial ini tidak menggunakan versi terbaru dari Illustrator dan Photoshop, teknik dan prosesnya tetap relevan.

Di dalam tutorial ini kamu akan belajar cara membuat sebuah potret vector dengan menggunakan palet warna yang terbatas. Kamu akan belajar cara memodifikasi sebuah gambar stock dalam Adobe Photoshop dan cara menggunakan berbagai campuran dan teknik dalam Adobe Illustrator untuk membuat potret monokrom yang lembut.

Ingin membuat sendiri potret kamu yang menakjubkan? Jelajahi kumpulan luar biasa kami tentang Brush Adobe Illustrator dari GraphicRiver untuk membuat ilustrasi bergaya. Atau minta bantuan profesional desain dari Envato Studio untuk semua kebutuhan potret custom kamu.

Pendahuluan

Saya akan menggunakan sebuah gambar stock dari penyedia stock favorit saya Natalie Paquette, khususnya gambar berikut.


1. Cara Memodifikasi Referensi Kamu

Langkah 1

Pertama saya membuka gambar referensi dalam Photoshop sehingga saya bisa memodifikasi referensi tersebut. Saya akan menaikkan kontras referensi. Saya melakukan ini dengan memainkan Curves yang bisa ditemukan di Image > Adjustments > Curves. Saya menggunakan pengaturan Strong Contrast dari menu drop down . Saya melakukan ini untuk menyederhanakan bayangan dan membuat kulit pucat. Ini lebih memudahkan untuk mengenali bayangan ketika menerapkan vector.

Modify Your ReferenceModify Your ReferenceModify Your Reference

Langkah 2

Lalu pilih Image > Adjustments > Black & White. Saya akan menggunakan salah satu pengaturan preset dari menu drop-down. Saya memilih Maximum White karena ini akan membuat kulit jauh lebih pucat dan meninggalkan bayangan.

Modify Your ReferenceModify Your ReferenceModify Your Reference

Langkah 3

Sekarang untuk menampilkan pewarnaan. Saya melakukan ini dengan menggunakan Color Balance yang bisa ditemukan di Image > Adjustment > Color Balance dan dengan menggunakan pengaturan berikut.

  • Highlights: Cyan/Red.  0, Magenta/Green. 0, Yellow/Blue. -25
  • Midtones: Cyan/Red. +50, Magenta/Green. -100, Yellow/Blue. 0
  • Shadows: Cyan/Red. -35, Magenta/Green. -35, Yellow/Blue. +30
Modify Your ReferenceModify Your ReferenceModify Your Reference

Langkah 4

Dengan menggunakan Crop Tool (C), saya akan memotong area referensi yang ingin saya kerjakan. Saya memilih area bahu dan wajah.

Modify Your ReferenceModify Your ReferenceModify Your Reference

Langkah 5

Untuk lebih menyederhanakan pewarnaan, saya akan menjalankan lagi itu melalui Curves pada Strong Contrast. Pada gambar lainnya, kamu mungkin ingin melakukan ini lebih jauh. Naikkan kontras hingga kamu bisa melihat dengan jelas dimana area bayangan.

Modify Your ReferenceModify Your ReferenceModify Your Reference

Lalu Save gambar referensi sekitar 600 width.

2. Cara Membuat Kulit

Langkah 1

Buka Illustrator dan mulai sebuah New Basic CMYK Document. Pilih File > Place. Dengan menggunakan Free Transformation Tool (E), tahan Shift-Alt untuk resize dan letakkan gambar pada kanvasmu.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 2

Dobel klik pada "Layer 1" dan beri nama "Reference". Lock pada layer. Buat New Layer dan beri nama "BG". Dalam layer dengan menggunakan Rectangle Tool (M), gambarkan sebuah persegi panjang untuk menutupi keseluruhan kanvas dengan warna Fill putih dan No Stroke. Reduce Opacity menjadi 30% dan Lock layer. Buat New Layer lain dan namai ulang menjadi "Base".

Dengan menggunakan Pen Tool (P), dengan warna Fill sebagai putih dan Null Stroke, gambarkan di sekitar area kulit.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 3

Lock layer dan Control-Klik pada mata untuk mengubah itu menjadi mode Preview. Buat New Layer dan namai menjadi "Shading". Palet Layer hendaklah tampak seperti gambar di bawah.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 4

Saya akan menggunakan palet warna terbatas untuk potret vector ini. Sepanjang tutorial ini, saya akan mengacu pada warna-warna berikut berdasarkan warna.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Kuncinya adalah membuat garis semulus mungkin dengan menggunakan Pen Tool (P) dengan titik sesedikit mungkin. Ketika kamu menggambarkan bentuk untuk area berbayang, jangan khawatir mengenai membuat garis berdekatan dengan dasar kulit. Nyatanya saya ingin mendorong kamu untuk memastikan tidak melampaui tepi. Alasan untuk ini adalah bahwa saya akan menggunakan Clipping Mask nantinya pada tutorial ini untuk memastikan garis tetap tajam.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin
Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 5

Untuk tiap naungan, gambarkan bentuk persis di atas area bayangan untuk area kulit yang rata. Namun untuk area dengan garis tajam, misalnya tepi hidung dan lubang hidung, pastikan garis sedekat mungkin.

Dengan contoh kedua di bawah, bagian atas lubang hidung memerlukan garis bentuk sedekat mungkin. Sementara bayangan oleh lubang hidung memerlukan garis persis di atas area bayangan.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin
Create the Skin

Langkah 6

Ketika menggambar area naungan tambahan, kamu tidak perlu membuat garis tetap paralel pada garis yang digambar sebelumnya. Nyatanya dengan contoh, karena saya merasa belum mencantumkan semua bayangan dalam bentuk awal yang saya gambar, saya melampaui bentuk asli untuk mencantumkannya. Nantinya pada tutorial ini, saya akan menyesuaikan Transparency bentuk ini, sehingga tidak masalah jika kamu melampaui bentuk asli.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 7

Saya akan menggambar bentuk awal naungan kulit dengan menggunakan pink muda sebagai warna Fill dan Stroke sebagai null. Sekitar empat bentuk perlu dilapisi di atas area yang lebih gelap dan gunakan lebih sedikit dimana bayangan tidak intens. Saya berkerja dalam mode Preview untuk layer ini sehingga saya bisa melihat bentuk yang saya gambarkan sebelumnya.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin
Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin
Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin
Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin
Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 8

Select All (Control-A) dan ubah Opacity bentuk menjadi 7%. Lalu Group (Control-G) secara bersama. Pilih layer Base dan pilih bentuk kulit di dalam folder.

Copy (Control-C) dan Paste in Front (Control-F).

Tarik bentuk di atas group naungan dalam folder layer shading.

Create the Skin

Langkah 9

Pilih group shading dan bentuk di atas dan pilih Object > Clipping Mask > Make (Control-7).

Pindahkan Clipping Mask ini ke dalam folder layer Base .

Ketika kamu melihat elemen vector sendiri, kamu hendaklah mendapatkan seperti di bawah.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 10

Saat saya menyalin dasar kulit, saya bisa menyembunyikan Clipping Mask dan tetap berkerja dalam mode Preview untuk menggunakan dasar kulit sebagai panduan.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 11

Sekarang dengan menggunakan Pink sebagai Fill dan Stroke sebagai Null, saya akan menggambar bentuk berikutnya. Ini akan menjadi area bayangan yang lebih gelap. Saya akan menggambar tiga bentuk lainnya.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin
Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin
Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 12

Select All (Control-A) bentuk Pink dan kemudian turunkan Opacity menjadi 5%. Sambil tetap memilih Group (Control-G) dan tarik dan letakkan mereka ke dalam Clipping Mask yang kamu buat dalam folder layer Base. Dengan hanya menampilkan layer vector, kamu hendaklah memiliki gambar berikut.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 13

Seperti sebelumnya, sembunyikan Clipping Mask dan gunakan warna Fill dan No Stroke untuk area potret yang lebih gelap. Saya akan menggambar dua set bentuk berikut.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 14

Select All semua bentuk Purple (Control-A) dan kemudian turunkan Opacity menjadi 6%. Sambil tetap memilih Group (Control-G) dan tarik dan letakkan ke dalam Clipping Mask yang kamu buat dalam folder layer Base. Dengan hanya menampilkan layer vector, kamu hendaklah memiliki gambar berikut.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

Langkah 15

Copy dasar kulit berwarna putih dan Paste in Front (Control-C lalu Control-F). Saya akan mengisi ini dengan Transparent Radial Gradient dari Pink Muda ke Pink Muda.

Create the SkinCreate the SkinCreate the Skin

3. Bagaimana Mewarnai Bibir

Langkah 1

Saya akan membuat group bentuk berikutnya untuk bibir dalam folder layer Shading. Dengan menyembunyikan referensi dan menampilkan layer vector, Zoom ke dalam bibir. Gambarkan di sekitar area bibir dan kemudian Fill itu dengan Transparent Radial Gradient dari Ungu ke Ungu.

Shade the LipsShade the LipsShade the Lips

Atur Opacity menjadi 40% dan pada Blending Mode menjadi Color Burn. Buat bentuk lainnya dengan Gradient dan Layer Opacity/Blending Mode yang sama.

Shade the LipsShade the LipsShade the Lips

Langkah 2

Untuk menambahkan lebih banyak detail pada bibir, saya akan menambahkan bentuk dengan Fill Navy dan Null Stroke. Opacity diatur menjadi 10%.

Shade the LipsShade the LipsShade the Lips
Shade the LipsShade the LipsShade the Lips
Shade the LipsShade the LipsShade the Lips

Langkah 3

Pada bagian bawah detail bibir, buat bentuk berikut dengan Transparent Radial Gradient Pink menuju Pink pada Blending Mode Color Burn dan Opacity 50%.

Shade the LipsShade the LipsShade the Lips

Langkah 4

Sekarang Group semua bentuk detail bibir (Control-G) dan kemudian tarik mereka ke dalam folder layer Base, di atas group clipping mask.

Shade the LipsShade the LipsShade the Lips

4. Bagaimana Mewarnai Hidung, Wajah, dan Telinga

Langkah 1

Dengan berkerja dalam folder layer Shading, Zoom ke dalam area hidung. Saya akan menambahkan lebih banyak bayangan pada lubang hidung, saya akan melakukan ini dengan menambahkan sebuah bentuk dan dengan menggunakan Transparent Radial Gradient Ungu menuju Ungu. Saya mengatur Blending Mode menjadi Multiply dan Opacity menjadi 50%.

Shade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and Ears

Langkah 2

Saya akan menambahkan beberapa perona pada tulang pipi untuk membuat area potret yang lebih terang tidak tampak datar. Dengan menggunakan Ellipse Tool (L), saya menggambar sebuah lingkaran kemudian menggunakan Free Transform Tool (E) untuk Rotate itu dan kemudian meratakannya. Terapkan Transparent Radial Gradient Pink Muda menuju Pink Muda dan ubah sumber gradien menjadi bagian atas tulang pipi. Turunkan Opacity menjadi 25%. Ini menambahkan efek rona yang sangat lembut pada pipi.

Shade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and Ears
Shade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and Ears

Langkah 3

Sekarang dengan memperbesar ke dalam area telinga, saya akan menambahkan bentuk Ungu berikut dengan Blending Mode pada Color Burn dan Opacity 10%.

Shade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and Ears
Shade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and Ears

Atur bentuk akhir menjadi Normal, 10% dan Fill dengan Pink.

Shade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and Ears

Langkah 4

Group bentuk bayangan yang kamu buat untuk lubang hidung, pipi dan telinga (Control-G) dan kemudian pindahkan ke folder layer Base.

Shade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and EarsShade the Nose Face and Ears

5. Cara Membuat Mata

Langkah 1

Zoom ke dalam area mata. Saya akan berkerja dengan folder layer Shading. Apapun yang saya lakukan pada satu mata, saya akan mengulangi pada bagian yang lainnya. Saya memulai menggambar dua bentuk putih berikut pada 60% Opacity.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 2

Gambarkan pupil dengan menggunakan Pink. Saya menggambar dua bentuk, yang satu sedikit lebih kecil dari yang lainnya pada 30% Opacity.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 3

Kemudian Tambahkan bentuk Ungu dengan Opacity sebesar 10%.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes
Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes
Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 4

Buat dua bentuk dengan Transparent Gradient Radial Fill Ungu ke Ungu. Ini untuk memberikan efek eyeshadow yang buram. Atur itu menjadi Color Burn dan 60% Opacity.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Atur yang berikutnya menjadi Multiply, Opacity 60%.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 5

Saya akan menambahkan lebih banyak detail pada pupil. Tambahkan bentuk berikut dengan Navy fill, pada Color Burn 25%.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Dengan warna dan blending mode yang sama, ini untuk 15% Opacity.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 6

Dengan warna Fill sebagai Navy, Blending Mode Multiply dan Opacity 30%, saya akan membuat bentuk-bentuk berikut.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes
Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 7

Group semua bentuk detail mata dan tarik ke atas group lainnya dalam folder layer Base (Control-G).

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 8

Untuk tahapan berikutnya kamu akan perlu membuat beberapa brush dari tutorial Width Profile. Secara khusus kamu akan perlu membuat Width Profile 1 dan Width Profile 5 Brushes. Ini akan digunakan untuk bulu mata, alis mata, dan rambut.

Dengan warna Stroke sebagai Navy, Null pada Fill, saya akan menggunakan Paintbrush Tool (B) untuk menggambar pada bulu mata. Brush akan diatur menjadi 30% Opacity dan dengan menggunakan Width Profile 5 Brush. Gerakan yang kamu inginkan adalah bentuk melengkung, untuk memastikan kamu menggantungkan beberapa lengkungan pada garis mata sebagai bulu mata jangan membuat garis lurus ke atas.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Lanjutkan sepanjang garis hingga kamu merasa bulu mata cukup tebal. Group bulu mata atas (Control-G) dan tarik dan lepaskan mereka ke dalam folder layer Base.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 9

Bulu bagian bawah tidak tebal, jadi alih-alih menurunkan lebar goresan, saya akan memilih Reduce Opacity menjadi 15%. Kamu tidak akan menambahkan banyak bulu mata di sini. Group (Control+G) bulu mata bawah dan tarik dan lepaskan mereka ke dalam folder layer Base.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

Langkah 10

Dengan menggunakan Width Profile 1 Brush, warna Stroke pada Pink dan Blending Mode Color Dodge, Opacity 50%, saya akan menambahkan detail lebih lanjut ke dalam mata dengan melapisi banyak goresan. Berikut tampilan dari dekat untuk menunjukkan kepada kamu. Ulangi ini pada kedua mata. Lalu Group (Control-G) goresan dan tarik dan lepaskan mereka ke dalam folder layer Base.

Create the EyesCreate the EyesCreate the Eyes

6. Cara Menggambar Alis

Langkah 1

Dengan menggunakan pengaturan yang sama seperti di atas dan Blend Mode diatur menjadi Multiply, mulai gambarkan pada alis mata.

Draw the EyebrowsDraw the EyebrowsDraw the Eyebrows

Langkah 2

Ubah warna Stroke menjadi Ungu dan turunkan Opacity menjadi 30% dan tambahkan goresan tambahan pada alis mata. Group (Control-G) semua goresan alis dan tarik dan lepaskan mereka ke dalam folder layer Base. Sambil memilih, turunkan Opacity group menjadi 70%.

Draw the EyebrowsDraw the EyebrowsDraw the Eyebrows
Draw the EyebrowsDraw the EyebrowsDraw the Eyebrows

7. Cara Membuat Rambut

Langkah 1

Sekarang waktunya untuk mulai mengerjakan rambut. Buat sebuah New Layer antara folder layer Base dan Shading dan beri nama Hair.

Dengan menggunakan Paintbrush Tool (B), warna Stroke Putih, Width Profile 5 Brush dan Stroke Weight 5pt, mulai gambarkan jumbai rambut yang menimpa pada kulit, seperti yang ditunjukkan di bawah.

Tip: Mulai goresan sekitar sepertiga di atas tepi layer yang digunakan untuk wajah. Ini supaya kamu mendapatkan garis mulus pada wajah. Ini agar kamu mendapatkan garis mulus di atas wajah.

Create the HairCreate the HairCreate the Hair
Create the HairCreate the HairCreate the Hair

Langkah 2

Reduce Stroke Weight menjadi 2pt, Opacity menjadi 7% dan warna Stroke menjadi Pink. Sekarang tambahkan beberapa goresan di atas wajah untuk menunjukkan untaian rambut di atas garis rambut. Gunakan goresan ini seolah kamu menguraikan rambut.

Create the HairCreate the HairCreate the Hair

Langkah 3

Ubah Stroke Color menjadi Ungu dan tambahkan goresan lainnya untuk meningkatkan kedalaman pada rambut.

Create the HairCreate the HairCreate the Hair

8. Cara Menambahkan Detail Akhir

Langkah 1

Lock layer Hair. Dalam folder layer Base, saya akan menggunakan Ellipse Tool (L) dan transparent radial gradient Ungu menuju Ungu untuk menambahkan beberapa tahi lalat pada bahu dan pipi pada 70% Opacity. Saya suka berpikir bahwa ini lebih memberikan karakter pada potret.

Add the Final DetailsAdd the Final DetailsAdd the Final Details

Langkah 2

Sekarang dengan menggunakan Transparent Radial Gradient, saya akan menggambar lingkaran di atas mata dalam layer Shading untuk kilau dalam mata. Saya menggunakan Ellipse Tool (L) dan menahan Shift-Alt untuk lingkaran yang rata. Ini akan berada pada 100% Opacity.

Add the Final DetailsAdd the Final DetailsAdd the Final Details

Langkah 3

Gambarkan sebuah persegi panjang di atas kanvas dengan Rectangle Tool (M) dan Fill dengan Transparent Radial Gradient Ungu menuju Ungu. Atur itu menjadi Color Dodge dan 15% Opacity. Ini akan menambahkan variasi warna pada kulit dan rambut.

Add the Final DetailsAdd the Final DetailsAdd the Final Details

Langkah 4

Gambarkan persegi panjang lainnya dan isi dengan Transparent Radial Gradient Putih menuju Putih dengan 0% Opacity di tengah. Posisikan gradient untuk memudar di atas garis tepi kulit dan melembutkan area potret.

Add the Final DetailsAdd the Final DetailsAdd the Final Details

Langkah 5

Sekarang untuk menambahkan tekstur halus di atas potret, pilih palet Swatch dan masuki menu drill down. Pilih Open Swatch Library > Patterns > Basic Graphics > Basic Graphics_Textures > Circles. Dengan menggunakan Rectangle Tool (M) gambarkan di atas keseluruhan kanvas dengan pola ini pada isi. Turunkan Opacity menjadi 5% dan Blending Mode menjadi Multiply.

Add the Final DetailsAdd the Final DetailsAdd the Final Details

Kesimpulan

Terakhir, buat New Layer di atas layer Base dan beri nama Lines. Bersamaan dengan profile, lipatan lubang hidung dan bahu, lengkungan ini tampak seperti semu. Jadi untuk membuat ini tampak lebih jelas, gunakan Pen Tool (P) dengan Stroke Weight 2pt, warna Ungu pada Multiply10% untuk menggambar pada garis yang kamu rasa perlu lebih kuat.

Berikut adalah potret final.

Monochrome Portrait Adobe Illustrator TutorialMonochrome Portrait Adobe Illustrator TutorialMonochrome Portrait Adobe Illustrator Tutorial

Brush Adobe Illustrator Dari GraphicRiver

Buat sendiri potret menarikmu! Jelajahi pilihan menakjubkan Adobe Illustrator Brush yang tersedia melalui GraphicRiver untuk membuat ilustrasi vector menawan dengan pizazz dan gaya. Dan periksa salah satu favorit kami di bawah!

Acrylic Illustrator Brushes

Koleksi brush tidak akan lengkap tanpa beberapa brush bergaya tradisional. Paket 14 brush Adobe Illustrator ini mencakup goresan 100% vector yang dibuat dari goresan tangan sebenarnya. Padukan brush ini ke dalam maha karya vector berikutnya milikmu!

Acrylic Illustrator Brushes Acrylic Illustrator Brushes Acrylic Illustrator Brushes
Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Design & Illustration tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.