Unlimited PS Actions, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Careers

Anda Ingin Menjadi Desainer Cetak?

by
Length:LongLanguages:
This post is part of a series called Careers in Design & Illustration.
So You Want to Be a Gallery Artist?
How to Become an Art Director

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sittiana Ana (you can also view the original English article)

Sticker designs for Stickeroni and Hallmark Cards by Maria Sarria
Stiker desain untuk kartu Stickeroni dan Hallmark oleh Maria Sarria.

Desain cetak adalah kategori berbeda dari seni komersial. Desainer grafis di industri desain cetak ini mendapati diri mereka mengerjakan rancangan majalah, sampul dan rancangan buku, katalog, kartu ucapan, pengemasan, cetak tekstil, dan masih banyak lagi. Ini daftar karya seni yang panjang dan fantastis dan desainnya dimaksudkan untuk dibuat kembali dalam bentuk cetak nyata.

Saya telah mewawancarai bermacam-macam desainer dalam industri desain cetak untuk melihat ke dalam karya, pengalaman dan tujuan mereka sebagai seorang desainer. Pertimbangkan ini sebagai panduan anda untuk tugas seorang desainer cetak.

Apa itu Desain Cetak?

Apapun yang didesain dengan media cetak masih berada dibawah desain cetak. Setelah membaca kuesioner saya dan menelusuri pengalaman saya sendiri, inilah daftar umum tentang apa itu desain cetak dan apa yang anda sebagai desainer cetak saat ini atau masa depan mungkin temui dalam projek:

  • Rancangan Majalah dan Koran: Dapat terbaca adalah kunci utama dalam material cetak. Para desainer mungkin mendapati diri mereka merancang halaman majalah, koran dan media lainnya yang bertujuan ke populasi pembaca. Banyak dari karya ini kini juga memiliki komponen digital, namun ide utamanya masih sama: berikan editorial dan beragam salinan di dalam batas perantara dalam gaya yang mudah dibaca dan menyenangkan secara estetis.
  • Desain Buku: Dari sampul ke sampul, desainer telah mempertajam penampilan dan sensasi pengalaman pembaca sejak lama sebelum harinya menjelaskan manuskrip. Apakah itu anda yang membuat desain sampul, memberi pembaca penampilan pertama hingga ke konten buku, atau merancang kata-kata penulis di dalam buku itu sendiri, desainer berkontribusi bukunya dengan cara yang fantastis.
  • Katalog dan Iklan Cetak: Setiap bisnis membutuhkan material pemasaran. Batasnya ditemukan didalam material pemasaran cetak yang menyediakan tantangan menarik untuk para desainer. Demikian halnya dengan kategori-kategori di atas, para desainer harus bekerja dalam batasan cetak yang spesifik, memastikan semua gambar dan konten ini dapat dibaca, secata estetik menyenangkan, dan tercetak dengan benar. Tidak ada seorangpun ingin permasalahan memesan 1000 kopi katalog dengan typo, gambar yang tidak lurus, atau pada stok kertas yang salah.
  • Kartu Ucapan: Anda akan menemukan kekurangan pada kartu di setiap kesempatan dan kemudian terima kasih kepada para desainer yang diperkerjakan oleh perusahaan kartu ucapan dari seluruh dunia. Apakah mereka mendesain dari coretan dengan ilustrasi atau foto mereka sendiri, atau menggunakan konten dari mana saja dalam tim mereka, menggabungkan perumpamaan dengan perkataan yang lucu dan mengharukan adalah keterampilan terpelajar yang diperlukan untuk menjual kartunya ke pelanggan dalam hitungan detik dari kartu tersebut telah dilihat dan dibaca.
  • Desain Pengemasan: Segalanya yang anda lihat pada rak-rak toko telah didesain oleh desainer grafis atau tim desainer. Saat mendesain untuk pengemasan, seniman merancang informasi produk dan karya seni menggunakan template yang telah dibuat oleh desainer produk rumahan atau datang dari sumber lainnya (stok, rumah desain standar industri dengan pabrik, dan lainnya). Inovasi dalam desain pengemasan bisa menjual produk tanpa pelanggan mengetahui banyak tentang hal itu atau brandnya. Pengemasan produk ini seperti sampul buku: ini menyangkut pelanggan ke dalamnya jika tidak ada pemasaran yang melakukannya sebelumnya.
  • Desain Tekstil dan Sablon Pakaian: Kategori ini meliputi semua hal dari kain ke kaos hingga sepatu: semua media cetak yang kita pakai atau gunakan untuk hiasan itu dimaksudkan dibuat kembali menjadi kain dengan berbagai macam cara. Desainer harus tetap mengikuti batas produk, berjarak dari template desain ke proses mencetak hingga resolusi. Ini ada di dalam batasan tersebut sehingga  para seniman bisa membuat karya untuk tekstil.
  • Dan Masih Banyak Lagi… Poster, pamflet, kartupos, produk dan apapun yang dicetak ke objek yang nyata atau bahkan diterbitkan secara digital dibawah payung desain cetak dan dikerjakan desainer grafis yang bekerja di industri ini. Memahami dimensi produk, proses cetak, dan batas lainnya di antara set keterampilan yang dipelajari dan digunakan sehari-hari oleh desainer.
Textile design for Converse Inc by Allison Bamcat
Desain tekstil untuk Converse, Inc. oleh Allison Bamcat.
“Saya baru-baru ini bekerja sebagai desainer pola tektil, mengilustrasikan dan memakai teknik silkscreen, menghaluskan, dan cetak digital untuk tekstil. Saya bekerja dekat dengan tim material untuk mengerjakan teknik baru dan penyelesaian untuk alas kaki.” – Allison Bamcat, Seniman Grafis untuk Converse, Inc.

Latihan Apa yang Desainer Cetak Butuhkan?

Seperti dengan karir seni lain yang telah kami liput dalam seri artikel pengembangan ini, kepentingan latihan untuk bekerja sebagai desainer cetak berbeda-beda dari projek ke projek, perusahaan ke perusahaan, dan seniman ke seniman. Sebagian besar saya berbicara untuk melakukan latihan formal di bawah mereka, seringkali dalam desain grafis atau ilustrasi. Sementara sebuah gelar mungkin tidak diperlukan (meskipun sering saya berbicara melakukan sesuatu yang berkaitan dengan BFA), desainer memang harus membangun portofolio untuk memperoleh karya tersebut terlepas dari apakah mereka bekerja dengan basis rumahan atau bekerja lepas.

Sekolah formal membuat desainer mengasah keterampilan mereka, mendapat sensasi dari berbagai projek desain cetak dan membangun portofolio mereka dengan interaksi dari siswa dan profesor lain. Sebagai tambahan, ide, projek, dan teknik yang mungkin belum pernah terpikirkan oleh siswa, bisa saja disetujui. Memiliki kesempatan mencoba hal-hal dan gagal sebelum memburu karya yang pantas adalah pengalaman yang luar biasa untuk seniman dimanapun, meskipun mereka mengurus untuk menemukannya.

“Saya masuk ke Universitas Wayne State untuk gelar sarjana seni dalam Desain Grafis, lulus dengan Cum Laude pada tahun 2007. Saya mulai bekerja di posisi desain grafis di tahun 2005, jadi banyak keterampilan yang saya pelajari di tempat kerja. […] Saya telah mempelajari banyak hal-hal berbau digital oleh saya sendiri untuk tetap mengikuti industrinya. Hal ini memberi saya sekumpulan keterampilan unik meski karena saya mengetahui banyak soal industri cetak dan sejumlah besar digital pula.” – Julie Miller, Desainer Grafis Rumahan.

Mengetahui seluk beluk program rancangan seperti Adobe InDesign dan QuarkXPress sering memiliki resume utama (bersamaan dengan menyunting gambar, vektor, dan program desain digital gabungan)- Selama paling banyak, bila tidak semua, desain dibuat atau disusun secara digital saat ini. Seringkali kelas seni digital membantu dengan mempelajari program tersebut, meskipun itu juga agak tidak langsung. Intinya itu bukanlah bagaimana anda belajar kerajinan anda dan alat yang anda butuhkan untuk membuatnya, tetapi yang anda memang pelajari.

Catalogue design by Shari Cote
Desain Katalog oleh Shari Coté
“Saya adalah seorang senior di SMA teknik di jurusan desain komunikasi visual. Kami sebenarnya berada dekat dengan toko desain grafis yang menangani sebagian besar percetakan dan semacamnya. Pada dasarnya toko saya adalah desain grafis tanpa tenaga kerja manual.” —Shari Coté, Siswa Desain Cetak.

Dimana Desainer Cetak Bekerja dan Dengan Siapa Mereka Bekerja?

Seperti pekerjaan desain grafis lainnya, dimanapun ada keinginan untuk desain cetak, (harapannya) ada ruang untuk seorang desainer mengisi posisi tersebut atau dikontrak untuk projek tersebut. Dari koran dan majalah hingga berbagai produk pelanggan, desainer cetak akan mengetahui keterampilan mereka dibutuhkan agar menarik sebuah perusahaan atau brand produk bersamaan dan membuatnya siap dipakai.

Seniman-seniman yang saya wawancarai telah bekerja di perusahaan pakaian, penerbit buku, untuk komik, pada industri kartu ucapan, untuk perusahaan mainan, dan lainnya. Nama-nama rumah tangga seperti Converse dan Hallmark muncul di beberapa resume mereka, sementara banyak yang lainnya telah bekerja di perusahaan kecil atau brand indie.

Beberapa desainer bekerja sendiri membawa konsep status siap cetak, sementara yang lain bekerja dalam sebuah tim, apakah itu rumahan atau kerja lepas, memastikan bagian mereka diselesaikan dengan efektif sehingga projek berjalan sesuai rencana. Kemungkinan semakin besar perusahaan atau agensi, semakin besar pula kerjasama tim yang dibutuhkan.

Jika anda sedang belajar desain dan berkeinginan beralih ke karir setelah lulus (atau setelah membangun keterampilan dan portofolio mereka),  anda mungkin mendapati tugas dibuat untuk mencerminkan projek agensi di kehidupan nyata dimana anda diberi tugas desain layout, desainer grafis, atau direktur seni dan harus menjalankan proses dalam membawa desain anda ke kehidupan dalam bentuk cetak dan nyata.

Bon Art product licensing by Stephanie Moran
Desain poster produk Bon Art oleh Stephanie Moran.
“Saya bekerja untuk penerbit seni rupa yang dikenal sebagai Bon Art, singkatan dari Bonartique. Kami mencetak poster untuk hiasan dinding. Banyak cetakan kami yang bisa ditemukan di Wal-Mart, Kohl’s, Target, dan lainnya. Saya saat ini adalah direktur seninya.” – Stephanie Moran

Apa yang Desainer Perlu Ketahui saat Mendesain untuk Cetakan?

Ini adalah pertanyaan yang paling besar dan yang paling penting, saya pikir, saat berkaitan dengan mendiskusikan desain cetak. Aspek apa dari proses mencetak dianggap oleh desainer? Informasi apa- Yang seorang direktur seni atau klien perlu dikatakan kepada desainer sebelum projeknya dimulai? Bagaimana bisa tidak mempunyai informasi yang benar mempengaruhi projek?

Pertama-tama, para desainer perlu mengetahui jika mereka mendesain atau menyusun konten ke template yang tersedia atau satu template yang mereka ciptakan sendiri. Mengetahui produk apa sebelum waktunya adalah sebuah keharusan bagi setiap seniman yang terlibat. Mendesain majalah dan menemukannya kemudian yang marginnya salah atau orientasinya salah dapat membuang-buang waktu dan uang, dan mungkin mengubah keseluruhan desain tergantung pada sebagaimana unik desainnya di awal.

Jika saja, contohnya, anda sedang mendesain sepasang sepatu untuk dibuat oleh perusahan lain, anda perlu mengetahui bagaimana batas warna pencetaknya, dan jika orientasi terbaik apa yang desain anda inginkan untuk templatenya kelak digunakan oleh pencetak dan pabrik.

Pada pengalaman pribadi saya, komunikasi menjadi hal penting dalam pemastian desain cetak yang dikirim ke pabrik kembali kepada saya dalam bentuk seperti aslinya. Saya telah meminta templatenya digunakan oleh pabriknya sendiri jadi saya tidak hanya bisa mengirim berkas cetak saya dalam format yang benar tetapi juga menunjukkan kepada mereka bagaimana desainnya harus disusun pada templatenya dan seperti apa seharusnya produk akhirnya.

Comic books from M Victoria Robados portfolio
Buku komik dari Sushi Press M. Victoria Robado.
“Saya mendapat halaman asli dari redaksi Jepang. Saya memastikan halamannya berukuran dan ber-dpi yang benar untuk memulai lettering. Saya mengerjakan semua lettering di Photoshop, kemudian menyusunnya di Adobe InDesign menggunakan keperluan pencetak (dan sebuah template yang saya buat), dan mengemas segalanya jadi editor saya dapat menambah sentuhan akhir. Ukuran halamannya berbeda-beda.  Sekitar 6500px x 9000x, 1200 dpi (percetakan cetakan B&W meminta 1200 dpi) untuk barisan seni yang paling bersih.” – M. Victoria Robado, saat bekerja untuk Seven Seas Entertainment.

Kedua, seorang desainer perlu mengetahui sedikit tentang proses mencetak akhir. Jika sebuah dokumen perlu ada di CMYK tetapi telah didesain dalam RGB, ini bisa diubah nanti tetapi warnanya mungkin jadi mati. Sebagai tambahan, jika tidak pernah berubah, produk sampel atau produk akhir mungkin muncul tones aneh yang desainer atau klien tidak harapkan. Dengan mengetahui batas warna, jenis dokumen diharapkan oleh pencetak, dan apakah warna gradiasi atau rata bisa diterima dan sangat berkontribusi ke projek yang dikerjakan dengan baik.

Ketiga, saya telah menyebutkan sebelumnya bahwa tidak memiliki produk yang benar atau informasi dokumen sebelum projek dimulai (atau selama projeknya berjalan dimana bisa dengan mudah berubah) bisa membuang-buang banyak waktu dan uang memperbaiki kesalahannya setelah dikirim ke pencetak. Lebih baik meminta bukti cetak sebelum produk ditaruh ke produksi. Melakukan hal tersebut memumngkinkan mereka yang terlibat ke dalam projek untuk menyelesaikan isu apapun yang mungkin telah terabaikan atau miskomunikasi degan pencetaknya. 

Stephanie Moran for Bon Arts
Stephanie Moran, stiker dinding cetak untuk Bon Art.
“300 dpi adalah hal yang paling penting diingat dan dikerjakan secara besar-besaran! Beberapa ukuran standar yang saya gunakan adalah 20x20 dan 24x36. Bahkan saat ukuran yang paling umum untuk hiasan dinding adalah 12x12 dan 16x20--terkadang kami mendapat permintaan membuat gambar besar untuk satu bagian “di atas sofa” dan itu baik mengetahui gambar tidak akan berantakan jika diperbesar ke ukuran yang diminta.” – Stephanie Moran, Direktur Seni di Bon Art. 

Seperti Apa Tenggat Waktu Itu?

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya menanyakan subjek wawancara saya bagaimana pengalaman projek mereka yang telah dilalui selama bertahun-tahun. Saya mengetahui pemahaman umum tentang apa yang diharapkan desainer dalam persyaratan tugas, konten, dan tenggat waktu mereka bisa menjadi berguna saat memeriksa opsi karir kami atau berada di dalam fase baru seni komersial.

Spot illustration by Maria Sarria
Ilustrasi Spot oleh Maria Sarria.
“Tenggat waktu telah datang kepada saya hanya tentang setiap fashion! Dari kurun waktu satu bulan yang nyaman untuk sebuah lukisan kecil, hingga 140 ilustrasi asli untuk 2 hari yang melelahkan (sangat tidak realistis)! […] Apa yang benar-benar penting adalah memberi mereka pembaharuan secara konsisten antara tanggal mulai dan tanggal tenggat waktu!” – Maria Sarria, Ilustrator dan Desainer Lepas.
Infographic layout design by Stephanie Moran
Desain layout infografis oleh Stephanie Moran.
[Klien] akan meminta satu kategori dan tanggal pertemuan mereka. Kadang-kadang permintaannya itu luas. Contohnya mereka mengadakan pertemuan untuk gambar yang inspirasional dan masih ada seminggu sampai hari pertemuannya.  Hal ini memberi saya cukup waktu untuk mengumpulkan gambar yang sudah ada, berbicara dengan seniman dan mendapat desain baru oleh saya sendiri.” – Stephanie Moran, Direktur Seni di Bon Art.

Saran dari Desainer Cetak

“Jangan menyerah. Butuh waktu hampir 10 tahun bagi saya untuk akhirnya membuat sesuatu dari kesenian saya dalam dunia bisnis dan diterbitkan.” – Jenifer Chetwin dari MadMouseMedia.
Eerie cuties comic with inks and color by M Victoria Robado aka Shouri
Komik Lucu yang Mengerikan dengan tinta dan warna oleh M. Victoria Robado, aka Shouri.
“Jika anda ingin menjadi seniman komik atau lainnya, mempelajari bagaimana buku atau majalah dibuat adalah sebuah keharusan bagi saya. Saya pikir ini hal yang bagus saya menjadi desainer grafis pertama, karena saya memiliki perlengkapan membuat bukunya oleh saya sendiri, dan banyak pandangan tentang pemasaran atau logo dan lainnya, semua yang dibutuhkan untuk mengerjakan komik.” – M. Victoria Robado, aka Shouri.
“Saya baru memulai, jadi saya benar-benar berada di kapal yang sama seperti anda. Bekerja lepas ini tidak mudah tetapi bisa bermanfaat saat anda dan klien sama-sama senang dengan hasilnya.” – Mariana Flore, Desainer Lepas.
Oilhead Press Kit 2012 by Allison Bamcat
Perlengkapan Press Oilhead 2012 oleh Allison Bamcat.
“Tidak semua yang anda banggakan adalah apa yang membuatnya masuk ke pasar, tetapi saat anda bisa menjadi bangga akan semua yang anda lakukan, anda akan selalu menang. Selalu ada yang lebih untuk dipelajari, dan selalu ada cara yang lebih baik dan lebih cepat mengerjakan sesuatu. Dan saat anda bekerja dengan tim besar, tetaplah rendah hati maka itu akan membantu.” – Allison Bamcat, Seniman Grafis untuk Converse Inc.

Kesimpulan

Jadi anda ingin menjadi desainer cetak? Ada lebih banyak hal yang dipertimbangkan untuk desain cetak dari hanya sebagaimana fantasisnya karya seni atau layout anda akan terlihat dalam layar, di tempat kerja anda.

Desainer cetak perlu mengetahui spesifikasi produk, proses mencetak, dan bagaimana mendapatkan cetakan kualitas terbaik dari karya mereka. Apakah bekerja pada sebuah projek dalam sebuah tim atau solo, para desainer perlu berada di atas sepatu mereka agar memastikan layout, seni dan desain siap untuk langkah selanjutnya, yang sering diluar jangkauan mereka. Berusahalah memahami proses cetak, desain produk, dan bagaimana berkomunikasi secara efektif dengan klien, pencetak, dan pabrik, dan anda pastinya akan memiliki karir luar biasa.

Saya ingin berterimakasih kepada desainer yang meluangkan waktu sibuk mereka dan menetap untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya, berbagi pengalaman mereka, dan berbagi karya seni mereka bersama kami. Anda dapat memeriksa karya atau akun media sosial mereka di tautan di bawah ini:

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.