Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Design & Illustration
  2. Watercolor
Design

Pengenalan Media Tradisional: Cat Air

by
Length:LongLanguages:
This post is part of a series called Introduction to Traditional Media.
Introduction to Traditional Media: Oil Paints
Introduction to Traditional Media: Acrylic Paints

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Di dalam tutorial ini saya akan memperkenalkan lukisan cat air. Cat air sangat mudah dipindahkan, dan bisa digunakan secara nyaman di rumahmu (dan mudah dibersihkan) atau di depan pemandangan favoritmu.

Mengapa Cat Air?

Lukisan cat air dapat dikenali secara instan dan memiliki kilauan dan kejelasan dimana medium lainnya tidak bisa mengimbanginya. Kamu akan berakhir dengan lukisan yang mengekspresikan kegelapan dan cahaya yang hanya bisa dilakukan cat air. Lukisannya sangat tidak dapat diprediksi karena kamu benar-benar menambahkan warna ke air dan berkerja dengan air. Pada saat tertentu kamu bisa mengendalikannya, dan di saat lainnya kamu tidak bisa. Namun jika kamu belajar menerima ketidakpastian itu, dan memanfaatkan itu, tiap lukisan akan tampak unik dan tegas.

Cat air meminjamkan dirinya ke lansekap, pemandangan laut dan efek cahaya. Kamu akan menjadi sangat detail dengan bangunan atau longgar dengan langit dan laut.

Sedikit Sejarah

Dimana pun pria pernah berada, cat air telah mengikutinya. Lukisan gua dibuat dengan menggunakan pigmen bercampur air, sementara orang Mesir menggunakan cat air untuk melukis mural.

Orang Cina, Jepang, dan Korea telah melukis di sutra dan kertas tipis sepanjang sejarah, dan biksu menyinari naskah, semua dengan cat air.

Dari abad ke-15 hingga ke-17, seniman Barat mencoba-coba cat air, terutama sebagai maksud untuk membuat sketsa atau mengembangkan ide-ide untuk lukisan cat air. Itu tidak terjadi hingga abad ke-18 dan pengembangan kertas berkualitas di Eropa dimana orang Barat mulai menganggap serius cat air sebagai medium. Cat air JMW Turner merupakan contoh sempurna dari kualitas karya yang dihasilkan oleh abad ke-19.

Pada masa ini, pembuatan cat air berpindah dari tangan seniman ke hasil pabrikan dengan pembuatan cake kecil cat dan akhirnya tabung, yang memberikan kita semua akses ke lukisan menakjubkan ini.

Cat Air Atau Gouache

Cat air dan gouache sangat mudah membuat bingung. Cat air merupakan pigmen murni yang bercampur dengan sebuah pengikat (gom arab) yang membuat lukisan transparan. Gouache dicampur dengan warna putih, yang menghasilkan lukisan yang buram. Gouache dapat digunakan dalam cara yang sama seperti cat air, namun kamu tidak bisa mencapai ketegasan dan penembusan cahaya warna yang sama. Kamu bisa mencampurkannya bersama-sama pada lukisan yang sama.

Namun bagaimana pun juga, demi kesederhanaan, artikel ini hanya mengenai cat air.

Apa Yang Kamu Perlukan Untuk Memulai?

Kebanyakan dari ini cukup jelas, namun saya selalu menemukan daftar ini sangat membantu. Saya akan mendalaminya lebih detail nantinya:

  • cat air dalam tabung atau sebuah kotak
  • kuas pilihan
  • permukaan tempat kerja
  • penyangga lukisan
  • palet
  • kesabaran
  • keinginan untuk merencanakan ke depan

Cat Air

Tubes of watercolour paint

Ada begitu banyak warna di luar sana untuk memulai, saya akan merekomendasikanmu membeli sebuah palet terbatas. Cat air bisa ditemukan entah di dalam tabung atau dalam kotak, namun mohon hindari kotak cat anak-anak sebagai pilihan murah. Kotak ini bukanlah cat air. Cat akan segera rusak dan karena dicampurkan dengan putih, kamu tidak akan mendapatkan sebuah pemahaman efek lapisan yang bisa kamu capai dengan cat air sebenarnya.

Cat air bisa menjadi mahal, namun bahan terbaik, dalam kasus ini, cukup layak.

Tabung

Seperti yang saya katakan sebelumnya, kamu tidak memerlukan cat pilihan untuk dimulai. Beberapa guru cat air hanya merekomendasikan bahwa kamu menggunakan empat warna di awal:

  • kadmium kuning
  • kadmium merah
  • french ultramarine
  • burnt sienna atau umber

Namun jika kamu memiliki favorit tetap (dalam kasus saya ungu), tidak ada yang salah dengan mendapatkan tabung itu. Namun, saya akan menghindari hitam. Sebuah tabung hitam akan mengurangi lukisan dan segera akan tampak sangat padat. Hitam bukan sebuah warna alami. Jika kamu melihat tentangmu, secara alamiah, hewan hitam sebenarnya coklat gelap. Jika kamu melukis alam, campurkan french ultramarine dan coklat gelap bersamaan.

Saya lebih memilih menggunakan tabung daripada kotak cat karena saya menyukai cat yang telah basah, dan saya bisa memencet sesedikit atau sebanyak yang saya inginkan—dan sedikit bertahan lama. Jika cat mengering pada palet, itu tidak masalah, yang perlu saya lakukan adalah menambahkan sedikit air.

Tabung cat mudah untuk dibawa—cukup masukkan ke dalam kotak plastik dengan sebuah tutup dan mereka akan awet selama bertahun-tahun.

Kotak cat

Watercolour paintbox

Kotak cat sangat berguna tidak hanya karena itu menampung cat dalam satu tempat, namun juga tutupnya berfungsi ganda sebagai palet, dan ada alur untuk meletakkan kuas ketika kamu mengemasnya. Saya mengenal seorang seniman yang menggunakannya hanya karena tampilannya.

Ketika kamu kehabisan warna, yang perlu kamu lakukan adalah membeli cake pengganti dan meletakkannya di tempat yang lama.

Kamu bisa membeli kotak cat pemula yang memiliki pilihan warna terbatas di toko seni terdekat atau online.

Kamu juga bisa membeli sebuah kotak cat kosong dan mengisinya dengan beberapa warna yang kamu inginkan (dan favoritmu).

Biaya

Saya telah membahas subyek ini di artikel Pengenalan Media Tradisional: Cat Air, namun saya rasa itu cukup penting untuk mengulanginya di sini.

Ketika kamu membeli cat tersendiri (tabung atau cake), kamu perlu tahu bahwa harganya berdasarkan Seri. Seri ini berkisar dari 1 hingga 5, dengan 1 sebagai yang termurah dan 5 yang termahal. Saya telah melingkari informasi ini di bawah.

Perbedaan antara Seri ini adalah harga pigmen asal. Beberapa mahal untuk diperoleh (yang alami), sementara yang lainnya mahal untuk dibuat. Cerulean blue terkenal sangat mahal, juga sejumlah pink dan kuning. Ini selalu menjadi masalahnya; bahkan Titian (juga dikenal sebagai Tiziano Vecellio atau Tiziano Vecelli), yang terkenal menggunakan banyak warna biru dalam lukisannya di abad ke-16, melakukan itu untuk memamerkan kemakmuran penyokong yang membayarnya. Warna biru sangat terkenal akan kemahalannya.

Jadi perhatikan warna yang kamu pilih. Beberapa jauh lebih mahal daripada yang lainnya, namun dapat menjadi sangat layak untuk pengeluaran ekstra tersebut. Jika kamu tergoda untuk membeli Seri 5, beli sebuah tabung kecil.

Kuas

Kamu hanya perlu tiga kuas untuk memulai:

  • Sebuah kuas dengan ujung lancip untuk detail.
  • Sebuah kuas bujur sangkar rata untuk menjelaskan—kamu bisa menggunakan tepinya untuk garis lurus, dan bagian rata kuas sangat bagus dalam memblokir warna.
  • Sebuah kepala pel untuk merebahkan air dan basuhan (sebuah basuhan adalah air tanpa tambahan warna)

Kamu tidak perlu memulai dengan kuas bulu musang yang mahal, karena Pro Arte memiliki sebuah set kuas pemula yang bagus dari prolene sintesis yang berisi empat kuas—beberapa seniman terkenal bersumpah dengan kuas prolene.

Namun bagaimana pun juga, sintesis mungkin bukan seleramu dan bulu musang, jika dirawat dan dijaga kebersihannya, bertahan untuk waktu yang lama. Itu kembali ke pilihan pribadi. Saya akan memulai dengan buatan orang, dan jika kamu menyukai cat air, setelah beberapa saat, beli bulu musang dan kemudian tentukan apa yang kamu sukai.

Kertas

Paper blocks

Kertas cat air biasanya perlu direnggangkan sebelum digunakan. Kamu harus membasahi kertas ini, meletakkannya pada sebuah permukaan rata, dan kemudian merekatkan semua sisi dengan selotip tanpa membuat selotip berkerut atau adanya gelembung udara (yang selalu tak terduga ketika saya melakukannya), yang menyebabkan kertasnya berkerut. Kemudian kamu harus membiarkannya mengering, dan hanya setelah itu kamu tahu apakah itu berhasil.

Kamu tetap dapat melakukan itu, namun dengan membeli kumpulan kertas cat air yang siap diregangkan (di atas) jauh lebih mudah, dan mereka hadir dalam berbagai ukuran dari A5 hingga A3. Pastikan kamu membeli gummed pad (getahnya sedikit hitam di sekitar tepi pad), dimana ini akan mengurangi kesempatan berkerut ketika lukisanmu selesai.

Gunakan kertas paling tebal yang bisa kamu temukan, karena akan semakin sedikit kesempatan berkerut—300gsm cukup bagus. Bebas asam merupakan pilihan terbaik karena itu akan mencegah kemunduran warna. Teksturnya terserah kamu, namun saya akan merekomendasikan untuk mulai dengan kertas NOT (juga dikenal dengan tekanan dingin). Permukaannya tidak terlalu kasar dan tidak terlalu mulus (itulah mengapa ini disebut NOT; ini mengacu pada cara kertas ini dibuat—bukan (not) tekanan panas).

Kertas tipis sangat membuang-buang waktu karena itu akan melengkung, dan mungkin bahkan sobek saat kamu berkerja.

Apa Yang Harus Dibeli

Untuk memulai, saya akan mencari sebuah kertas yang lebih mulus, dengan berat kurang dari 300 gsm. Langton oleh Daler Rowney sangat bagus. Arches juga bagus, namun itu sangat mahal.

Palet

Kamu dapat secara mudah membeli palet cat air plastik. Mereka cenderung memiliki wadah untuk cucian dan lesung untuk memeras cat dari tabung. Bagaimana pun juga, sebuah plat plastik disposable akan bagus seperti lainnya, seperti tutup kotak plastik.

Palet porselen juga mudah didapat, karena itu merupakan plat tua, namun lebih berat dibawa.

Jika kamu menggunakan kotak cat, tutupnya juga memiliki palet bawaan.

Dengan kata lain, jika menampung catmu, kamu dapat menggunakannya.

Air

two water containers

Saya tahu dengan memiliki wadah air sangat jelas, namun jika kamu akan berkerja di luar ruangan, gunakan plastik karena ringan dibawa. Juga, gunakan dua wadah. Salah satu untuk mencuci kuas, dan lainnya untuk menyimpan air bersih dan membuat air cucian.

Beberapa Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Melukis

  1. Cat air merupakan salah satu media yang paling sulit dikerjakan, jika tidak yang paling sulit. Setiap tanda yang kamu buat akan muncul. Jika kamu membuat kesalahan, kamu tidak bisa menggosok atau menimpanya dengan cat lain. Kesalahannya permanen, jadi kamu perlu merencanakan terlebih dahulu.
  2. Cat air merupakan medium yang memanfaatkan presisi, memerlukan koordinasi, dan menantang. Sebagai hasilnya, itu sangat memuaskan dan layak jika kamu merencanakannya terlebih dahulu.
  3. Kertas putih juga berfungsi sebagai warna, dan setelah kertas putih ditimpa, warna putihnya hilang.
  4. Dengan semua media lainnya, kamu meletakkan warna hitam terlebih dahulu dan kemudian berkerja mengarah ke warna putih. Karena warna putih sudah ada di kertas, kamu perlu berkerja dari terang ke gelap.
  5. Saya yakin telah menyebutkan ini, namun saya rasa tidak cukup untuk terus mengulang ini: kamu perlu merencanakan terlebih dahulu. Kamu perlu melakukan pendekatan sebelum dan selama melukis.

Lukisan

Berikut beberapa petunjuk untuk memulai lukisan pertamamu:

  • Letakkan blok kertas pada sebuah turunan, pada lutut, atau di atas meja berisi buku atau bahkan sebuah dudukan laptop. Letakkan koran, handuk dapur atau kain di bawah pada bagian dasar untuk menampung tetesan. Jangan berkerja pada permukaan yang rata, karena air akan menggenang.
  • Rekatkan selotip di sekitar tepi frame. Ketika kamu selesai, dan lukisanmu kering, lepas itu (dengan hati-hati) dan itu akan meninggalkan tepi yang rapi (lihat di bawah).
A sketch from Morar beach
  • Gambarkan subjek keluar, secara tipis, dengan pensil. Mudah untuk menghapusnya setelah kamu tidak memerlukan garis, atau jika lukisanmu cukup tebal, cat akan menutupi pensilnya. Pastikan penghapus bersih dan kamu menggunakan pensil HB atau B, jika tidak kamu bisa meninggalkan tanda kotor pada karyamu. Jangan pernah menghapus ketika kertas basah, karena itu akan merusak lukisan dan kertas—tunggu hingga karyamu benar-benar kering.
  • Kamu bisa melihat apakah cat kering dengan menyentuhnya. Jika itu terasa hangat, berarti kering; jika terasa sejuk atau dingin, itu masih basah.
  • Kerjakan dari atas ke bawah
  • Akrabkan dirimu dengan warna dan kuas. Latihan membasuh, basah di atas basah, basah di atas kering. Coba basuhan bertingkat, dimulai dari gelap di atas, dan memudar hingga tidak ada di bawah. Gunakan kuas kering untuk menekan cat basah dan kemudian angkat. Setelah kamu memiliki warna pada permukaan, kamu bisa memindahkan pad di sekitar untuk mendorong cat pada arah yang berbeda.
Watercolour washes
  • Mulai dengan meletakkan air basuhan. Gunakan kuas bersih dan air yang bersih sempurna. Dengan air, buang apapun yang tidak ingin kamu cat—catnya tidak akan menyebar ke dalam  bagian yang kering.
  • Cat air itu tentang menempatkan lapisan (di bawah). Letakkan sebuah lapisan dan biarkan, dan ketika itu kering, tambahkan lainnya, dan lainnya. Saya harus mengakui sesuatu di sini. Saya tidak selalu memiliki kesabaran untuk menunggu tiap lapisan mengering, sehingga saya dikenal meletakkan lukisan di dalam oven pada pengaturan dough proving (hanya butuh hangat). Hanya sebuah saran, namun ovennya harus sangat, sangat rendah.
Layers of leaves
  • Setelah kamu membuat semua lapisan yang diinginkan, gunakan kuas lancap atau rata untuk menambahkan detail dan sentuhan akhir.
  • Terakhir, bermain-main dan bereksperimen. Taburkan garam ke dalam basuhan untuk melihat apa yang terjadi, kikis cat kering dengan pisau, atau tekan film yang tergores untuk melihat efek apa yang kamu dapat. Beberapa seniman bahkan menggunakan pembersih atau deterjen untuk melihat apa yang akan terjadi—hanya berhati-hatilah jika kamu ingin mencoba.

Masking Fluid

Masking fluid, atau medium anti, hendaklah digunakan sebelum kamu menempatkan cat pada kertas. Ini dimana perencanaan di awal benar-benar terlihat—kamu perlu telah mengetahui dimana kamu menginginkan warna putih pada kertas untuk bersinar melalui lukisanmu.

Masking fluid melindungi kertas putih dari cat—itu tidak akan tampak hingga kamu benar-benar selesai.

Gunakan kuas tua untuk menerapkan cairan yang sedikit larut dalam air dimana kamu menginginkan warna putih pada kertas (kemudian basuh itu dalam air sabun), dan ketika lukisanmu selesai dan benar-benar kering, hapus cairan secara lembut.

Di bawah ini kamu dapat melihat sebuah contoh. 1 adalah dimana masking fluid telah dipasang, dan 2 adalah dimana itu dihapus.

Masking fluid on painting

Aksesoris Lainnya

  • Kamu akan perlu tisu atau handuk dapur di dekatmu untuk membantu membersihkan dan mengeringkan kuas saat berkerja.
  • Selotip dapat digunakan untuk membentuk garis tepi seperti yang saya sebutkan sebelumnya, dan itu juga dapat digunakan untuk membuat garis lurus, sebagai contoh pada sebuah horizon. Cukup lepaskan selotip ketika cat benar-benar kering.
  • Sebuah sikat gigi lama bagus dalam membuat efek percikan. Celupkan itu ke dalam cat, dan gerakkan jarimu pada bagian sikatnya untuk memercikkan cat ke dalam karyamu. Namun ada dua hal yang perlu diperhatikan di sini. Pertama, tidak ada cara untuk memprediksi dimana catnya akan bergerak, jadi mulai dengan lembut dan sedikit-sedikit, yang membentuk efek secara bertahap. Kedua, hati-hati pada arah yang kamu tuju, karena sangat mudah catnya mengarah ke wajah, tangan dan tembok jika kamu tidak konsentrasi.
  • Spons bagus untuk menandai titik-titik dan mengangkat warna dan air dari kertas—namun gunakan hanya yang alami.

Kesimpulan

Cat air dapat menjadi memuaskan namun juga tidak dapat diprediksi. Nikmati dan sukai apa yang kamu capai, selama kamu akan memiliki banyak sekali kejadian tak terduga.

Selamat bersenang-senang.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.